Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pelatihan Pengolahan Sereh Menjadi Teh Celup Dan Pepaya Menjadi Selai Serta Pengemasannya Di Kelurahan Padaleu Kecamatan Kambu Kota Kendari Sulawesi Tenggara Mariani L; Fitri Faradilla, RH; Rejeki, Sri; Saediman, H; Ode Alwi, La; Yunus, Lukman; Alam, Syamsu
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 6 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Community Dedication (IJCD)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/community.v6i2.1818

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan, pendampingan dan penyuluhan kepada ibu-ibu Rumah Tangga yang berada di Kelurahan Padaleu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara tentang pengolahan sereh menjadi teh celup dan pepaya menjadi selai serta pengemasannya. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu survey, pendampingan, ceramah dan diskusi. Pengabdian ini diharapkan para peserta dapat mengolah hasil tanaman sayur/buah khususnya sereh dan pepaya yang berada di pekarangannya sehingga menjadi suatu produk yang memiliki nilai ekonomi sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Berdasarkan kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan pengolahan sereh menjadi teh celup dan pepaya menjadi selai serta pengemasannya di Kelurahan Padaleu memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan, kesejahteraan, dan kemandirian ekonomi masyarakat setempat. Program ini mencerminkan komitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan yang praktis dan relevan dengan kebutuhan mereka. Dengan dukungan yang berkelanjutan, inisiatif semacam ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Analisis Komoditi Unggulan Subsektor Tanaman Pangan di Kabupaten Muna Riskiawati, Wulan; Yunus, Lukman; Kasno Arif, La Ode
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komoditi unggulan subsektor tanaman pangan di Kabupaten Muna dan untuk mengetahui peran komoditi unggulan subsektor tanaman pangan terhadap pembangunan ekonomi daerah di Kabupaten Muna. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Muna pada bulan Juli 2022. Analisis data yang digunakan yaitu Location Qoutient, Dynamic Location Qoutient dan shift share. Hasil dalam penelitian ini menujukan komoditi unggulan subsektor tanaman pangan di Kabupaten Muna yaitu komoditi kacang tanah, ubi jalar, jagung dan ubi kayu sedangkan komoditi yang termaksud prospektif yaitu komoditi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, dan ubi jalar. subsektor tanaman pangan yang ada di Kabupaten Muna memiliki peran yang sangat penting terhadap pembangunan ekonomi daerah dapat dilihat pada pertumbuhan bersih semua komoditi termaksud dalam kelompok progressif (maju) atau komponen pertumbuhan bersih (PB) positif.
Analisis Kelayakan Finansial Usahatani Kelapa Sawit Di Kecamata Lambandia Kabupaten Kolaka Timur Ibrahim, Muhammad Aldiansyah; Iswandi, Marsuki; Yunus, Lukman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui alasan petani berusahatani kelapa sawit di Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur, (2) mengetahui kelayakan finansial usahatani kelapa sawit di Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur. Populasi dalam penelitian ini adalah petani kelapa sawit di Kecamatan Lambandia 114 KK. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan Teknik stratified random sampling berdasarkan umur tanaman kelapa sawit yaitu 0 tahun – 15 tahun, sehingga jumlah responden seluruhnya sebanyak 32 orang. Analisis data menggunakan beberapa kriteria kelayakan finansial yang meliputi Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), dan Analisis Sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan petani berusahatani kelapa sawit di Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur diantaranya dari segi aspek teknis, aspek ekonomis, dan aspek sosial. Kemudian usahatani kelapa sawit di Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur layak diusahakan dan menguntungkan secara finansial berdasarkan hasil analisis yaitu: (a) nilai Net Present Value (NPV) positif pada discount factor 12% yaitu sebesar Rp 69.360.643,-, (b) Nilai NBCR > 1 yaitu sebesar 2,17, sedangkan (c) Nilai IRR yaitu 24,62%.   
Analisis Perbandingan Pendapatan Usahatani Padi Sawah Antara Suku Lokal dan Suku Transmigrasi Di Kelurahan Atula Kecamatan Ladongi Kabupaten Kolaka Timur Egi Febriani, Ni Nengah; Yunus, Lukman; Zani, Munirwan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui berapa besar perbedaan produksi usahatani padi sawah antara petani lokal (Tolaki) dan petani transmigrasi (Bali) di Kelurahan Atula Kecamatan Ladongi Kabupaten Kolaka Timur, dan (2) Mengetahui perbandingan pendapatan usahatani padi sawah antara petani lokal (Tolaki) dan petani transmigrasi (Bali) di Kelurahan Atula Kecamatan Ladongi Kabupaten Kolaka Timur. Populasi dalam penelitian ini adalah petani yang membudidayakan tanaman padi sawah yang berada di Kelurahan Atula, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur yang berjumlah 478 orang orang sekaligus menjadi sampel dalam penelitian ini. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 orang responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis analisis deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuisioner analisis data kedua menggunakan analisis uji T-test. Hasil penelitian ini yaitu: (1) Produksi padi sawah bahwa dari rata-rata produksi petani lokal (11.092 kg) dan rata-rata produksi petani transmigran (8.158 kg), sehingga perbedaan jumlah produksi padi sawah di K elurahan Atula Kecamatan Ladongi Kabupaten Kolaka Timur yaitu sebesar 2.967 kg dalam satu musim, dan (2) Berdasarkan hasil analisis menggunakan Uji-t dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata pendapatan Petani Transmigrasi dan Petani Lokal dengan tingkat signifikan 0,000.
Persepsi Petambak Udang Terhadap Rencana Kawasan Budidaya Udang Terintegrasi Di Desa Lamanu Kecematan Kabawo Kabupaten Muna Puteri, Intan; Yunus, Lukman; Aswar Limi, Muhammad
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10714

