p-Index From 2021 - 2026
10.354
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Risalah : Jurnal Imu Syariah dan Hukum AL-Daulah Jurnal Diskursus Islam Jurnal Adabiyah Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam NUKHBATUL 'ULUM : Jurnal Bidang Kajian Islam Siyasatuna Jurnal Ilmiyah Mahasiswa Siyasah Syariyyah Al-Fath Al-Minhaj Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam JURNAL ILMU PERPUSTAKAN (JIPER) El-Iqtishady Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah TASAMUH: Jurnal Studi Islam MADDIKA: Journal Of Islamic Family Law Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an AL-KHIYAR: Jurnal Bidang Muamalah dan Ekonomi Islam Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Anoa: Journal of Animal Husbandry Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam El-Maqra' : Tafsir, Hadis dan Teologi Inkunabula: Journal of Library Science and Islamic Information AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Aksioreligia : Jurnal Studi Keislaman PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir International Journal of Islamic Studies HISABUNA: Jurnal Ilmu Falak EDUKASI Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik (IDENTIK) Parewa Saraq: Journal of Islamic Law and Fatwa Review Balance: Jurnal Ekonomi Jurnal Ilmu Agama Indonesia (JIGAMNA)
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG BSI TERHADAP MINAT MENABUNG DI BANK SYARIAH INDONESIA Nurmadina; Sohrah
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Volume 4 Nomor 2 Januari 2023
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v4i2.29566

Abstract

Abstrak Prinsip ekonomi Islam telah diterapkan sejak zaman Nabi Muhammad saw. dan terus merambat ke masa dinasti setelahnya. Model transaksi seperti menghimpun dana umat, pinjam meminjam uang dan barang, menyalurkan dana kepada masyarakat ditangani oleh lembaga keuangan negara (baitul mal). Bermuamalah membutuhkan dua pihak yakni antara pihak pertama dan kedua, sebagai bentuk hubungan sosial yang akan dibangun nantinya. Bermuamalah sangat erat kaitannya dengan hubungan antar sesama. Salah satu contoh dari bermuamalah yaitu menabung di bank yang nantinya untuk memenuhi kebutuhan. Secara umum bank dibagi menjadi dua yaitu bank syariah dan bank konvensional. Pada dasarnya bank yang sesuai dengan tuntunan syariah adalah bank syariah. Namun, pada realitasnya eksistensi bank syariah masih kurang diketahui di masyarakat. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kurangnya minat mahasiswa dalam menggunakan bank syariah, yaitu: faktor lokasi atau penyebaran unit Bank Syariah yang tidak merata di setiap daerah, faktor promosi yaitu strategi marketing yang kurang baik, faktor pengetahuan mahasiswa tentag Bank syariah yang masih kurang serta adanya stigma bahwa Bank Syariah hanya sekedar berlabel syariah namun praktiknya masih menggunakan sistem konvensional, serta faktor kebijakan universitas yang masih menggunakan layanan Bank Konvensional dalam melakukan pembayaran SPP. Berdasarkan hal tersebut sehingga mendorong penulis untuk mengangkat “Pengaruh Pengetahuan Mahasiswa Tentang BSI Terhadap Minat Menabung Di Bank Syariah Indonesia (Studi Mahasiswa Jurusan Hukum Ekonomi Syariah UIN Alauddin Makassar) sebagai judul penelitian ini. Kata Kunci: Bank Syariah Indonesia, Minat Menabung, Pengetahuan, Pengaruh. Abstract The principles of Islamic economics have been applied since the time of the Prophet Muhammad. and continued to propagate into the dynasty that followed. Transaction models such as collecting people's funds, borrowing money and goods, distributing funds to the public are handled by state financial institutions (baitul mal). Bermuamalah requires two parties, namely between the first and second parties, as a form of social relations that will be built later. Bermuamalah is very closely related to the relationship between each other. One example of muamalah is saving in a bank which will later meet needs. In general, banks are divided into two, namely Islamic banks and conventional banks. Basically, a bank that is in accordance with sharia guidelines is a sharia bank. However, in reality the existence of Islamic banks is still not well known in the community. There are several factors that influence the lack of interest of students in using Islamic banks, namely: location factors or the spread of Islamic Bank units that are not evenly distributed in each region, promotion factors, namely poor marketing strategies, student knowledge factors about Islamic banks that are still lacking and stigma that Islamic banks are only labeled as sharia but in practice they still use the conventional system, as well as university policy factors that still use conventional bank services in paying tuition fees. Based on this, it encourages the author to raise "The Influence of Student Knowledge About BSI on Interest in Savings in Indonesian Islamic Banks (Student Study of Sharia Economics Law UIN Alauddin Makassar) as the title of this research. Keywords: Bank Syariah Indonesia, Influence, Interest in Saving, Knowledge.
Kandungan Lemak Telur Itik Asin dengan Pemeraman Menggunakan Kulit Jeruk Manis (Citrus sinensis: Salted Duck Egg Fat Content with Repaining Using Sweet Orange Peel Andi Anggun Dwi Utami Darwis; Irmawaty Majid; Handayani Indah Susanti; Muhammad Basir Paly; Sohrah
Anoa: Journal of Animal Husbandry Vol 2 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/anoa.v2i1.34690

