Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Kesantunan Tindak Tutur Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Semester IV Tahun Akademik 2025 Yusati Adil Hulu; Noveri Amal Jaya Harefa; Arozatulo Bawamenewi; Imansudi Zega
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i2.5881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tuturan mahasiswa dalam memberikan kritik dan saran berdasarkan maksim kesantunan Leech yang meliputi maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, pemufakatan, dan simpati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi terhadap tuturan mahasiswa selama 3 kali pertemuan ketika memberikan kritik dan saran pada semester IV. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi jenis maksim yang muncul, mengkaji sesuai dengan pelanggarannya, dengan menggunakan teori dari pakar pragmatik. Dalam penelitian ini ditemukan 18 data tindak tutur yang melanggar prinsip kesantunan dan 8 data tindak tutur yang sesuai dengan prinsip kesantunan dalam memberikan saran dan kritik oleh mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam maksim kesantunan muncul dalam tuturan mahasiswa, meskipun dengan frekuensi yang bervariasi. Maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, pemufakatan, dan simpati lebih dominan, sedangkan maksim kesederhanaan tidak muncul dalam tuturan. Beberapa tuturan juga menunjukkan pelanggaran maksim, seperti memulai percakapan tanpa salam atau memberikan kritik dan saran dengan cara yang kurang santun.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Canva Pada Materi Membuat Iklan, Poster, Dan Slogan Siswa Kelas VIII Kartini SMP Swasta Nupela Abdi Jevania Zebua; Arozatulo Bawamenewi; Imansudi Zega; Riana Riana
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran flipbook berbasis Canva pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi membuat iklan, slogan, dan poster, serta mengetahui tingkat kelayakan, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII Kartini SMP Swasta Nupela. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi lima tahap, yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pada tahap analisis, dilakukan identifikasi kebutuhan, analisis kurikulum, karakteristik peserta didik, serta konsep materi yang sesuai dengan kompetensi dasar. Tahap desain dan pengembangan menghasilkan produk awal berupa flipbook berbasis Canva yang memuat teks, gambar, animasi, dan contoh-contoh kontekstual untuk memudahkan pemahaman siswa. Produk divalidasi oleh tiga ahli, yaitu ahli materi, ahli bahasa, dan ahli desain. Hasil validasi menunjukkan bahwa: Ahli materi memperoleh tingkat kelayakan 95% (sangat layak), Ahli bahasa 87,5% (sangat layak), Ahli desain 100% (sangat layak). Tahap implementasi dilakukan melalui uji coba kelompok kecil dan besar. Hasil uji kepraktisan menunjukkan: Uji kelompok kecil memperoleh persentase 83,23% (sangat praktis), Uji kelompok besar mencapai 89,16% (sangat praktis). Sementara itu, hasil uji efektivitas berdasarkan peningkatan hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pemahaman materi iklan, slogan, dan poster setelah menggunakan media flipbook. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran flipbook berbasis canva valid, praktis, dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Media ini mampu meningkatkan motivasi, kreativitas, serta hasil belajar siswa, sekaligus mempermudah guru dalam penyampaian materi.
Penerapan Model Pembelajaran Team Quiz Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Materi Teks Hasil Observasi Kelas VII Di SMP Negeri 1 MORO’O Formal Ode Waruwu; Imansudi Zega; Lestari Waruwu; Noibe Halawa
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6337

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap materi teks hasil observasi di kelas VII SMP Negeri 1 Moro'o, yang ditandai dengan hasil belajar siswa yang belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) dan kurangnya partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini diduga disebabkan oleh model pembelajaran yang digunakan guru, yaitu pendekatan ceramah yang dominan, sehingga kurang menarik perhatian dan minat belajar siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa melalui penerapan Model Pembelajaran Team Quiz. Model Team Quiz dipilih sebagai solusi karena merupakan bagian dari pembelajaran aktif yang dirancang untuk meningkatkan motivasi, kemampuan berpikir kritis, kerja sama, kepercayaan diri, dan partisipasi siswa melalui pendekatan yang menyenangkan. Penelitian ini berfokus pada penerapan model tersebut untuk materi teks hasil observasi pada Tahun Pelajaran 2024/2025. Berdasarkan rumusan masalah, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Model Pembelajaran Team Quiz dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas VII SMP Negeri 1 Moro'o pada materi teks hasil observasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat teoritis sebagai panduan dalam pemilihan model pembelajaran dan masukan untuk pengembangan model di masa depan. Secara praktis, penelitian ini bermanfaat bagi guru sebagai sumber informasi dalam memilih model pembelajaran, membantu meningkatkan pemahaman siswa, dan bagi peneliti untuk menambah wawasan sebagai calon pendidik.
Pengembangan LKPD Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Discovery Learning Pada Materi Teks Fabel Kelas VII SMP Negeri 1 Gomo Aman Sentosa Tafonao; Imansudi Zega; Noveri amal jaya Harefa; Lestari Waruwu
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6409

