Claim Missing Document
Check
Articles

Efek Penambahan Penguat Serat Bambu Andong dan Serat Kaca pada Komposit untuk Aplikasi Badan Speed Boat Daffa Alvian Iswandi; Andi Lamappasessu; Dwi Rahmalina
Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Inovasi Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/asiimetrik.v5i2.5123

Abstract

In materials technology, natural fibers can be employed as reinforcing materials to create materials that are lightweight, strong, environmentally friendly, and inexpensive. Bamboo is sturdy, light in weight, and simple to work with. The hull of a ship is the most critical component, and it needs to be made of material that is both strong and light. The hand-lay-up method is employed throughout the composite sheet invoice process. Reinforcing fiber content in composite material sheets varies by 4%, 5%, and 6% between the two types of fibers used: glass fiber and bamboo fiber. ISO 14125 Bending Test and ISO 527-4 Tensile Test According to the results of tensile testing on andong bamboo fiber, code A, which consists of 4% fiber and 96% matrix, has a significant strength value, and code C, which consists of 6% glass fiber and 94% matrix, has a significant strength value. According to the results of the bending test for bamboo fiber, code A, which consists of 4% fiber and 96% matrix, has a significant strength value. According to the results of research on the type of glass fiber, code C, which consists of 6% glass fiber and 94% matrix, has a significant strength value.
Implementasi teknologi rumah pengering hybrid untuk mendukung proses pengeringan ikan di Desa Terapung, Buton Tengah Reza Abdu Rahman; Dwi Rahmalina; Agri Suwandi; Nia Rachmawati; Aulia Keiko Hubbansyah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7386

Abstract

Potensi tangkapan ikan teri di Indonesia sangat tinggi. Salah satu sentra produksi ikan teri ada di wilayah Desa Terapung, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara. Namun demikian, model pengeringan yang dilakukan masih menggunakan metode pengering terbuka (jemur langsung). Peningkatan proses pengeringan dapat dilakukan melalui teknologi rumah pengering hybrid. Kegiatan implementasi model rumah pengering ikan dilakukan dengan maksud untuk transfer teknologi yang dapat mendukung kegiatan masyarakat setempat. Tujuan lain dari kegiatan ini adalah mendukung proses transisi energi melalui penerapan teknologi energi baru dan terbarukan (EBT) yang dapat mendukung kemandirian ekonomi masyarakat. Hasil dari kegiatan ini adalah rumah pengering hybrid dengan kapasitas 8,64 kWpthermal (ekuivalensi pv) yang dilengkapi dengan baterai termal kapasitas 3.800 Wh dan panel surya dengan kapasitas 900 Wp.
Peningkatan Performa Termal Phase Change Material dengan Komposit Berbasis Parafin/High-Density Polyethylene Melalui Penambahan Carbon Nanotube Rahmalina, Dwi; Miftahudin, Isnaini Choirul; ismail, Ismail
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2813

Abstract

Sistem penyimpanan panas latent menggunakan bahan perubahan fase (PCM) merupakan cara yang efektif. Bahan yang paling menarik diaplikasikan adalah parafin karena memiliki berbagai macam keunggulan. Namun, bahan tersebut memiliki masalah mendasar, yaitu konduktivitas termal. Dalam studi ini bahan komposit berbasis parafin dan SSPCM dibuat, lalu dianalisis untuk memperbaiki performa bahan tersebut untuk aplikasi thermal storage. CNT dipilih sebagai bahan peningkat konduktivitas termal, lalu HDPE sebagai shape stabilized. Penambahan CNT divariasikan sebesar 0, 2, 4, 6, 8, 10 wt%. Persentase penambahan HDPE adalah sebesar 20 wt% dan parafin sebesar 80% dari total massa setelah dikurangi variasi CNT. Pengujian static test dilakukan untuk mengetahui performa bahan. Penambahan CNT terbukti berpengaruh baik terhadap performa semua sampel. Nilai kenaikan tidak linier terhadap penambahan massa CNT. Proses charging paling optimal adalah parafin CNT 6% wt dengan peningkatan daya sebesar 23% dibandingkan parafin. Penggunaan HDPE memberikan efek perlambatan waktu rata rata sebesar 5% pada proses charging. Pada proses discharging peningkatan performa paling optimal terdapat pada sampel SSPCM CNT 10 wt% dengan kenaikan daya sebesar 16% dibandingkan parafin. Penggunaan HDPE memberikan efek percepatan waktu discharging rata rata sebesar 2% dan meminimalisasi terjadinya proses pengendapan.
Peningkatan Daya Saing UMKM Produk Makanan Ringan Melalui Diseminasi Teknologi Suwandi, Agri; Rahmalina, Dwi; Susilawati; Rudiatin, Endang
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 4 No 2 (2023): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v4i2.4108

