Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA PEMERINTAH INDONESIA MENGATASI KONTEN HOAKS DAN DISINFORMASI DI PLATFORM TIKTOK Syafiqoh Syaqurani; Saeful Mujab; Silvania Aldian Cahyani
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital saat ini, TikTok menjadi salah satu platform media sosial paling populer di kalangan anak muda. TikTok bukan hanya platform yang menjadi tempat hiburan, namun bisa juga menjadi salah satu sumber informasi bagi banyak orang. Sayangnya tidak semua informasi yang beredar itu benar. Konten hoaks yang tersebar, akan membuat pengguna khususnya masyarakat menjadi bingung, bahkan kepercayaan masyarakat dapat menurun terhadap pemerintah. Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan ini, mulai dari kebijakan hukum seperti Undang-undang ITE, melakukan kerja sama dengan platform digital, hingga peningkatan literasi digital masyarakat. Makalah ini menggunakan metode studi kepustakaan atau kajian literatur dengan berdasarkan beberapa jurnal ilmiah yang relevan dengan topik yang dibahas. Hasil analisis menunjukkan bahwa upaya pemerintah dalam mengatasi konten hoaks dan disinformasi sudah cukup berhasil, namun tantangan yang dihadapi tidak sedikit, apalagi dengan adanya teknologi AI yang membuat konten hoaks dan disinformasi menjadi sangat sulit untuk dibedakan.
Komunikasi Dialogis Krisis di Instagram: Analisis Respons Terra Drone terhadap Opini Publik Pasca Kebakaran Arrasyifah Leby; Saeful Mujab; Abellia Nathany; Syafaat Ariski
Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/komunikasi.v3i1.880

Abstract

This study examines Terra Drone Indonesia's implementation of management dialogue in addressing crisis communication following a fire at the company's office building. The incident sparked a wave of negative sentiment on Instagram, marked by increased public comments assessing occupational safety, data security, and the company's transparency in conveying information related to the legal process. The study used a qualitative approach with a case study method to understand how the company developed a crisis communication strategy through official statements published on social media. Data were analyzed based on dialogic elements of communication, particularly empathy for victims, humanitarian commitment, and the company's position and normative and defensive stance in affirming legal handling and compliance measures. The results show that the company attempted to balance an empathetic narrative to mitigate public pressure with a defensive strategy to maintain institutional legitimacy. However, the dynamics of public opinion on Instagram indicate that the company's response has not fully met the expectations of two-way communication. This is evident in the dominance of one-way communication patterns and the lack of technical clarifications needed by the public, thus creating a productive economic outlook. Overall, dialogic management has been implemented responsively, but has not been optimal in building a space for dialogue and public trust as a whole.
Strategi Manajemen Isu dan Komunikasi Krisis PT Gudang Garam Tbk dalam Merespons Kasus PHK Tahun 2025 Yunitasari, Dwi Aulya; Budhiyani, Nabiila; Suherman, Tiara Astrilia; Mujab, Saeful
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.15054

Abstract

Kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di PT Gudang Garam Tbk pada tahun 2025 berkembang menjadi isu publik yang mendapat perhatian luas dari masyarakat dan media. Isu ketenagakerjaan memiliki sensitivitas tinggi karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan karyawan serta tanggung jawab sosial perusahaan, sehingga berpotensi mempengaruhi reputasi korporasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen isu dan komunikasi krisis yang diterapkan oleh PT Gudang Garam Tbk dalam merespons kasus PHK tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis pemberitaan media. Kerangka analisis yang digunakan adalah teori manajemen isu serta Situational Crisis Communication Theory (SCCT) dari W. Timothy Coombs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan melakukan identifikasi isu secara dini dan menerapkan strategi komunikasi berupa klarifikasi serta pengurangan tanggung jawab (diminish strategy) yang sesuai dengan karakteristik krisis dalam kategori accidental cluster. Strategi ini dinilai mampu menekan eskalasi isu dan menjaga stabilitas citra perusahaan. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan isu dan komunikasi krisis yang tepat dalam menjaga kepercayaan publik.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL SISWA SMK N 5 BEKASI: MENGENAL DAN MENCEGAH MODUS LOWONGAN KERJA PALSU Mujab, Saeful; Madonna, Metha; Sofyan, Muhamad
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.8993

