Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Variasi Panjang Serat Tebu Sebagai Bahan Tambah Terhadap Indeks Perendaman Campuran AC-BC Pareang, Armin; Alpius; Tanan, Benyamin
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 5 No. 1 (2023): PCEJ Vol.5, No.1, March, 2023
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi  panjang serat tebu terhadap indeks perendaman campuran  AC-BC ketika digunakan sebagai bahan aditif. Serat tebu ialah limbah organik yang dihasilkan oleh paprik gula. Dalam penelitian serat tebu di manfaatkan sebagai bahan tambah pada campuran aspal sebgai bahan pengikat aspal.. Melalui pengujian perendaman Marshall diperoleh campuran AC-BC dengan variasi panjang serat tebu 3 cm, 4 cm, 5 cm, 6 cm dan 7 cm terhadap durasi perendaman 0,5 jam dan 24 jam. Metode ini menggunakan beberapa uji pada karakteristik material agregat, dan filler, setelah itu dilakukan perancangan untuk campuran AC-BC dan dilakukan uji perendaman Marshall agar dapat diperoleh nilai indeks perendaman (IP),Indeks kekuatan sisa (IKS) dan durabilitas. Dari hasil pengujian tersebut dengan menggunakan metode uji perendaman Marshall  dalam waktu  0,5 jam dan 24 jam maka didapatkan campuran AC-BC dengan variasi panjang serat tebu 3 cm, 4 cm, 5 cm, 6 cm, dan 7 cm. Hasil pengujian Marshall campuran AC-BC memperoleh Indeks Perendaman (IP), Indeks Kekuatan Sisa (IKS), dan Durabilitas yang dari pengujian tersebut didapatkan nilai IP rata-rata variasi panjang serat 3 cm yakni 93,20%, pada variasi panjang serat tebu 4 cm yaitu 93,35% pada variasi Panjang serat tebu 5 cm yaitu 95,15% pada variasi panjang serat tebu 6 cm yaitu 95,81% dan pada variasi panjang serat tebu 7 cm yaitu 98,92%.          
Tinjauan Teknis Preservasi Jalan Nasional Sungguminasa-Takalar-Jeneponto Tria; Alpius; Kamba, Charles
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 1 (2024): PCEJ Vol.6, No.1, March 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/kw399k13

Abstract

Ruas Jalan Nasional Sungguminasa-Takalar-Jeneponto merupakan salah satu jalur yang digunakan sebagai jalan kolektor primer. Jalan Nasional ini di beberapa titik memang cukup banyak mengalami kerusakan. Di beberapa ruas akan dilakukan rekonstruksi untuk ruas yang kondisi kerusakannya cukup berat atau rusak parah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan tebal perkerasan lentur pada Jalan Nasional Sungguminasa-Takalar-jeneponto. Penelitian ini menggunakan metode Manual Desain Perkerasan Bina Marga Tahun 2017 dan membandingkan tebal perkerasan rencana yang ada, yaitu metode AASHTO tahun 1993. Perencanaan ini dilaksanakan di Jalan Nasional Sungguminasa-Takalar-Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil perencanaan sebelumnya dengan metode AASHTO 1993 menunjukkan bahwa tebal pelat  5 cm, sedangkan dengan metode Manual Desain Perkerasan Bina Marga diperoleh tebal perkerasan (AC-WC) 4 cm, lapisan (AC-BC) 6 cm dan lapisan (AC-Base) 7,5 cm.
Pemanfaatan Limbah Plastik PVC Sebagai Bahan Tambah Pada Campuran AC-WC Rante, Mita; Alpius; Kamba, Charles
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 4 (2022): PCEJ, Vol.4, No.4, December 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/kzpeqj95