Abstract

The community’s need for food of animal origin increases in line with economic development, change in healthy lifestyles and awareness of health so that people tend to consume highly nutritious and healthy foods such as eggs. But eggs contain high levels of fat. To overcome this, duck eggs are preserved by ripening using sweet orange peel. This study aims to determine the fat content of salted duck eggs during ripening using sweet orange peel. This research method used a completely randomized design (CRD), namely 5 treatments (0%, 15%, 30%, 45% and 60% sweet orange peel extract) each with 2 replications. Tools and materials used are basins, analytical scales, jars, sandpaper, stove, pots, knives, plastic, labels, 40 duck eggs, 1. 250 ml of water, 1,200 grams of rubbing ash, 2,000 grams of bricks, 2,000 grams of salt and 720 grsweet orange peel. Parameters tested for salted duck egg fat content by ripening using sweet orange peel. Data analysis used Analysis of Variance (ANOVA). The results of the study found that the addition of sweet orange peel extract had no significant effect (P>0.05) on the fat content of salted duck eggs.
TINJAUAN SIYASAH SYAR’IYYAH TERHADAP PEDAGANG KAKI LIMA YANG MENGGUNAKAN FASILITAS UMUM DI KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA Fadia Magfirah; Sohrah Sohrah
Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah Vol 3 No 3 (2022): SIYASATUNA
Publisher : SIYASATUNA : JURNAL ILMIAH MAHASISWA SIYASAH SYAR'IYYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The activity of street vendors is a sector of abuse of public facilities in the community which is rife and even has the potential to cause disruption to cleanliness, order, comfort and harm to the community. For this reason, this research is a qualitative field research with an empirical normative approach and a theological approach. The results of the study show that street vendors in Somba Opu District are still using public facilities as a means to sell, so the Government of Gowa Regency is carrying out various arrangements with the obligation for street vendors to have permits, outreach, provide land, and maintain order so that street vendors do not again destroying the order of the city. In addition, the use of public facilities by street vendors is very inconsistent with Islamic values ​​and ethics which are always honest, trustworthy or responsible, deceitful and keep promises.
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP MEKANISME AKAD RAHN (GADAI SYARIAH) PADA BANK SYARIAH INDONESIA KANTOR CABANG MAKASSAR 1 Rosdiana Deceng; Sohrah
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Volume 4 Nomor 3 April 2023
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.vi.30597

