Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pendampingan Gerakan Literasi Dengan Metode ABCD Pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Masturoh, Umi; Arif, Muhamad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Vol. 5 No. 3 (2024): JPMD
Publisher : LP3M IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/jpmd.v5i3.1639

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to improve literacy movements in Early Childhood Education (PAUD) units using the Asset-Based Community Development (ABCD) approach. Low literacy skills in early childhood are often caused by limited resources, skills, and understanding of teachers and parents regarding the importance of early literacy. Through the ABCD method, this activity identifies the potential and assets owned by the PAUD community, including teachers, parents, and the surrounding environment, to jointly develop effective and sustainable literacy programs. This mentoring activity includes training for teachers and parents in developing interesting literacy activities, creating reading corners in the PAUD environment, and mentoring in implementing literacy activities based on games and exploration. This method focuses on empowering local assets and the active participation of all members of the PAUD community, so as to build collective awareness regarding the importance of early literacy. The results of the activity show an increase in children's interest in reading and teachers' skills in implementing literacy activities in PAUD. It is hoped that this program can be a model for a broader literacy movement in the context of early childhood education.
Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Multimedia Interaktif Berbasis AR dan VR Wulandari, Fitrianti; Widyaningrum, Novita; Sa’ida, Naili; Masturoh, Umi
Academicus: Journal of Teaching and Learning Vol. 4 No. 1 (2025): Teaching and Learning
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/academicus.v4i1.86

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the use of interactive multimedia based on Augmented Reality (AR) and Virtual Reality (VR) in improving early childhood language skills. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental nonequivalent control group design. The study subjects consisted of two groups, namely the experimental class using AR/VR media and the control class using conventional picture story media. The participants were 20 children at Miftahul Ulum Kindergarten, 10 children in each group. The research instrument was a language ability test given before (pre-test) and after (post-test) the treatment. The data were analysed using descriptive and inferential statistics, including normality, homogeneity, and t-test tests at a significance level of 0.05. The analysis showed that the experimental class's average post-test score was 67.1 points higher than the control class's average of 62.4. The t-test showed that t count 0.998 was greater than t table 0.444, which means there was a significant difference between the two groups. These findings indicate that interactive multimedia based on AR and VR can provide a more enjoyable and meaningful learning experience and effectively improve early childhood language skills. This study recommends integrating immersive technology in PAUD learning as an innovative effort to optimally support children's language development.
Pengaruh Permainan Lompat Abjad Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun di RAM NU 146 Miftahul Ulum Wringinanom Gresik Isnainiyah, Ana; Masturoh, Umi
Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 4 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/tintaemas.v4i1.1387

Abstract

Anak usia dini merupakan anak yang berusia 0-6 tahun yang memasuki masa emas dimana anak mulai menunjukkan perkembangan dan pertumbuhan. Permainan lompat abjad merupakan mainan untuk mengenalkan huruf abjad (A-Z) pada anak usia 4-5 tahun. Berdasarkan survei bahwa perkembangan bahasa anak usia 4-5 tahun masih rendah, diketahui bahwa ada beberapa indikator kemampuan perkembangan bahasa anak yang belum diketahui. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui penerapan permainan lompat abjad pada anak usia 4-5 tahun 2) untuk mengetahui perkembangan bahasa anak usia 4-5 tahun 3) untuk mengetahui pengaruh permainan lompat abjad terhadap perkembangan bahasa anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan lompat abjad dilakukan sesuai tahapan. Terbukti pula bahwa hasil perkembangan bahasa santri RAM NU 146 Miftahul Ulum setelah menggunakan permainan lompat abjad memperoleh nilai rata-rata 18,77 yang termasuk dalam kategori tinggi. Pada uji hipotesis diperoleh hasil sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Jadi hasil tersebut menunjukkan bahwa permainan lompat huruf memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan bahasa anak usia 4-5 tahun di RAM NU 146 Miftahul Ulum Wringinanom Gresik.
TRENDS AND CHALLENGES IN ISLAMIC EDUCATION LEARNING MEDIA FOR EARLY CHILDHOOD: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Arif, Muhamad; Chapakiya, Suraiya; Masturoh, Umi
PRATAMA WIDYA : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10 No 1 (2025): Pratama Widya April 2025
Publisher : UHN I GUSTI BAGUS SUGRIWA DENPASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pw.v10i1.4722

