Claim Missing Document
Check
Articles

UJI KUALITATIF KANDUNGAN RHODAMIN B PADA LIPSTIK MAHASISWA BIOLOGI Ayu Nirmala Sari; Cut Nur Kemala Dewi
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol 2 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v2i2.2398

Abstract

Zat sintetis yang berbahaya yang biasanya digunakan pada produk kencantikan yaitu rhodamin B. Rhodamin B merupakan zat pewarna sintetis yang biasanya digunakan untuk mewarnai kertas dan stekstil. Penggunaan Rhodamin B dalam jangka waktu yang lama dapat bersifat karsinogenik dan dapat menyebabkan kanker. Pelenitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan pewarna Rhodamin B pada lipstik mahasiswa Biologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Metode penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan mengunakan sampel lipstik sebanyak 20 sampel yang didapat dari sampel lipstik yang dipakai mahasiwa biologi. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan melihat peruahan warna pada sampel uji. Bila warna cairan uji berubah menjadi ungu, maka cairan positif mengandung Rhodamin B. Sampel yang mengandung Rhodamin B dari 21 sampel, 2 sampel yang positif yaitu sampel Lip14 dan Lip19 yang dilihat dari perubahan warna dari merah menjadi merah keunguan dan terjadi endapan.
UJI KANDUNGAN FORMALIN PADA TAHU PUTIH DI KOTA BANDA ACEH DAN KABUPATEN ACEH BESAR Ayu Nirmala Sari; Catur Putri Khairun Nisa
AMINA Vol 4 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahu adalah salah satu makanan khas yang berasal dari Indonesia dan disukai oleh hampir semua lapisan masyarakat Indonesia. Laporan Tahunan Badan Pengawas Obat dan Makanan menemukan bahwa 37,8% dari 282 makanan, termasuk produk tahu, mengandung formalin. Formalin merupakan zat beracun yang bersifat karsogenik, mutagenik bersifat korosif dan iritatif. Formalin yang ada pada makanan dapat megakibatkan gangguan pernafasan, pusing dan kanker paru-paru. Penelitian kualitiatif ini bertujuan untuk mengetahui kadar formalin yang terdapat pada tahu yang beredar di Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh menggunakan Kalium Permanganat (KMnO4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12 sampel tahu positif mengandung formalin ditandai dengan terjadinya perubahan warna dari abu keunguan menjadi bening atau putih kembali seperti semula, sedangkan 8 sampel tahu bebas formalin. Formalin berbahaya bagi tubuh karena dapat merusak dan dapat menyebabkan kematian sel.
ANALISIS KANDUNGAN BORAKS PADA JAJANAN SIOMAY DI PINGGIR JALAN KECAMATAN SYIAH KUALA DAN KECAMATAN DARUSSALAM, ACEH Ayu Nirmala Sari; Alifa Tazkiya
AMINA Vol 4 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sumber pangan yang sering ditambahkan bahan tambahan non pangan misalnya boraks adalah siomay. Siomay pada dasarnya yaitu olahan ikan dan tepung yang dibuat dengan cara dikukus dan disajikan dengan berbagai variasi yang ditinjau dari bahan makanan pelengkap lainnya seperti bumbu, bawang goreng dan saus yang digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keberadaan kandungan boraks pada jajanan siomay yang dijual di pinggir jalan Kecamatan Syiah Kuala dan Kecamatan Darussalam, Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan Kit Uji Boraks merk Labstest yang dilakukan di laboratorium Zoologi Gedung Multifungsi UIN Ar-Raniry pada bulan Desember 2022. Sampel diambil dari 20 penjual siomay pinggir jalan yang berada di Kecamatan Syiah Kuala dan Kecamatan Darussalam. Sampel dikatakan mengandung formalin apabila mengalami perubahan warna menjadi orange kemerahan pada paper boraks-2 setelah pemberian kit boraks sebanyak 3 tetes. Semakin pekat perubahan warna yang dihasilkan, maka semakin tinggi kadar boraks yang digunakan. Berdasarkan hasil pengujian, diketahui bahwa dari 20 sampel siomay yang diuji, hanya satu sampel yang mengandung boraks yaitu sampel SioN yang didapat di Kecamatan Syiah Kuala. Terdeteksinya kandungan boraks dikarenakan terjadinya perubahan warna menjadi orange kemerahan pada kertas boraks.
IDENTIFIKASI RHODAMIN B PADA JAJANAN SEKOLAH DI KOTA BANDA ACEH Ayu Nirmala Sari; Triya Elliyatri; Fazri Ardian Syah; Farisa Sabila; Reni silvia Nasution
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol 3 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Snacks in the environment around the school freely are a problem that is very risky for biological pollution such as the occurrence of worms due to the presence of bacteria in food which disturbs health a lot. This research was conducted to find out how many snacks containing Rhodamine B are in the lives of elementary school children. Based on the results of the study it was found that only 5 samples showed dark red and purplish colors so that out of 20 samples there were only 5 positive rhodamine B and 15 negative rhodamine B
IDENTIFIKASI METHANYL YELLOW PADA JAJANAN YANG BEREDAR DI KOTA BANDA ACEH Ayu Nirmala Sari; Ananda Wahyu Rizkina; Fazri Ardian Syah; Farisa Sabilla
AMINA Vol 5 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan pokok manusia yang dibutuhkan setiap saat dan dimanapun berada serta memerlukan pengelolaan yang baik dan benar agar bermanfaat bagi tubuh. Tanpa adanya makanan dan minuman, manusia tidak bisa hidup. Penelitian ini dilakukan dengan cara dimasukkan 25 g sampel yang akan diuji dalam 50 mL aquadest atau air panas, kemudian dicacah dan dihancurkan dengan pengaduk sampai larut seluruhnya. Disiapkan tabung reaksi dan dimasukkan 3 mL sampel. selanjutnya di tambahkan 3 tetes reagen Methanyl Y-1, lalu diaduk hingga merata. Pemeriksaan pada sampel jajanan dengan 20 sampel jajanan terdapat 6 jenis jajanan yang teridentifikasi pewarna sintetik methanyl yellow. Sehingga 6 jajanan tersebut tidak aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat baik itu anak-anak maupun orang dewasa karena menggunakan zat pewarna methanyl yellow.
Program Kemitraan Masyarakat Digitalisasi Ukm Next Generation Cincau Diningrat, Diky Setya; Maulana, Bagoes; Ginting, Alin Anggreni; Harahap, Novita Sari; Sari, Ayu Nirmala
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Vol. 3 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpm.v3i2.20357

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) digitalisasi UKM Next Generation Cincau (NGC) ini bertujuan untuk membantu mitra yaitu usaha rumah tangga NGC di Kelurahan Babura Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan kembali bangkit setelah terkena dampak langsung pandemik dengan menuntaskan masalah yang dihadapinya yaitu masalah peningkatan penjualan dan merestrukturisasi kembali bidang produksi dan standarisasi produk berupa ijin dari Dinas Kesahatan, BPPOM dan Sertifikasi Halal. Produk yang dihasilkan oleh mitra merupakan produk hilirisasi hasil penelitian yang ada di jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Medan, yang dikembangkan oleh alumni sebagai bentuk wirausaha kuliner sehat berupa minuman cincau untuk kesehatan yang diberi nama Next Generation Cincau (NGC). Dalam upaya normalisasi pasca pandemik program PKM ini berusaha membantu mitra dalam peningkatan produksi dan standarisasi produk serta meluaskan pasar yang sudah terbangun sebelumnya agar bisa recovery dan mendapatkan kepercayaan lebih lagi dari konsumen sehingga berkembang menjadi industri kecil dan menengah bukan hanya usaha rumah tangga. Target khusus dalam kegiatan PKM ini adalah dihasilkannya; 1). Program pendidikan dan pelatihan untuk digitalisasi UKM, peningkatan produksi dan standarisasi produk; 2). Program pendampingan digitalisasi UKM dan standarisasi produk; dan 3). Produk Next Generation Cincau yang terstandarisasi berupa ijin dari Dinas Kesehatan, BPPOM dan sertifikat halal dan Merk; serta 4). Artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal ber ISSN.
Pendampingan Penerapan Teknologi Self Watering System Untuk Budidaya Tanaman Hias Indoor Bagi Petani Tanaman Hias di Kota Medan Diningrat, Diky Setya; Sibuea, Abdul Muin; Asmin, Asmin; Harahap, Novita Sari; Sari, Ayu Nirmala
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpm.v5i1.33810

Abstract

The purpose of this Community Partnership Program (PKM) activity is to help partners, namely start-ups engaged in the downstream of biotechnology products, namely PT. G10 Agrotech in solving the problems it faces, namely the problem of stagnant marketing of ornamental plants produced by the G10 laboratory. To develop this business, partners want to be assisted in technology that can overcome the stagnant marketing of ornamental plants, and product standardization to expand the market that has been built so far, so that they can gain more trust from consumers and be further developed into superior products from this start-up. Self-watering system technology is believed to be the solution to the problems partners face. This technology allows ornamental plants to be grown indoors, where people no longer have adequate land and yard. This technology is a solution to increase sales turnover so that this business develops and creates jobs. The method used to achieve the objectives of this PKM activity is the method of education and training in the transfer of self-watering system technology and assistance in the production of tools and materials for developing self-watering systems. PKM activity carried out include; Providing direct education and training from related parties, and providing assistance in the production of tools and materials for the development of self-watering systems. It is hoped that this PKM program will produce superior standardized products that can compete globally.
IDENTIFIKASI SENYAWA FORMALIN DENGAN ANALISIS KUALITATIF PADA IKAN ASIN DI PASAR TRADISIONAL KABUPATEN ACEH TENGGARA Marwah, Sanasti; Nirmala Sari, Ayu; Harahap, Diannita
AMINA Vol. 6 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v6i2.6360

