Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Pemberian Minuman Susu Kedelai terhadap Pengurangan Nyeri Dismenorea pada Remaja Putri di SMAN 4 Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir Andayani, Sri Artika; Tanberika, Fajar Sari; Rahmita, Hirza; Aifa, Wira Ekdeni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2450

Abstract

Dismenore adalah nyeri yang terjadi pada saat menstruasi biasanya ditandai dengan rasa sakit di perut bagian bawah disertai pusing dan badan terasa lemas. Susu kedelai mengandung isoflavon yang berikatan dengan reseptor estrogen untuk membentuk hormon estrogen yang bisa mencegah peningkatan senyawa prostaglandin di lapisan rahim, sehingga terjadi pengurangan rasa sakit saat menstruasi. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Metode analisis statistik yang digunakan uji wilcoxon rank test yang merupakan uji nonparametik untuk melihat adanya perbedaan antara 2 variabel yang berpasangan dan data yang digunakan berbentuk ordinal. Hasil penelitian berdasarkan frekuensi skala nyeri sebelum pemberian minuman susu kedelai, rata-rata frekuensi skala nyeri dismenore yaitu nyeri ringan (1-3) sebanyak 50% dan sesudah pemberian minuman susu kedelai frekuensi skala nyeri dismenore yaitu di skala tidak nyeri (0) sebanyak 50%. Hasil analisa berdasarkan uji wilcoxon signed rank test menggunakan program SPSS dengan nilai Z sebesar -4.146 dengan p-value 0,000 (p 0,05) yang berarti ada pengaruh pemberian minuman susu kedelai terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri di SMAN 4 Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir. Dapat disimpulkan bahwa pemberian minuman susu kedelai berpengaruh signifikan terhadap penurunan intensitas nyeri menstruasi pada remaja putri di SMAN 4 Tanah Putih. Diharapkan kepada remaja putri untuk dapat memanfaatkan susu kedelai sebagai salah satu teknik non farmakologis dalam mengurangi rasa nyeri saat menstruasi.
Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil di Ruang Poli KIA Puskesmas Sedinginan Kabupaten Rokan Hilir Sinaga, Lentina; Nadia, Fatma; Rahayu, Ary Oktora Sri; Aifa, Wira Ekdeni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2451

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan global. Anemia dalam kehamilan adalah suatu kondisi dimana kadar haemoglobin ibu hamil dibawah 11gr/dl. WHO melaporkan bahwa secara global prevalensi anemia pada ibu hamil adalah sebesar 37% dengan penyebab terbesar yakni anemia defisiensi zat besi. Laporan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan prevalensi anemia pada ibu hamil yang cukup signifikan dari tahun sebelumnya yaitu tercatat  ibu hamil yang mengalami anemia 37,1% lalu meningkat menjadi 48,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sari kacang hijau terhadap kenaikan kadar hemoglobin ibu hamil di Puskesmas Sedinginan Kabupaten Rokan Hilir. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksperimental dengan pre eksperimental design dengan tipe one group pretest-postest. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 17 orang ibu hamil yang dipilih berdasarkan teknik total sampling. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji analisis paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pvalue sebesar 0,0001<0,05 yang artinya terdapat pengaruh sari kacang hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil di Puskesmas Sedinginan Kabupaten Rokan Hilir. Diharapkan Puskesmas Sedinginan dapat memberikan informasi dan edukasi kepada ibu hamil mengenai manfaat dan cara aplikasi sari kacang hijau untuk meningkatkan kadar haemoglobin terutama pada ibu hamil.
Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Katuk terhadap Produksi ASI pada Ibu Postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Tanah Putih 1 Kabupaten Rokan Hilir Harahap, Ice Mahdalena; Aifa, Wira Ekdeni; Tanberika, Fajar Sari; Mardiya, Rizka
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2452

