Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi dan Pengembangan Strategi Mengatasi Kenakalan Remaja bagi Siswa SMA Sekolah Rakyat di Babelan - Bekasi Mujab, Saeful; Siregar, Nasaruddin; Madonna, Metha; Nursyamsi, Sari Endah; Leby, Arrasyifah
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja dikenal sebagai periode perkembangan yang sangat rentan terhadap pengaruh negatif dari lingkungan, termasuk kenakalan remaja dan pergaulan bebas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa SMA Sekolah Rakyat Babelan mengenai bahaya yang ditimbulkan oleh kenakalan remaja, serta pentingnya memiliki kontrol diri yang kuat dalam interaksi sosial mereka. Metode yang diterapkan dalam sosialisasi ini melibatkan penyampaian materi melalui ceramah edukatif dan sesi diskusi yang interaktif. Pendekatan ini memungkinkan para siswa untuk secara langsung menerima informasi dan berpartisipasi aktif dalam membahas tantangan serta isu yang mereka hadapi. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan siswa, keterbukaan mereka dalam sesi diskusi, dan tumbuhnya komitmen untuk menjauhi perilaku yang menyimpang. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini terbukti efektif sebagai upaya preventif dan pembentukan karakter, membantu remaja menjadi individu yang lebih bertanggung jawab dan memiliki moral yang baik
TANGGUNG JAWAB ETIKA DAN REGULASI PLATFORM DIGITAL DALAM MENANGANI ANCAMAN DISINFORMASI PADA MEDIA TIKTOK Zara Zettira Rizal; Saeful Mujab; Putri Aulia Febriyanti
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 07 Desember (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan pesat penggunaan platform media sosial, khususnya TikTok, membuat arus informasi di masyarakat Indonesia semakin cepat dan luas, namun sekaligus membuka ruang besar bagi penyebaran disinformasi yang dapat memengaruhi pandangan publik dan stabilitas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab etika dan hukum platform TikTok dalam menangani penyebaran disinformasi di Indonesia serta mengkaji peran regulasi komunikasi nasional, khususnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dengan mengkaji jurnal komunikasi, literatur hukum, serta regulasi nasional yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok telah melakukan upaya moderasi konten melalui sistem algoritma dan pemeriksaan manusia, namun pelaksanaannya masih belum konsisten, kurang transparan, dan berpotensi bias, sehingga disinformasi tetap mudah menyebar, terutama didukung oleh rendahnya literasi digital pengguna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan disinformasi di TikTok tidak hanya bergantung pada pengguna, tetapi membutuhkan penguatan etika komunikasi dalam sistem platform, kepatuhan terhadap regulasi nasional, serta kolaborasi antara platform digital, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman, transparan, dan bertanggung jawab.
UPAYA PEMERINTAH INDONESIA MENGATASI KONTEN HOAKS DAN DISINFORMASI DI PLATFORM TIKTOK Syafiqoh Syaqurani; Saeful Mujab; Silvania Aldian Cahyani
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital saat ini, TikTok menjadi salah satu platform media sosial paling populer di kalangan anak muda. TikTok bukan hanya platform yang menjadi tempat hiburan, namun bisa juga menjadi salah satu sumber informasi bagi banyak orang. Sayangnya tidak semua informasi yang beredar itu benar. Konten hoaks yang tersebar, akan membuat pengguna khususnya masyarakat menjadi bingung, bahkan kepercayaan masyarakat dapat menurun terhadap pemerintah. Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan ini, mulai dari kebijakan hukum seperti Undang-undang ITE, melakukan kerja sama dengan platform digital, hingga peningkatan literasi digital masyarakat. Makalah ini menggunakan metode studi kepustakaan atau kajian literatur dengan berdasarkan beberapa jurnal ilmiah yang relevan dengan topik yang dibahas. Hasil analisis menunjukkan bahwa upaya pemerintah dalam mengatasi konten hoaks dan disinformasi sudah cukup berhasil, namun tantangan yang dihadapi tidak sedikit, apalagi dengan adanya teknologi AI yang membuat konten hoaks dan disinformasi menjadi sangat sulit untuk dibedakan.
