Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Mini review pengaruh jumlah sudu turbin vortex berdasarkan daya pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) yang dihasilkan Harmiansyah, Harmiansyah; Arysandia, Devy; Gamas, Fino; Saputri, Nawang; Kusmali, Muh.; Fil’aini, Raizummi
Sultra Journal of Mechanical Engineering Vol. 2 No. 2 (2023): Sultra Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi air menjadi Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang tengah digalakan saat ini. Dalam pemanfaatannya energi air dapat diaplikasikan menjadi suatu pembangkit listrik, salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Di Indonesia sendiri PLTMH telah banyak dikembangkan, terutama dalam mengatasi keterbatasan energi listrik di daerah terpencil. Namun, PLTMH masih belum berkembang secara optimal karena masih bertumpu pada aliran air dengan head tinggi, seperti air terjun. Hal ini tentunya menjadi perhatian khusus untuk memilih lokasi implementasi. Oleh karena itu dilakukan pengkajian dengan mempelajari bagian utama dari PLTMH, yakni dengan menggunakan turbin vortex. Berdasarkan julukannya turbin vortex memanfaatkan pusaran air dalam sistem kerjanya yang mampu diterapkan pada aliran air dengan head rendah, seperti aliran sungai. Dalam sistem kerjanya, turbin vortex harus memperhatikan jumlah sudu yang digunakan karena hal tersebut mempengaruhi kinerja turbin vortex dan keluarannya. Kajian teoritis ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jumlah sudu ditinjau dari keluaran PLTMH yang didasari dari sumber literatur terdahulu. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dan kualitatif. Hasil dari kajian teoritis dapat diketahui semakin banyak jumlah sudu yang divariasikan maka akan semakin besar keluaran PLTMH, seperti nilai putaran turbin, nilai putaran generator, tegangan, arus, daya, torsi, dan efisiensi.
Potensi biomassa biji karet (hevea brasiliensis) sebagai bahan baku pembuatan biodisel di Indonesia Harmiansyah, Harmiansyah; Rismayanti, Marlinana; Widya, Widya; Sinaga, Anggi
Sultra Journal of Mechanical Engineering Vol. 4 No. 1 (2025): Sultra Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biodiesel merupakan mono-alkil ester rantai panjang asam lemak yang diperoleh dari sumber terbarukan. Penggunaan biodiesel untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Biji karet mempunyai potensi besar sebagai bahan dasar pembuatan biodisel, karena Indonesia merupakan salah satu produsen karet terbesar di dunia. Biji karet terdiri dari 40% minyak yang karakteristiknya telah memenuhi standar SNI sebagai bahan dasar biodisel. Dengan jumlah produksi biji karet sebesar 17908815 ton/tahun, potensi biodisel berbahan dasar minyak biji karet dapat mencapai 5671125 kiloliter/tahun. Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) khususnya solar dan diesel di Indonesia mencapai 18,39 juta kiloliter (KL) pertahunnya, dengan adanya biodisel dari minyak biji karet dapat mengurangi 1% konsumsi BBM masyarakat Indonesia tiap tahunnya jika diolah dengan optimal dan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bahan bakar fosil. Biodiesel yang berbahan dasar biji karet menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah, sehingga dapat menurunkan emisi karbon yang dihasilkan.
Potensi limbah pertanian: pemanfaatan kulit singkong dan serat daun nanas dalam pembuatan bioplastik ramah lingkungan Ramadhan, Al; Riandara, Harvianna; Harmiansyah, Harmiansyah
Sultra Journal of Mechanical Engineering Vol. 4 No. 1 (2025): Sultra Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan pembuatan plastik sulit untuk terdegradasi secara alami. Permasalahan ini dapat berdampak pada lingkungan dan kesehatan tubuh. Masalah ini dapat diatasi dengan pemanfaatan limbah yang dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan plastik ramah lingkungan, seperti bahan limbah daun nanas dan kulit singkong. Peninjauan dilakukan untuk mengkaji potensi penggunaan limbah kulit singkong dan serat daun nanas dalam proses pembuatan bioplastik. Klasifikasi kandungan amilosa dan amilopektin pada pati, komposisi kimia pada selulosa serat daun nanas, dan metode ekstraksi telah ditinjau dan dilaporkan secara ekstensif. Selulosa daun nanas dan pati kulit singkong telah ditinjau dapat berpotensi sebagai bahan baku pengembangan bioplastik yang ramah lingkungan. Ulasan ini sangat tertarik pada proses sifat mekanik dan fisik pada bioplastik pati kulit singkong dan selulosa daun nanas. Hasil dari peninjauan ini untuk memberikan ringkasan tentang berbahan dasar kulit singkong dan daun nanas sebagai bahan pengganti pembuatan plastik.  
Water Productivity of Mustard Green (Brassica juncea L.) with Variation of Irrigation Systems Anika, Nova; Kusmali, Muh; Harmiansyah, Harmiansyah; Gumaran, Setyadi; Ridwan, Ridwan
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 13 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v13i3.831-838