Abstract

Untuk menunjang pembangunan jalan dan meningkatkan kualitas campuran aspal, pembangunan jalan memerlukan pengaspalan beton yang baik dan perawatan yang rutin, salah satunya dengan memasukkan zat aditif ke dalam aspal. Limbah pipa yang terbuat dari plastik PVC menjadi bahan yang digunakan. Limbah plastik PVC ini dimanfaatkan dengan cara menambahkan plastik PVC ke dalam campuran aspal menggunakan cara kering. Tujuan penelitian pengujian karakteristik campuran AC-WC yang menggunakan limbah plastic PVC sebagai bahan tambah. Metode pengujian dengan Marshall konvensional serta Marshall Immersion. Hasil pengujian Marshall Konvensional menunjukkan dengan menggunakan kadar limbah plastik 0%, 1%, 2%, 3% dan 4%, karakteristik campuran AC-WC seperti Stabilitas, Flow, VIM, VFB, dan VMA memenuhi spesifikasi Direktorat Jenderal Bina Marga 2018 dan hasil pengujian Marshal Immersion menunjukkan Stabilitas Marshall Sisa menunjukkan nilai memenuhi persyaratan.
Pemanfaatan Batu Gunung Tatale Kecamatan Tawalian Kabupaten Mamasa Sebagai Agregat Campuran Laston Lapis Pondasi Mangiri, Mardi; Rachman, Rais; Alpius
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 4 (2022): PCEJ, Vol.4, No.4, December 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/91ncjw34

Abstract

Pemanfaatan material lokal sebagai bahan konstruksi jalan adalah anjuran dari pemerintah, ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dan pendapatan masyarakat lokal. Selain itu pihak pelaksana pekerjaan tidak perlu mendatangkan material dari tempat lain dalam artian dapat mengurangi biaya operasional dan waktu angkutan. Penggunaan material untuk suatu bahan konstruksi haruslah melalui suatu pengujian-pengujian utamanya karakteristik dari material tersebut. Pada penelitian ini Batu Gunung dari gunung Tatale akan digunakan sebagai bahan lapisan permukaan untuk Campuran Aspal Beton Lapis Pondasi. Metode yang digunakan adalah Marshall Konvensional dan Marshall Immersion dengan rujukan Sepesifikasi Bina Marga untuk Pekerjaan Jalan dan Jembatan Divisi 6 2018. Hasil penelitian menunjukkan material Gunung Tatale Kecamatan Tawalian Kabupaten Mamasa dapat digunakan sebagai campuran lapis pondasi sesuai dengan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Nilai indeks kekuatan sisa dari hasil pengujian Marshall Immersion 94.50%
Pemanfaatan Batu Sungai Laeya Kabupaten Konawe Selatan sebagai Campuran Stone Matrix Asphalt Halus Mangasa, Galantono; Alpius; Elizabeth
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 4 (2022): PCEJ, Vol.4, No.4, December 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/nhyx8a19

Abstract

Perkembangan transportasi semakin maju di dunia sehingga muncul banyak kendaraan yang melintas di jalan raya sehingga kualitas perkerasan jalan perlu ditingkatkan kualitasnya. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kualitas batu sungai Laeya Kabupaten Konawe Selatan dalam campuran stone matrix asphalt (SMA) halus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melakukan pengujian karakteristik agregat kemudian merancang komposisi campuran stone matrix asphalt (SMA) halus serta pengujian marshall konvensional dan pengujian marshall immersion. Hasil Penelitian disimpulkan bahwa agregat yang berasal dari sungai Laeya memenuhi persyaratan sebagai bahan yang digunakan dalam perkerasan jalan. Dari hasil pengujian marshall konvensional dengan menggunakan kadar aspal 6,00%, 6,25%, 6,50%, 6,75%, 7,00% diperoleh nilai stabilitas, VIM, flow, VMA yang memenuhi spesifikasi umum bina marga 2018. Dari pengujian marshall immersion nilai stabilitas marshall sisa didapatkan sebesar 98,54% dengan kadar aspal 7,00% dan memenuhi standar yang telah ditentukan yaitu minimal >90%. 
Pemanfaatan Batu Sungai Laeya Kabupaten Konawe Selatan untuk Stone Matrix Asphalt Kasar Palebangan, Rahmat; Alpius; Elizabeth
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 4 (2022): PCEJ, Vol.4, No.4, December 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/xzeedj04

