Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK TERASI UDANG REBON DI KELURAHAN LAMPOPALA KECAMATAN RUMBIA KABUPATEN BOMBANA Muwatir, Nurul Isra Syahrida; Yusuf, Sarini; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.013 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i3.8969

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada usaha produk terasi udang rebon di Kelurahan Lampopala, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana pada bulan September sampai Oktober 2018. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pengembangkan produk terasi udang rebon. Populasi penelitian ini hanya 11 pengusaha kecil terasi udang rebon sehigga di wawancarai secara sensus. Data yang diamati adalah kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Variabel kekuatan terdiri atas, kualitas cita rasa produk terasi udang, bahan baku, produk terasi udang rebon tidak menggunakan bahan pengawet dan pewarna buatan yang berbahaya, lokasi strategis tidak mengganggu fasilitas umum dan harga produk bersaing. Variabel kelemahan terdiri atas, pemberian merek belum ada, akses konsumen ke lokasi produksi belum baik, kontrak penjualan tidak ada, area parkir masih kurang terpenuhi, diskon harga produk kurang dilakukan, pembuatan spanduk/reklame kurang dilakukan, dan promosi masih terbatas. Variabel peluang terdiri atas, kecenderungan masyarakat membeli produk bermerek, peluang pengembangan teknologi produksi, permintaan konsumen tinggi, dan pengembangan variasi produk masih memungkin-kan, sedangkan variabel ancaman terdiri atas, persaingan produk sangat tinggi, proses produksi dipengaruhi musim hujan, surat izin usaha sangat ketat, harga ditentukan pedagang,  harga bahan baku produksi mempengaruhi harga terasi. Data diperoleh melalui wawancara, pencatatan, observasi, dan studi literatur. Data yang diperoleh tersebut  dianalisis menggunakan  analisis  SWOT (S =  strenght/kekuatan,   W = weakness/kelemahan, O = opportinity/peluang  dan T = threat/ancaman). Hasil menunjukkan bahwa strategi yang dapat ditempuh dalam mengembangkan produk terasi udang rebon antara lain; menjaga konsistensi kualitas dengan memperhatikan keamanan produk; menentukan merek berdasarkan kriteria, aroma sangat khas dan  tidak menggunakan bahan pewarna buatan yang berbahaya serta tidak menggunakan bahan pengawet untuk menurunkan kerentanan  produk  terasi  udang  rebon,  memanfaat-kan lokasi yang baik dan  memanfaatkan  ketersediaan bahan baku  yang  mudah  diperoleh, meningkatkan kontrak kerjasama pemasaran, meningkatkan ketersediaan tempat parkir dilokasi produksi, pemberian diskon kepada konsumen untuk menambah/mempengaruhi kepuasan konsumen, meningkatkan kegiatan promosi secara langsung dan tidak langsung. Hasil analisis tersebut harus di perhatikan agar pemilik usaha Terasi udang rebon untuk memperhatikan keberlanjutan usahanya.Kata Kunci : Terasi udang rebon,  strategi pengembangan
ANALISIS PERBEDAAN PENDAPATAN NELAYAN TANGKAP PANCING TONDA DAN PANCING RAWAI DI KECAMATAN WAWONII BARAT KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Azizah, Nur; Budiyanto, .; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.763 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v2i3.6907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pendapatan nelayan tangkap pancing tonda dan rawai di Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Teknik penarikan sampel menggunakan metode purpossive sampling, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung dengan responden menggunakan kuisioner, dengan jumlah sampel nelayan tangkap pancing tonda dan rawai masing-masing berjumlah 15 responden,  sehingga  total sampel 30 responden. Data penelitian ini meliputi data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan daftar pertanyaan, tingkat pendidikan, jumlah tanggunggan keluarga. Input yang digunakan meliputi BBM, jumlah tenaga kerja, harga produksi, biaya produksi, dan pendapatan.  