Abstract

The urgency of selecting effective Islamic Education learning media in the era of digital technology for early childhood education is an inevitability that cannot be postponed; a learning media based on multisensory digital technology because this media can improve understanding and retention of information, support various learning styles and are in accordance with the digital era so that it can combine audio, visual, kinesthetic, local wisdom and technology. This study aims to analyze the existence of Islamic Education learning media for early childhood, challenges and opportunities through systematic literature review research methods, the process of searching for research results using keywords in Indonesian and English, namely: Islamic Education "or" Media "or" Early Childhood, through the publish or perish eight application, some notes on the search process are the publication year range in 2015-2025 in three global databases, namely: "Google scholar, Scopus and WOS", the data analysis used is PRISMA analysis which is adjusted to the research question (RQ), 55 articles were found from the global database. The results of the study indicate that research training related to learning media can be classified into three parts, namely, integration of digital technology, integration of local wisdom, and manual media. So, the role of teachers in preparing learning media must consider the nine criteria developed by Gagne, which is abbreviated as SMART-PACK.
EKSPERIMEN SAINS BANJIR: MENUMBUHKAN LOGIKA DAN PEMAHAMAN SAINS ANAK KELOMPOK B DI TK ISLAM AL KUBRO LABAN MENGANTI GRESIK Eva Marisa; Masturoh, Umi; Novita Widiyaningrum
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v5i1.4180

Abstract

Proses pembelajaran di TK Islam Al Kubro Laban Menganti Gresik masih menghadapi tantangan dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis anak. Observasi menunjukkan bahwa beberapa anak kesulitan dalam mengamati, mengklasifikasi, dan memahami hubungan sebab-akibat. Salah satu penyebabnya adalah minimnya kegiatan eksperimen sains yang hanya dilakukan sekali dalam setahun. Metode pembelajaran yang monoton juga berkontribusi pada kurang optimalnya perkembangan kognitif anak. Eksperimen sains dapat meningkatkan berpikir logis anak dengan memberikan pengalaman langsung dan pemahaman konkret terhadap konsep ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai pengaruh eksperimen sains terhadap anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak mengalami peningkatan pemahaman tentang bencana banjir. Mereka dapat menjelaskan bagaimana curah hujan tinggi menyebabkan sungai meluap serta dampak buruk sampah terhadap aliran air. Anak juga lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa eksperimen sains secara berkala dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir logis anak serta menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.
Pengaruh Hereditas Terhadap Intelegensi Anak Wulandari, Fitrianti; Widiyaningrum, Novita; Masturoh, Umi
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol. 10 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor Hereditas kerap disinonimkan dengan genetik, bawaan, bahkan ketiganya memiliki makna yang sama dengan faktor keturunan. Hal inilah yang menjadi faktor utama dalam perkembangan maupun pertumbuhan anak usia dini. Dalam perkembangan anak usia dini terdapat enam aspek perkembanga yaitu nilai agama dan moral, sosial emosional, kognitif, Bahasa, fisik motorik, dan nilai Pancasila. Menurut aliran navitisme inilah yang percaya bahwa faktor hereditas memengaruhi perkembangan seorang anak, komponen yang di bawa sejak lahir akan menentukan perkembangan anak. Data kepustakaan digunakan dalam penelitian ini. Buku-buku, surat-surat, pengumuman, iktisar rapat, pernyataan tertulis, dan sumber lain adalah sumber data utama penelitian ini. Namun, analisis cahaya yaitu metode analisis data yang dipergunakan. Hasil penelitian ini mencakup 1. Tiga teori hereditas yang paling populer adalah partisipasi, koalisi, dan asosiasi. Faktor hereditas 2 mempengaruhi proses perkembangan dan pertumbuhan anak. Hereditas didasarkan pada (1) pernikahan (partiality), anak lahir mewarisi sifat dari satu diantara dua sumber aslinya secara keseluruhan atau sebagian besar (2) penyatuan (coalition), di mana anak lahir mewarisi sifat-sifat berasal darisumber aslinya tanpa cabangcabangnya.dan (3) penggabungan (association), di mana anak mewarisi sifat- sifat tertentu dari sumber aslinya.
Implementasi Media Boneka Tangan Dan Media Audio Drama Dalam Melatih Kemampuan Bahasa Anak dPaud-Kb-Tk Islam Sabrina Sidoarjo Amelia, Juli; masturoh, umi
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 3 No 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/joeces.2023.3.2.210-270