Abstract

Abstrak Gadai syariah (Rahn) merupakan produk inovasi dari lembaga keuangan syariah yang bukan hanya dapat dilakukan di pegadaian syariah namun dapat juga dilakukan di perbankan syariah. Dalam pelaksanaan gadai syariah (rahn) di perbankan syariah pada mulanya masih menerapkan fee (biaya) terhadap jumlah pinjaman yang diberikan sebesar 4% yang dialokasikan sebagai pendapatan yang dibagikan kepada para deposin dan biaya administrasi bank termasuk didalamnya asuransi. Dalam islam rahn (gadai syariah) merupakan saling tolong menolong (ta’awun) bagi umat islam tanpa adanya imbalan jasa. Semua dilakukan secara sukarela tanpa mencari keuntungan seperti yang terjadi pada zaman Rasulullah saw. Namun jika melihat kepada zaman sekarang rahn (gadai syariah) dilakukan di lembaga keuangan formal yang mencari keuntungan. Hal ini tentunya bertolak belakang dengan apa yang dilakukan oleh Rasulullah saw. Kata kunci: Rahn (gadai syariah), Hukum Islam, Bank Syariah Indonesia
PENERAPAN AKAD MURABAHAH PADA JUAL BELI KREDIT DI PT. PILAR SYARIAH MAKASSAR DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Muhammad Arqam Azikin H. Muslimin; Sohrah; Hadi Daeng Mapuna
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Volume 4 Nomor 4 Juli 2023
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.vi.35126

Abstract

Abstrak Pokok permasalahan penelitian ini adalah bagaimana penerapan akad murabahah pada jual beli kredit di PT. Pilar Syariah Makassar dalam perspektif hukum Islam? dengan sub masalah yaitu: 1) Bagaimana sistem jual beli secara kredit pada PT. Pilar Syariah Makassar? 2) Bagaiman sistem jual beli kredit dengan akad murabahah menurut hukum Islam?. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) deskriptif kualitatif dengan pendekatan normatif dan pendekatan sosiologis. Sumber data didapatkan dari data primer yaitu wawancara yang di lakukan di PT. Pilar Syariah Makassar. Kedua sumber data sekunder yaitu bersumber dari buku, jurnal dan referensi lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode pengumpulan data yang dilakukan, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik pengelolaan dan analisis data dilakukan dengan tiga tahap yaitu 1) teknik pengelolaan data 2) teknik analisis data 3) kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik jual beli kredit dengan akad murabahah di PT. Pilar Syariah Makassar telah sesuai dengan hukum Islam dan sejalan dengan Fatwa DSN MUI Nomor 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang murabahah. Kata Kunci: Akad Murabahah, Jual Beli Kredit, Hukum Islam. Abstract The main problem of this research is how to apply the contract murabaha on buying and selling credit at PT. Makassar Sharia Pillars in the perspective of Islamic law? with sub-problems, namely: 1) What is the system of buying and selling on credit at PT. Makassar Sharia Pillar? 2) What is the credit buying and selling system with a murabaha contract according to Islamic law? This type of research is field research (field research) qualitative descriptive with a normative approach and a sociological approach. Sources of data obtained from primary data, namely interviews conducted at PT. Makassar Sharia Pillar. The second source of secondary data is sourced from books, journals and other references related to this research. Methods of data collection carried out, namely observation, interviews and documentation. Meanwhile, data management and analysis techniques were carried out in three stages, namely 1) data management techniques 2) data analysis techniques 3) conclusions. The results of this study indicate that the practice of buying and selling credit with a contract murabaha at PT. The Makassar Sharia Pillars are in accordance with Islamic law and are in line with the DSN MUI Fatwa Number 04/DSN-MUI/IV/2000 concerning murabaha. Keywords: Murabaha Contract, Credit Sale and Purchase, Islamic Law.
THE RULING ON THE USE OF SALBUTAMOL INHALER FOR PEOPLE WHO FAST ACCORDING TO 'ABDUL 'AZĪZ IBN BĀZ AND WAHBAH AL-ZUḤAILĪ (A COMPARATIVE STUDY) Andi Indra Puteri; Kasjim Salenda; Sohrah Sohrah
International Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2022): June
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ijis.v2i1.31186

