Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Tata Kelola Pemerintahan Desa dalam Pengelolaan Agrowisata Paloh Naga: Studi Ilmu Pemerintahan terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Publik Pin Pin; Nunti Sibuea
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 4: Desember 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i4.1180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola pemerintahan desa dalam pengelolaan Agrowisata Paloh Naga dengan fokus pada penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas publik dalam perspektif ilmu pemerintahan Agrowisata Paloh Naga merupakan salah satu ikon wisata berbasis pertanian di Kabupaten Deli Serdang yang dikelola oleh Pemerintah Desa melalui BUMDes dan melibatkan berbagai unsur masyarakat Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam observasi langsung dan studi dokumentasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Paloh Naga telah mengupayakan penyediaan informasi publik dan musyawarah desa sebagai instrumen transparansi namun transparansi keuangan masih terbatas dan belum sepenuhnya dapat diakses oleh masyarakat Akuntabilitas publik juga belum optimal karena mekanisme pertanggungjawaban keuangan dan kinerja belum dilaksanakan secara konsisten serta belum didukung oleh sistem pelaporan yang terstandarisasi Peran kepemimpinan kepala desa sangat dominan dalam menjalankan kebijakan pengelolaan agrowisata sementara partisipasi masyarakat cenderung bersifat fungsional dan belum merata di seluruh kelompok Penelitian ini menyimpulkan bahwa tata kelola pemerintahan desa dalam pengelolaan Agrowisata Paloh Naga telah menunjukkan perkembangan namun masih membutuhkan penguatan kelembagaan peningkatan kapasitas aparatur serta penerapan teknologi informasi agar prinsip transparansi dan akuntabilitas dapat terwujud secara lebih baik Temuan ini diharapkan menjadi kontribusi bagi pengembangan model tata kelola desa yang profesional dan berkelanjutan
Pengaruh Digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Indonesia Nunti Sibuea; Yusri Yusri
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi daerah di Indonesia Digitalisasi UMKM menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan daya saing usaha memperluas akses pasar serta mendorong efisiensi operasional di era perkembangan teknologi informasi Metode penelitian yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui pengumpulan data dari jurnal ilmiah laporan pemerintah dan berbagai sumber terpercaya lainnya yang berkaitan dengan digitalisasi UMKM dan pertumbuhan ekonomi daerah Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital seperti penggunaan e commerce pembayaran digital media sosial dan aplikasi manajemen usaha memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan pendapatan UMKM Selain itu digitalisasi juga berkontribusi terhadap peningkatan penyerapan tenaga kerja perluasan pasar hingga tingkat nasional dan internasional serta peningkatan pendapatan daerah Namun demikian proses digitalisasi UMKM masih menghadapi berbagai kendala seperti rendahnya literasi digital keterbatasan infrastruktur teknologi dan kurangnya akses pembiayaan Oleh karena itu diperlukan dukungan pemerintah lembaga keuangan dan sektor swasta dalam bentuk pelatihan pendampingan serta penyediaan infrastruktur digital yang memadai agar transformasi digital UMKM dapat berjalan secara optimal Dengan digitalisasi yang efektif UMKM diharapkan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan di Indonesia
Sosialisasi Strategi Pengelolaan Sistem Retribusi Pengunjung di Kawasan Wisata Puncak 2000 Siosar Tanah Karo Sumatera Utara Rahmaniah Rahmaniah; Chairina Chairina; Ismayani Ismayani; Nunti Sibuea; Nur Subiantoro; Joko Priono
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v2i2.713

Abstract

Adapun tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini memberikan kontribusi kepada masayarakat akan pentingnya pengelolaan sistem retribusi pengunjung di kawasan wisata agar kawasan wisata tersebut tetap menjadi tempat tujuan yang nyaman bagi wisatawan dan akan tetap menjadi tempat tujuan wisata pavorit. Dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat diketahui: 1)Pengelola Kawasan wisata Puncak 2000 Siosar Tanah Karo Sumatera Utara adalah masayrakat setempat; 2) Masyarakat antusias dan senang dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di kawasan wisata sebab memberikan masukan dan ilmu bagi mereka; 3) Dari gambar dapat diketahui dari jumlah 40 orang besarnya hasil wawancara setuju adanya kutipan sebesar 18 Persen = 18, kemudian kurang setuju 30 Persen = 12 dan tidak setuju 25 Persen= 10. Sehingga jika diakumulasikan pendekatan tidak setuju adanya kutipan retribusi di kawasan wisata uncak 2000 Siosar Tanah Karo Sumatera Utara sebesar = 55 Persen. Dan yang setuju = 45 Persen. Kata Kunci: Sosialisasi: Strategi: Pengelolaan: Retribusi: Kawasan Wisata.
Sosialiasi Pentingnya Kelengkapan Dokumen Legalitas Yayasan dan Sekolah di Pasantern Darussalam Guntur Batubara Nunti Sibuea; Fider Lumban Batu; Jenda Ingan Mahuli; Yusri Yusri; Ismayani Ismayani; Nirwana Br. Bangun
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 4: Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v2i4.729