Abstract

Covid-19 berdampak ke segala sektor, salah satunya sektor ekonomi. Hal ini dirasakan secara signifikan oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mengalami krisis ekonomi. Pasalnya, menurunnya daya beli masyarakat akibat pandemi Covid-19 juga sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha UMKM. Krisis ekonomi yang dialami UMKM tanpa disadari dapat menjadi ancaman bagi perekonomian nasional. Oleh karena itu pembinaan dan bantuan untuk pelaku UMKM di masa pandemi perlu menjadi perhatian banyak sektor, salah satunya adalah lembaga Pendidikan. Untuk membangkitkan kembali kondisi ini diperlukan solusi mitigasi dan pemulihan. Langkah mitigasi prioritas jangka pendek adalah dengan menciptakan stimulus pada sisi permintaan dan mendorong platform digital (online) atau konsep manajemen dan pemasaran digital economyuntuk memperluas kemitraan. Upaya lainnya yaitu melalui kerjasama dalam pemanfaatan inovasi dan teknologi tepat guna yang dapat menunjang perbaikan mutu dan daya saing produk, proses pengolahan produk, kemasan dan sistem pemasaran serta lainnya. Pengabdian dilakukan dalam bentuk diseminasi teknologi untuk mitra berupa mesin, pelatihan alih teknologi dan pembekalan kewirausahaan, manajemen dan pemasaran dalam bentuk digital (digital economy concept) serta pelatihan penerapannya. Hasil dari kegiatan pengabdian diseminasi ini adalah meningkatkan produk produktivitas, kualitas dan daya saing produk, khususnya produk makanan ringan.
Exploratory Factor Analysis for Developing Wheelchairs for Children with Cerebral Palsy Rahmalina, Dwi; Ningtyas, Desinta Rahayu; Hidayah, Nur Yulianti; Suwandi, Agri; Zariatin, Dede Lia; Lesmana, I Gede Eka; Mahandika, Dhidik; Sudiro, Susanto
Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi Volume 7 Number 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/asiimetrik.v7i1.7769

Abstract

A wheelchair is an essential mobility tool for individuals with limitations, including children with Cerebral Palsy (CP). Cerebral palsy affects children under five and causes stiffness in various body parts. The design of wheelchairs for children with CP differs significantly from standard wheelchairs, prompting this research to identify the key factors that should be considered in designing such wheelchairs. This study used exploratory factor analysis, data was gathered from children with CP and their caregivers in Java. The findings revealed six fundamental factors to consider when designing wheelchairs for children with CP: Main features, Ultimate comfort, standard compliance, robust durability, thoughtful ergonomics, unique special features, user-friendly design, and aesthetic appeal. In summary, while the main features are crucial in the design of wheelchairs for children with CP, it is equally important that these wheelchairs comply with applicable standards and incorporate special features tailored specifically for these young users.
PENGEMBANGAN PROSES MANUFAKTUR BOLT HEX SOCKETUNTUK MENGATASI PERMASALAHAN CACAT PERMUKAAN MELALUI PROSES RETEMPERING Reza Rahman; Dwi Rahmalina
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 9 No. 1 (2019): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v9i1.888