Abstract

Pada umumnya, jalanan di Indonesia menggunakan menggunakan beberapa campuran dalam pengolahannya, seperti stone matrix asphalt atau dikenal juga dengan split mastix asphalt (SMA), yaitu beton aspal campuran panas yang memaksimalkan penggunaan agregat kasar dan aspal sebagai pengikatnya. Penelitian ini dimaksudkan untuk memanfaatan batu sungai Laeya Kabupaten Konawe Selatan dalam campuran stone matrix asphalt (SMA) Kasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melakukan pengujian karakteristik agregat kemudian merancang komposisi campuran stone matrix asphalt (SMA) serta pengujian marshall konvensional dan pengujian marshall immersion. Hasil Penelitian disimpulkan bahwa agregat yang berasal dari sungai Laeya memenuhi persyaratan sebagai bahan yang digunakan dalam perkerasan jalan. Dari hasil pengujian marshall konvensional dengan menggunakan kadar aspal 6,00%, 6,25%, 6,50%, 6,75%, 7,00% diperoleh nilai stabilitas, VIM, flow, VMA yang memenuhi spesifikasi umum Bina Marga 2018. Dari pengujian marshall immersion nilai stabilitas marshall sisa didapatkan sebesar 96,30% dengan kadar aspal 7,00% dan memenuhi standar yang telah ditentukan yaitu minimal >90%.
Karakteristik Campuran AC – WC Dengan Bahan Tambah Abu Tongkol Jagung Wisnu, Bram; Rachman, Rais; Alpius
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 4 (2022): PCEJ, Vol.4, No.4, December 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/drc52r94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serta karakteristik dari campuran AC-WC dengan adanya penambahan abu tongkol jagung terhadap campuran yang menggunakan agregat dari Sungai Leoran Kabupaten Enrekang dan untuk dan untuk mengatasi permasalahan limbah tongkol jagung. Agar mendapatkan hasil karakteristik dari campuran AC-WC digunakan metode marshall test. Hasil uji marshall test terhadap karakteristik campuran AC-WC yang ditambahkan abu tongkol jagung dengan nilai rata-rata Stabilitas 0%-2% : 949,25 kg – 988,52 kg, untuk VIM 0% - 2% : 4,03% -3,32%, untuk Flow 0%-2% : 3,09 mm – 3,36 mm, untuk VMA 0%-2% : 21,61% - 20,97%, dan terakhir VFB 0%-2% : 81,36% - 84,18%. Menurut hasil dari penelitian mulai dari kadar penambahan 0%-2% abu tongkol jagung memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018
Durabilitas Campuran AB-BC Yang Menggunakan Batu Sungai Lawaoo Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng Pabisa, Hendra; Alpius; Palinggi, Monika Datu Mirring
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 4 (2022): PCEJ, Vol.4, No.4, December 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/rbc49247

