Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

INTEGRASI AKSARA DAERAH KE DALAM SISTEM INFORMASI KOMPUTER SEBAGAI UPAYA MELESTARIKAN AKSARA DAERAH Supriyanto; Isbandiyah; Tiara Anggra Yeni
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i1.56

Abstract

Aksara adalah sebuah sistem simbol visual yang tertoreh pada satu media, yang memiliki fungsi untuk mengungkapkan unsur-unsur yang mengekspresikan suatu bahasa. Aksara daerah merupakan kebudayaan yang menjadi alat komunikasi melalui media tulis. Sebagai salah satu identitas budaya, aksara daerah mengalami dampak dari zaman digital saat ini, yaitu penurunan penggunaan aksara daerah karena tidak tersedianya di sistem digital. Hal tersebut memerlukan solusi untuk menghindari aksara daerah hanya menjadi bagian dari sejarah. Salah satu upaya yang digunakan untuk melestarikan aksara daerah adalah dengan mengintegrasikan aksara daerah ke dalam sistem informasi komputer. Untuk mengintegrasikan aksara daerah ke dalam sistem informasi elektronik adalah dengan merancang dan membuat sebuah program font aksara daerah dan program keyboard aksara daerah. Selanjutnya, mengajukan proposal untuk mendaftarkan aksara daerah ke Unicode. Sehingga setiap orang dapat menulis aksara daerah dengan menggunakan komputer. Upaya tersebut, diharapkan aksara daerah dapat tumbuh subur dan dipergunakan dalam berkomunikasi sehari-hari, sehingga aksara latin dapat berdampingan dengan aksara-aksara daerah. Dengan demikian, aksara daerah dapat terus dilestarikan.
HUBUNGAN DISIPLIN SISWA DENGAN HASIL BELAJAR SEJARAH SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI SELANGIT Hasri Hidayatullah; Supriyanto; Sarkowi
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i2.502

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara disiplin siswa dengan hasil belajar sejarah siswa kelas XI IPS SMA Negeri Selangit. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri Selangit yang terdiri dari dua kelas. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampel jenuh, yang menjadikan seluruh populasi sebagai sampel yang berjumlah 47 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik angket dan teknik dokumen berupa nilai Ujian Tengah Semester(UTS) siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan rumus korelasi pearson dengan bantuan aplikasi SPSS IBM 20. Berdasarkan analisis korelasi Pearson dengan bantuan aplikasi SPSS IBM 20, diperoleh nilai signifikansi atau Sig. (2-tailed) sebesar 0,383, nilai tersebut lebih besar dari 0,05, dengan demikian hipotesis yang di ajukan ditolak. Sehingga dapat di simpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara disiplin siswa dengan hasil belajar sejarah siswa kelas XI IPS SMA Negeri Selangit.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) PADA HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 35 REJANG LEBONG Leni Marlina; Supriyanto; Yeni Asmara
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i2.509

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Rejang Lebong setelah penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition.Desain penelitian berbentuk eksperiment semu kategori pre-test and post-test group. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 35 Rejang Lebong dengan populasinya yaitu siswa kelas VIII. Pengambilan sampel dilakukan dengan sampel jenuh sehingga sampel yang diambil adalah adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Rejang Lebong. Telnol pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes yang terdiri dari 30 soal.Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji-Z.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh peningkatan nilai rata-rata, nilai rata-rata pada pre-test sebesar 61,11meningkat menjadi 86,19pada pos-test dimana ada peningkatan sebesar 17,07. Sedangkan pada perhitungan uj-t diperoleh bahwa Zhitung = 7,173 maka Zhiitung (7,173) > Ztabel (1,960) sehingga terbukti bahwa Ha diterima dan H0 di tolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Rejang Lebong setelah penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition secara signifikan tuntas.
IMPLIKASI HASIL-HASIL PENELITIAN PENDIDIKAN TERHADAP TEORI DAN PRAKTIK PENDIDIKAN Supriyanto; Isbandiyah
Jurnal Genta Mulia Vol. 13 No. 2 (2022): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v13i2.147

Abstract

Artikel ini menganalisis dan mendeskripsikan hasil-hasil penelitian pendidikan terhadap teori dan praktik pendidikan. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah dengan pendekatan studi literasi. Hasil kajian ini dapat dikemukakan bahwa penelitian pendidikan merupakan suatu cara untuk menyelesaikan masalah-masalah yang muncul dalam bidang pendidikan, yang berperan memberikan gambaran dan uraian secara lebih detail tentang suatu objek atau benda, keadaan atau peristiwa; membuktikan suatu pernyataan hipotesis yang diajukan; dan menghasilkan pengetahuan baru dalam bidang pendidikan dan dalam proses pembelajaran di kelas. Implikasi hasil penelitian pendidikan terhadap teori dan praktik pendidikan dapat dilihat dari hasil-hasil penemuan penelitian pendidik terutama yang ditujukan untuk digunakan dan diaplikasikan didalam konteks dimana kajian itu dilakukan, yang dapat berbentuk peningkatan kerangka kerja secara konseptual, praktik mengajar yang inovatif, atau bahkan bisa berbentuk rekonstruksi kurikulum. Penelitian yang baik harus mempunyai kontribusi atau manfaat kepada pemakai hasil riset. Kontribusi riset juga harus berhubungan dengan isu yang diteliti. Kontribusi riset dapat didefinisikan sebagai manfaat dari isu yang diteliti kepada pemakai riset.
Penguatan Kesadaran Sosial Dan Budaya Masyarakat Melalui Pelatihan Pelestarian Warisan Lokal di Kota Lubuklinggau Supriyanto; Isbandiyah; Euis Nur Af’idah
Serunting Sakti: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Vol. 1 No. 3 (2026): SERUNTING SAKTI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal
Publisher : Susilo Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67200/serunting.v1i3.42

Abstract

This community service activity aims to increase social and cultural awareness through training on local heritage preservation in Lubuklinggau City. The activity was motivated by the decreasing public attention, especially the younger generation, to local cultural heritage due to the influence of globalization and modernization. The activity implementation method used a participatory and educational approach that included the stages of needs identification, material delivery, interactive discussions, local cultural heritage identification practices, and activity evaluation. The activity targets community leaders, youth, cultural communities, artists, and the general public who are concerned about regional cultural preservation. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the concept of local cultural heritage, the importance of cultural preservation as a community identity, and the role of the community in maintaining the sustainability of regional culture. In addition, participants demonstrated an increase in social awareness marked by a growing sense of shared responsibility for local cultural preservation. This activity also succeeded in improving participants' abilities to identify, document, and promote cultural heritage through the use of digital media. The high level of participation and enthusiasm of participants during the activity demonstrated that local heritage preservation training is an effective strategy in strengthening community social and cultural awareness.