Analisis yang digunakan adalah uji t atau ttest dengan dua mean.  Hasil penelitian menunjukan bahwa  pendapatan bersih nelayan tangkap pancing tonda adalah sebesar Rp6.722.587,04 perbulan, sedangkan nelayan tangkap pancing rawai adalah sebesar Rp4.106.929,63 perbulan. Hasil tersebut secara statistik berbeda secara  signifikan ( α<0,05 ). Atau dengan kata lain, pendapatan nelayan tangkap pancing tonda lebih tinggi dibandingkan nelayan rawai. Kata Kunci: Nelayan, pancing tonda, pendapatan, rawai
EVALUASI PROGRAM PENYULUHAN PENGOLAHAN ABON IKAN DI KELURAHAN POASIA KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI (STUDI KASUS: KELOMPOK USAHA WANITA PESISIR PANTAI) Asparadelia, Melsha; La Ola, La Onu; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 4 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.654 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v2i4.7771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat keberhasilan pelaksanaan pelatihan pengolahan ikan tuna menjadi abon ikan di Kelompok Wanita Pesisir Pantai di Kelurahan Poasia Kecamatan Abeli Kota Kendari. Responden penelitian ini merupakan informan kunci dari pihak pelaksana penyuluhan ketua PPL Kecamatan, Ketua Kelompok Wanita Pesisir Pantai. Jumlah responden dalam  penelitian adalah 16 orang. Analisis data yang digunakan ikan di Kelurahan Poasia Kecamatan Abeli Kota Kendari, Keempatnya adalah pengolahan abon ikan, pengolahan stik ikan, masan abon ikan dan pengemasan stik ikan adalah Tingkat keberhasilan pelaksanaan pelatihan pengolahan ikan tuna menjadi abon ikan di Kelompok Wanita Pesisir Pantai di Kelurahan Poasia Kecamatan Abeli Kota Kendari sebesar 81,25%, Tingkat keberhasilan pelaksanaan pengolahan ikan tuna menjadi stik ikan di Kelompok Wanita Pesisir Pantai di Kelurahan Poasia Kecamatan Abeli Kota Kendari sebesar 75%, Tingkat keberhasilan pelaksanaan pelatihan pengemasan abon ikan di Kelompok Wanita Pesisir Pantai di Kelurahan Poasia Kecamatan Abeli Kota Kendari sebesar 93,75%, dan tingkat keberhasilan pelaksanaan pelatihan pengemasan stik ikan di Kelompok Wanita Pesisir Pantai di Kelurahan Poasia Kecamatan Abeli Kota Kendari sebesar 87,50%, dengan demikian program penyuluhan pengolahan abon ikan di Kelurahan Poasia Kecamatan Abeli Kota Kendari dapat dikatakan berhasil dengan baik.Kata kunci: Abon ikan, evaluasi, program penyuluhan, pengolahan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VOLUME PRODUKSI UDANG VANAME (Litopanaeuse vannamei) DI DESA OENSULI KECAMATAN KABANGKA KABUPATEN MUNA Sarmin, Wa; La Ola, La Onu; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.081 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v3i1.6921

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh modal, tenaga kerja, jumlah pakan, dan jumlah bibit  terhadap volume produksi udang vaname pada tambak udang di Desa Oensuli. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan dari bulan Juli sampai Agustus 2016. Metode penentuan sampel menggunakan teknik sensus dengan jumlah responden 13 orang. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara langsung dengan responden menggunakan kuisioner. Variabel penelitian ini terdiri atas jumlah modal, jumlah tenaga kerja, jumlah pakan yang diberi dan jumlah bibit serta besarnya volume produksi setiap kali panen. Data dianalis menggunakan  fungsi produksi Cobb -Douglas  dengan persamaan Y=B0. X1B1.X2B2.X3B3.X4B4. Hasil analisis data: Y= -5,30. X10,35. X20,05.X3-2,66.X4-8,15 yang memberi arti bahwa modal, tenaga kerja, pakan, dan bibit udang mempunyai pengaruh  terhadap volume produksi udang vaname masing-masing sebesar 35%, 5%, -266%, dan -815%. Data tersebut menujukan bahwa input produksi modal (X1) dan tenaga kerja (X2) memberi kontribusi peningkatan (penambahan) produksi (Y) masing-masing sebesar 35% dan 5% sedang penambahan input produksi pakan (X3) dan bibit udang (X4) akan mengakibatkan penurunan produksi udang vaname (Y) masing-masing sebesar 266% dan 815%. Oleh sebab itu faktor input pakan (X3) dan bibit (X4) harus dikurangi masing-masing sebesar koefisiennya agar supaya produksi udang vaname didaerah ini tidak mengalami kerugian.Kata Kunci: Faktor produksi, volume produksi udang vaname
