Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : POROS TEKNIK

Modifikasi Geometri Peledakan Pada Sisi Free Face Di Area Low Wall Tambang Batubara Rizani, Ahmad; Hadi, Sofwan; Asy'ari, Muhammad Aril
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.696

Abstract

Faktor yang mempengaruhi penanganan peledakan pada sisi free face menggunakan modifikasi geometri adalah material hasil peledakan yang terdapat pada sisi free face keras sehingga menyebabkan digging time suatu alat gali tidak optimal dan dapat menimbulkan permasalahan yang dapat menghambat aktivitas peledakan berikutnya. Lokasi studi penelitian terletak di PT Kalimantan Prima Persada Jobsite PT Bhumi Rantau Energi di Desa Bitahan Baru Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan. Data yang diperoleh berupa data digging time alat gali di area free face, geometri peledakan dan powder factor, dimana data diolah menggunakan rumus ICI Explosives (Rule of Tumb) untuk memodifikasi geometri agar sesuai dengan kondisi jenjang di lapangan. Hasil dari geometri peledakan aktual kemudian didapatkan rata-rata digging time alat gali pada sisi free face di area low wall pada tambang batubara. Setelah dilakukan modifikasi geometri, digging time alat gali lebih optimal dari pada sebelumnya. Permasalahan yang sebelumnya menghambat aktivitas peledakan diharapkan dapat lebih mudah diatasi dalam melakukan prepare lokasi peledakan, sehingga dapat diketahui sejauh mana modifikasi geometri peledakan dilakukan sebagai alternatif untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal. Berdasarkan geometri peledakan aktual didapatkan rata-rata digging time untuk PC 1250 pada sisi free face PIT Mahoni low wall selama 12,63 detik. Setelah dilakukan modifikasi geometri nilai digging time lebih optimal sebesar 10,60 detik. Prepare lokasi pemboran dan peledakan lebih rapi, rata dan bebas dari bund wall yang lebih banyak serta unit drilling lebih mudah dalam melakukan reposisi pada sisi free face.
Studi Potensi Bahan Galian Bijih Emas (Au) Menggunakan Data Geolistrik Pada Desa Buang Baru Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara Rizhan, Muhammad; Rizani, Ahmad; Adhi Fajar, Reza; Djihad, Fajar
POROS TEKNIK Vol. 13 No. 1 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v13i1.943

Abstract

Studi potensi bahan galian emas (Au) dilakukan di Desa Buang Baru, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara dengan menggunakan data geolistrik konfigurasi Pol - Dipol sebanyak 4 titik. Metode geolistrik merupakan salah satu metode geofisika yang digunakan untuk mengetahui kondisi geologi bawah permukaan berdasarkan sifat kelistrikan batuannya. Emas merupakan native element dari batuan beku yang mempunyai sifat kelistrikan batuan yang kontras dengan batuan disekitarnya yang umumnya berupa batuan sedimen, sehingga metode geolistrik cocok digunakan untuk mengidentifikasi keberadaannya di bawah permukaan sekaligus menghitung potensi volume. Kegiatan pengukuran menghasilkan dua macam model, yaitu penampang 2D dan block model 3D. Pesebaran nilai tersebut diinterpretasikan sebagai lokasi keberadaan dari potensi emas yang terdapat diarea pengukuran. Area dengan nilai resistivity >1000 ohm.m diinterpretasikan sebagai area pesebaran batuan tersilisifikasi. Area dengan nilai 100-1000 ohm.m diinterpretasikan sebagai area pesebaran batuan terargilitkan dengan didalam area-area tersebut, terdapat interpretasi dari keberadaan bijih emas, yaitu area berwarna ungu kemerahan dengan nilai IP >250 msec. Interpretasi model 3D menunjukan bahwa alterasi batuan di area pengukuran secara umum didominasi oleh batuan yang terargilitkan. Batuan tersilisifikasi secara umum mengisi bagian tepi dari batuan terargilitkan pada model dengan bijih terbentuk diselimuti oleh batuan-batuan tersebut. batuan yang diinterpretasikan mengandung emas, terhitung memiliki volume 623.000 m3.
Perbandingan Volume Overburden Berdasarkan Hasil Pengukuran Metode Cut and Fill Dengan Metode Truck Count Hadi, Sofwan; Rizani, Ahmad
POROS TEKNIK Vol 15 No 1 (2023)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v15i1.2602

Abstract

Survey adalah kegiatan pengukuran muka bumi yang bertujuan untuk mengetahui bentuk atau struktur muka bumi. Kegiatan survey adalah melakukan pengukuran suatu daerah(misal Disposal), kegiatan ini digunakan untuk perhitungan volume. Dimana volume adalah isi atau besarnya benda dalam suatu ruang. Tujuan dilakukannya perhitungan hasil volume menggunakan perhitungan Cut and Fill dan Truck Count adalah untuk perbandingan volumenya. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan cara pengamatan langsung di lapangan, studi pustaka dan wawancara. Kegiatan pengukuran survey dapat dilakukan dengan menggunakan alat Total Station. Kegiatan ini dilakukan pada pit lawiran, di mana data hasil ukur tersebut digunakan untuk perhitungan volume overburden yang didapat pada bulan April 2022 dengan menggunakan metode Cut and Fill, dengan perhitungan software Surpac 6.3 adalah 29462.00 BCM. Dari perhitungan hasil volume dengan metode Truck Count adalah 28285.35 BCM. Dari perhitungan hasil volume overburden yang tertambang terdapat deviasi antara dua metode. Selisih antara perhitungan hasil volume Cut and Fill dengan Truck Count adalah (1176.65) BCM.