Abstract

Tujuan Kegiatan PKM ini merupakan sosialisasi dan memberikan edukasi kepada sekolah dan madrasah akan pentingnya dokumen legalitas yang salah satunya dalam hal ini adalah status penilaian dari BAN S/M. Kegiatan ini dilakukan di Pasantren Darussalam Guntur Batubara Sumatera Utara yang mengelola pendidiksan tingkat Tsnawiayah dan Aliyah berkonsep pasantren modern Islam Terpadu (IT). Adapun lama kegiatan adalah dua hari. Hasil kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap kepada pihak yayasan dan pengelola pasantren tentang pentingnya kelengkapan dokumen legalitas yayasan dan sekolah yaitu: 1) Untuk mengetahui sejauhmana dirinya telah memenuhi kriteria mutu yang sudah ditetapkan pemerintah atau standar nasional pendidikan sebagai standar minimal kualitas (minimum standards of quality); 2) Sebagai referensi bagi semua pihak pada lembaga untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja lembaga (institution's performance) dan perencanaan jangka pendek dan jangka panjang (short and long terms planning); 3) Sebagai dasar untuk melakukan perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan pada masa yang akan datang sebagai bagian dari peningkatan mutu berkelanjutan (sustainable quality improvement); dan 4) Sebagai bentuk kepatuhan (compliance) terhadap regulasi yang ditetapkan pemerintah serta sebagai bagian dari akuntabilitas publik (public accountability). Kata Kunci : Kelengkapan; Dokumen Legalitas; Yaysan dan Sekolah.
Sosialisasi Pentingnya Teknis Komunikasi yang Baik, Ramah dan Familiar dengan Wisatawan Fatin Nadifa br Tarigan; Nunti Sibuea; Jenda Ingan Mahuli; Pangeran Pangeran; Imanuddin Siregar; Fransiskus Gultom
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 2: Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i2.751

Abstract

Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan saran dan solusi kepada pihak pengelola wisata dan masyarakat dalam membangun komunikasi yang baik dan menyenangkan dalam mengelola kawasan wisata sehingga kawasan wisata lebih dikenal dan diminati wisatawan serta memberikan kenyamanan serta ketertarikan kepada wisatawan untuk berkunjung kembali dan memberitahukannya kepada saudara serta teman mereka kesan yang mereka alami. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan beberapa tahapanan, dimulai dari observasi, pendekatan terhadap mitra, kesepakatan waktu plaksanaan, jenis kegiatan yang akan dilakukan dan hasil yang akan diharapkan. Adapun komponen pembentuk destination branding adalah pariwisata, people, governance, export, investment/immigration, culture and heritage. Dalam kegiatan PKM ini sasaran destination brandingnya adalah menciptakan komunikasi baik, ramah, sopan dan familiar kepada wisatawan. Hasil kegiatan Komunikasi yang baik, ramah, sopan dan familiar dengan wisatawan sangat diperlukan dalam pengelolaan kawasan wisata, manfaatnya memberikan kesan baik dan perasaan menyenangkan kepada wisatawan ketika berkunjung dan dapat menjadi duta wisata gratis yang akan menyampaikan kesan baik yang dia alami ketika berkunjung kepada saudara, teman atau orang lain. Bahkan bisa jadi akan menjadi wisatawan pelanggan aktif yang akan datang kembali. Saran: Pengelola melakukan evaluasi terhadap pihak yang terlibat dalam kegiatan pengelolaan kawasan wisata terkait cara berkomunikasi kepada wisatawan. Jika diperlukan dilakukan pelatihan dan sosialisasi akan pentingnya komunikasi yang baik dengan wisatawan secara terjadwal. Kata Kunci : Sosialisasi; Komunikasi; Ramah; Familiar; Wisatawan
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Ekonomi Keluarga, Tata Kelola Administrasi, dan Spiritualitas Islam untuk Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Ramadha Yanti Parinduri; Wina Asry; M. Hariadi Hidayat; Yusri Yusri; Nirmadarningsih Hiya; Muhammad Razali; Nunti Sibuea; Boby Indra Prayoga
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.841