Komunikasi Dialogis Krisis di Instagram: Analisis Respons Terra Drone terhadap Opini Publik Pasca Kebakaran Arrasyifah Leby; Saeful Mujab; Abellia Nathany; Syafaat Ariski
Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/komunikasi.v3i1.880

Abstract

This study examines Terra Drone Indonesia's implementation of management dialogue in addressing crisis communication following a fire at the company's office building. The incident sparked a wave of negative sentiment on Instagram, marked by increased public comments assessing occupational safety, data security, and the company's transparency in conveying information related to the legal process. The study used a qualitative approach with a case study method to understand how the company developed a crisis communication strategy through official statements published on social media. Data were analyzed based on dialogic elements of communication, particularly empathy for victims, humanitarian commitment, and the company's position and normative and defensive stance in affirming legal handling and compliance measures. The results show that the company attempted to balance an empathetic narrative to mitigate public pressure with a defensive strategy to maintain institutional legitimacy. However, the dynamics of public opinion on Instagram indicate that the company's response has not fully met the expectations of two-way communication. This is evident in the dominance of one-way communication patterns and the lack of technical clarifications needed by the public, thus creating a productive economic outlook. Overall, dialogic management has been implemented responsively, but has not been optimal in building a space for dialogue and public trust as a whole.
Co-Authors Abellia Nathany Achmad Jamil Afrida, Zahara Nur Agatha, Donna Amadea Anindita, Anindita Annisa Bella Arsidyanthi Ari Sulistyanto Arrasyifah Leby Aviesenna, Muhammad Azhar Irfansyah Bintang, Ronald Ef Janes Citra, Nabila Sisilia Dewi, Nita Komala Doa, Faradila Dwinarko Eldy Haniel Rauan Erita Riski Putri Fadiyah, Najwa Fallah, Anugrah Vanesha Noor Faranisa, Ririn Gupron, Mochamad Alfin Hafhisyah, Salma Hani Astuti Harahap, Hamida Syari Herman, Palma Hurul Jasmine Jodie Pratama Jodie Pratama Kusumawati, Nabila Dwi Leby, Arrasyifah Madonna, Metha Magdalena, Nurindah Tri METHA MADONNA Muhamad Husni Mubarok Muhamad Husni Mubarok Muhamad, Pagi Muhammad Syahri Muhammad, Pagi Nabila, Asifa Nasaruddin Siregar Nasaruddin Siregar Nasution, Andra Ningrum, Endah Prawesti NITA KOMALA DEWI Nugroho, Febriansyah Satria Dwi Nursyamsi , Sari Endah Nurul Fitria Pamungkas, Safira Dyah Pangestu, Prayoga Bagja Purwanto, Sandy Putri Aulia Febriyanti Putri, Erita Riski Rahmawati, Nabila Rahmawati, Octavia Dwi Ramdhani, Zikri Ratna Puspita REZA PAHLEVI Rifki, Aimar Rina Sovianti Rina Sovianti Ririn Faranisa Risani, Annisa Salimah, Raudhotus Salsabila, Safirra Indra Saragih, Ilham Bintang Setya, Aprillia Anggi Dara Shabrina Rizkiyani Sidiq, Rangga Maulana Silvania Aldian Cahyani Simangunsong, Martin Maikel Alfredo SJAFRIZAL, TABRANI - Syafaat Ariski Syafiqoh Syaqurani Tabrani Sjahfrizal Tabrani Syafrizal Trihandiva, Ravi Nugraha Widodo, Aan Yearsiana, Theresia Yuni Tresnawati Yusriah, Layli Zara Zettira Rizal Zerlinda Salsabila