KAJIAN BISNIS BUDIDAYA Kappaphycus alvarezii TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DAN PENDAPATAN DI DESA RANOOHA RAYA KECAMATAN MORAMO Napsiri, Sulasri Kasa; Mansyur, Akhmad; A, Nurdiana
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.559 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v1i1.5612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi penyerapan tenaga kerja keluarga dan luar keluarga dalam usaha budidaya rumput laut serta mengetahui pendapatan yang dicapai nelayan dari usaha budidaya rumput laut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Ranooha Raya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan pada bulan Mei 2015. Upaya untuk mencapai tujuan tersebut digunakan analisis alokasi tenaga kerja, analisis pendapatan dan analisis klasifikasi relatif. Sebagai hasil, diperoleh bahwa penggunaan tenaga kerja keluarga pada kategori sedang yaitu (93-139 HKP/tahun) dengan rata-rata sebesar 116 HKP/tahun. Penggunaan tenaga kerja luar keluarga pada kategori sedang (105-158 HKP/tahun), dengan rata-rata sebanyak 132 HKP/tahun. Diperoleh pula bahwa pendapatan keluarga pada kategori sedang (31.733.135-47.638.822 IDR/tahun), dengan rata-rata sebesar 39.685.979 IDR/tahun. Untuk pendapatan luar keluarga  pada kategori sedang (5.796.089-8.701.279 IDR/tahun), dengan rata-rata sebesar 7.248.684 IDR/tahun. Dengan demikian, diharapkan bahwa budidaya rumput laut lebih meningkatkan pendapatan tenaga kerja keluarga maupun luar keluarga. Kata Kunci: Budidaya rumput laut, klasifikasi, pendapatan, tenaga kerja
ANALISIS PENDAPATAN USAHA POLE AND LINE DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Mimiatin, .; Anadi, La; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.746 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v1i2.6844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pendapatan usaha perikanan pole and line yang terletak di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari, dan menentukan faktor-faktor produksi yang mempengaruhi pendapatan usaha perikanan pole and line. Pengumpulan data yang dilakukan secara langsung dengan responden menggunakan kuisioner. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam semua parameter berpengaruh dari nilai signifikansi biaya operasional  Rp11,37, sedangkan pengaruh produksi hasil tangkapan, lama hari melaut, jumlah ABK yaitu masing-masing 14.809 (ton/kg), 15,82 (hari),  dan 7,81 (orang) (p < 0,05). Sedangkan ukuran kapal dan jumlah umpan belum secara signifikan mempengaruhi pendapatan. Kata Kunci : Perikanan pole and line, pendapatan usaha, penangkapan
ANALISIS MARGIN PEMASARAN IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) DI DESA LAMANGGAU KECAMATAN TOMIA KABUPATEN WAKATOBI Safitri, Andri; Yusuf, Sarini; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.29 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v3i3.7792

Abstract