Abstract

Teks fabel merupakan salah satu karya sastra yang berisikan cerita-cerita dengan menggunakan binatang sebagai tokoh namun menggunakan sifat manusia sehingga mengandung makna dan pesan tersendiri yang bisa di petik oleh setiap pembaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar LKPD berbasis Discovery Learning pada materi teks fabel yang layak, praktis dan efektif. jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari Analsis (analysis), Desain (design), Pengembangan (development), Implementasi (implemention), Evaluasi (evaluation). Subjek uji coba pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Gomo yang berjumlah 26 orang dan dibagi menjadi 3 kelompok, yang terdiri dari Uji coba perorangan yang berjumlah 3 orang, Uji coba kelompok kecil yang berjumlah 6 orang dan Uji coba kelompok besar yang berjumlah 26 orang. Berdasarkan hasil pengembangan LKPD berbasis Discovery Learning pada materi teks fabel pengembangan LKPD berbasis Discovery Learning oleh validator ahli materi pada revisi I dengan mencapai 50% dan revisi II dengan pencapaian 92%. Penilaian kelayakan pengembangan LKPD berbasis Discovery Learning oleh validator ahli bahasa pada revisi I dengan pencapaian 54% dan revisi II mencapai 92% dan validasi ahli desain revisi I mencapai 50% dan revisi II mencapai 94%. Uji kepraktisan pengembangan LKPD berbasis Discovery Learning pada materi teks fabel pada Uji coba perorangan mencapai 92%, Uji coba kelompok kecil mencapai 87,5% dan Uji coba kelompok besar mencapai 90%. Siswa mencapai ketuntasan belajar sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKTP) 70. Dapat disimpulkan dari hasil penelitian ini membuktikan bahwa LKPD Discovery Learning pada materi teks fabel sangat layak dan praktis. Saran untuk Sekolah dan peneliti selanjutnta pada penelitian dan pengembangan LKPD Discovery Learning pada materi teks fabel agar dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan.
Peningkatan Kemampuan Siswa Menulis Paragraf Ekspositoris dengan Menggunakan Strategi Active Knowledge Sharing di Kelas XI SMK Negeri 1 Afulu Lestari Waruwu; Imansudi Zega
Ta'ehao: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 1 (2022): Agustus 2022
Publisher : Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56207/taehao.v1i1.142

Abstract

Discourse is: the most complete unit of language formed from a series of continuous, cohesive and coherent sentences according to the context of the situation. This study aims to improve students' ability to write Expository Paragraph Discourse by using an Active Knowledge Sharing strategy, especially for class XI students of Office Administration Department, SMK Negeri 1 Afulu.To achieve this goal, this study used the Classroom Action Research (PTK) method with the following procedures: (1) Planning, (2) Action, (3) Observation, (4) Reflection.This research was conducted in two cycles, and used data collection techniques, observation sheets, and assessment sheets. Data were analyzed in three stages, namely (1) data reduction, (2) data exposure, (3) conclusion. From the results of this study it was proven that there was an increase in students' ability to write expository paragraph discourse, in the first cycle the average student score was 53.5, while in the second cycle it reached 80.75.Based on the results of research in the field, it can be concluded that using the Active Knowledge Sharing strategy can improve the ability of class XI students of the Department of Office Administration, SMK Negeri 1 Afulu, in writing expository paragraph discourse. Based on these conclusions, the recommended suggestions are (1) The results of this study can be used as input and material for consideration for Indonesian language teachers. (2) For future researchers, it is hoped that they will be more creative and innovative in finding various varied learning strategies so that students are actively involved in the learning process in class.
Peningkatan Kemampuan Menulis Paragraf Deskripsi melalui Model Pembelajaran Kooperatif pada Siswa Kelas VII-A UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara: Improving Descriptive Paragraph Writing Skills through the Cooperative Learning Model among Grade VII-A Students of UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara Christin Melinda Grasia Zebua; Lestari Waruwu; Noibe Halawa; Imansudi Zega
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2711

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan menulis paragraf deskripsi siswa kelas VII-A UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara melalui model pembelajaran kooperatif. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam mengembangkan gagasan, memilih kosakata deskriptif, menyusun paragraf secara runtut, serta menggunakan ejaan dan tanda baca secara tepat. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus; setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa, terdiri atas 15 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui tes menulis paragraf deskripsi, lembar observasi aktivitas guru/peneliti, lembar observasi keaktifan siswa, dan dokumentasi pembelajaran. Data kuantitatif dianalisis melalui nilai rata-rata, ketuntasan belajar, dan persentase aktivitas, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata menulis siswa meningkat dari 56,1 pada siklus I menjadi 83 pada siklus II. Ketuntasan belajar meningkat dari 4 siswa (13,33%) menjadi 27 siswa (90%). Keaktifan siswa meningkat dari 47,06% pada pertemuan pertama siklus I menjadi 93,50% pada pertemuan kedua siklus II. Aktivitas peneliti juga meningkat dari 53,33% menjadi 94,45%. Temuan tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif mampu memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis paragraf deskripsi. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan prosedur pembelajaran kooperatif yang dapat diterapkan guru Bahasa Indonesia untuk memperkuat keterampilan menulis deskriptif di tingkat SMP.
Peningkatan Kemampuan Menyampaikan Pendapat Dalam Diskusi Melalui Model Pembelajaran DMR (Discursus Multy Reprecentacy) Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Afulu Tahun 2026: Improving Grade VIII Students’ Ability to Express Opinions in Discussions through the DMR (Discourse Multi-Representation) Learning Model at SMP Negeri 4 Afulu in 2026 Lestari Waruwu; Imansudi Zega
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2964

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Afulu dalam menyampaikan pendapat pada kegiatan diskusi. Siswa masih kesulitan mengemukakan gagasan, menggunakan bahasa yang baik dan benar, serta berpartisipasi aktif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan menyampaikan pendapat melalui model pembelajaran DMR (Discursus Multy Reprecentacy). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes kemampuan berbicara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas dan keterampilan berbicara siswa. Aktivitas siswa meningkat dari 20,00% pada awal siklus I menjadi 100,00% pada akhir siklus II, sedangkan nilai rata-rata meningkat dari 60,02 menjadi 86,61. Temuan ini menunjukkan bahwa model DMR efektif meningkatkan keberanian, keaktifan, kemampuan berargumentasi, dan penggunaan bahasa siswa dalam diskusi.