Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Tingkat Pengetahuan dan Ketepatan Swamedikasi Maag pada Pelajar MAN 01 Kota Pekalongan Tahun 2022 Melinia, Devi; Permadi, Yulian Wahyu; Ningrum, Wulan Agustin; Muthoharoh, Ainun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maag merupakan suatu peradangan mukosa lambung yang mempunyai sifat akut, kronik, difus, atau lokal, serta mempunyai karakteristik anoreksia, begah (perasaan penuh diperut), epigastrium terasa tidak nyaman, mual serta muntah. Swamedikasi yaitu pengobatan terhadap suatu penyakit maupun gejala yang ringan dilakukan menggunakan obat kimiawi atau obat tradisional yang didapatkan tanpa menggunakan resep dokter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan ketepatan pelajar terhadap swamedikasi maag. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan melakukan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 88 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan menggunakan media google form. Analisis data yang digunakan adalah alat bantu SPSS 2016. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 69% responden memiliki pengetahuan swamedikasi yang cukup. Ketepatan swamedikasi menunjukan bahwa 72% responden memiliki tingkat ketepatan swamedikasi yang tepat. Kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pengetahuan pelajar MAN 01 Kota Pekalongan mengenai penyakit maag terhadap tindak swamedikasi maag dengan signifikansi 0,0000 dan nilai koefisien korelasi 0,853.
Faktor-faktor Swamedikasi Yang Memengaruhi Tingkat Pengetahuan Siswa SMK Jurusan Farmasi Se- Kabupaten Pekalongan Yang Tersuspek COVID-19 Dimasa Pandemi Rosmalinda, Diana; Ningrum, Wulan Agustin; Muthoharoh, Ainun; Permadi, Yulian Wahyu
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Swamedikasi merupakan suatu tindakan yang dilakukan oleh masyarakat dalam mencegah atau mengobati penyakit ringan pada diri sendiri. Di masa pandemi COVID- 19, tingginya angka kematian dan cepatnya penyebaran virus menyebabkan masyarakat melakukan pengobatan sendiri untuk penyakit ringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan swamedikasi pada masa pandemi dan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara faktor yang memengaruhi swamedikasi terhadap tingkat pengetahuan siswa SMK jurusan farmasi se-Kabupaten Pekalongan yang tersuspek Covid-19 dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan teknik purposive sampling dan dianalisis dengan uji chi-square dan uji rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan swamedikasi siswa yang tersuspek COVID-19 sebesar 72,8% dengan pengetahuan baik. Dari hasil analisis uji korelasi pada penelitian ini tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap faktor yang mempengaruhi swamedikasi pada masa pandemi karena nilai signifikansinya > 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pengetahuan siswa SMK Farmasi Kabupaten Pekalongan yang tersuspek COVID-19 tergolong baik (72,8%) dan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi swamedikasi selama pandemi
Analisis Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Obat Tradisional Dan Obat Modern Terhadap Swamedikasi Demam Pada Anak Amalia, Lia; Permadi, Yulian Wahyu; Muthoharoh, Ainun; Slamet, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam merupakan suatu penyakit yang dialami tubuh dengan adanya infeksi yang menyebabkan suhu tubuh melebihi normal (> 37,5?C). Penyembuhan demam dapat diobati dengan cara pengobatan mandiri (swamedikasi) yang merupakan suatu tindakan pengobatan penyakit ringan dengan menggunakan obat tradisional atau obat modern tanpa adanya resep dokter. Obat tradisional yang sering digunakan dalam pengobatan demam seperti ramuan tumbuhan, sedangkan obat modern yang umumnya digunakan yaitu dengan obat golongan bebas dan obat bebas terbatas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat tradisional dan obat modern terhadap swamedikasi demam pada anak di kelurahan Kertoharjo. Metode pada penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling dengan jumlah sampel yaitu 102 responden. Pengukuran pada penelitian ini berupa kuesioner dengan hasil berupa angket. Angket tersebut dianalisis menggunakan uji deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat tradisional dan obat modern yaitu 58,8% (sangat baik), 30,4% (baik), 7,8% (cukup) dan 2,9% (kurang). Swamedikasi demam pada anak diperoleh hasil 51% (sangat baik), 40,2% (baik) dan 8,8% (kurang). Kesimpulan tidak ada hubungan yang signifikansi pada tingkat pengetahuan terhadap swamedikasi demam pada anak.