Abstract

Rencana Kawasan Budidaya Udang Terintegrasi merupakan program KKP dengan skema budidaya udang berskala besar dari hulu hingga hilir yang berada dalam satu kawasan. Metode pembudidayaanya secara intensif yang akan dikelola oleh Badan Layanan Umum (BLU). Jenis udang yang akan di budidayakan yaitu udang vaname. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petambak udang di Desa Lamanu Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna dan untuk mengetahui persepsi petambak udang di Desa Lamanu Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna terhadap rencana program kampung udang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive). Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin, dan diperoleh 44 sampel. Model analisis yang digunakan yaitu statistik deskriptif yang berbasis pada hasil skoring. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Karakteristik petambak udang di Desa Lamanu Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna dari segi umur lebih didominasi oleh petambak yang berumur produktif dengan persentase 86,36%, dari segi tingkat pendidikan lebih didominasi jenjang pendidikan SD dengan persentase 43,19%, dari segi pengalaman petambak udang didominasi memiliki pengalaman <10 tahun dengan persentase 56,82%, berdasarkan tanggungan keluarga menunjukan jumlah tanggungan tergolong kecil lebih banyak dengan persentase 56,82%, dan berdasarkan luas lahan/tambak yang memiliki luas lahan 0,5-2 Ha yakni 26 orang dengan persentase 59,10% dari keseluruhan petambak udang. Persepsi petambak udang terhadap rencana kawasan budidaya udang terintegrasi di Desa Lamanu Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna dinilai baik.
Analisis Perbedaan Produktivitas dan Pendapatan Kakao Sambung Pucuk dengan Kakao Lokal di Kecamatan Pakue Kabupaten Kolaka Utara Sulistiani, Rini; Yunus, Lukman; Zani, Munirwan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana Produktivitas dan Pendapatan Kakao Sambung Pucuk dengan Kakao Lokal di Kecamatan Pakue Kabupaten Kolaka Utara (2) Bagaimana Perbedaan Produktivitas dan Pendapatan Kakao Sambung Pucuk dengan Kakao Lokal di Kecamatan Pakue Kabupaten Kolaka Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Januari sampai Maret 2024 di Desa Kondara. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan data primer, data primer diperoleh dari hasil wawancara petani dengan menggunakan daftar pertanyaan/kuesioner. Metode penentuan sampel adalah stratified random sampling, dengan jumlah petani sebanyak 38 petani. Analisis dilakukan dengan menggunakan konsep produktivitas, konsep pendapatan dan Uji-T. Hasil penelitian (1) Produktivitas usahatani kakao sambung pucuk dan lokal di Desa Kondara Kecamatan Pakue Kabupaten Kolaka Utara menunjukan perbedaan dimana produktivitas kakao sambung pucuk lebih besar dibandingan kakao lokal. Jumlah produktivitas kakao lokal sebesar 41.709 Kg/tahun dan kakao sambung pucuk sebesar 54.119 Kg/tahun, mengalami peningkatan sebesar 12.410 Kg/tahun. (2) Pendapatan perhektar usahatani kakao sambung pucuk dan lokal di Desa Kondara Kecamatan Pakue Kabupaten Kolaka Utara menunjukan perbedaan dimana pendapatan perhektar kakao sambung pucuk lebih besar dibandingkan kakao lokal. Rata-rata pendapatan perhektar kakao lokal sebesar Rp 19.406.602 ha/tahun dan kakao sambung pucuk sebesar Rp 27.244.410 ha/tahun, mengalami peningkatan sebesar Rp 7.837.808 ha/tahun.  
Density And Capacity Of Bali Cattle Seed Source Area In Buke District, South Konawe Regency Abadi, Musram; Nafiu, La Ode; Saili, Takdir; Gerhana, Gerhana; Yunus, Lukman; Dedu, La Ode Arfan; Rizal, Abdul
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v13i2.p533-544