Abstract

p Kesejahteraan sosial masyarakat tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi semata, melainkan juga oleh kemampuan keluarga dalam mengelola keuangan, menata administrasi rumah tangga secara tertib, serta menginternalisasi nilai-nilai spiritual sebagai landasan etika kehidupan. Dalam konteks inilah, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan secara daring sebagai respons terhadap kebutuhan penguatan kapasitas keluarga dalam tiga aspek fundamental: literasi ekonomi keluarga, tata kelola administrasi rumah tangga, dan spiritualitas Islam. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk keluarga yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga teratur dalam administrasi serta memiliki fondasi moral yang kokoh dalam pengambilan keputusan. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan daring selama enam pekan yang mencakup sesi sinkron (Zoom/Google Meet) dan asinkron (modul digital, diskusi WhatsApp, dan tugas praktik). Metode pengajaran berbasis andragogi dan experiential learning diaplikasikan untuk mendorong keterlibatan aktif peserta dewasa. Materi yang diberikan meliputi manajemen keuangan keluarga (perencanaan anggaran, pencatatan pengeluaran, dan investasi syariah), manajemen administrasi rumah tangga (pengarsipan dokumen, pencatatan digital), serta penguatan nilai-nilai spiritual (qanaah, syura, amanah, dan barakah) dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan praktik peserta di ketiga bidang tersebut. Sebanyak 84 Persen peserta mulai mengelola keuangan rumah tangga secara lebih terencana, 67 Persen mengadopsi sistem dokumentasi administratif, dan 79 Persen mengalami peningkatan kesadaran spiritual dalam pengambilan keputusan keluarga. Selain itu, terbentuk komunitas digital yang berfungsi sebagai ruang pendampingan dan kolaborasi antar peserta. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi antara literasi ekonomi, administrasi, dan nilai spiritual mampu menciptakan model pemberdayaan keluarga yang berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika zaman. Dengan pendekatan daring yang inklusif dan materi yang kontekstual, program ini dapat direplikasi oleh institusi pendidikan, pemerintah daerah, maupun lembaga sosial sebagai bentuk intervensi nyata dalam meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan sosial berbasis keluarga. Penggabungan antara aspek rasional dan transendental dalam program ini menjadi kunci terciptanya keluarga sejahtera yang tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga beretika dan berkualitas secara spiritual.
Reinventing Public Service Management pada Pasar Wisata: Strategi Penguatan Kapasitas Pemerintahan Desa dalam Mengelola Pasar Kamu Pantai Labu Khairuddin Tampubolon; Novi Yanti; Nunti Sibuea; Pin Pin; Nirwana Br. Bangun; Muhammad Anshar; Barham Siregar
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 4: Desember 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i4.1166

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas aparatur Desa Pantai Labu dalam mengelola Pasar Kamu sebagai pasar wisata melalui pendekatan Reinventing Public Service Management. Transformasi tata kelola pasar wisata menuntut pemerintah desa untuk lebih adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta dinamika sektor pariwisata. Melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan, kegiatan ini memberikan pemahaman kepada aparatur desa mengenai prinsip-prinsip tata kelola modern, termasuk orientasi layanan publik, efisiensi manajerial, partisipasi masyarakat, serta akuntabilitas dalam pengelolaan aset publik. Metode kegiatan meliputi focus group discussion, ceramah interaktif, studi kasus, dan simulasi manajerial yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam merancang strategi pengembangan pasar wisata yang profesional dan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman aparatur mengenai konsep reinventing government, kemampuan identifikasi masalah tata kelola pasar, serta penguatan koordinasi antara pemerintah desa dan pelaku UMKM setempat. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya komitmen untuk meningkatkan pelayanan publik, mengoptimalkan potensi ekonomi kreatif, dan memperkuat kolaborasi multi-aktor dalam pengelolaan Pasar Kamu. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kapasitas kelembagaan desa dan mendorong transformasi tata kelola pasar wisata yang lebih modern, transparan, dan berbasis pelayanan publik. Kegiatan ini diharapkan menjadi dasar untuk pengembangan model tata kelola pasar wisata desa yang inovatif dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Administrasi Pemerintahan Desa dan Manajemen Pendidikan dalam Mendukung Transformasi Digital Pelayanan Publik Pangeran Pangeran; Sumarlin Mangandar Marianus; Nunti Sibuea; Indra Welly Arifin; Tomy Sun Siagian; Wina Asry; Ahmad Karim; Barham Siregar
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1357

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pemerintahan desa di era modern. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan aparatur desa melalui edukasi administrasi pemerintahan desa dan manajemen pendidikan dalam mendukung transformasi digital pelayanan publik. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif edukatif melalui pelatihan, sosialisasi, diskusi interaktif, simulasi praktik, dan pendampingan penggunaan teknologi digital dalam administrasi desa. Materi yang diberikan mencakup administrasi pemerintahan desa berbasis digital, pengelolaan data dan pelayanan publik elektronik, serta manajemen pendidikan berbasis teknologi untuk meningkatkan literasi digital masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam penggunaan teknologi digital untuk pelayanan administrasi desa yang lebih cepat, efektif, dan transparan. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran mengenai pentingnya literasi digital dan manajemen pendidikan dalam mendukung kualitas pelayanan publik. Pendekatan partisipatif yang digunakan dalam kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan kemampuan peserta dalam mengimplementasikan teknologi digital di lingkungan desa. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa berbasis prinsip good governance melalui peningkatan transparansi dan partisipasi masyarakat. Dengan demikian, program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis edukasi digital dalam mendukung transformasi pelayanan publik di tingkat desa secara berkelanjutan.