Abstract

Drip irrigation and self-watering are two examples of irrigation technology improvements that employ effective and efficient watering methods. Water productivity may be used as a benchmark to compare irrigation efficiency and agricultural productivity. The purpose of this study was to assess mustard green's water productivity under conventional, drip, and self-watering irrigation systems. The effect of irrigation variation on mustard green growth was studied using a nonfactorial technique with a completely randomized design (CRD). The design has three treatments and six replications. This study examined the following variables: height, number of leaves, yield, irrigation water utilized, and water productivity of mustard green. The study found that mustard green plants require 0.69 mm/day of water in the vegetative phase, 2.83 mm/day in the generative phase, and 1.69 mm/day in the final phase. The use of different watering systems has a significant influence on mustard green's height and leaf number. Self-watering at 15 g/L provides the maximum water productivity for mustard green, followed by drip irrigation at 8.46 g/L and conventional irrigation at 7.69 g/L. Keywords: Drip irrigation, Mustard green, Self-watering irrigation, Water productivity
Water Productivity of Mustard Green (Brassica juncea L.) Under Drip Irrigation Systems and Organic Matter Addition Anika, Nova; Mutmainah, Siti; Kusmali, Muhammad; Harmiansyah, Harmiansyah; Marpaung, David Septian Sumanto; Ridwan, Ridwan
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v14i2.677-684

Abstract

Drip irrigation technique, in combination with the utilization of organic matter like as biochar and cocopeat, can increase water productivity by tailoring irrigation water to plant demands. This study was to investigate how organic matter can improve water productivity in mustard green production utilizing a drip irrigation technique. The greenhouse pot experiment analyzes the effect of adding varying quantities of biochar and cocopeat to mustard greens' growth medium using a drip irrigation technique. The findings indicate that adding organic matter reduced the quantity of water needed for irrigation. The soil and biochar combination treatment at a 1:1 ratio resulted in the highest water productivity for mustard green, whereas the control treatment produced the least. Mustard green grows optimally in a soil + biochar (1:1) growing medium, yielding the most water productivity at 16.8 g/L. Biochar can boost biomass yield by twice as much as the control treatment. Furthermore, biochar can increase mustard green water productivity by more than 300% when compared to mustard green, which relies solely on soil for planting medium. Further study is needed to investigate the effects of biochar features on water holding capacity, field capacity, and wilting point in different soil types to improve irrigation efficiency. Keywords: Drip irrigation, Irrigation efficiency, Organic matters, Water productivity.
PENGARUH VARIASI JUMLAH MICROBUBBLE GENERATOR (MBG) TERHADAP KENAIKAN KADAR DISSOLVED OXYGEN (DO) YANG DIHASILKAN PADA RUANG TERBUKA Supratman, WR; Afisna, Lathifa Putri; Harmiansyah, Harmiansyah
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v6i1.606

Abstract

Air bersih merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup yang dibutuhkan setiap hari. Dissolved Oxygen (DO) merupakan oksigen yang terlarut pada air yang yang disuplai oleh sebuah alat Microbubble Generator (MBG). Tujuan utama dari pengujian ini adalah untuk mengetahui kenaikan tingkat Disolved Oxygen (DO) serta oxygen transfer coefficient (KLa) yang terdapat di dalam air terhadap variasi debit air (QL) dan debit udara (QG) serta waktu aerasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan melakukan penelitian terhadap kinerja microbubble generator. Media utama pengujian ini menggunakan kolam terpal dan air bersih. Penelitian ini dilakukan pada ruang terbuka dengan dua buah MBG dengan tipe yang sama. Parameter pengujian yang digunakan adalah variasi debit air (QL) 20 lpm, 30 lpm, 40 lpm dan variasi debit udara (QG) 0,1 lpm, 0,5 lpm, 0,7 lpm serta waktu (t) aerasi selama 60 menit. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja multiple-microbubble generator lebih optimal untuk menghasilkan kadar oksigen terlarut. Nilai DO yang dihasilkan sebesar 1,7 mg/L – 2,3 mg/L. Pengaruh dari debit air (QL) menunjukkan bahwa semakin tinggi debit air (QL) yang diberikan, maka peningkatan kadar oksigen terlarut didalam air akan lebih cepat dan signifikan. Nilai KLa yang dihasilkan berbanding lurus dengan kecepatan aliran, semakin tinggi kecepatan aliran yang diberikan maka akan semakin besar nilai KLa yang dihasilkan.
Characterization of Biobriquette from A Mixture of Rubber Seed Shell Charcoal with Sugar Cane Bagasse Using Variations of Adhesive Types Harmiansyah; Renaldi, Rifki; Mufidah, Zunanik; Anika, Nova
METAL: Jurnal Sistem Mekanik dan Termal Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Sistem Mekanik dan Termal (METAL)
Publisher : Department of Mechanical Engineering, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/metal.9.2.63-77.2025

Abstract

The use of energy, especially fossil fuels in the world, is increasing along with the increasing human population and increasing industrial development in various countries that use conventional energy. The way to reduce the use of conventional energy is to use renewable energy, one example of renewable energy is biobriquettes. Biobriquettes are solid fuels derived from the remaining organic matter that has undergone a compression process with a certain compressive force. The purpose of this study is to analyze the characteristics and determine the optimum parameters of biobriquettes from rubber seed shell charcoal and bagasse with variations in adhesives (tapioca flour, sago flour and molasses). The ratio of charcoal to adhesive mixture is 90:10, 85:15, 80:20. The stages of research on making biobriquettes include raw material preparation, carbonization, printing and product analysis. The results of the study showed that there were 2 characteristic parameters that met the standard values in all adhesive variations, namely moisture content and ash content, except for molasses adhesive variations with a ratio of 80:20 and the optimum parameters obtained in biobriquettes mixed with rubber seed shell charcoal and taboo pulp using tapioca adhesive with a ratio of 90:10 with a moisture content value of 4.53%, ash content 4.78%, flying substance content 31.33%, carbon content 59.36%, calorific value 4422 cal/g, combustion rate 0.097 g/min, and drop test 30.9%.
Co-Authors Alpaizon, Remi Andika Setiawan, Andika Anggraini, Leslie Anika, Nova Apriani, Santi Aprilianda, Mohamad Meazza Arinjani, Putri Arirohman, Ilham Dwi Arjal Tando Arysandia, Devy Azikia Karunia Putri Bagaskara, Radhinka Ba’its, Alfian Kafilah Bilhaq, Ikrar Burmawi Burmawi, Burmawi Chalida Syari Dari, Putri Darwin Darwin Dermawan, Muhammad Devia Gahana Cindi Alfian Devy Arysandia Diptaningsari, Danarsi Drantantiyas, Nike Dwi Grevika Dwirotama, Paska Eka Nurfani Fadhilah, Rafi Faisal, Amir Febrianto, Andre Fil’aini, Raizummi Fino Agustian Jourdan Gamas Fitrah Qalbina Fitrawan, Mhd. Kadar Gamas, Fino Grace Sihombing Gumaran, Setyadi Hadi, Fahmi Sapta Herlina Herlina Hikmawati, Meli Inrum, Putri A’isyati Irwansyah Irwansyah Jekvy Hendra Joyce Rebeka Gultom Julio, Apriansyah Kardiansyah Khalifah, Devi Putri Kusmali, Muhammad Lathifa Putri Afisna Lestari, Aisyah Viji Listiani, Amalia Lita Lianti M Akbar, M M. Azhar Mustafid Marpaung, David Septian Sumanto Marpaung, David Septian Sumanto Mawardi, Rahadian Meidaliyantisya, Meidaliyantisya Meidaliyantisyah, Meidaliyantisyah Muarif, Widodo Wahyu Mufidah, Zunanik Muh. Kusmali Muhammad Arhan Rajab Muhammad Syaukani Muhammad, Ghaffar Nawang Wulan Saputri Ni Made Tiara Wati Ni Wayan Arya Utari Nia Saputri Utami Nila Wardani, Nila Nova Anika Nuruli, Febmartini Evita Oktaviani, Cinthya Ayu Oviana, Ella Oviana, Ella Trilia Padang, Welly Liku Pertiwi, Novalia Prastyo, Adi Prayudah, Mahessa Z.W. Putra, Pramana Putri Wulan Dari Putri, Azikia Raizummi Fil'aini Raizummi Fil’aini Ramadhan, Al Ramadhan, Al Aqib Anugerah Renaldi, Rifki Riandara, Harvianna Riandara, Herviannna Indira Kusuma Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan, Ridwan Risky Arman Rismayanti, Marliana Indah Rismayanti, Marlinana Rohman, Idzan Fathur Rohman, Tefur Nur Ruly Davisca Pratama Rustam Efendi Rustam Efendi Rustami, Erus Samang, Andi Marlisa Bossa Saputra, Muhammad Atma Saputra, Rizki Octa Saputri, Nawang Sarah Dila Rahmawati Sarah Rahmawati, Sarah Savitri Wahyuni Savitri Wahyuni Sianturi, Intan Sari Simbolon, Sinober Sinaga, Anggi Sinaga, Anggi Mahdinda Sirait, Sylvrina Margareth Siti Muslimah Siti Mutmainah Siti Mutmainah Sitio, Forwenli Sudarmanto Jayanegara Sugatra Dwi Atmaja Supratman, WR Suretno, Nandari Syahrizal Nasution Syifa, Jovita Delphia Taufiq, Habib M Teuku Meurah Indra Riayatsyah Tri Novita Sari Untoro, Meida Cahyo Utari, Ni Wayan Wahyu Setiawan Wahyuni, Savitri Wati, Ni Widiya, Widiya Widya Widya, Widya Winni Nur Auli Yulita, Winda