Abstract

Pada perkerasan lentur perlu diketahui tingkat keawetan suatu campuran aspal beton terhadap nilai durabilitasnya, contohnya sering dilihat pada perkerasan jalan sekarang tingkat ketahanannya atau nilai durabilitasnya minim ini dikarenakan faktor dari cuaca seperti hujan, lalu perkerasan menjadi mudah retak. Maka dari itu, digunakanlah batu Sungai Lawaoo di Kecamatan Lalabata, yang merupakan salah satu sungai di Kabupaten Soppeng, yang difungsikan sebagai pengambilan material di kabupaten Soppeng itu sendiri. Pemanfaatan material ini digunakan oleh masyarakat lokal sebagai bahan kontruksi bangunan karena material tersebut penggunaanya lebih efesiensi dalam segi biaya. Metode pengujian yang dilakukan ialah pengujian Marshall dengan maksud mendapatkan nilai stabilitas dan flow yang digunakan untuk mendapatkan nilai Durabilitas. Nilai durabilitas rata-rata pada setiap perendaman 12 jam; 24 jam; 36 jam; 48 jam; dan 60 jam adalah 97,59%-84,70%. Dari segi hasil perendaman, disimpulkan benda uji campuran AC-BC yang terendah dari 12 jam hingga 36 jam masih berada di batas nilai durabilitas (97,59%-90,00%) dan 48 jam hingga 60 jam sudah melewati batas nilai minimal durabilitas (89,99%-84,70%).
Pemanfaatan Agregat Sungai Messawa Kabupaten Mamasa Dalam Campuran AC-BC Sangle, Roinaldy; Alpius; Kusuma, Ari
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 4 (2022): PCEJ, Vol.4, No.4, December 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/pvfa7e63

Abstract

Agregat ialah salah satu bahan campuran yang sangat dibutuhkan dalam suatu lapisan perkerasan, oleh karena itu agregat sebelum digunakan pada bahan campuran perkerasan jalan harus diperiksa terlebih dahulu karakteristiknya khususnya pada canpuran laston AC-BC. Pemeriksaan/pengujian karakteristik dilakukan dengan metode Marshall Konvensional berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018, maksud dari pengujian tersebut untuk memperoleh nilai KAO, kemudian dilakukan pembuatan benda uji untuk KAO agar memperoleh nilai Stabilitas Marshall Sisa. Dan hasilc pemeriksaan/pengujian dari agregat yang berasal dari Sungai Messawa Kabupaten Mamasa telah memenuhi syarat standar spesifikasi yang ditetapkan, bahwa dapat digunakan dalam campuran laston AC-BC. Berdasarkan pengujian Marshall Konvensional nilai Stabilitas, VIM, Flow, VMA dan VFB yang didapatkan telah memenuhi standar spesifikasi. Untuk pemeriksaan Marshall Immersion nilai yang didapatkan yaitu95,24% dengan kadar aspal 6% yang dimana nilai tersebut mencukupi standar Spesifikasi Umum Bina Marga 2018.
Variasi Suhu Pemadatan Campuran AC-Base Menggunakan Batu Sungai Seriti, Kabupaten Luwu Panggara, Sandhika Yuda; Alpius; Radjawane, Louise Elizabeth
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 4 (2022): PCEJ, Vol.4, No.4, December 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/a395zd63