Abstract

ABSTRACT The increasing prevalence of online job vacancy scams poses a serious challenge for vocational high school students who are in the transitional phase toward entering the workforce. This Community Service Program (PkM) aimed to strengthen the digital literacy of students at SMK Negeri 5 Kota Bekasi so that they are able to independently recognize and prevent fraudulent online job offers. The program was implemented through interactive workshops based on case studies and verification simulations, with evaluation employing a pre- and post-activity design to measure changes in participants’ knowledge, self-efficacy, and verification skills. The results indicate a notable improvement in students’ understanding of scam risk indicators, the reasonableness of recruitment procedures, and the importance of personal data protection, accompanied by the development of more cautious attitudes when responding to online job offers. The findings also show that fostering a cognitive pause before taking action plays an important role in reducing participants’ tendencies toward impulsive decision-making. Overall, this program demonstrates that concise, structured, and practical digital literacy interventions are effective in enhancing students’ vigilance and self-control in dealing with online fraud risks and have the potential to be replicated in other vocational education contexts. ABSTRAK Maraknya penipuan lowongan kerja daring menjadi tantangan serius bagi siswa sekolah menengah kejuruan yang berada pada fase transisi menuju dunia kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkuat literasi digital siswa SMK Negeri 5 Kota Bekasi agar mampu mengenali dan mencegah modus penipuan lowongan kerja palsu secara mandiri. Program dilaksanakan melalui workshop interaktif berbasis studi kasus dan simulasi verifikasi, dengan evaluasi menggunakan desain pra dan pasca kegiatan untuk menilai perubahan pengetahuan, keyakinan diri, dan keterampilan verifikasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap indikator risiko penipuan, kewajaran prosedur rekrutmen, serta pentingnya perlindungan data pribadi, disertai dengan tumbuhnya sikap lebih berhati-hati dalam merespon tawaran kerja daring. Temuan ini juga menunjukkan bahwa pembiasaan jeda kognitif sebelum bertindak berperan penting dalam mengurangi kecenderungan pengambilan keputusan impulsif pada peserta. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi literasi digital yang ringkas, terstruktur, dan aplikatif efektif dalam meningkatkan kewaspadaan serta kontrol diri siswa dalam menghadapi risiko penipuan di ruang digital, sekaligus berpotensi direplikasi pada konteks pendidikan vokasi lainnya.
Co-Authors Abellia Nathany Achmad Jamil Afrida, Zahara Nur Anindita, Anindita Annisa Bella Arsidyanthi Ari Sulistyanto Arrasyifah Leby Aviesenna, Muhammad Azhar Irfansyah Bintang, Ronald Ef Janes Budhiyani, Nabiila Citra, Nabila Sisilia Dewi, Nita Komala Doa, Faradila Dwinarko Eldy Haniel Rauan Erita Riski Putri Fadiyah, Najwa Fallah, Anugrah Vanesha Noor Faranisa, Ririn Gupron, Mochamad Alfin Hani Astuti Harahap, Hamida Syari Herman, Palma Hurul Jasmine Jodie Pratama Jodie Pratama Kusumawati, Nabila Dwi Leby, Arrasyifah Madonna, Metha Magdalena, Nurindah Tri METHA MADONNA Muhamad Husni Mubarok Muhamad Husni Mubarok Muhamad Sofyan Muhamad, Pagi Muhammad Syahri Muhammad, Pagi Nabila, Asifa Nasaruddin Siregar Nasaruddin Siregar Nasution, Andra Ningrum, Endah Prawesti NITA KOMALA DEWI Nugroho, Febriansyah Satria Dwi Nursyamsi , Sari Endah Nurul Fitria Pamungkas, Safira Dyah Pangestu, Prayoga Bagja Purwanto, Sandy Putri Aulia Febriyanti Putri, Erita Riski Rahmawati, Nabila Rahmawati, Octavia Dwi Ramdhani, Zikri Ratna Puspita REZA PAHLEVI Rifki, Aimar Rina Sovianti Rina Sovianti Ririn Faranisa Risani, Annisa Salsabila, Safirra Indra Saragih, Ilham Bintang Shabrina Rizkiyani Sidiq, Rangga Maulana Silvania Aldian Cahyani Simangunsong, Martin Maikel Alfredo SJAFRIZAL, TABRANI - Suherman, Tiara Astrilia Syafaat Ariski Syafiqoh Syaqurani Tabrani Sjahfrizal Tabrani Syafrizal Trihandiva, Ravi Nugraha Widodo, Aan Yearsiana, Theresia Yuni Tresnawati Yunitasari, Dwi Aulya Yusriah, Layli Zara Zettira Rizal Zerlinda Salsabila