Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)

ANALISIS LEARNING OBSTACLE SISWA PADA MATERI PECAHAN SENILAI DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Nurani, Luthfi Ainun; Nur'aeni, Epon; Apriani, Ika Fitri; Muharram, Muhammad Rijal Wahid
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 5 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi dengan masalah siswa kelas IV yang belum sepenuhnya menguasai konsep pecahan senilai pada salah satu sekolah dasar di Tasikmalaya. Masalah ini berpengaruh sampai siswa naik ke kelas V yang dibuktikan dengan kurangnya penguasaan konsep menyederhanakan pecahan. Artinya, dalam mempelajari pecahan senilai, siswa mengalami hambatan belajar (learning obstacle). Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui faktor hambatan belajar siswa yang kemudian dijadikan perhatian bagi guru agar mengantisipasi jika masalah yang sama terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor ontogenical obstacle dan didactical obstacle. Metode yang digunakan yakni deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian diantaranya guru, siswa kelas V yang telah mempelajari pecahan senilai di kelas IV, dan dokumen yang relevan berkaitan dengan materi pecahan senilai. Hasil penelitian terdiri dari faktor ontogenical obstacle seperti pemahaman siswa tentang pecahan belum sampai pada konsep bagi adil sebagai materi prasyarat yang seharusnya dipahami siswa sebelumnya. Adapun faktor didactical obstacle diidentifikasi dari 1) guru yang tidak menggunakan RPP sebagai acuan dalam mengajar sehingga dalam pelaksanaan pembelajaran dilakukan seadanya mengikuti materi dalam buku yang sudah tersedia; 2) strategi pembelajaran dimasa pandemi, guru hanya memberikan tugas tanpa menjelaskan materi pecahan senilai kepada siswa.
Desain pembelajaran berbasis assure model pada materi pecahan di Kelas V Sekolah Dasar Muhammad Rijal Wahid Muharram; Ika Fitri Apriani; Erwin Rahayu Saputra; Widani Widani; Ginna Islamiati; Aviva Ayuningtias; Irni Rachmawati Putri; Sekar Ayu Utami
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v1i1.14004