Abstract

Banyak prasarana transportasi yaitu jalan raya yang mengalami kerusakan di Indonesia, salah satu penyebabnya adalah proses pemadatan aspal yang tidak sesuai dengan temperature saat dilapangan, sehingga diperlukan suatu pengujian pada variasi suhu tumbukan. Seriti mempunyai sumber material berupa batu sungai dan telah memenuhi Standar Bina Marga 2018 (Parerung,2020), sehingga material dari sungai Seriti sangat cocok digunakan Kembali dalam penelitian ini. Metodologi dalam penelitian ini adalah pengujian Marshall Konvensional untuk mendapatkan suhu optimum serta pengujian Marshall Immersion untuk memperoleh Stabilitas Marshall Sisa (SMS)/Durabilitas. Penelitian ini menggunakan campuran AC-Base dengan variasi suhu pemadatan 90℃, 100℃ ,110℃ ,120℃ dan 130℃ dan kadar aspal 4,5%. Berdasarkan hasil analisis dari variasi suhu pemadatan 90℃, 100℃ ,110℃ ,120℃ dan 130℃ diperoleh nilai stabilitas 2315,7 kg, Flow 4,20 mm, VIM 3,14%, VMA 13,95% dan FVB 75,57%. Berdasarkan hasil penelitan ini dapat disimpulkan bahwa suhu optimum yang di peroleh adalah 130℃ memenuhi Spesifikasi Bina Marga 2018. 
Co-Authors Agus Tolla Londongsalu Ambarura, Dicky Josua Milenio Andys, Sismono Angga Angga I Apriyani, Ika Asrinto, Merdi Indra Bangngalino, Diki Bara, Maylki Datu Batara Musu’, Deyana Shentikhe Bessoran, Owen Irianto Bestari, Sufiati Boro, Wona Grace Chelia Febriyani Timbonga Christianto. Y.N Cyntia Sielviana Widya Lambe Deamayes Dede Novit Senolinggi Deli Lukin Deyana Shentikhe Batara Musu’ Dirgahayu, Nifre Dodo P. Randelabi Dody Pagewang Elizabeth Elizabeth Yohanes Fany. L. A Faraknimela, Elthon Farrel Julian Jusuf Febe Priskila Supit Febrianto Ferlin Manguma Fitrian, Eltrit Bima Gabriel Pabia Palimbunga Gebion Lysje Pagoray Grace Hansel, Alfianus Henry Gunawan, Henry Inggrid Max Batara Irene Sion Kondo Sosang Irianto Irpan Ivon Tambing James Alfrian Jhon Wesley Kamba, Charles Kamba, Nilamsari Wendani Kanallo, Tomi Kristiloresta Marianto Kusuma, Ari Lalembang, Maryadi Anan Lasty Dinulfy R.KS Lebang, Jacksen Rante Liling, Alfindo Linggi, Aldi Rangga Loli, Emil Madallo, Randi Frimus Malingga, Yospina Mallua’, Salma Borong Mambela, Arnol Mangasa, Galantono Mangiri, Mardi Mangontan, Robert Mary Selintung Meitari, M.T.A Morai S Murni, Johan Reskianus Newman Archimedes Salmon Niel Adiyanto Noviana Debi Olan Jujun Sanggaria Pabia, Ardianto Palimbunga Pabisa, Hendra Pabisa, Wadyansah Paembonan, Febrianto Pagau, Jwiwanto Pakka, Agnis Irman E. Palayukan, James William Palebangan, Mita Palebangan, Rahmat Palinggi, Monika Datu Mirring Pampanglangi, Marten Panggalo, Yerikho Esak Panggara, Sandhika Yuda Pareang, Armin Parerung, Fretty Sumbung Pasambo, Nobertus Pasilaputri, Cindy Patinggi, Skolastiko Patulak, Alfa Dionisius Payung, Windra Tandi Permasi, Sukur Dian Pongturunan, Marine Mariel Pude, Rio Patrick Febryan Rachman, Rais Radjawane, Louise Elizabeth Rahman, Rais Rante, Gideon Rante, Mita Rete, Efri Yulianti Ro'son, Nari Robert Mangontan Rosiana Roy Cristian Ponglabba Roy Haryanto Menge Rupa , Yosilpa Kiding Salempa, Caraka Jaya Gusta Sambo, Nelmayanti Sampe, Desi Nurhayati Sampetoding, Abriel Arlyanto Sandy, Desi Sangle, Roinaldy Sapa', Darma Saroan , Iknasius Sau'langi, Arjuna Sanda Simak, Sujanri Sugama Singgih, Hanna M. Sombo, Antonius Tandirau Sri Yanti Sri Yuniarti Sri Yuniarti Suba, Andhika Tabi, Yoel Tanan, Benyamin Tandiabang, Samudra Tandiayu, Fhiladelvia Tandung, Nikodemus Tanggulungan, Dewi Yunita Tanje, Herman Welem Tonapa, Wegyanto Tondok, Johannes S Tondok, Retor Rante Tria Utami Arruantasik Demmalino Valentine Mangetan Wendy Wisnu, Bram Yanti Yorlan Victor Padatu Yudi I Yudi. I