Abstract

Penerapan media boneka tangan dan media audio drama merupakan perkembangan yang menjadi orientasi dalam pengembangan bahasa anak yang harus dikembangkan sejak usia dini. Pada kegiatan tersebut dapat mengembangkan perkembangan Bahasa.. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan pendekatan deskriptif, dengan jenis penelitian kualitatif. Dalam mengumpulkan data yang diperlukan penulis melakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan interpretasi mendalam dimulai dengan pengumpulan data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis pada kegiatan pembelajaran di Ra Bakti 3 Sukosewu Sukorejo Ponorogo dapat peneliti simpulkan bahwa pengembangan bahasa anak pada PAUD – KB – TK Islam Sabrina adalah sebanyak 83,3% siswa yang berkembang sesuai harapan dan 16,6% siswa berkembang sangat baik dalam menjawab pertanyaan berdasarkan cerita yang telah diperdengarkan. Anak dapat menceritakan kembali cerita dalam kemampuan berbahasa dari 12 siswa terdapat 75 % siswa yang berkembang sesuai harapan dan 25 % siswa berkembang sangat baik. perkembangan kemampuan bahasa anak dalam menyimpulkan kembali isi cerita secara sederhana dari 12 siswa terdapat 83,3% siswa yang berkembang sesuai harapan dan 16,6% siswa berkembang sangat baik. Peneliti telah menerapkan dua media tersebut dengan semaksimal mungkin dalam proses pembelajaran sehingga hasil yang dicapai oleh anak sangat baik aspek-aspek perkembangan bahasa anak yang meliputi kosakata, sintaksis (tata bahasa), semantik (penggunaan kata), dan fonem (perangakan bunyi) telah berkembang dengan baik sesuai dengan tingkat pencapaian perkembangan yang harus dicapai oleh anak yang sesuai dengan usia anak.
UPAYA DALAM MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN KOLASE DARI BAHAN DAUN Novita Widiyaningrum; Umi Masturoh; Fitrianti Wulandari
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v4i1.2709

Abstract

Permasalahan yang ditemui dilapangan pada penelitian ini ialah anak belum dapat konsentrasi, belum dapat menempelkan bahan kolase dipermukaan kertas dengan rapi, dan anak belum dapat membentuk potongan bahan kolase sesuai bentuk gambar. Mengingat perkembangan motorik halus anak mempengaruhi rasa percaya diri anak untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Melalui penelitian ini, peneliti mengetahui peran guru dalam memberikan akivitas kepada anak melalui kegiatan kolase. Jenis Penelitian Tindakan Kelas dengan jumlah subyek 15 siswa di TK Islam Al-Fattah Sidoarjo kelas Inovatif 2. Penelitian ini dilakukan 2 siklus dengan prosedur di setiap siklus, rancangan penelitian ini terdiri dari empat tahap: perencanaan; pelaksanaan; pengamatan; dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis pada penelitian ini dengan analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil aktivitas guru pada siklus I dengan jumlah persentase 69% dan meningkat pada siklus II sebesar 94%. Aktivitas siswa pada siklus I sebesar 56,22% dan meningkat pada siklus II sebesar 87,5%, dan hasil dari ketercapaian keterampilan motorik halus melalui kegiatan kolase pada siklus I dengan persentase sebesar 73% dan meningkat pada siklus II sebesar 93%. Dapat disimpulkan upaya dalam meningkatkan motorik halus anak melalui kegiatan kolase dari bahan daun dapat meningkatkan keterampilan motorik halus siswa TK Islam Al-Fattah Sidoarjo.
Sosialisasi Akreditasi BAN PAUD dan PNF Serta Pendampingan Pengisian Sispena 3.1 Pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Se- Kabupaten Gresik Masturoh, Umi; Ifadah, Ayunda Sayyidatul
Journal of Early Childhood and Character Education Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : FITK UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/joecce.v3i2.17687