Abstract

Bayi yang lahir sangat memerlukan makanan yang bergizi yaitu Air Susu Ibu (ASI). Dampak jangka panjang ASI yaitu dapat mempengaruhi tumbuh kembang bayi, termasuk perkembangan kecerdasan emosional melalui kelekatan yang terbentuk lewat menyusui Untuk meningkatkan kecukupan ASI dapat dilakukan dengan mengkonsumsi banyak sayuran terutama daun katuk. Persentase ASI ekslusif di Wilayah Puskesmas Tanah Putih I Kabupaten Rokan Hilir tahun 2022 masih rendah yaitu 56.5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun katuk terhadap produksi ASI pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Tanah Putih I Kabupaten Rokan Hilir tahun 2025. Jenis penelitian menggunakan quasy eksperimental dengan desain one group pretest posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 21 orang. Pemilihan sampel dengan menetapkan subjek yang memenuhi kriteria pada bulan Januari - Februari 2025. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis univariati menggunakan distribusi tendensi sentral dan analis bivariatnya menggunakan uji t pasangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata kecukupan Air Susu Ibu pada ibu menyusui kelompok eksperimen sebelum pemberian dayn katuk yakni 14 responden (66.7%), dan sesudah pemberian rebusan daun katuk di wilayah kerja Puskesmas Tanah Putih I Kabupaten Rokan Hilir mayoritas produksi ASI nya banyak yakni 21 responden (100%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian rebusan daun katuk terbukti efektif terhadap kecukupan Air Susu Ibu.
HUBUNGAN INTENSITAS PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BAYI DI POSYANDU SAYANG ANAK WIALAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SINAMA NENEK KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR Putri, Dewi; Tanberika, Fajar Sari; Yanti, Rifa; Aifa, Wira Ekdeni
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i2.30535

Abstract

Pijat merupakan salah satu metode pengobatan tertua di dunia. Pijat meliputi seni perawatan kesehatan dan pengobatan yang mampu melemaskan sendi yang terlalu kaku dan menyatukan organ tubuh dengan gosokan yang kuat. Terapi pijat tidak hanya digunakan disalon dan spa saja, tapi juga diberbagai rumah sakit dan pusat perawatan kesehatan. Saat ini, teknik pijat telah banyak digunakan untuk kesehatan dan peningkatan berat badan pada bayi. Tujuan penelitian untuk membuktikan pijat bayi dalam meningkatkan kenaikan berat badan.Penelitian ini menggunakan desain studi kuantitatif dengan metode survei analitik dan pendekatan quasi eksperimen (eksperimen semu). Populasi pada penelitian ini adalah bayi yang memiliki berat badan kurang sebanyak 26 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan tekhnik total sampling yaitu sebanyak 26 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi Buku KIA dan Buku KMS. Analisis data dilakukan dengan uji uji T Dependen Paired Sample T Test dan Wilcoxon.Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa dari hasil distribusi Intensitas Pijat Bayi di Posyandu sayang anak wilayah Kerja UPT Puskesmas Sinama nenek dari 26 responden. Responden pijat bayi yang sering 23 responden dengan presentase (89%), yang jarang 3 responden (11%) Berdasarkan hasil analisis uji statistic dengan menggunakan uji Fisher’s Exact dengan nilai р value = 0.000 jika dibandingkan dengan α =0.05 maka р value < α 0.05. Hasil tersebut menunjukan Ada hubungan Intensitas Pijat Bayi terhadap peningkatan Berat Badan Bayi di Posyandu sayang anak Wilayah Kerja Puskesmas Sinama Nenek Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar. Pijat bayi berpengaruh terhadap peningkatan kenaikan berat badan.Kata Kunci : Pijat bayi, Intensitas, Peningkatan Berat Badan
EFEKTIVITAS TEKNIK REBOZO DALAM MENGURANGI NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN DI RSUD BANGKINANG Wanti, Wastri; Susanti, Komaria; Rahayu, Ary Oktora Sri; Aifa, Wira Ekdeni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49314

