Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Implementation of Technology-Based Cooperative Information Systems: Reflections on the International PKM Visit Hasnita, Evi; Cici Aprilliani; Efriza; Neila Sulung; Zuranda; Yelmi Reni Putri; Ratna Dewi
Journal of Community Service and Application of Science Vol. 4 No. 1 (2025): COMMUNITY SERVICE AND APPLICATION SCIENCE (JCSAS)
Publisher : KPN Kopertis X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/fpyjmb35

Abstract

An international Community Service (PKM) activity provides strategic insights into the development of a digital technology-based cooperative information system. This study reflects the results of an academic visit to Malaysian national cooperatives, specifically ANGKASA, which has successfully implemented a technology-based integrated cooperative information system. This reflection identified best practices in member management, transaction recording, and digital financial reporting. The findings indicate that cooperative digitalization not only improves management efficiency and organizational transparency but also strengthens cooperative competitiveness at the national and regional levels. This PKM activity strengthens collaboration between universities and the cooperative movement in supporting the digital transformation of Indonesian cooperatives. The implications of this visit are expected to serve as a reference for the development of cooperative information systems in the academic environment and the wider community.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Wasting pada Balita Usia 36-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Rao Kabupaten Pasaman Hasnita, Evi; Noflidaputri, Resty; Sari, Novi Wulan; Yuniliza, Yuniliza
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 7, No 1 (2023): JIK-April Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v7i1.740

Abstract

Pada saat ini banyak balita yang mengalami masalah gizi dalam kehidupan. Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman pada tahun 2017 presentase balita kurus di Kabupaten Pasaman yaitu 6,2%, sedangkan pada tahun 2019 jumlah balita yang mengalami wasting di Kabupaten Pasaman mengalami peningkatan menjadi 10,19%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Wasting Pada Balita Usia 36 – 59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Rao Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita usia 36 - 59 bulan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Tapus yang berjumlah 925 orang, jumlah sampel dalam penelitian ini 90 orang dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Penelitian dilakukan pada Tahun 2020 data yang digunakan adalah data primer yaitu dengan melakukan wawancara kepada responden, analisis data secara univariate dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square secara komputerisasi. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan pola asuhp value = 0,496, ada hubungan riwayat penyakit dengan p value = 0,014, asupan makanan p value = 0,007 dan sanitasi lingkungan nilai p value = 0,007 dengan kejadian wasting. Kesimpulan terdapat hubungan riwayat penyakit infeksi, asupan makanan dan sanitasi lingkungan, sedangkan tidak ada hubungan pola asuh dengan kejadian wasting. Untuk itu diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat melakukan upaya dalam mencegah teijadinya wasting pada balita salah satunya memberikan penyuluhan tentang menu seimbang.
Hubungan Kualitas Fisik, Bakteriologis, dan Higiene Pengolahan Air Minum dengan Kejadian Stunting Sulung, Neila; Hasnita, Evi; Rahmadani, Putri; Iswahyudi, Abdi; Irfan, Muhammad
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v9i1.443

Abstract

Stunting adalah kondisi di mana pertumbuhan fisik anak-anak terhambat, terutama tinggi badan yang tidak sesuai dengan usia mereka. Jika tidak dicegah atau diatasi sejak dini, kondisi ini dapat sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Target nasional untuk tahun 2024 adalah menurunkan prevalensi stunting hingga 14%. Namun, di Kota Payakumbuh, terdapat 291 balita yang mengalami stunting pada tahun 2022, dan 43 balita mengalami kondisi pendek di wilayah kerja Puskesmas X. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas fisik, bakteriologis, dan higiene pengolahan air minum. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain case control. Sampel terdiri dari 41 rumah balita kasus stunting dan 41 rumah balita yang tidak stunting sebagai kontrol. Indikator pengukuran bakteri E.coli dilakukan dengan mengambil sampel air minum yang diperiksa menggunakan Sanitarian KIT Compact Dry EC/DC, dan Koliform diperiksa dengan metode yang sama, menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90,2% kualitas fisik air memenuhi syarat, namun 84,1% kualitas bakteriologis tidak memenuhi syarat, dan 58,5% higiene pengolahan air minum tidak baik. Hasil analisis bivariate diperoleh bahwa higiene pengolahan air minum dengan p-value 0,014. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara higiene pengolahan air minum dengan stunting. Rekomendasi dari penelitian ini perlunya edukasi keluarga mengenai pengolahan air minum yang aman dan higienis.
Exploring Adolescent Pregnancy Expectations in Continuity of Midwifery Care: A Qualitative Study in Indonesia Susanti, Dewi; Hardisman, Hardisman; Yusrawati, Yusrawati; Mudjiran, Mudjiran; Machmud, Rizanda; Nursal, Dien Gusta Anggraini; Maputra, Yantri; Hasnita, Evi
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 5 No. 4 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v5i4.2339

