Claim Missing Document
Check
Articles

Antiviral Compounds Analysis in Ethanol and Methanol Extracts of Jamblang Fruit (Syzygium cumini) Using the GCMS Method Purba, Febi Anjaini; Diningrat, Diky Setya; Sari, Ayu Nirmala; Harahap, Novita Sari; -, Kusdianti
Kalwedo Sains (KASA) Vol 2 No 2 (2021): Kalwedo Sains (KASA), September 2021
Publisher : Program Studi Di Luar Kampus Utama Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kasav2i2p83-94

Abstract

Jamblang fruit (Syzygium cumini) is a plat that has been scientifically researched to have medicinal properties.This study aims to determine the content of bioactive compounds contained in the petiole by Gas Chromathography Mass Spectrophotometer (GCMS) method. The study used gas chromatographic tools and mass spectra which were evaluated using MASSLAB program. The data obtained from the GCMS machine is then analyzed using the NCBI database pubchem software (https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/). The result showed that there were 61 phytochemical compounds in jamblang root ethanol extracts and 33 compounds in jambang fruit methanol extracts. Then 4 of them being the same compound, located in each of the extract. Of the total bioactive compounds, there are 5 phytochemical compounds that are useful as antiviral with details, 2 from the extract ethanol of jamblang and 2 from the extract methanol of jamblang. The results of this study can be used as the foundation in the development program of the potential utilization of bioassemblance of jamblang plants. In further research it is necessary to analyze the other parts of the plant and make comparisons to complete the available database.
Antiviral Potential Analysis of Jamblang Seed Essential Oil (Syzygium cumini) Using GCMS -, Winarsih; Diningrat, Diky Setya; Sari, Ayu Nirmala; Harahap, Novita Sari; -, Kusdianti
Kalwedo Sains (KASA) Vol 2 No 2 (2021): Kalwedo Sains (KASA), September 2021
Publisher : Program Studi Di Luar Kampus Utama Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kasav2i2p95-105

Abstract

Jamblang (Syzygium cumini) essential oil is another form of extraction to explore its potential medicinal properties. This study aims to determine the content of bioactive compounds contained in seed essential oil using the Gas Chromatography Mass Spectophotometer (GCMS) approach. Jamblang seed essential oil is produced through a steam distillation process. The results of the GCMS analysis were evaluated using the MASSLAB program. The data obtained from the GCMS tool was then further analyzed using the PubChem NCBI database software (https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/) and PASS online. The results of this study indicate that there are 61 phytochemical compounds in jamblang seed essential oil. Of the total bioactive compounds, there are 2 phytochemical compounds that are useful as antivirals, while those that have similarities above 80% are 10 compounds. The results of this study can be used as a basis for a program to develop the potential use of bioactive compounds in jamblang seed essential oil as an antiviral. In future research, it is necessary to analyze other plant parts and make comparisons to complete the existing database.
Analisis Potensi Senyawa Bioaktif Minyak Esensial Akar dan Biji Hanjeli (Coix lacryma-jobi L.) sebagai Antivirus SARS-CoV-2 Secara In Silico Sinaga, Acong Jaya; Diningrat, Diky Setya; Sari, Ayu Nirmala; Harahap, Novita Sari; Kusdianti, Kusdianti
Kalwedo Sains (KASA) Vol 4 No 1 (2023): Kalwedo Sains (KASA), Maret 2023
Publisher : Program Studi Di Luar Kampus Utama Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kasav4i1p1-16

Abstract

Pandemi Covid-19 masih menjadi masalah yang serius, penyebaran virus dan mutasi virus yang sangat cepat menyebabkan penemuan obat yang spesifik masih kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil senyawa bioaktif yang terkandung dalam minyak esensial akar dan biji hanjeli, khususnya senyawa yang bermanfaat sebagai antivirus. Jenis dari penelitian ini adalah penelitan deskriptif dengan metode In silico. Akar dan biji hanjeli diolah dengan cara destilasi uap air. Setelah itu identifikasi senyawa bioaktif dilakukan menggunakan teknik GC-MS, untuk mengetahui senyawa bioaktif yang terkandung pada ekstrak minyak esensial akar dan biji Hanjeli. Selanjutnya hasil senyawa bioaktif yang telah didapat kemudian diidentifikasi bioaktivitasnya dengan menggunakan software Pubchem, untuk melihat bioaktivitas dan canonical SMILES dari senyawa tersebut dan terakhir dilakukan analisis dengan PASS online untuk melihat potensi dan mekanismenya sebagai antivirus SARS-CoV-2.Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa bioaktif minyak esensial akar dan biji hanjeli terdiri dari 40 senyawa yang terdapat pada minyak esensial akar Hanjeli dan 41 senyawa lagi berada di minyak esensial biji Hanjeli. Total keseluruhan senyawa sebanyak 81 dengan 19 senyawa merupakan senyawa bioaktif yang terdapat pada keduanya, sehingga didapati total sebesar 62 senyawa fitokimia yang berbeda-beda.Senyawa bioaktif minyak esensial akar hanjeli yang berguna sebagai antivirus ada sebanyak 9 senyawa. Pada minyak esensial biji ditemukan 11 senyawa yang memiliki bioaktivitas sebagai antivirus. Mekanisme kerja senyawa yang berpotensi sebagai antivirus umumnya sama, dimana setelah diidentifikasi pada software PASS online terdapat 2 mekanisme yakni sebagai RdRp Inhibitor dan sebagai 3Clpro inhibitor.
Aktivitas Biologis Minyak Esensial Daun dan Biji Jamblang (Syzygium cumini) Dan Potensinya Sebagai Antivirus SARS-CoV-2 Secara In Silico Fitriani, Sonia; Diningrat, Diky Setya; Sari, Ayu Nirmala; Harahap, Novita Sari; Kusdianti, Kusdianti
Kalwedo Sains (KASA) Vol 4 No 1 (2023): Kalwedo Sains (KASA), Maret 2023
Publisher : Program Studi Di Luar Kampus Utama Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kasav4i1p17-30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi senyawa antivirus SARS-CoV-2 dari minyak esensial daun dan biji Jamblang (Syzygium cumini) beserta mekanisme antivirusnya terhadap SARS-CoV-2 dengan pendekatan in silico. Minyak daun dan biji jamblang diperoleh melalui proses destilasi. Minyak hasil destilasi kemudian di analisis menggunakan Gas Chromatography Mass Spectophotometer (GC-MS). Hasil analisis GCMS dievaluasi meggunakan program MASSLAB. Data yang diperoleh dari alat GCMS kemudian dianalisis lanjut menggunakan software PubChem NCBI database (https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/) dan PASS online. Hasil analisis GC-MS menunjukkan terdapat 45 senyawa bioaktif pada daun jamblang dan 69 senyawa bioaktif pada biji jamblang. Hasil analsis PubChem menunjukkan bahwa diperoleh sebanyak 10 senyawa yang memiliki aktivitas sebagai antiviral. Hasil analisis PASS online menunjukkan mekanisme antivirus sebagai 3Clpro inhibitor (3 C-like protease (Human coronavirus) inhibitor). Hasil penelitian ini dapat dijadikan landasan dalam program pengembangan pemanfaatan potensi senyawa bioaktif pada minyak esensial daun dan biji jamblang sebagai antivirus. Pada penelitian selanjutnya perlu dilakukan analisis pada bagian tanaman yang lain dan melakukan perbandingan untuk melengkapi database yang sudah tersedia.