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di dunia pada tahun 2023 tercatat sebesar 189 per 100.000 kelahiran hidup, dengan Indonesia mencatat AKI sebesar 173. Kabupaten Kampar menyumbang angka tertinggi di Riau dengan 20 kasus dari 16.714 kelahiran hidup. Di Riau, perdarahan merupakan 38% penyebab kematian, disusul hipertensi 21% dan lainnya 31%. Nyeri persalinan kala I fase aktif berdampak pada kondisi fisik dan emosional ibu. Teknik Rebozo, metode non-farmakologis asal Meksiko, dikatakan dapat mengurangi nyeri persalinan kala I. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas teknik rebozo pada ibu bersalin di RSUD Bangkinang. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif dengan desain quasi experiment one group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan pada Maret-April 2025 dengan populasi seluruh ibu bersalin pada bulan Maret 2025 sebanyak 20 orang, dan sampel sebanyak 20 orang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebelum pemberian teknik rebozo, intensitas nyeri ibu bersalin kala I di RSUD Bangkinang terbagi rata antara nyeri sedang dan berat (masing-masing 50%). Setelah intervensi, sebanyak 50% ibu mengalami penurunan nyeri menjadi ringan dan 50% lainnya tetap merasakan nyeri sedang. Teknik rebozo terbukti efektif dalam mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif dengan hasil signifikan (p=0,000). Disarankan RSUD Bangkinang mempertimbangkan teknik Rebozo sebagai metode non-farmakologis dalam penatalaksanaan nyeri persalinan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan ibu bersalin.
PENGARUH KANGGORO MOTHER CARE TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PANTAI CERMIN KABUPATEN KAMPAR Marlinawati, Marlinawati; Aifa, Wira Ekdeni; Mardiya, Rizka; Fitria, Nurhidaya
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 1 (2025): Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i1.3540

Abstract

Poor infant sleep quality can impact growth and development. A preliminary survey of 10 mothers at the Pantai Cermin Community Health Center Work Area revealed that all mothers reported that their babies frequently woke up at night and slept less than 8 hours, resulting in fussiness the next day. One effective method to address this problem is Kangaroo Mother Care (KMC). This study aimed to determine the effect of Kangaroo Mother Care on infant sleep quality in the Pantai Cermin Community Health Center Work Area, Kampar Regency. This study used a quantitative quasi-experimental approach with a pre-test and post-test. The population was 155 infants, with a sample size of 28 respondents. Sampling was conducted using a purposive sampling technique. The research instrument was the Brief Screening Questionnaire for Infant Sleep Problems (BISQ). Data were analyzed using the McNemar test. The study found that before the Kangaroo Mother Care method was implemented, 60.7% of babies experienced poor sleep quality. After the Kangaroo Mother Care method was implemented, 75% of babies experienced good sleep quality. There was an effect of Kangaroo Mother Care on infant sleep quality (P=0.002). It is recommended that community health centers (Puskesmas) provide Kangaroo Mother Care education to mothers with infants with sleep problems. KMC can be promoted as a simple, affordable, and effective infant care method to improve infant sleep quality.Keywords        :           Kangaroo Mother Care, Infant Sleep Quality
Pelatihan Pijat Oksitosin Bagi Ibu Hamil Sebagai Upaya Meningkatkan Produksi ASI pada Masa Nifas dan Menyusui di Klinik Dilla Aifa, Wira Ekdeni; Tanberika, Fajar Sari; Fitri, Juventi Ade; Yanti, Rifa; Meri, Dilgu
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1064

Abstract

Pijat oksitosin merupakan metode stimulasi yang bertujuan merangsang pelepasan hormon oksitosin sehingga memberikan rasa nyaman, meningkatkan relaksasi, serta menumbuhkan kepercayaan diri ibu dalam memberikan ASI secara eksklusif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada upaya peningkatan produksi ASI melalui penyelenggaraan seminar dan pelatihan pijat oksitosin bagi ibu hamil sebagai persiapan menghadapi masa nifas dan menyusui. Tahap awal kegiatan dilakukan dengan pemilihan peserta dari populasi sasaran berdasarkan kriteria ibu hamil yang mendekati waktu persalinan dan masa nifas. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan tingkat antusiasme peserta yang tinggi, tercermin dari jumlah kehadiran yang optimal serta partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Penyuluhan disampaikan secara interaktif dengan memanfaatkan media visual berupa presentasi PowerPoint dan video edukatif yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Penggunaan media yang informatif dan mudah dipahami terbukti efektif dalam menyampaikan konsep dan manfaat pijat oksitosin. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi visual yang tepat sasaran berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu hamil untuk mengoptimalkan produksi ASI pada masa nifas dan menyusui.
Pengaruh Metode Kasa Steril terhadap Lamanya Pelepasan Tali Pusat pada Bayi Baru Lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Alai Dewi Risnawati; Komaria Susanti; Ary Oktora Sri R; Wira Ekdeni Aifa
Jurnal Siti Rufaidah Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siti Rufaidah
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jasira.v4i1.287