Penelitian dilakukan di Desa Lamanggau Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi selama periode bulan Januari sampai Februari 2018, dengan tujuan untuk mengetahui saluran pemasaran, mengetahui besarnya nilai margin pemasaran, dan efisiensi pemasaran ikan cakalang di daerah ini. Data di peroleh melalui wawancara secara langsung berdasarkan kuesioner yang telah disediakan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 50 orang yaitu 20 nelayan, 10 pedagang pengumpul dan 20 pedagang pengecer. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah umur, tingkat pendidikan, pengalamanusaha, jumlah tanggungan keluarga, biaya pemasaran, harga penjualan, harga pembelian, volume penjualan dan volume pembelian. Data tersebut di analisis secara deskriptif kualitatif. Data untuk saluran pemasaran diketahui dengan menelusuri saluran pemasaran dari tingkat nelayan, pedagang pengumpul, pedagang pengecer hingga konsumen, sedangkan margin pemasaran dihitung dengan rumus Mp = Hk - Hp, Mp yaitu margin pemasaran, Hk yaitu harga konsumen, Hp yaitu harga produsen, Efisiensi pemasaran dalam penelitian ini dihitung dengan rumus Fs = 1 - M/He x 100%, Fsyaitu Fisher’s share atau bagian yang diterima oleh nelayan, M yaitu margin pemasaran dan He yaitu harga jual ditingkat pedagang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran ikan cakalang di daerah ini terdapat dua saluran pemasaran yaitu: (1) saluran I, nelayan menjual kepada pedagang pengumpul selanjutnya dijual kepada pedagang pengecer dan kemudian disalurkan kepada konsumen, dan (2) saluran II, nelayan langsung menjual kepada pedagang pengecer kemudian disalurkan kepada konsumen. Saluran I mempunyai Mp = Rp 8.900/kg  dengan Fs 64%, sedangkan saluran II mempunyai Mp = Rp 5.100/kg dengan Fs 78%. Data tersebut menunjukkan Mp pada saluran II lebih besar dari pada saluran I. Semakin panjang saluran pemasaran maka semakin besar nilai Mp. Walaupun demikian, kedua saluran pemasaran ikan cakalang di daerah ini sudah efisien (Fs> 50%), tetapi saluran pemasaran II lebih efisien.Kata Kunci: Efisiensi pemasaran, ikan cakalang, margin pemasaran, saluran pemasaran
ANALISIS RENCANA PENGEMBANGAN WISATA BAHARI MELALUI PEMANFAATAN SUMBER DAYA MANGROVE DESA LALANU KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE Ambarsari, Wa Ode Hariza; Sadarun, Baru; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.314 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v2i1.6873

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan persepsi masyarakat dan peningkatan pendapatan masyarakat dari pemanfaatan sumber daya mangrove dalam pengembangan wisata bahari di Desa Lalanu Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung kepada responden menggunakan kuisioner. Pengambilan sampel wisatawan Taman Pendidikan Laut Bintang Samudra dilakukan dengan metode pengambilan sampel aksidental sebanyak 50 wisatawan. Variabel yang diamati adalah perubahan persepsi mengenai pengembangan wisata bahari dan pendapatan masyarakat. Analisis deskriptif dengan menggunakan skala likert digunakan untuk mengetahui perubahan persepsi.Analisis pendapatan, RC rasio, dan BEP (Break Even Point) digunakan untuk mengetahui peningkatan pendapatan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan persepsi masyarakat untuk mengeluarkan pendapatan sebesar 4% pada pendapatan sumber daya mangrove sebagai komponen pengembangan wisata. Diperoleh pula bahwa terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp2.942.000/bulan dengan tingkat kelayakan usaha sebesar 3 pada BEP produksi 31 buah dengan BEP harga Rp169.000/siklus produksi/KK. Dengan demikian pengembangan wisata Taman Pendidikan Laut Bintang Samudra melalui pemanfaatan sumber daya mangrove memiliki daya dukung sosial dan daya dukung ekonomi. Kata Kunci: Pendapatan, persepsi, sumber daya mangrove, wisata bahari