Analisis Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Dan Sumber Informasi Swamedikasi Batuk Pada Siswa MAN 1 Kota Pekalongan Safabela, Vania; Permadi, Yulian Wahyu; Rahmatullah, St.; Muthoharoh, Ainun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batuk merupakan salah satu penyakit yang dapat diobati dengan cara swamedikasi atau pengobatan sendiri. Swamedikasi atau pengobatan sendiri merupakan perilaku manusia sebagai cara untuk mengobati gejala atau penyakit ringan yang dialami seseorang dengan menggunakan obat tanpa menggunakan resep dari dokter salah satunya yaitu batuk. Terdapat beberapa kesalahan dalam melakukan swamedikasi misalnya seperti penggunaan dan pemilihan obat akibat kurangnya pengetahuan terkait dengan obat dan cara penggunaannya. Informasi mengenai obat dapat dijumpai pada berbagai media seperti, televisi, brosur, internet, majalah dan media sosial (instagram, tiktok, youtube). Selain itu informasi mengenai obat juga dapat didapatkan melalui pengetahuan orang lain. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui tingkat pengetahuan siswa MAN 1 Kota Pekalongan jurusan IPS dan Keagamaan terhadap tindakan swamedikasi batuk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan rancangan simple random sampling. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan simple random sampling serta menggunakan kuesioner untuk pengambilan data dengan total jumlah sampel sebanyak 82 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa, 56% responden mempunyai pengetahuan tinggi, 43% responden memiliki tingkat pengetahuan yang sedang, 1% responden memiliki tingkat pengetahuan yang rendah. Kemudian perilaku swamedikasi batuk menunjukan bahwa 100% responden memiliki perilaku yang tepat. Kemudian diketahui bahwa jumlah responden yang memperoleh informasi mengenai swamedikasi batuk dan penyakit batuk cenderung lebih banyak dibandingkan dengan responden yang tidak memperoleh informasi mengenai swamedikasi batuk dan penyakit batuk. Berdasarkan uji rank spearman diperoleh hasil bahwa terdapat korelasi antara pegetahuan siswa MAN 1 Kota Pekalongan mengenai penyakit batuk terhadap perilaku dan sumber informasi dengan signifikansi 0,002 dan nilai koefisien korelasi 0,156
Efektivitas Terapi Pengobatan Berdasarkan Umur dan Lama Rawat Pasien Congestive Heart Failure (CHF) di RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan Ningrum, Wulan Agustin; Febriyani, Widya; Muthoharoh, Ainun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang juga menjadi penyebab kematian nomer satu di dunia, Dalam pemberian terapi pengobatan pada pasien obat yang diberikan sangat berhubungan dengan efektivitas terapi, sehingga diperlukan suatu evaluasi pengobatan dengan tujuan memperoleh efek yang maksimal. Faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, sikap dan pengetahuan diketahui berhubungan dengan hasil pengobatan seseorang. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pengobatan dan hubungannya dengan umur dan lama rawat pasien, metode dalam penelitian ini merupakan metode cross sectional dengan sempel yang diambil berupa rekam medis pasien CHF sebanyak 180 rekam medis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat pasien laki-laki sebanyak 50,6%yang lebih banyak dari pasien perempuan, dan persentase terbesar ada pada kelompok lansia akhir. Rata-rata pasien CHF menjalani rawat inap selama 3 hari dengan hasil efektivitas pengobatan sebesar 94,5%. Setelah dilakukan uji korelasi antara umur dan efektivitas pengobatan tidak ada korelasi dengan nilai signifikasi > 0,05, sedangkan uji korelasi lama rawat dengan efektivitas memiliki nilai signifikasi < 0,05 yang berarti memiliki korelasi.Kesimpulan dari penelitian ini efektivitas terapi pasien CHF tahun 2021 sebesar 94,5 % dan karaktersitik yang memiliki hubungan dengan efektivitas engobatan adalah karaktersitik lama rawat inap.
ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG DISMENORE DENGAN USIA SANTRI IMBS MIFTAHUL ULUM PEKAJANGAN–PEKALONGAN Rahmatullah, St.; Permadi, Yulian Wahyu; Muthoharoh, Ainun; Isfaki, Baiti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore merupakan kondisi ginekologi yang paling umum terjadi pada populasi wanita dan mempunyai dampak signifikan terhadap potensi kehidupan sehari-hari. Pengetahuan siswa tentang dismenore merupakan suatu hal yang bermanfaat, tentunya apakah pengetahuan tersebut sesuai dengan anjuran atau tidak, dapat dikatakan bahwa pengetahuan dapat diukur dari umur yang memiliki pengetahuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan siswi tentang dismenore dengan usia siswi IMBS Miftahul Ulum Pekajangan-Pekalongan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain cross sectional yaitu menginterpretasikan korelasi faktor risiko-efek, dengan cara mengamati data yang dikumpulkan pada saat itu dan alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Sampel yang digunakan adalah 110 siswa yang tinggal di IMBS Miftahul Ulum. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 54 siswa mempunyai pengetahuan cukup tentang dismenore dengan persentase 49,1%. Kemudian siswa berusia 13 tahun sebanyak 49 orang dengan persentase 44,5%. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan tentang dismenore dengan usia siswi IMBS Miftahul Ulum Pekajangan–Pekalongan yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,016. Penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk menambah pengetahuan tentang nyeri haid (dismenore).
Pemanfatan Tanaman Obat Herbal Untuk Penyakit Degeneratif Pada Kelompok Ibu-Ibu Pca Kabupaten Pekalongan Slamet, Slamet; Muthoharoh, Ainun; Pambudi, Dwi Bagus; Fuad, Asfal; Setianto, Gigih
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10562528

Abstract

Degenerative disease is a disease that usually occurs in old people. This disease accompanies the age of a person who has decreased organ function due to old age. Sick humans will try to treat minimal illnesses by utilizing plants that grow around them. The aim of this PkM is to introduce plants that are around us for the treatment of these degenerative diseases. The method used is lecture accompanied by questions and answers. The results obtained from this PkM are additional knowledge and understanding about herbal plants that can be used for the treatment of degenerative diseases such as hypertension, cholesterol, arthritis, gout and diabetes and how to make medicinal preparations. The results of understanding the material presented are measured by the results of the pre-test and post-test.
Edukasi 5 Kunci Keamanan Pangan di Forum Muslimah Masjid Baiturrahim, Pekalongan, Jawa Tengah untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Handayani, Widyastuti; Muthoharoh, Ainun; Kusuma, Nur Intan; Riyadi, Slamet; Abdullah, Dede Agung; Nisa, Rahma Dian; Islamy, Shavira Novita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 3 (2024): JPMII - Juni 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.410

Abstract

Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, Pangan olahan merupakan makanan atau minuman hasil dari suatu proses dengan metode tertentu dengan atau tanpa bahan tambahan. Bahan Tambahan Pangan merupakan bahan atau campuran bahan yang alami atau olahan sebagai bahan baku pangan, yang ditambahkan kedalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan, meliputi bahan pengawet, bahan pewarna, anti gumpal, penyedap rasa, pengental dan pemutih. Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan sebagai institusi perguruan tinggi berperan dalam memberikan edukasi tentang Keamanan pangan. Tri Dharma yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat mengenai bahaya dari makanan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan Pengetahuan Masyarakat tentang Keamanan Pangan. Kegiatan pengabdian tentang 5 Kunci Keamanan Pangan dilakukan pada hari Sabtu, 23 Desember 2023. Kegiatan berlangsung diikuti oleh Forum Muslimah Masjid Baiturrahim, Kajen, Kabupaten Pekalongan. Metode pengambilan sampel dengan cara pendekatan prospektif. Pengambilan populasi menggunakan all size sampling. Hasil dari Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah didapatkan pengambilan sampel sejumlah 19 orang, Prosentase pretest sebesar 87,37 % dan hasil post test sebesar 98,95%. Kesimpulan setelah dilakukan Edukasi ini adalah adanya peningkatan pengetahuan tentang 5 Kunci keamanan Pangan sebesar 11,58 %.