Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Hubungan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa tentang pencemaran lingkungan sebagai bahan penyusunan media pembelajaran biologi Sidik, Bagas Rasid; Harvianti, Yuniar; Achyani, Achyani; Agusta, Erie
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v6i2.91

Abstract

Semua bentuk masalah lingkungan hidup yang dihadapi saat ini di dunia, lebih banyak disebabkan oleh sikap dan perilaku manusia terhadap lingkungan hidupnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa tentang pencemaran lingkungan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa 70%, lebih tinggi dari sikap 55% dan perilaku 47%. Namun semuanya saling berhubungan antara pengetahuan dengan sikap sig. 0,466, pengetahuan dengan perilaku sig. 0,434, sikap dengan perilaku sig. 0,330 dan bersamaan pengetahuan, sikap terhadap perilaku sig. 0,753, yang artinya bahwa secara bersamaan sangat erat hubungannya terhadap perilaku mahasiswa tentang pencemaran lingkungan. Hasil penelitian ini juga berpotensi sebagai desain media pembelajaran biologi.
Education for Sustainable Development: The Bekarang Tradition as an Educational Tool for Teaching Biology Agusta, Erie; Apriana
Journal of Pedagogy and Education Science Vol 4 No 03 (2025): Journal of Pedagogy and Education Science
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.jpes.001315

Abstract

The Bekarang tradition, a communal fishing practice in South Sumatra, reflects sustainable river management but faces threats from modernization. Preserving it through education requires aligning its cultural meaning with learning contexts. This qualitative study examines the significance of Bekarang and its potential integration into Biology education through interviews with cultural and pedagogical experts, as well as a literature review. Thematic analysis identified key themes for contextualizing Biology learning, followed by interpreting indigenous science through socio-scientific issues. Findings reveal that the Bekarang embodies a blue economy philosophy, addressing SDGs by fostering cooperation, responsibility, and environmental stewardship. It aligns with Biology topics like ecosystem, conservation, and biodiversity, and suits pedagogical models. This study highlights the Bekarang’s value as an educational tool for culturally rooted and sustainable science learning.
The Potential of the Human Respiratory System e-Worksheet based on the Guided Inquiry in Empowering Critical Thinking Skills Saputri, Wulandari; Nizkon, Nizkon; Agusta, Erie; Novyanti, Agustina
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v4i2.444

Abstract

The presence of the covid pandemic, technological advances, and the complexities of the 21st century demand renewal of teaching materials in schools. Guided Inquiry learning models can also bridge the empowerment of critical thinking skills. This study aims to: 1) describe the feasibility of the e-worksheet based on expert judgment, 2) describe the practicality of the e-worksheet based on the teacher's assessment, and 3) describe the results of the e-worksheet readability assessment by students. This development research refers to the ADDIE development procedure. However, this research was only carried out up to the development stage due to limitations. The results of the feasibility assessment by material experts, teaching materials experts, and linguists showed that the e-worksheet was categorized as valid with a score of 80.00, 74.00, and 90.00, respectively. Then, the teacher's assessment results showed that the e-worksheet was in the practical category, scoring 92.00 and 94.00. Finally, the student readability test results showed that the e-worksheet could be read well, with scores of 93.61 and 93.88. Thus, the respiratory system e-worksheet based on the developed guided inquiry model can be recommended to improve students' critical thinking skills.
Pemberdayaan Guru Melalui Integrasi Nilai Tradisi Bekarang dalam Pembelajaran untuk Mendukung Pendidikan Berkelanjutan Erie Agusta; Yetty Hastiana; Hendra; Bagas Rasid Sidik; Apriana; Yuliarni; Yusinta Tia Rusdiana; Dewi Purnama Sari; Ria Pranata
Suluh Abdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): Suluh Abdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/suluhabd.v7i2.1225

Abstract

Tradisi Bekarang merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Sumatera Selatan yang sarat akan nilai edukatif, seperti gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, dan hubungan harmonis antara manusia dan alam. Namun, nilai-nilai tersebut belum banyak diintegrasikan dalam pembelajaran di sekolah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberdayakan guru melalui pelatihan integrasi nilai tradisi Bekarang ke dalam pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Biologi. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan metode ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik, serta menggunakan media film dan modul ajar berbasis tradisi Bekarang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman guru, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 76 dan post-test sebesar 87. Guru menjadi lebih mampu merancang pembelajaran yang kontekstual dan berbasis budaya lokal. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan kompetensi pedagogis guru sekaligus melestarikan budaya daerah melalui pendidikan.
Pendekatan Racking dan Stacking Dalam Melihat Pengaruh Discovery Learning Saat Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Dasar Biologi Erie Agusta; Susi Dewiyeti; Ayu Sundari
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 2 (2025): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/didaktikabiologi.v9i2.1644

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena Classical Test Theory (CTT) hanya dominan pada group-centered statistics dalam melihat pengaruh perlakuan, bukan pada individual-centered statistics. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning (DL) dalam meningkatkan keterampilan proses sains dasar dengan pendekatan racking & stacking. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra eksperimen jenis one grup pre-test-post-test. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VII. Pengambilan sampel menggunakan purposive. Instrumen memiliki unidimensional (40,6%) dan reliabilitas (0,87) yang baik. Data 30 siswa yang diperoleh ditransformasikan ke jenis data interval menggunakan pengukuran permodelan Rasch. Analisis data menggunakan paired sample t-test. Hasil paired sample t-test diperdalam lagi menggunakan racking dan stacking rasch model. Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat perbedaan nilai sebelum pembelajaran dan sesudah pembelajaran. Hasil racking menunjukkan bahwa 14 item soal mengalami perubahan tingkat kesukaran dari yang awalnya sulit dijawab oleh siswa menjadi mudah diajawab oleh siswa. Soal yang paling signifikan mengalami perubahan tingkat kesukaran adalah soal nomor 1 tentang mengamati jaringan, dan soal yang paling sedikit mengalami perubahan adalah soal nomor 9 tentang merencanakan percobaan. Hasil stacking menunjukkan bahwa ada 25 siswa yang mengalami peningkatkan, 3 siswa yang mengalami penurunan kemampuan dan 2 siswa kondisinya tetap.