Abstract

Introduction: Adolescent pregnancy presents a significant challenge to global reproductive health, including in Indonesia. The unique obstacles that young pregnant women encounter when seeking appropriate and supportive healthcare services call for a deeper understanding to improve maternal care. Purpose: This study aims to explore the expectations of young pregnant women regarding continuous midwifery care in Indonesia. Method: This research employed an exploratory qualitative approach, conducting 13 face-to-face interviews between January and June 2022. Participants included midwives, young mothers, a coordinating midwife, and Mother and Child Health (MCH) program holders. Interviews, lasting 1-1.5 hours, were conducted, and the interview data were rigorously analyzed thematically by the research team, strengthening data reliability through triangulation. Results: Continuity management emphasizes friendly service, privacy, clear communication, and comprehensive health assessments. Informational continuity involves comprehensive information, direct communication, attractive aids, and health education evaluation. Relational continuity highlights comprehensive maternal care, family tradition approval, reminders, and efficient care. The study underscores the importance of tailored, holistic, and culturally sensitive midwifery care for young pregnant women's overall well-being. Conclusion:   This study highlights adolescent pregnant women's unique needs, focusing on continuity management, informational continuity, and relational continuity. Proposed strategies include tailored health services, comprehensive maternal education, cultural sensitivity training for healthcare providers, policy integration, and diverse research. Successfully implementing these measures can significantly enhance maternal care outcomes for Indonesian adolescents.
A Phenomenological Study of Domestic Violence and Its Impact on Women's Psychological and Reproductive Health in Solok City, Indonesia Novi Wulan Sari; Evi Hasnita; Erit Rovendra; Rahmi Sari Kasoema
Bulletin of Inspiring Developments and Achievements in Midwifery Vol. 2 No. 2 (2025): December, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/bidan.v2i2.232

Abstract

Domestic violence (DV) in Indonesia is rising, with over 400,000 cases reported in 2022, driven by increased public awareness post the Domestic Violence Elimination Act, yet communities often limit it to physical abuse, ignoring psychological and reproductive health effects. This study explores lived experiences of DV among women in Solok City and its impacts on their psychological and reproductive health. A qualitative phenomenological approach involved eight women recruited via snowball sampling, with data from 45–60-minute in-depth interviews and documentation, ensuring trustworthiness through prolonged engagement and triangulation. All participants (100%) faced multiple violence forms: six physical, seven psychological, and five forced sexual activity. Psychological effects included chronic stress (7/8), sleep disturbances (5/8), shame (6/8), and depressive symptoms (5/8). Reproductive issues affected five with menstrual irregularities, four with recurrent vaginal infections/discharge, and three with reduced libido, linked to prolonged violence, financial stress, and overwork causing hormonal disruptions. DV profoundly impairs women's psychological and reproductive health in Solok City, underscoring needs for heightened community education, expanded support services, accessible reporting, and empowering women to reject violence and seek help.
Development of Toddlers: Analyzing of the Utilization of the KIA Handbook In Mother In Indonesia Evi Hasnita; Wenny Lazdia; Savitri Yolanda; Rina Mariyana
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2023): Edunity : Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v2i9.149