Abstract

Performing fasting in the holy month of Ramadan is an obligation of every Muslim. Muslims who fast are given a great reward in the sight of Allah swt. To achieve this great reward, fasting by obeying the rules and regulations is a necessity. True fasting is fasting in accordance with the guidance of the Prophet saw. There are obligations that must be done, there are sunnahs that must be maintained, and there are also prohibitions that should be avoided. Allah swt. has prescribed fasting with restrictions that if violated can invalidate the fast. So it is obligatory for every Muslim to know all the things that can invalidate his fast so that he can carry out fasting properly according to sharia guidance. In this modern era, along with the development of the times, there are many things that are disputed by the scholars, whether they are included in breaking the fast or not, such as modern medical / health equipment, including "salbutamol inhaler" which is commonly used by people who are suffering from lung and respiratory diseases. The Mufti of Saudi Arabia, Abdul 'Azīz ibn Bāz, stated in his fatwa that it is permissible to use asthma inhalers while fasting. The Syrian mufti Wahbah al-Zuḥailī, on the other hand, is of the opinion that asthma inhalers invalidate the fast.
PERISTIWA GERHANA MATAHARI DAN BULAN PERSPEKTIF BUDAYA DAN ILMU FALAK Nurul Mufidah; Mahyuddin Latuconsina; Sohrah
HISABUNA: Jurnal Ilmu Falak Vol 3 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/hisabuna.v3i1.23056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan budaya terhadap gerhana, bagaimana peranan masyarakat dalam menyikapi gerhana, dan bagaimana pandangan astronomi serta ilmu falak terhadap gerhana. pokok masalah dalam hasil penelitian ini, yakni bagaimana gerhana dalam perspektif budaya dalam peranan ilmu falak, kemudian dibagi menjadi beberapa sub masalah, yaitut: 1) Bagaimana pandangan budaya terhadap gerhana? 2) Bagaimana pandangan ilmu falak dan sains terhadap gerhana? 3) Bagaimana peranan masyarakat menyikapi gerhana perespektif budaya?Hasil dari penelitian ini meunjukkan bahwa berbagai daerah di Indonesia percaya bahwa gerhana terjadi karena bulan dan matahari dimakan oleh raksasa maupun naga, hingga orang-orang diharuskan bersembunyi atau menciptakan bunyi-bunyian. Dari segi ilmu falak (fikih), gerhana sendiri dianggap sebagai momentum pelaksanaan ibadah. Masyarakat yang mulai meninggalkan budaya dan tradiasi-tradisi terkait makhluk mitologi, perlahan menerapkan hukum Islam dalam rangka menyambut gerhana. Adapun sains menjadikan gerhana sebagai objek observasi dan penelitian untuk kepentingan masyarakat.Kata kunci: gerhana, budaya, fikih
UJI AKURASI ARAH KIBLAT MASJID DI DESA BONTOKASSI KECAMATAN GALESONG SELATAN KABUPATEN TAKALAR MENGGUNAKAN METODE KLASIK DAN KONTEMPORER Khaidir Ali Sahid; Sohrah Sohrah
HISABUNA: Jurnal Ilmu Falak Vol 2 No 3 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/hisabuna.v2i3.23105

Abstract

Arah kiblat menjadi suatu masalah yang perlu mendapatkan perhatian khusus, hal ini dikarenakan arah kiblat menjadi hal yang sangat penting dalam pelaksanaan ibadah umat Islam khususnya pelaksanaan ibadah shalat yang setiap hari dikerjakan oleh umat muslim, sehingga kebenaran posisi arah kiblat menjadi hal yang sangat penting diperhatikan karena menjadi salah satu syarat sahnya shalat. Dahulu penentuan arah kiblat dilakukan hanya dengan berdasar pada posisi matahari terbenam selain itu juga berpedoman pada benda-benda langit, namun seiring perkembangan ilmu pengetahuan, metode penentuan arah kiblat mengalami inovasi baik dari segi alat yang digunakan maupun dari segi penggunaan alat yang semakin sangat mudah untuk dilakukan, bahkan perkembangan teknologi juga ikut merespon perkembangan metode pengukuran arah kiblat misalnya munculnya berbagai aplikasi atau software yang dapat digunakan melalui komputer ataupun handphone. Dalam penelitian ini penulis tertarik untuk mengkaji lebih mendalam mengenai metode yang digunakan masyarakat dalam penentuan arah kiblat serta melakukan uji keakuratan posisi arah kiblat tersebut dengan menggunakan alat atau metode yang sangat akurat.Kata Kunci: Arah Kiblat, Masjid, Metode Klasik, dan Metode Modern.
AKURASI ARAH KIBLAT MASJID DI DESA TINDANG KECAMATAN BONTONOMPO SELATAN KABUPATEN GOWA (STUDI PENGUKURAN DENGAN METODE SEGITIGA BOLA) Mega wati; Alimuddin; Sohrah
HISABUNA: Jurnal Ilmu Falak Vol 3 No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/hisabuna.v3i2.24441