Abstract

This study is conducted to analyze livestock density (area density, farming density, economic density) and the capacity to increase the ruminant population (CIRP) in Buke District, South Konawe Regency. The research location is determined through purposive sampling in Buke Subdistrict, South Konawe Regency, with all Bali cattle breeders in the area being involved as respondents, totaling 734 breeders. The data are analyzed using livestock density analysis (area density, farming density, economic density) (Ashari et al., 1995), a combination of livestock density (Rahaeni, 2014), and the capacity to increase the ruminant population (CIRP) (Fariani, 2008). Based on the study results, it is shown that the density of Bali cattle in Buke Subdistrict is at an economic density of 97,11 AU/1,000 people, a farm density of 0,16 AU/ha, and an area density of 7,75 AU/km². The combination of livestock density is categorized as a dispersal and development area, while the capacity based on natural resources is recorded at 4.951 AU. Therefore, it is concluded that the density of Bali cattle in Buke Subdistrict varies depending on the indicators used. In economic terms, livestock density is classified as medium, whereas in terms of land area and regional distribution, it is considered sparse. Overall, the area is categorized as a dispersal and development region, with the capacity to accommodate Bali cattle based on available natural resources.
PENDAMPINGAN PETERNAK TENTANG PENGUATAN STRATEGI KETERSEDIAAN PAKAN SAPI PEDAGING MELALUI FOCUS GROUP DISCUSSION BERSAMA PEMANGKU KEPENTINGAN DI KABUPATEN MUNA Nasiu, Firman; Nafiu, La Ode; Abadi, Musram; Gerhana, Gerhana; Auza, Fuji Astuty; Asminaya, Nur Santy; Agustina, Dian; Tasse, Andi Murlina; Yunus, Lukman; Zani, Munirwan; Gandri, La; Manginsi, Wa Ode Jumiarni; Kundarita, Kundarita; Setiawati, Indra Rahayu; Safitri, Safitri
BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): BAKIRA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/bakira.2025.6.2.214-225

Abstract

Feed availability is a key factor in increasing beef cattle productivity. This activity aims to strengthen beef cattle feed availability strategies through a collaborative approach involving all relevant stakeholders in Muna Regency. This FGD activity was held in August 2025 in one of the beef cattle development centers in Kabangka District, Muna Regency. FGD participants consisted of various important elements, including the Southeast Sulawesi Regional Research and Innovation Agency (BRIDA) Team, the Halu Oleo University (UHO) Research Team, the Muna Regency Livestock and Animal Health Service (PKH) Team, the Kabangka Subdistrict Agricultural Extension Center (BPP), and local farmers. The data obtained from the FGD was analyzed using descriptive methods. The main strategies recommended are the application of feed processing technology, crop-livestock integration, increasing the capacity of livestock farmers, and protecting grazing land. Therefore, together with stakeholders in Muna Regency, it can become a driving force in developing the beef cattle industry in Muna Regency. The results obtained show that Muna Regency has great potential for beef cattle development, supported by its population and availability of land, natural resources, and feed from agricultural waste. However, this potential is constrained by low feed quality, traditional management systems, and limited knowledge and infrastructure among farmers. The main strategies recommended are the application of feed processing technology, crop-livestock integration, increasing the capacity of livestock farmers, and protecting grazing land. Therefore, together with stakeholders in Muna Regency, this can be a driving force in overseeing the development of beef cattle.