Abstract

Developmental delays in children are still a serious problem in both developed and developing countries in the world. The number of developmental disorders in children under five in Indonesia is still quite high. In Indonesia 13 – 18 % of children under five experience developmental delays. The Maternal and Child Health Book (KIA) is an important communication tool and information medium for health workers, pregnant women, families, and the community. The purpose of this study is to analyze the use of the Maternal and Child Health Handbook with child development. The method used is Qualitative research. This study uses the in-depth interview method to find problems more openly. Participants in this study were mothers of toddlers. The sampling technique used was purposive sampling technique so that the participants could represent the characteristics of a population of 10 people. The results obtained by pregnant women who have a negative attitude tend not to use the Maternal and Child Health handbook properly and the theme of developmental disturbances for toddlers is that toddlers have unclear speech, and for other developments, there are no problems. It is recommended for parents to take advantage of the use of health books so that children's development runs optimally
ANALISIS FAKTOR DETERMINAN TERHADAP KUNJUNGAN BALITA (12 – 59 BULAN) KE POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARJASA Musrifah, Andriya Syahriyatul; Ba’diah, Atik; Maimunah , Siti; Hasnita, Evi; Sunartono, Sunartono
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.889

Abstract

ABSTRAK : Pendahuluan: Keaktifan ibu pada setiap kegiatan di posyandu akan berpengaruh pada perkembangan status gizi anak balita, dimana salah satu tujuan dari posyandu adalah memantau peningkatan status gizi masyarakat terutama anak balita dan ibu hamil. Ibu yang memiliki anak balita diharapkan hendaknya aktif dalam pemanfaatan posyandu agar status gizinya terpantau. Tujuan: Menganalisis faktor determinan kunjungan balita (12 – 59 bulan) keposyandu di wilayah kerja puskesmas Arjasa. Metode: Jenis penelitian mix method. Populasi seluruh balita diwilayah kerja Puskesmas Arjasa sebanyak 728 orang. Data kuantitatif dikumpulkan dengan cara memberikan kuesioner terstruktur kepada responden, pengambilan data kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, seperti kader posyandu, petugas kesehatan, dan ibu-ibu balita yang terlibat dalam kegiatan posyandu. Hasil: Terdapat faktor yang paling berpengaruh dalam kunjungan balita (12- 59 bulan) keposyandu diwilayah kerja Puskesmas Arjasa. Kesimpulan: bidan dan tenaga kesehatan diharapkan lebih rutin melakukan kunjungan rumah untuk memberikan penyuluhan langsung, memantau kesehatan balita, dan mengingatkan jadwal Posyandu yang disesuaikan dengan aktivitas harian ibu agar tidak mengganggu waktu mereka. Kata Kunci: Kunjungan, Balita, Posyandu
Analisis Kepribadian dan Kreativitas Pegawai Terhadap Kinerja Pegawai RSUD Padang Panjang Tahun 2025 Lismawati; Evi Hasnita; Nurhayati
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2025): Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 3 Nom
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v3i3.224