Abstract

Qibla direction is a direction that is a legal requirement and obligation that must be carried out for Muslims when carrying out prayers, based on the word of Allah swt in QS. Al-Baqarah/2: 144, QS Al-Baqarah/2: 149, QS Al-Baqarah/2: 150, as well as several hadiths and opinions of scholars who instruct Muslims to face towards the Kaaba when performing prayers. . For this reason, it is known that the Qibla direction is one of the legal requirements for prayer, it is necessary to check and determine the position of the Qibla direction of the mosque which is a place for prayer for Muslims. Especially in Tindang Village, South Bontonompo District, Gowa Regency where the majority of the local community considers that if you are facing west, it includes facing towards the Qibla. So it is considered important to re-check the position of the Qibla direction of the mosque in Tindang Village, South Bontonompo District, Gowa Regency by using the ball triangle method and Google Eart as a determinant of the accuracy of the Qibla direction of the mosques in Tindang Village by having 6 mosques which will be an illustration general position of the Qibla direction in the village. Based on the method used in determining the Qibla direction, it can be seen and found that the level of accuracy of the Qibla direction of the mosque in Tindang Village is still not accurate. This is because the results obtained from measurements of 6 existing mosques indicate that there is a deviation of more than 10 degrees to reach 20 degrees, 4 mosques have inaccurate Qibla direction and the other 2 mosques are accurate.
URGEN UKHUWAH DALAM BINGKAI BERTETANGGA PERSEPKTIF AL-QUR’AN Rahma Ashari Hamzah; Nur Alamsyah; Halimah Basri; Sohrah Sohrah
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.1871