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi atas pentingnya adaptasi pembelajaran pada masa pandemi covid-19 dan perlunya integrasi teknologi serta penguatan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Salah satu desain model pembelajaran yang relevan adalah model ASSURE berbasis pendekatan multi-dimensional SPUR. Pengembangan model ASSURE diharapkan dapat menjadi solusi dan perspektif baru dalam pelaksanaan pembelajaran dengan melibatkan penggunaan teknologi yang semakin berkembang. Selain itu, pendekatan multi-dimensional SPUR dapat mendorong atmosfer pelaksanaan maupun evaluasi pembelajaran yang berbasis kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan desain pembelajaran ASSURE Model; (2) mendeskripsikan implementasi desain pembelajaran ASSURE Model; (3) mengetahui respon siswa terhadap desain pembelajaran model ASSURE berbasis pendekatan multi-dimensional SPUR; dan (4) mengetahui respon guru terhadap desain pembelajaran model ASSURE berbasis pendekatan multi-dimensional SPUR. Jenis penelitian ini adalah design based research dengan model Mc Kenney & Reeves. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas V di salah satu sekolah dasar yang berlokasi di Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian yaitu waw ancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu pedoman wawancara, lembar kuesioner, dokumentasi, dan lembar catatan lapangan. Penelitian ini melibatkan dosen, mahasiswa, guru, dan siswa sekolah dasar. Penelitian menghasilkan produk berupa bahan ajar berbasis ASSURE Model pada pembelajaran pecahan di kelas V Sekolah Dasar.  
Penggunaan model RASCH untuk soal perkalian bilangan cacah Siswa Sekolah Dasar Ika Fitri Apriani; Ginna Islamiati; Irni Rachmawati Putri; Lilis Susilawati; Muhammad Rijal Wahid Muharram; Epon Nur'aeni
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v1i1.14018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kemampuan operasi hitung siswa pada konsep perkalian bilangan cacah dengan menggunakan pemodelan RASCH. Melalui pemodelan RASCH ini dapat memberikan gambaran kepada guru tentang kemampuan siswa dalam menjawab soal. Dengan menggunakan model RASCH dapat mengetahui siswa yang menjawab soal dengan cara teknik menebak jawaban. Jika siswa yang memiliki kemampuan kompetensi rendah tetapi tebakannya benar pada soal pilihan ganda ini dapat menyulitkan guru dalam mengukur kemampuan siswa dalam operasi hitung perkalian bilangan cacah. Dengan menggunakan RASCH model ini guru dapat meninjau kembali jawaban siswa sehingga penggunaan model RASCH ini dapat memberikan gambaran kemampuan siswa dengan tepat.  Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep perkalian bilangan cacah pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. Subjek pada penelitian ini yakni 24 siswa kelas II SD di salah satu SD swasta di Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yakni melalui instrumen lembar tes berisikan soal yang berkaitan dengan materi konsep perkalian bilangan cacah. Hasil data yang diperoleh ditabulasikan melalui pemodelan RASCH mencakup (a) analisis peta WRIGHT (b) analisis kesesuaian butir soal (c) analisis abilitas siswa (d) analisis scalogram dan (e) analisis reliabilitas. Sistem penilaian menggunakan skala Guttman. Hasil penelitian menunjukan bahwasannya terdapat sebagian siswa masih mengalami miskonsepsi terhadap konsep perkalian bilangan cacah. Indikasi ini terlihat dari tingkat respon siswa terhadap soal kurang ideal. Hal ini menandakan bahwasannya masih banyaknya miskonsepsi siswa terhadap materi konsep perkalian bilangan cacah pada pembelajaran matematika.Kata Kunci: pembelajaran matematika, konsep perkalian, bilangan cacah.
Analisis kemampuan disposisi matematis peserta didik kelas IV pada materi KPK dan FPB di sekolah dasar Wulan Ajeng Lestari; Karlimah Karlimah; Ika Fitri Apriani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.18839

Abstract

Disposisi matematis sangatlah menunjang keberhasilan belajar matematika. Peserta didik memerlukan disposisi matematis untuk menghadapi masalah, memupuk tanggung jawab dalam belajar, dan mengembangkan kebiasaan kerja yang baik. Namun kenyataannya, peserta didik belum sepenuhnya menerapkan disposisi matematisnya dalam pembelajaran matematika, hal tersebut dikarenakan tidak adanya keinginan dari peserta didik sendiri, dan kurangnya perhatian dari guru di sekolah. Dari masalah tersebut, peneliti menganalisis disposisi matematis peserta didik di kelas IV pada materi KPK dan FPB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti antara lain observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan disposisi matematis peserta didik kelas IV pada materi KPK dan FPB di sekolah dasar sudah cukup telihat walaupun terdapat peserta didik yang belum menanamkan dan memperlihatkan sikap positifnya dalam materi KPK dan FPB. Dari kelima aspek disposisi matematis yang sudah dipaparkan, aspek rasa ingin tahu yang paling banyak terlihat dari diri peserta didik dan yang belum muncul/terlihat yaitu aspek prasa percaya diri. Untuk pemerolehan presentasenya antara lain (1) Aspek rasa percaya diri presentasenya 48,7%, (b) Aspek fleksibel presentasenya 49,6%, (c) Aspek tekun presentasenya 61,2%, (d) Aspek rasa ingin tahu presentasenya 77,6%, dan (e) Aspek berbagi dengan orang lain presentasenya 76,1%. Selanjutnya terkait perbedaan antara level kognitif peserta didik kelas IV dalam mata pelajaran lain dengan mata pelajaran matematika materi KPK dan FPB memiliki sedikit perbedaan dan berada dalam level sedang. 
Model pembelajaran SPADE sebagai solusi peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi geometri di sekolah dasar Adinda Novita Andhini; Karlimah karlimah; Ika Fitri Apriani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.18996

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik pada pelajaran mateatika khususnya materi geometri merupakan salah satu indikator masalah pembelajaran. Ketika seorang peserta didik tidak memenuhi standar pencapaian tertentu dalam tujuan pembelajarannya, maka peserta didik tersebut dianggap memiliki masalah belajar. Model pembelajaran SPADE sebagai model inovasi dinilai mampu memberikan nuansa baru dalam proses pembelajaran matematika karena dianggap mampu memberikan pembelajaran yang jauh lebih mudah untuk dipahami oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur terkait dengan model pembelajaran SPADE terhadap hasil belajar peserta didik pada maeri geometri di Sekolah Dasar. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review. Pengumpulan data dilakukan secara sistematis dengan mendokumentasikan semua artikel yang relevan dengan penelitian ini. Hasil yang diperoleh menunjukan 5 studi yang membahas mengenai model pembelajaran SPADE dapat mempengaruhi hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran SPADE. Berdasarkan hasil studi literatur riview dapat diambil kesimpulan model pembelajaran SPADE mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan. Dengan penggunaan model pembelajaran SPADE akan membantu peserta didik dalam memperjelas pemahaman mengenai suatu konsep matematika yang diajarkan. Melalui pembelajaran menggunakan model pembelajaran SPADE, akan terwujudnya lingkungan belajar yan menyenangkan. Dengan begitu, peserta didik akan mengikuti pembelajaran dengan baik dan akan berdampak pada peningkatan pemahaman peserta didik terkait materi yang disampaikan dan hasil belajar yang akan diperoleh oleh peserta didik.
Pengaruh media cup perkalian (CUPPER) terhadap kemampuan fakta dasar kali siswa kelas II SD Desi Lisnawati; Karlimah Karlimah; Ika Fitri Apriani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.19256

Abstract

Pembelajaran matematika memiliki konsep ataupun topik yang saling berkaitan satu sama lain, dimana hal tersebut sebagai dasar untuk dapat menguasai konsep ataupun topik selanjutnya. Akan tetapi, pembelajaran matematika terutama pada materi perkalian dianggap oleh sebagian siswa merupakan pembelajaran yang sulit dan membosankan. Hal ini juga terlihat bahwa siswa belum menguasai konsep atau topik ini, sehingga pembelajaran matematika pada materi perkalian belum dapat terlaksana seperti yang diharapkan. Dalam hal ini perlu adanya upaya untuk meningkatkan mutu pelajaran pada materi perkalian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan media cup perkalian. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penggunaan media cup perkalian terhadap kemampuan fakta dasar kali siswa kelas II SD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experimental dengan desain menggunakan nonequivalent control group design. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan media cup perkalian lebih besar daripada siswa yang tidak menggunakan media cup perkalian. Hal tersebut dapat dibutikan pada kelas eksperimen nilai rata-rata pretest 52,17 dan kelas kontrol 45,22. Untuk nilai rata-rata posttest kelas eksperimen 88,70 dan kelas kontrol yaitu 71,30. Selisih nilai posttest dengan nilai pretest kelas eksperimen 36,53 dan kelas kontrol 26,08, maka dapat disimpulkan bahwa 36,53 > 26,08. 
Pengembangan media pembelajaran berbasis canva pada materi operasi hitung bilangan pecahan di kelas V Rina Lestari; Yusuf Suryana; Ika Fitri Apriani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i3.19358

Abstract

Artikel ini dilatar belakangi oleh penggunaan media pembelajaran yang masih kurang dan masih sedikit pengembangan media pembelajaran dalam materi operasi hitung pecahan di kelas V sekolah dasar khususnya pada operasi hitung pecahan berpenyebut tidak sama. Oleh karena itu, peneliti merancang dan mengembangkan media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi canva yang dapat digunakan kapanpun dan dimanapun. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis canva pada materi operasi hitung pecahan di kelas V. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE ( Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Data dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara, observasi, dokumentasi studi, validasi para ahli, dan angket respon peserta didik saat melakukan uji coba. Hasil validasi dari para ahli mendapatkan 90,625% dari ahli materi dengan kriteria valid dan sangat layak, 75% dari ahli pedagogik dengan kriteria valid dan layak, dan 100% dari ahli media dengan kriteria valid dan sangat layak. Berdasarkan hasil validasi para ahli, media pembelajaran yang dikembangkan sudah valid dan layak digunakan. Hal ini dibuktikan dengan hasil dari angket respon peserta didik terhadap media pembelajaran melalui uji coba tahap I di SDN 3 Mangunreja mendapatkan 93,75% dengan kriteria sangat praktis dan uji coba tahap II di SDN Sambongpermai mendapatkan 88,28% dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil dari angket respon peserta didik, media pembelajaran yang dikembangkan sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis canva pada materi operasi hitung pecahan di kelas V valid dan sangat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. 
Pengembangan media powerpoint interaktif (pointter) pada konsep dasar pembagian di kelas II sekolah dasar Putri Nurul Kamila; Karlimah; Ika Fitri Apriani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.21594

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih belum tersedianya media pembelajaran di sekolah khususnya media powerpoint interaktif di kelas II sekolah dasar pada materi konsep dasar pembagian. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan ketersediaan media pembelajaran di kelas II sekolah dasar sebelum dilakukan penelitian, mendeskripsikan desain pengembangan media powerpoint interaktif pada konsep pembagian di kelas II sekolah dasar, menunjukkan kelayakan desain pengembangan media powerpoint interaktif pada konsep pembagian di kelas II sekolah dasar, menggambarkan implementasi pengembangan media powerpoint interaktif pada konsep pembagian di kelas II sekolah dasar. Pada penelitian ini menghasilkan produk berupa media pembelajaran yakni powerpoint interaktif untuk materi konsep dasar pembagian di kelas II sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan Design Based Research (DBR). Penelitian ini menghasilkan empat simpulan yakni media pembelajaran yang tersedia di sekolah masih merupakan media sederhana, media pembelajaran powerpoint interaktif terdapat beberapa elemen seperti gambar, suara dan video yang dikemas menjadi sebuah CD dilengkapi dengan buku panduan penggunaan media, produk yang telah dibuat oleh peneliti dinyatakan layak untuk diimplementasikan di sekolah, uji coba produk tersebut mendapatkan respon yang baik dari guru dan siswa dengan presentase mencapai 100%. Pengembangan media tersebut mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dan membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran.
Pengembangan media pop-up book pada materi bangun ruang untuk siswa kelas V sekolah dasar Kusumaningrum, Fanny; Karlimah; Fitri Apriani, Ika
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.19921

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang tersedianya media pada pembelajaran matematika yang dapat menunjang siswa untuk memahami materi. Sehingga, peneliti bermaksud untuk mengembangkan pop-up book pada materi bangun ruang untuk siswa kelas V sebagai media yang dapat memudahkan guru dalam menyampaikan materi dan memudahkan siswa dalam memahami materi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan antara lain analysis, design, development, implementation dan evaluation. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan angket. Berdasarkan hasil validasi, media pop-up book mendapatkan penilaian sebesar 84% dari ahli materi dengan kategori “sangat layak” dan 93% dari ahli media dengan kategori “sangat layak”. Adapun saat implementasi mendapatkan persentase dari respon siswa uji coba tahap satu sebesar 92,94% dengan kategori “sangat praktis” dan dari respon siswa uji coba tahap dua mendapatkan persentase sebesar 94,46% dengan kategori “sangat praktis”. Berdasarkan hasil tersebut, media pop-up book bangun ruang sangat layak dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar.
Pengembangan media kartu kuartet sifat-sifat bangun ruang untuk peserta didik kelas V sekolah dasar Maulani, Dena; Karlimah, Karlimah; Apriani, Ika Fitri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.20350

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media kartu kuartet sifat-sifat bangun ruang untuk peserta didik kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode Educational Design Research (EDR) dengan model McKenney & Reeves yang terdiri dari analisis dan eksplorasi, desain dan kontruksi, serta evaluasi dan refleksi. Penilitian ini meperoleh penilaian melaui tahap validasi produk oleh ahli materi mendapatkan persentase 90% dengan kriteria “Sangat Baik” dan ahli media mendapatkan persentase 94% dengan kriteria “Sangat Baik”. Dapat disimpulkan hasil validasi produk media kartu kuartet dikatakan layak untuk diuji cobakan, selanjutnya tahap uji coba produk dilakukan sebanyak dua kali. Hasil Uji coba pertama di kelas V A respon peserta didik mendapatkan persentase 93,07% dengan kriteria “Sangat Praktis” dan respon guru 92,8% dengan kriteria “Sangat Praktis”. Selanjutnya, uji coba kedua di kelas V B respon peserta didik mendapatkan persentase 94,61% dengan kriteria “Sangat Praktis” dan respon guru 90,67% dengan kriteria “Sangat Praktis”. Sehingga produk akhir pada penelitian ini adalah media kartu kuartet berisi materi sifat-sifat bangun ruang untuk peserta didik kelas V Sekolah Dasar yang disesuaikan dengan Capaian Pembelajaran dan Tujuan Pembelajaran. Diharapkan media kartu kuartet menjadi opsi pemilihan media pembelajaran pada materi sifat-sifat bangun ruang di kelas V Sekolah Dasar karena layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Co-Authors Adinda Novita Andhini Agnestasia Ramadhani Putri Ahmad Mulyadiprana Alfina Bakti P Andi Mutiara Insani Andini, Risa Intan Asep Nuryadin Auliya Syaripah Aviva Ayuningtias CHILDA CHITMANATUL AINI Cici Herawati DANIATI GINAYANTI Dede Nurhidayah Dede Rohmatin Fauziah Desi Lisnawati Desmia, Seli Devi Mutiarani Dhea Tri Agustina Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dita Mulyani Asih Epon Nur'aeni Epon Nur'aeni Epon Nur'aeni Epon Nur'aeni Epon Nur'aeni L Epon Nur’aeni Eri Triyana Nuraeni Ernawulan Syaodih Eza Fauziah Farhan Ali Rahman Fitri Nurzakiah Fuadi Geri Syahril Sidik Gina Anggraini Ginna Islamati Ginna Islamiati Ginna Islamiati Hakim, Risman Abdul Hanandita, Tiara Hurilaini, Melki Insani, Sofi Mutiara Irni Rachmawati Irni Rachmawati Putri Irni Rachmawati Putri Irni Rachmawati Putri Isni Rahmadiani Jamaludin Jamaludin Karlimah Karlimah Karlimah, Karlimah Kusumaningrum, Fanny L, Epon Nur’aeni Lia Musli'ah Lilis Susilawati Lilis Susilawati Lilis Susilawati Ma'iswati Hani Mardiyah, Resa Siti Maulani, Dena Mubayyanatul Haq, Rinna Muhammad Rijal Wahid Muharram Nadifah Amalia Nana Ganda NANDANG RUSMANA Neni Nuraeni Nia Ayu Kurniati Nur'aeni, Epon Nurani, Luthfi Ainun Nurkamilah, Milah Nursaadah, Wida Oyon Haki Pranata P, Alfina Bakti Popon Popon Putri Nurul Kamila Rahma, Devia RAIDA YULIA Rani Eka Nuraeni Ratna Yuniar, Nur Fitri Revina Putri Hermawan Revina Putri Hermawan Rijal Wahid Muharram Rina Lestari Saputra, Erwin Rahayu Sekar Ayu Utami SELIN NADIA ALWINI Shakinah, Jessy Permata Shella Nur Pratama Sri Wahyu Supriadi, Supriadi Susilawati, Lilis Tommy Tanu Wijaya Turmudi Via Khoirun Nisa Vina Rizki Lisdiana Widani Widani Widi Astuti Wulan Ajeng Lestari Yuliana Widi Maulita Yusuf Suryana Yusuf Suryana