Abstract

Dalam proses pembuatan Bolt Hex Socket ini sering sekali terjadi permasalahan dimana cacatterbesar adalah warna belang, dimana hasil proses perlakuan permukaan (Black oxide proses) berbeda warna(warna Belang) setelah adanya perlakuan proses pelurusan (Straigtening) yang menyebabkan secara visualpart yang tidak baik. Keberadaan cacat ini tidak diperbolehkan karena dapat menyebabkan permukaan tidaktahan terhadap karat.Untuk mengatasi kondisi tersebut serta meningkatkan target produksi, maka perludibahas perbaikan untuk mengatasi cacat tersebut, serta untuk meningkatkan produktivitas proses manufakturBolt Hex Socket.Parameter yang menjadi syarat pengecekan adalah parameter proses Tempering yangmencakup Temperatur proses (°C) dan lamanya waktu proses Tempering (s) dan proses perbaikan cacatpermukaan yang terjadi setelah proses pelurusan (Straightening) dikarenakan untuk ketahanan terhadap karatpermukaan maka dilakukan penambahan proses Re-Tempering atau proses 2 kali Tempering .Penelitian ini bermaksud untuk menjawab pertanyaan yang timbul karena adanya penambahanproses perlakuan panas (Re-Tempering) pada part Bolt Hex Socket untuk memperbaiki cacat permukaan partsetelah adanya perlakuan proses pelurusan, yaitu bagaimana pengaruh Temperatur proses (°C),lamanyawaktu proses Tempering (s) dan penambahan proses Re-Tempering terhadap cacat permukaan, sifatmekanisdan struktur material pada Bolt Hex Socket.Hasil keluaran yang ingin dicapai dalam penelitian iniadalah untuk mengetahui pengaruh Temperatur proses (°C), lamanya waktu proses Tempering (s) danpenambahan proses Re-Tempering terhadap cacat permukaan, sifat mekanis dan struktur material pada BoltHex Socket.
PENGARUH KARBON AKTIF DAN SERBUK TEMPURUNG KELAPA MATRIK ALUMINUM TERHADAP KEKERASAN BRAKE PAD KOMPOSIT Yudi Purwa Tarsono; Dwi Rahmalina
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 11 No. 2 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i2.2472

Abstract

Limbah biomassa tempurung kelapa merupakan salah satu material ramah lingkungan yang potensial sebagai alternatif serat penguat pada kampas rem karena memiliki karakter fisik dan mekanik yang baik, namun diperlukan komposisi yang tepat guna menghasilkan pengereman yang efektif dan memenuhi faktor safety. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan bahan komposit brake pad serbuk tempurung kelapa dikombinasikan dengan serbuk karbon aktif berkomposisi 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%, serta komposisi resin 10%. Dalam penelitiaan ini, pemanfaatan penguat serbuk tempurung kelapa yaitu dengan komposisi 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%, serta penggunaan serbuk aluminium dengan komposisi 40%, 50%, 60%, 70%, dan 80%. Penelitian ini melakukan mixing pada seluruh bahan komposit yang digunakan dan memberi tekanan dengan metode cold press atau tekan dingin. Pengujian yang dilakukan yaitu uji kekerasan vikers, tarik, uji laju keausan, foto pembesaran makroscopik bahan komposit, serta uji SEM & EDS. Hasil pengujian diperoleh nilai kekerasan 23,2 VHN dimana angka tersebut mendekati nilai kekerasan brake pad original sepeda motor, yaitu dengan nilai 26,27 VHN. Sedangkan hasil pengujian keausan pada komposisi 10% resin, 40% serbuk aluminium, 50% serbuk tempurung kelapa dan 30% serbuk karbon aktif terdapat pengaruh nilai laju keausan serta komposit brake pad menjadi lebih lunak sehingga piringan rem (disc brake) memiliki ketahanan usia lebih lama. Dari pengujian tersebut, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai alternatif material brake pad sepeda motor yang mendekati nilai kekerasan brake pad original, minim gesekan pada piringan rem, serta ramah lingkungan
Pemanfaatan Generator Elektrolyzer Hydrogen Zinc Plate Untuk Sepeda Motor Injection 110 cc Wawan Herwanto; Dwi Rahmalina; Indra Chandra Setiawan
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 11 No. 3 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i3.2900

Abstract

Penelitian ini merupakan eksperimen untuk membuat generator yang menghasilkan gas HHO inovatif sederhana dan mengevaluasi pengaruh penambahan gas HHO terhadap sistem bahan bakar injeksi pada sepeda motor, sebagai peningkat kinerja mesin dan gas buang mesin sepeda motor. Sel HHO dirancang, dibuat dan dioptimalkan untuk produktivitas gas HHO yang terbuat dari 6 buah plat seng berukuran 90 milimeter x 90 milimeter dengan ketebalan 1milimeter berjarak 3 milimeter, sebagai elektrolyzer pada larutan air 400 cc dengan 5 gram Natrium Hidroksida (NaOH). Terjadi penambahan tenaga maksimum untuk bahan bakar pertamax dengan gas hydrogen sebesar 0,96%, dan polutan emisi gas buang untuk carbonmonoksida pada mesin berbahan bakar pertamax tanpa hidrogen yaitu 0,08%, nilai dari mesin berbahan bakar pertamax dengan hidrogen sebesar 0,02%, selisih 0,06%, jauh lebih rendah dan hidrokarbon yang dihasilkan dari pengujian mesin berbahan bakar pertamax tanpa hidrogen 67 ppm, dengan ambang batas ≤ 200 ppm, nilai Hidrokarbon pada mesin berbahan bakar pertamax dengan hidrogen jauh lebih rendah yaitu sebesar 3 ppm, selisih 64 ppm.
Modifikasi Mekanisme Penggerak Pada Modul Penggerak Concentrated Solar Power Tipe Parabolic Dish dhidik mahandika; Dwi Rahmalina; Naufal Rifqi Ramadhan
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 13 No. 1 (2023): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v13i1.4848