ANALISIS PENERAPAN FUNGSI PRODUKSI COBB DOUGLAS PADA PERIKANAN TANGKAP PURSE SEINE (STUDI KASUS PT. CILACAP SAMUDERA FISHING INDUSTRY) Ranga, Lisria Kris; La Ola, La Onu; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.732 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v2i1.6884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran pengaruh faktor produksi bahan bakar minyak dan tinggi gelombang terhadap hasil tangkapan kapal purse seine baik secara simultan maupun secara parsial. Data dianalisis menggunakan  analisis fungsi produksi Cobb Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel independen (bahan bakar minyak dan tinggi gelombang) berpengaruh nyata terhadap variabel dependen (hasil tangkapan). Secara parsial bahan bakar minyak dan tinggi gelombang masing-masing berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan, dimana variabel bahan bakar minyak berpengaruh nyata positif sedangkan variabel tinggi gelombang berpengaruh nyata negatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahan bakar minyak dan tinggi gelombang berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan.Kata kunci: Bahan bakar minyak,hasil tangkapan, kapal purse seine, tinggi gelombang
EFISIENSI PASOKAN DAN DISTRIBUSI IKAN ASIN DI DESA TAPUAHI KECAMATAN RUMBIA TENGAH KABUPATEN BOMBANA Hasan, Nur Khumairah Sholeha; Yusuf, Sarini; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 2 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.072 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i2.15005

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efisien pasokan dan distribusi ikan asin di DesaTapuahiKecamatanRumbia Tengah Kabupaten Bombana. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai bulan Februari 2019. Populasi penelitian ini terdapat dalam 2 tingkat populasi yang terdiri dari populasi pengolah ikan asin dan populasi pedagang pengecer ikan asin. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisis efisiensi pasokan dan distribusi. Sebagai hasil diperoleh lima sistem pengolah ikan asin yang terdiri dari pengolah ikan asin sistem spesifik, terpadu, semi terpadu, dan tradisional yang dapat memasok dan mendistribusikan hasil olahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasokan yang sangat efisien adalah pada usaha Pengolah Ikan Asin Sistem Spesifik. Sedangkan dalam distribusi ikan asin terdapat pada Pengolah Ikan Asin Sistem Tradisional. Dengan demikian, diharapkan kepada semua pengolah ikan asin agar mengikuti pola sistem spesifik dalam memasok ikan segar sebagai bahan baku dan mengikuti pola sistem tradisional untuk distribusi ikan asin.Kata Kunci : Efisiensi Pasokan, Efisiensi Distribusi, Ikan Asin
Co-Authors . Budiyanto, . Abdullah Afan Afyudi, Bobby Alam Lawelle, Sjamsu Ali Djamhuri Almaini, Wa Ode Ambarsari, Wa Ode Hariza Ambarsari, Wa Ode Hariza Amries, Ertin Ratri Dewi Andi Irwan Nur, Andi Irwan Andyani, Mery Anggriyani, Wa Ode Annaastasia, Nurhuda Asparadelia, Melsha Astuti, Sri Rahayu Awaluddin Hamzah Baru Sadarun Budiyanto BUDIYANTO Budiyanto, - Dafirudin Dafirudin, - Daniel Happy Putra Darsiah, Nurul Defriyadi, L.M. Halik, Aridho Rahmat Akbar Harfin, Wa Ode Shafira Harlawati, - Hasan, Nur Khumairah Sholeha Hasanuddin Hasanudin, - Irdam Riani, Irdam Irunsah, Aslan Istinandar, Farhan Ramdhani Kabiruddin Kamri, Syamsul La Anadi, La La Onu, La Ola La Sara Lawelle, Sjamsu Alam Lita, Wa Ma'ruf, Rikal Mangurana, Wa Ode Intiyani Mastego, La Ode Mazrur, la Ode Nur Mery, Andryani Mimiatin, . Mimiatin, . Muhaimin Hamzah Muhammad Kurniawan Muhammad Trial Fiar Erawan Musnia Muwatir, Nurul Isra Syahrida Napsiri, Sulasri Kasa Napsiri, Sulasri Kasa Naslina Alimina Nasra, Nini Ningsih, Eno Sri Yulia Nurdiana A Nurul Safitri Onu La Ola, Onu Patadjai, Andi Besse Patiung, Seventry Meliana Piliana, Wa Ode Rahma Fitriani Rahman, La Ode Ramadhan, Dafis Ranga, Lisria Kris Restiyanty, Kiky Rifka Risfandi Risjayanti Risjayanti, - Risnawati Roslindah Daeng Siang Rosmawati Rujiman, La Ode Muhammad Saadia Saadia, - Safiah, Asmaul Safitri, Andri Sahara Sari, Suci Indah Sarifin, Abdul Sarini Yusuf Sarmin, Wa Sidiq, Azwar Solissa, Lina Sriwulan, Desy Surnia, . Syarir, Muh Taane La Ola, Iskandar Usman, Rahmad Nuzul Vasadhine, Hursan WINDA Yulianingsih, Tri Yusnaini