Abstract

Kabupaten Aceh Tenggara merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Aceh, yang memiliki pasar tradisional diantaranya, Pasar Senin, Pasar Simpang, Pasar Lawe Sigala dan Pasar Pajak Pagi. Pasar ini merupakan pasar yang paling banyak dikunjungi masyarakat, karena banyak menjual berbagai macam jenis ikan asin, sehingga banyak diminati masyarakat. Ikan asin memiliki kandungan komposisi asam lemak tidak jenuh, sehingga mengakibatkan terjadinya pembusukan yang mempercepat pertumbuhan jamur dan bakteri. Penggunaan bahan tambahan pangan dalam mengawetkan ikan asin sering sekali disalahgunakan dengan menambahkan bahan kimia seperti formalin. Formalin jika dikonsumsi dapat menganggu kesehatan dengan menimbulkan gejala diare, muntah, sakit kepala, gangguan pernapasan, hipotensi, mutagen dan karsinogen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan formalin pada ikan asin yang dijual di pasar-pasar tradisional Kabupaten Aceh Tenggara. Pengambilan sampel dilakukan di Pasar Senin, Pasar Simpang, Pasar Lawe Sigala dan Pasar Pajak Pagi, dengan jumlah sampel sebanyak 68. Metode pengujian sampel terdiri dari 4 metode yaitu, asam kromatofat, kalium permanganat, filtrat kulit buah naga dan kit formalin merk ET. Hasil penelitian membuktikan sebanyak 19 sampel positif mengandung formalin, sedangkan 49 sampel terbukti negatif formalin. Jenis-jenis ikan asin yang mengandung formalin yaitu ikan hiu, kepala batu sisik belah, teri, teri medan, peda, perak dan udang rebon.  
IDENTIFIKASI SENYAWA PEMANIS SIKLAMAT PADA MINUMAN JAJANAN YANG DIJUAL DI DAERAH KOPELMA DARUSSALAM KOTA BANDA ACEH Sari, Ayu Nirmala; Rizka, Putri Rahmitha; Tazkiya, Alifa
AMINA Vol. 6 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v6i2.6517

Abstract

Minuman merupakan salah satu produk yang sering kali ditambah BTP (Bahan Tambahan Pangan) berupa perisa atau pemanis buatan. Siklamat (C6H12NNaO3S) merupakan salah satu pemanis buatan yang memiliki tingkat rasa manis yang lebih tinggi daripada sukrosa (gula) dan memilik harga lebih murah. Senyawa siklamat akan berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering dan melebihi dosis yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah minuman yang dijual sekitar Kopelma Darussalam mengandung senyawa siklamat atau tidak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisa kualitatif. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 20 sampel minuman yang dijual di daerah Kopelma Darussalam Banda Aceh. Hasil dari pemeriksaan pada 20 sampel jenis minuman terdapat 3 jenis minuman yang mengandung pemanis buatan siklamat. Sehingga minuman tersebut tidak baik jika dikonsumsi terlalu sering oleh masyarakat.
PENERAPAN METODE WEIGHT PRODUCT (WP) PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KINERJA TRIDARMA PERGURUAN TINGGI DOSEN PRODI TEKNIK INFORMATIKA STMIK NURDIN HAMZAH JAMBI Kahar, Novhirtamely; Simorangkir, Lucy; Nirmala Sari, Ayu
JURNAL AKADEMIKA Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Akademika
Publisher : LP2M Universitas Nurdin Hamzah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53564/akademika.v12i2.384

Abstract

STMIK Nurdin Hamzah Jambi routinely rewards lecturers with the best tridarma performance of tertiary institutions every year. Through this award every lecturer is expected to be motivated to become better and always improve the quality of performance. In carrying out this assessment, STMIK Nurdin Hamzah Jambi formed a special team. The problem faced by this team is the difficulty in determining the decision of lecturers who are chosen to be lecturers with the best tridarma performance with criteria that have subjective or uncertain nature quickly. To overcome these problems, a decision support system was designed for the assessment of lecturers with the best tridarma performance of tertiary institutions using the Weight Product Method (WP). This study aims to build a software application that can help give consideration to decision makers in the selection of lecturers with the best tridarma performance of tertiary institutions at STMIK Nurdin Hamzah Jambi using the Weight Product (WP) method. The input needs are in the form of lecturer data, assessment criteria data, sub criteria, tridarma lecturer performance data of lecturers, and criteria weight data. The criteria used cover 3 fields, namely: Education and Teaching, Research, and Community Service, which consists of Student Assessment, Peer Lecturer Assessment, Leadership/Management Assessment, Academic Qualification, Research, Journal, Training, Seminar, Community Service Society, and Academic Position. The output produced in the form of a report on the results of the selection assessment, reports in the form of graphics, and reports on the results of the performance evaluation of the three-tier lecturers of tertiary institutions. From the results of the evaluation evaluation of the performance of the tridarma of the lecturer of the Informatics Engineering Study Program in the even semester of the Academic Year 2018/2019, the highest score was obtained on behalf of Lucy Simorangkir, S.Kom, M.Kom. as a lecturer with the best Tridarma tertiary performance.