Abstract

Energi matahari adalah sumber energi yang tidak akan pernah habis sehingga layak untuk dikembangkan. Selanjutnya masa depan, energi surya dapat dimaikan peran mendasar untuk menggantikan pembangkit bahan bakar fosil, dan untuk beralih dari karbon teknologi ke teknologi hijau. Salah satu cara untuk memanfaatkan energi matahari sebagai sumber energi adalah mengembangkan sistem Concentrated Solar Power (CSP). Untuk membuat suatu alat Concentrated Solar Power sangat diperlukan rangkaian proses manufaktur yang meliputi pembentukan dan perakitan terhadap komponen berdasarkan desain yang telah dibuat dan metode manufaktur yang digunakan adalah DFMA (Design For Manufacturing and Assembly). Setiap langkah pengerjaan tiap komponen dijelaskan pada SOP (Standard Operating Procedure), dan juga peta kerja untuk pembentukan komponen dan perakitan komponen dijelaskan pada OPC (Operation Process Chart) yang bertujuan untuk menggerakan alat Concentrated Solar Power dengan gerak altitude. Dari hasil proses manufaktur dan perakitan modul penggerak alat Concentrated Solar Power ini didapatkan menggunakan roda gigi penggerak pada Concentrated Solar Power (CSP) Tipe Parabolic Dish, roda gigi yang digunakan yaitu dengan torsi 6.86 Nm, dikarenakan pada torsi 6.86 Nm memiliki nilai yield strength yang terkecil dibandingkan dengan torsi lainnya yaitu dengan nilai yield strength 5.571 MPa. Jenis Roda Gigi pada penggerak yang digunakan yaitu Roda Gigi Lurus, dengan nilai Torsi yaitu 6.86 Nm, nilai Daya (P) yaitu 0.26 hp, Kecepatan (Np) yaitu 150 putaran/menit, Jumlah Mata Gigi Penggerak (Z1) yaitu 10, Jumlah Mata Gigi (Z2) yaitu 67, Diameter Roda Gigi (D2) yaitu 134 mm, Diameter Roda Gigi Penggerak (D1) yaitu 20 mm, Modul (M) yaitu 2 mm, Pitch (P) yaitu 6.28 mm.
Pengembangan Komposit Matrik Epoxy Melalui Penambahan Penguat Serat Rami dan Fiberglass dengan Variasi 2 – 4 wt% DENNY KARDIMAN; Dwi Rahmalina
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 13 No. 2 (2023): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v13i2.5284

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik bahan komposit berpenguat serat rami dan fiberglass dengan matriks epoxy agar dapat menghasilkan keunggulan mekanik yang tepat untuk aplikasi spoiler mobil. Kebaruan pada penelitian ini merupakan upaya pembuatan komposit untuk bahan spoiler dengan komposisi matrik resin epoxy dengan penguat serat rami dan fiberglass dengan fraksi volume berat 2%, 3% dan 4%. Dua jenis penguat yaitu serat rami panjang 9 mm, dan fiberglass panjang 5 mm. Pengujian standar yang digunakan yaitu uji tarik menggunakan ASTM 638 – 03, uji tekan menggunakan standar ASTM 695 dan uji impak ASTM D 256 – 03. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kekuatan tarik tertinggi yaitu pada fraksi berat 4% (36,51 MPa), kekuatan tekan tertinggi yaitu pada spesimen fraksi berat 4% (55,29 MPa), kekuatan impak tertinggi 4 % (0,16 J/mm2). Kekuatan tekan rata-rata 52,24 MPa pada komposisi serat rami dan fiberglass panjang 9 mm dengan variasi 4%. Pendekatan pada hasil pengujian tekan sebelumnya pada bahan spoiler sebesar 47,68 MPa. Pengujian ini membuktikan bahwa fraksi berat penguat dengan 4 % masih bisa meningkatkan kekuatan tekan material komposit serat rami dan fiberglass.