Abstract

Sistem Penilaian Akreditasi atau yang biasanya disingkat dengan Sispena adalah aplikasi penilaian akreditasi berbasis web dengan pemanfaatan data pokok pendidikan dan kebudayaan (dapodik) untuk memudahkan dalam proses pelaksanaan akreditasi, khususnya pada ranah pendidikan anak usia dini (PAUD) dan pendidikan nonformal (PNF). Aplikasi sispena ini sangat mudah dan efisien bisa diakses dari mana saja, kapan saja dengan syarat pengguna terhubung dengan akses internet dan satuan/sekolah memiliki akun – username dan password - untuk mengakses. Meski disadari bahwa akreditasi adalah proses reguler yang harus dilakukan oleh satuan pendidikan khususnya satuan pendidikan pada anak usia dini (PAUD) dan pendidikan nonformal (PNF) agar dapat dikategorikan sebagai lembaga yang layak untuk menyelenggarakan pendidikan, pada  kenyataannya masih banyak ditemukan satuan pendidikan di Kabupaten Gresik masih belum memperhatikan hal ini secara seksama. Program pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam rangka memberikan sosialisasi akreditasi BAN PAUD dan PNF serta pendampingan pengisian sispena 3.1 pada satuan PAUD dan PNF se kabupaten Gresik sebagai langkah awal mengajukan akreditasi guna meningkatkan nilai akreditasi. Subyek kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini adalah sasaran sampul acak yang wajib mengikuti akreditasi (compulsory) dari seluruh satuan PAUD baik KB/PG atau TK/RA atau PKBM sebanyak 63 satuan. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi akreditasi dan pendampingan pengisian sispena 3.1 ini dilaksanakan secara luring pada Selasa, 23 Mei 2023 bertempat di UPT SMP Negeri 3 Gresik Jln. Panglima Sudirman No. 100 Gresik dengan peserta adalah seluruh operator sekolah yang didampingi oleh Ibu Kepala Sekolah. Pada saat kegiatan pemaparan materi narasumber/pemateri menggunakan metode simulasi praktik secara langsung dengan pengisian data akreditasi melalui aplikasi sispena 3.1 kepada 63 satuan peserta. Hasil dari kegiatan sosialisasi akreditasi dan pendampingan pengisian sispena 3.1  yaitu peserta dari masing-masing sekolah dapat memahami pentingnya kegiatan akreditasi dan mekanisme pengisian data akreditasi melalui sispena 3.1 dengan baik, serta menyiapkan indikator pemenuhan mutlak dan dokumen berupa data mutu lulusan, data proses pembelajaran, data mutu guru data managerial sekolah dan data sarana dan prasarana untuk memenuhi unsur penilaian yang ada pada sistem badan akreditasi nasional. Peserta cukup antusias yang awalnya masih banyak di antara operator sekolah belum begitu memahami cara pengisian data Akreditasi pada aplikasi sispena 3.1 namun setelah diadakan sosialisasi dan pendampingan ini masing-masing sekolah bisa melanjutkan pengisiannya dari rumah atau sekolah masing-masing serta masih tetap ada pemantauan melalui media sosial whatsapp group secara intensif
Strategies For Acting Preschool Teachers In Preparing The Paud Transition To Primary School Level Through Literacy Movement Masturoh, Umi; Noorhayati, Siti Mahmudah; Widyaningrum, Novita; Wulandari, Fitrianti
PUDAK: Local Wisdom Community Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Community Empowerment for Education, Entrepreneurship, and Quranic Literacy Dev
Publisher : LPPM, STAI Al-Azhar Menganti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/pudak.v2i2.1480

Abstract

Literacy culture is very important to be driven together to improve the quality of early childhood education in educational units. Literacy is not only related to children's reading, writing and arithmetic (calistung) abilities, but includes all the abilities within the child himself, these abilities need to be developed as early as possible as literacy is the foundation of children's abilities at a later age. Devotion regarding strategies for assisting PAUD teachers in preparing the transition period for PAUD to SD/MI level through the literacy movement in the South Gresik region using the ABCD (Asset Based Community Development) strategy which is real in educational units. Developing literacy does not mean children are intense and full of discipline but to conclude in The main results are (1) analysis of the superiority of PAUD teacher assistance services in preparing the PAUD transition period to SD/MI level through the literacy movement, (2) analysis of PAUD teacher assistance strategies in preparing the PAUD transition period to SD/MI level through the literacy movement, (3 ) analysis of the expectations of the PAUD teacher mentoring service program in preparing the PAUD transition period to the SD/MI level through the literacy movement.