Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran PAMER Berbantuan Video Animasi Terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar PPKn pada siswa Sekolah Dasar Abdul Azis; Andi Arbaina Fariza; Sitti Fithriani Saleh; Erni Ekafitria Bahar; Rinaldi Rinaldi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v13i1.16778

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan pengaruh model PAMER berbantuan video animasi dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Penelitian merupakan penelitian quasi experiment dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Populasi terdiri seluruh siswa kelas IV SDN Melayu Muhammadiyah. Pengambilan sampel secara purposive sampling yang terdiri dari siswa kelas IVA dan kelas IVB. Keaktifan siswa diukur dengan menggunakan lembar akktivitas yang disesuaikan dengan indikator keaktifan siswa yang diperoleh melalui observasi. Instrumen untuk mengukur hasil belajar siswa yaitu tes yang berisi 10 butir soal. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh model pembelajaran PAMER berbantuan video animasi terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa dengan indikator berpengaruh yaitu: (1) Keaktifan siswa yang diajar menggunakan model PAMER berbantuan video animasi berada pada kategori sangat aktif dengan rata-rata 3,78. (2) Peningkatan hasil belajar (gain ternormalisasi) siswa yang diajar dengan menggunakan model PAMER berbantuan video animasi lebih besar dari 0,30 yaitu 0,78 dan berada dalam kategori tinggi. Dan (3) Peningkatan hasil belajar (gain) siswa yang diajar dengan model PAMER berbantuan video animasi lebih dari peningkatan hasil belajar (gain) siswa yang diajar dengan model konvensional. Model pembelajaran PAMER berpengaruh terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Melayu Muhammadiyah. Berdasarkan hasil penelitian ini direkomendasikan kepada guru agar menerapkan model pembelajaran PAMER untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa di sekolah dasar. 
Deskripsi Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Dasar Melalui Penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik Dengan Metode Penemuan Terbimbing Berdasarkan Self-Confidence Suharman Suharman; Agustan Syamsuddin; Sitti Fithriani Saleh
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik yang diajar menggunakan lembar kerja peserta didik dengan metode penemuan terbimbing ditinjau dari self confidence siswa. Selain itu, penelitian ini juga mendeskripsikan interaksi antara kemampuan berpikir kritis yang memiliki self confidence tingi dan rendah yang diajar menggunakan LKPD dan tanpa LKPD dengan metode penemuan terbimbing Penelitian ini melibatkan 40 siswa kelas VI Sekolah Dasar sebagai sampel penelitian yang diperoleh melalui teknik random sampling. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan memilih desain faktorial eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui angket self confidence dan tes keterampilan berpikir kritis. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis yang diajar menggunakan metode penemuan terbimbing berbantuan LKPD dengan tanpa LKPD. (2) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik yang memiliki self confidence tinggi dengan rendah. (3) terdapat interaksi antara kemapuan berpikir kritis siswa dengan self confidance tingi dan rendah melalu penggunaan LKPD dan tanpa LKPD dengan metode penemuan terbimbing berbantuan. (4) Penelitian ini menunjukkan tidak adanya perbedaan kemampuan berpikir kritis antara peserta didik yang memiliki self confidence tinggi dengan self confidence rendah yang diajar dengan metode penemuan terbimbing berbantuan LKPD. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara peserta didik yang memiliki self confidence tinggi dengan self confidence rendah yang diajar dengan metode penemuan terbimbing tanpa bantuan LKPD. Oleh karena itu, penggunaan LKPD dengan metode penemuan terbimbing dapat diterapkan dalam rangka melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa dengan memperhatikan aspek self confidence siswa dalam proses pembelajaran matematika.
Pengaruh Mindfulness-Based Learning Terhadap Fleksibilitas dalam memecahkan masalah Matematika di Sekolah Dasar Sitti Fithriani Saleh; Mutmainnah Mutmainnah; Nurfidhea Dwidelia; Rachel Aura Azzahra
Bima Journal of Elementary Education Vol 3 No 1 (2025): Bima Journal of Elementary Education
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/bijee.v3i1.2648

Abstract

The background of this research is based on the urgency to increase flexibility of thinking in solving mathematical problems at the Elementary School level. This study aims to examine the effect of Mindfulness-Based Learning (MBL) on students' flexibility of thinking in solving mathematics problems in elementary school. The research design used was quasi-experimental with a pretest-posttest non-equivalent control group design. The research sample consisted of 60 fourth and fifth grade students who were divided into two groups: an experimental group that participated in mindfulness-based learning and a control group that participated in conventional learning. Data were collected through a mathematical thinking flexibility test, a mindfulness questionnaire, and classroom observations. The results showed that the experimental group experienced a significant increase in thinking flexibility, with a higher average posttest score (85.767) than the control group (69.733), with a p-value < 0.001. The application of Mindfulness-Based Learning is proven to be effective in improving students' ability to move between various mathematical problem-solving strategies, as well as increasing awareness and focus in the problem-solving process. These findings indicate that mindfulness intervention can be an effective approach to increasing flexibility of thinking in primary school, especially in mathematics learning.