Abstract

Abstract: The implementation of ukhuwah in reality is currently experiencing a shift when discussed in a neighborly frame where in reality many people are neighbors but it turns out they still don't relate to each other so it is very interesting to study. The aim of this research is to provide clarity regarding the study of the importance of strengthening ukhuwwah within a neighborly frame from the perspective of the Qur'an. This article uses the maudhu'iy method or thematic method. This article uses a normative approach. The interpretation analysis technique used is: content analysis technique. In the data collection method, researchers used two types of data, namely; primary and secondary. The collected data is then processed using the comparative method with content analysis techniques. The results of the research shed more light on the importance of strengthening and maintaining ukhuwah within a neighborly framework so that people can live in peace and love.Keywords: ukhuwwah; neighboring frames; Al-Qur'an perspective Abstrak: Implementasi ukhuwah pada realitanya saat ini mengalami pergeseran ketika dibahas pada bingkai bertetangga dimana realitanya banyak orang yang bertetangga namun ternyata masih tidak saling mengenal satu dengan lainnya sehingga sangat menarik untuk dikaji. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memberikan kejelasan terkait kajian pentingnya mempererat ukhwuwah dalam bingkai bertetangga dari perpektif Al- Qur’an. Artikel ini menggunakan metode maudhu’iy atau metode tematik. Artikel ini menggunakan pendekatan normatif. Teknik analisis tafsir yang digunakan yaitu: teknik analisis isi. Dalam metode pengumpulan data, peneliti menggunakan dua jenis data, yaitu; primer dan sekunder. Data yang terkumpul kemudian diolah dengan menggunakan metode komparasi dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian memperjelas lebih mendalam terkait pentingnya mempererat dan memelihara ukhuwah dalam bingkai bertetangga sehingga masyarakat dapat hidup dengan penuh kedamaian dan cinta kasih.Kata Kunci: ukhuwwah; bingkai bertetangga; perspektif Al-Qur’an
Co-Authors A. Habib Amanatullah Rahdar Abdul Wahid Haddade Abidin, Saenal Abrar, Andi Abubakar, Achmad Achmad Abubakar Achmad Abubakar Adhayanti, A Nurzafira Afifah, Andi Nur Aguspian Aisyah Arsyad Akbar Alfiah, Dhiya Ali Fathurrahman Alimuddin AM, Memi Pratiwi Amrain, Deefa Augista Andi Anggun Dwi Utami Darwis Andi Fauziah Astrid Andi Indra Puteri Andi Intan Cahyani Andi Miswar Andi Sugirman, Andi Anggraeni, Reny Anita Marwing, Anita Annisa Reski Syamsuri Arfah, M. Thahir Arisandi, Nadia Putri Asmaul Husna Asniati Jabbar Ayu Trysnawati Baharuddin Baiq Raudatussolihah Basir Paly Bintang, Qurniah Citra, Anira Emir Surya Kautsar Fadia Magfirah Fajriany S, Imaniar Nur Fakhri Afif Fatimah, Andi Husnul Fatmawati, Fatmawati Fitri Wulandari Galib, M. Hadi Daeng Mappuna Hadi Daeng Mapuna Hajma, Zelviyah Nur Halimah B Halimah Basri Hamzah Hasan Hamzah Saputra Handayani Indah Susanti Hasbullah, Irma Juliana Hasriani Hasir Heni Pujiastuti Heri Iswandi Hesti Hildawati Almah Husna, Zulfaniyatul Ifal Arfandi Ihsan HB, Muh. Nur Ihwan Wahid Minu Irdan, Alfiani Irmawaty Irmawaty Jayawarsa, A.A. Ketut Kamal Kamal Kamriah Karunia, Ayu Fajri Kasjim Salenda Khaidir Ali Sahid Lomba Sultan M, M. Galib Mahfudz, Muhsin Mahyuddin Latuconsina Mariani Mega Wati Megawati, Lydia Muajizat Muchtar, Zulayka Muh. Nasruddin A Muhammad Anis Muhammad Arqam Azikin H. Muslimin Muhammad Aswad Muhammad Gufran Abdi Muhammad Irham Muhammad Kahar, Muhammad Muhammad Nur Muhammad Radiyal Muhammad Sabri Muhammad Saleh Ridwan Mursyid Fikri Muslimin Kara Musrianaa Nigrah MS, Agustina Nilam, Nur Nur Alamsyah NUR ALAMSYAH Nur Reyztafirigi Andayani Nur Sa'ada Mukmin Nur, Chamdar Nurfadhila, Nurfadhila Nurfadillah Ahmad Nur Nurjannah Nurjannah Nurmadina Nurul Mufidah Panggih Widodo Pertiwi, Fitrah Prili Dwi Utami Putra, Adjie Yunus Eka Putri, Ainun Amaliah Rahma Ashari Hamzah Rahmatul Akbar Ramadhani, Ahmad Fathur Risdayanti Rofiqah Al Munawwarah Rosdiana Deceng Rosmini Rosmini Rosmini Rosmini Rosmini Sabari Sabari Saleh, Musyirah Saleng, Ahmad Dani Sapinah St. Nurhaniza S St. Nurjannah Suriyadi Syafruddin, A. Ummu Fauziyyah Syam, Asriadi Syamsuddin Syamsuddin Touku Umar Touku Umar Ummu Fadhilah Imran Ibrahim Umni Alwiyah Wahyudi, Feri Eko Wijaya, Febri Ainul Yuni Nurdiah Kurniati