Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH LITERASI KEUANGAN, INKLUSI KEUANGAN TERHADAP KINERJA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) MELALUI FINANCIAL SELF EFFICACY SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI KOTA SURABAYA Putri, Mutiara Pradina; Arimbawa, I Gede; Artaya, I Putu; Nilowardono, Sengguruh
E-Jurnal SPIRIT PRO PATRIA Vol 9 No 2: September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat / Narotama University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/spirit.v9i2.2627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan terhadap kinerja usaha mikro kecil dan menengah melalui financial selft effecacy sebagai variable intervening di kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Populasi dalam penenlitian ini adalah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah di wilayah kota Surabaya. Jumlah sampel sebesar 100, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner.Teknik analisa data menggunakan SEM – PLS. Literasi keuangan dan inklusi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial self efficacy pelaku UMKM di Kota Surabaya, hal ini berarti semakin tinggi literasi keuangan dan inklusi keuangan maka semakin tingggi pula tingkat kepercayaan diri pelaku UMKM dalam mengelola keuangannya. Literasi keuangan dan inklusi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan pelaku UMKM di kota Surabaya, hal ini menunjukkan semakin tinggi literasi keuangan dan inklusi keuangan maka semakin tinggi kenerja keuangan pelaku UMKM di kota Surabaya. Financial selft efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan pelaku UMKM di kota Surabaya, hal ini dapat diartikan semakin tinggi keyakinan diri dalam mengelola keuangan maka semakin meningkat pula kinerja keuangan pelaku UMKM di kota Surabaya. Penelitian ini hanya dilakukan di wilayah kota Surabaya, oleh karena itu untuk penelitian selanjutnya cakupan wilayah penelitian agar diperluas mencakup seluruh kawasan di Negara Republik Indonesia
Dari Nilai Yang Dipersepsikan Menuju Penggunaan Aktual: Pemodelan Adopsi Mobile Banking Pada Bank Pembangunan Daerah Retno Handayani; Sengguruh Nilowardono
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11923

Abstract

Pesatnya perkembangan layanan mobile banking mendorong bank pembangunan daerah untuk meningkatkan adopsi digital di kalangan nasabahnya. Namun, penggunaan sistem secara aktual masih menjadi tantangan utama meskipun ketersediaan aplikasi mobile banking terus meningkat. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara Perceived Usefulness (PU) dan Perceived Ease of Use (PEOU) terhadap penggunaan sistem aktual, dengan Behavioral Intention (BI) sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data survei yang dikumpulkan dari nasabah bank pembangunan daerah yang aktif menggunakan layanan mobile banking. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menilai model pengukuran dan model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PU dan PEOU berpengaruh positif dan signifikan terhadap BI. Selanjutnya, BI menunjukkan pengaruh positif signifikan terhadap penggunaan sistem aktual dan berperan sebagai variabel mediasi utama dalam menerjemahkan persepsi pengguna menjadi perilaku penggunaan nyata. Di antara hubungan yang diuji, BI menunjukkan pengaruh terkuat terhadap penggunaan sistem aktual, menegaskan peran pentingnya dalam adopsi mobile banking. Temuan ini berkontribusi pada literatur penerimaan teknologi dengan mengonfirmasi penerapan Technology Acceptance Model pada konteks bank pembangunan daerah. Secara praktis, penelitian ini menyarankan agar manajemen bank memprioritaskan peningkatan manfaat fungsional dan kemudahan interaksi guna memperkuat intensi nasabah dan mendorong penggunaan mobile banking yang berkelanjutan.