Abstract

Menurut Men PANRB kinerja pegawai yang baik adalah dengan capaian target diatas 70%. Kinerja pegawai RSUD Padang Panjang ditetapkan harus tercapai 100% per periode penilaiannya. Pegawai sebagai penggerak organisasi perlu memiliki kepribadian dan kreativitas agar tetap kompetitif dan berdaya saing global. Tambahan penghasilan pegawai adalah faktor eksternal sebagai bentuk apresiasi yang dapat meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai. Tujuan penelitian mengetahui “Analisis Kepribadian, Kreativitas dan Tambahan Penghasilan Pegawai Terhadap Kinerja Pegawai RSUD Padang Panjang Tahun 2025”. Jenis penelitian mixed method, penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 80 orang dengan teknik proporsional random sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data dengan univariat, bivariat dan multivariat. Penelitian kualitatif terdiri dari 8 informan yaitu kepala bidang pelayanan, kepala bidang keuangan, kepala ruangan, staf medis, staf keperawatan dan staf penunjang. Analisa data dengan reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil uji chi square didapatkan ada hubungan yang bermakna antara kepribadian (p=0,000, OR 9,67), kreativitas (p=0,000, OR 8,21) dengan kinerja pegawai. Tidak terdapat hubungan antara tambahan penghasilan pegawai (p=0,32, OR 1,74) dengan kinerja pegawai. Faktor kepribadian adalah faktor dominan terhadap dengan kinerja pegawai dengan POR 5,98. Hasil penelitian kualitatif pelaksanaan kinerja pegawai sudah optimal namun masih perlu pembenahan dalam pengembangan sumber daya manusia dan anggaran. Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan bermakna antara kepribadian dan kreativitas terhadap kinerja pegawai, dengan faktor paling berpengaruh adalah kepribadian. Bagi RSUD Padang Panjang agar dapat meningkatkan pengembangan alokasi anggaran dan sumber daya manusia melalui pelatihan dan keterampilan pegawai.
Pengaruh Pemberian Olahan Tempe Kukus Terhadap Gejala Hot Flashes Pada Ibu Menopause Evi Hasnita; Neila Sulung; Nanda Novradayanti
Jurnal Endurance Vol. 4 No. 3 (2019): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menopause is a normal stage in a woman's life. The sign and symptom is hot flashes. According to observational data on some respondents, they had complaints during menopause, especially hot flashes symptoms. It is characterized by redness of the skin, palpitations, weakness, and anxiety and sleep disorders. The purpose of this study was to determine The Effectiveness of Steamed Tempe toward Potassium Flashes Symptoms of Menopause in Guguk Panjang Community Health Center Bukittinggi 2019. This study used Quasi-Experiment (One-Group Pretest - Posttest Design). It was conducted in 14 days on April 2019 in Guguk Panjang Health Center Bukittinggi. By using purposive sampling, 10 respondents were chosen as the samples. The data were analyzed by univariate and bivariate analysis by using T test. The results of this study showed that the average symptoms of hot flashes on the respondents before (pretest) steamed tempe was 4.00 (SD 0.635) and after (Posttest) was 2.49 (SD 0.421) with P-value = 0,000. Then, there was a significant relationship between hot flashes felt by respondents before and after steamed tempe. Menopause merupakan tahap normal dalam kehidupan wanita dengan berhentinya menstruasi, tanda dan gejalanya seperti hot flashes (rasa panas). Menurut data observasi pada beberapa responden mengalami keluhan pada masa menopause terutama gejala hot flashes yang ditandai dengan kemerahan pada kulit, palpitasi, kelemahan, dan kecemasan bahkan gangguan tidur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian olahan tempe kukus terhadap gejala hot flashes pada ibu menopause. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi-Eksperimen (One-Group Pretest - Posttest Design) yang di aplikasikan dengan rancangan pretest – posttest. Teknik pengambilan sampel diambil dengan metode Purposive Sampling dengan jumlah sampel 10 orang responden. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji T test. Penelitian dilakukan selama 14 hari pada bulan April 2019 di wilayah Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi. Hasil penelitian didapatkan rata – rata gejala hot flashes pada responden sebelum (Pretest) pemberian olahan tempe kukus adalah 4,00 (SD 0,635)dan sesudah (Posttest) adalah 2,49(SD 0,421) dengan P-value 0,000. Hasil di atas didapatkan hubungan signifikan antara gejala hot flashes yang dirasakan responden sebelum dan sesudah pemberian olahan tempe kukus.
ENHANCING EXPRESSIVE COMMUNICATION IN CHILDREN WITH AUTISM SPECTRUM DISORDER THROUGH THE USE OF THE PICTURE EXCHANGE COMMUNICATION SYSTEM (PECS) COMBINED WITH ANIMATED VIDEO Mariyana, Rina; Neila Sulung; Evi Hasnita; Pratiwi, Endang Dian
Jurnal Endurance Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v11i1.3500

Abstract

Children with autism generally experience barriers in communication skills so they need appropriate interventions to support the development of these abilities. One of the approaches that is considered effective in improving communication skills is the Picture Exchange Communication System (PECS) assisted by animated videos. This study aims to analyze the effect of the application of PECS assisted by animated videos on the communication ability of children with autism at SLB Autisma YPPA Bukittinggi. This study uses a quasi-experimental design with a pretest-posttest design. The research was carried out in September 2024 with a sample of 28 children selected using purposive sampling techniques. The research instrument was in the form of a communication ability questionnaire. Data analysis is carried out using appropriate statistical tests. The results showed that the average communication ability score of children with autism before the intervention was 27.36 and increased to 47.29 after the intervention. The results of the statistical test showed a value of p = 0.001 (p < 0.05), which indicates a significant influence of the application of PECS assisted by animated videos on the communication ability of children with autism. It can be concluded that PECS assisted by animated videos is effective in improving the communication skills of children with autism. This method is expected to be used as an alternative learning model in an effort to improve the communication skills of children with autism.