Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEGIATAN JUM’AT TAQWA DALAM PENCEGAHAN PAHAM RADIKALISME (Studi di Kelas VII, SMP Islam Al-Husna, Tangerang, Banten) Ayang Aji Putra; Enung Nugraha; Abdul Mu’in; Wasehudin; Rifyal Ahmad Lugowi
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 02 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i02.276

Abstract

Lembaga pendidikan sangat berperan penting di Indonesia, biasanya Pendidikan dapat diperoleh lewat jalur sekolah. Melalui sekolah para peserta didik memiliki kesempatan untuk mempelajari berbagai mata pelajaran baik umum maupun agama di bawah bimbingan guru masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan Jum’at Taqwa sebagai upaya dari pada pencegahan paham radikalisme pada siswa kelas VII SMP Islam Al-Husna yang berlokasi di Kampung. Pasir Nangka, Kecamatan. Tigaraksa, Kabupaten. Tangerang, Provinsi. Banten. Adapun metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif, yang dimana metode ilmiah ini menitikberatkan pada pengamatan terhadap kehidupan sosial di lingkungan tertentu, menggunakan interaksi langsung dengan individu terkait, dan memahami istilah-istilah sesuai budaya serta konteks sosial mereka. Pelaksanaan kegiatan Jum’at Taqwa di SMP Islam Al-Husna dirancang sebagai aktivitas rutin setiap hari Jum’at yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman agama yang benar, mempromosikan toleransi antar umat beragama, serta menumbuhkan kesadaran akan bahaya radikalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membangun wawasan keagamaan siswa yang lebih baik. Selain itu, upaya ini dinilai efektif untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung kerukunan dan mencegah paham-paham ekstrem di kalangan pelajar. Faktor pendukung dari keberhasilan kegiatan ini meliputi dukungan yang diberikan oleh pihak sekolah, para guru, orang tua siswa, serta komunitas masyarakat setempat, yang semuanya berkontribusi untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembelajaran nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.
Pro dan Kontra Implementasi Kurikulum Merdeka pada Tingkat Satuan Pendidikan SMP dan MTS di Kabupaten Serang Anis Fuad; Rumbang Sirojudin; Rifyal Ahmad Lugowi; Wasehudin; Uyu Muawanah
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 02 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i02.363

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan inisiatif terbaru dalam sistem pendidikan di Indonesia yang bertujuan untuk memberikan kebebasan dan fleksibilitas kepada pendidik dan peserta didik. Artikel ini membahas pro dan kontra dari penerapan Kurikulum Merdeka dalam konteks perkembangan pendidikan di Indonesia. Di satu sisi, kurikulum ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, inovasi, dan keterlibatan siswa dalam proses belajar-mengajar. Di sisi lain, terdapat tantangan terkait kesiapan guru, infrastruktur, serta kesenjangan pendidikan di berbagai daerah. Metode yang kami gunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif deskriptif kajian pustaka, dimana peneliti mencari sejumlah referensi baik dari buku, majalah, maupun internet, dan hasilnya yaitu pro penggunaan kurikulum merdeka yaitu fleksibilitas kurikulum, peningkatan partisipasi guru, dan pemenuhan kebutuhan siswa yang beragam dan kontra yaitu kesiapan guru dan sekolah, tumpang tindih dengan kurikulum sebelumnya dan kurangnya keseragaman dan pembandingan. Melalui analisis mendalam, artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang dampak Kurikulum Merdeka terhadap kualitas pendidikan dan bagaimana kebijakan ini dapat dioptimalkan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang lebih baik.
Optimalisasi Google Classroom dan Google Meet dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Masa Digital Imam Maulana Hidayat; Rumbang Sirojudin; Machdum Bachtiar; Wasehudin; Rifyal Ahmad Lugowi
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 02 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i02.391

Abstract

Pendidikan ialah aktivitas terencana untuk membimbing, mengarahkan, dan memfasilitasi seseorang agar mencapai kompetensi, keterampilan, sikap, dan nilai-nilai tertentu yang berguna dalam kehidupan pribadi dan masyarakat. Tujuan dari pembuatan artikel ini yakni supaya mengetahui bagaimana optimalisasi google classroom dan google meet dalam meningkatkan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam di masa digital. Metode yang dimanfaatkan di penulisan ini ialah metode penelitian kualitatif deskriptif kajian pustaka. Hasil penelitian ini yang pertama yaitu gambaran umum pelaksanaan pembelajaran PAI di masa digital yaitu perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Yang kedua implementasi Google Classroom dalam Pembelajaran PAI dalam konteks ini, Google Classroom menjadi salah satu platform yang banyak digunakan oleh guru untuk mengelola proses belajar mengajar secara daring. Yang ketiga implementasi Google Meet dalam pembelajaran PAI yang dapat digunakan oleh guru untuk menyampaikan materi, memberikan tugas, dan melakukan penilaian secara langsung melalui interaksi virtual. Yang keempat optimalisasi google classroom dan Google Meet dalam pembelajaran pendidikan agama islam yaitu optimalisasi penggunaan kedua platform ini memungkinkan guru untuk menyampaikan materi, memberikan tugas, dan melakukan penilaian secara efisien.
PENDEKATAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENGATASI KRISIS MORAL DAN ETIKA SISWA DI MDA NURUL HUDA CAMPAKA PANDEGLANG Gopur, Abdul; Ilzamudin Ma’mur; Rifyal Ahmad Lugowi; Wasehudin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 t
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.23424

Abstract

The moral and ethical crisis among students is increasingly becoming a serious concern in the world of education today. Various problems such as bullying, dishonesty and misuse of technology reflect the lack of strong character formation in the younger generation. Islamic education, which is based on moral values ​​from the Koran and Hadith, offers a holistic approach in dealing with these problems. This article aims to examine the role of Islamic education in shaping the character of students through the application of Islamic moral and ethical teachings, which focus on noble character, consistency in worship, and the principles of justice. This approach not only focuses on intellectual aspects, but also strengthens students' positive character and behavior, which is expected to be a solution to the moral and ethical crisis that is occurring. It is hoped that this study can find effective methods in implementing Islamic education to form a young generation with integrity and responsibility.