Abstract

Umbilical cord infection is one of the leading causes of neonatal mortality in Indonesia. Appropriate umbilical cord care is essential to accelerate separation and prevent infection. In the working area of UPT Puskesmas Alai, variations in cord care practices and delayed separation cases were still found. This study aimed to analyze the effect of umbilical cord care using sterile gauze method on cord separation duration at UPT Puskesmas Alai. The study employed quasi-experimental design with one-group pre-test post-test approach on 32 respondents selected through purposive sampling. Pretest data were obtained from medical records, while posttest data through direct observation. Analysis used Wilcoxon Signed Rank Test (α=0.05). Results showed mean cord separation time in pretest group was 9.2 days (SD=1.08) and posttest group 6.0 days (SD=0.84). Wilcoxon test showed Z=-4.94 with p-value=0.000, indicating significant difference. Umbilical cord care using sterile gauze method effectively accelerates separation time compared to conventional methods. Healthcare workers are recommended to implement this method as standard care.
PENGARUH HYPNOBREASTFEEDING DAN MASSAGE EFFLEURAGE MENGGUNAKAN CLARY SAGE OIL TERHADAP PRODUKSI ASI (STUDI PRE-EKSPERIMENTAL DI PUSKESMAS BATANG GANSAL) Noviana; Wira Ekdeni Aifa; Rifa Yanti; Nurhidaya Fitria
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v4i2.1873

Abstract

Laporan terbaru di Kabupaten Indragiri Hulu menerangkan bahwa cakupan pemantauan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6 bulan adalah 35%. Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi produksi ASI adalah keadaan psikologis ibu nifas. Upaya alami yang dilakukan untuk menurunkan kecemasan dan rasa ketakutan ibu yakni memberikan teknik Hypnobreastfeeding dan pijat Massage Effleurage untuk meningkatkan produksi ASI. Untuk mengetahui pengaruh Hypnobreastfeeding dan Massage Effleurage dengan Clary Sage Oil untuk meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre Eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Jumlah populasi penelitian sebanyak 46 ibu postpartum dan sampel berjumlah 21 orang melalui perhitungan rumus Isaac dan Michael serta kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil analisis bivariat menggunakan wilcoxon signed rank test diperoleh nilai p value produksi ASI bersadarkan frekuensi BAK 0,003 < 0,05 dan p value produksi ASI bersadarkan frekuensi BAB 0,002 < 0,05. Terdapat pengaruh intervensi Hypnobreastfeeding dan Massage Effleurage dengan Clary Sage Oil untuk meningkatkan produksi ASI di Puskesmas Batang Gansal Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2025.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN MEDIA POSTER TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG TABLET FE Fortina, Renti; Lisviarose; Fatma Nadia; Wira Ekdeni Aifa
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v5i1.1967

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui Efektivitas Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Poster Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Tablet FE di SMKN 1 Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu. Metode Tugas Akhir : Jenis Penelitian ini adalah pre-experiment dengan rancangan penelitian one group pretest posttest. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil : Pengetahuan remaja putri setelah diberikan Pendidikan Kesehatan memiliki kategori baik sebanyak 68 orang (84,0%), kategori cukup sebanyak 9 orang (11,1%) dan kategori kurang sebanyak 4 orang (4,9%). Dan setelah diberikan Pendidikan Kesehatan memiliki kategori baik sebanyak 77 orang (95,1%), kategori cukup sebanyak 3 orang (3,7%) dan kategori kurang sebanyak 1 orang (1,2%). Berdasarkan hasil uji Wicoxon, hasil p = 0,000 yang berarti nilai p value (<0,05) sehingga, Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya dikatakan signifikan antara pengetahuan remaja putri sebelum diberikan Pendidikan Kesehatan dan setelah diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Tablet FE di SMKN 1 Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu. Kesimpulan : Dikatakan signifikan antara pengetahuan remaja putri sebelum diberikan Pendidikan Kesehatan dan setelah diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Tablet FE di SMKN 1 Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu.