Claim Missing Document
Check
Articles

BIMBINGAN TEKNIS MANAJEMEN TATA KELOLA DESA DAN SERVICE EXCELLENT SEBAGAI PENUNJANG PELAYANAN PUBLIK DESA TAMANSARI CIAPUS BOGOR Rahmadi, Zara Tania; Laksono, Rudi; Sundara, Dadan; Romli, Romli; Fauzi, Achmad; Pratama, Rizki Dinar
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v4i2.1040

Abstract

Kemampuan manajemen tata kelola dan pelayanan prima atau biasa disebut Service Excellent (SE) adalah hal yang sangat penting untuk diterapkan dalam suatu organisasi, terlebih organisasi ini merupakan pelayan publik atau masyarakat, tak urung halnya dengan Kantor Desa Tamansari, Ciapus, Bogor. Pengetahuan dan kemampuan tersebut sangat diperlukan sebagai penunjang kinerja pelayanan publik di Kantor Desa setempat. Pelayanan prima dimaksud adalah pelayanan yang mudah, cepat, dan cermat sehingga masyarakat dapat nyaman dalam berinteraksi. Untuk mendapatkan pemahaman keilmuan tentang hal itu diperlukan adanya pembinaan dan pendampingan dalam mempelajarinya. Untuk itu maka dibuatlah Bimbingan Teknis yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keilmuan dan keterampilan khususnya tentang manajemen tata kelola dan pelayanan prima bagi Aparatur Desa Tamansari. Bimbingan teknis ini dilakukan dalam bentuk bimbingan teknis berkaitan dengan manajemen tata kelola dan pelayanan prima. Kegiatan tersebut dilakukan di Kantor Desa Tamansari dan diikuti oleh seluruh Aparatur Desa Tamansari, Ciapus, Bogor.
PENERAPAN WEBSITE DENGAN KONSEP ELECTRONIC TOURISM SUPPLY CHAIN DI DESA WISATA CURUG CILEMBER, DESA JOGJOGAN, CISARUA-BOGOR Gultom, Junias Robert; Setyawan, Iwan; Angellia, Filda; Laksono, Rudi; Romli, Romli
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v5i2.1400

Abstract

Tujuan: Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM di Desa Wisata Curug Cilember Desa Jogjogan, Cisarua, Bogor dalam mentransformasi dari kegiatan usaha secara konvensional ke digital. Metode: Program abdimas ini dilaksanakan melalui metode sosialisasi dan bimbingan teknis. Sosialisasi ditujukan bagi pelaku usaha agar menyadari pentingnya menguasai teknologi digital, sedangkan bimbingan teknis ditujukan bagi BUMDes sebagai Admin yang akan mengelola website. Kegiatan abdimas ini diawali dengan analisa kebutuhan pelaku usaha dan BUMDes terkait desain dan fitur-fitur yang dibutuhkan dalam website untuk memfasilitasi pelaku usaha dan BUMDes dalam mengelola pelaku usahan dan mengembangkan usahanya. Selanjutnya, setelah website selesai, kemudian diberikan penguatan pentingnya website bagi pelaku usaha dan bimbingan teknis bagi admin sebagai operator website. Hasil: Hasil dari abdimas ini berupa sebuah website dengan konsep the electronic tourism supply chain dan peningkatan kesadaran pelaku UMKM akan pentingnya mentransformasikan diri dari konvensional ke digital serta tata kelola UMKM oleh BUMDes. Kesimpulan: Melalui website, pelaku-pelaku usaha dari berbagai bidang usaha dapat diintegrasikan dan saling melengkapi dalam sebuah rantai pasok dari hulu ke hilir dalam meningkatkan pelayanan kepada pengunjung wisata di Curug Cilember.
PELATIHAN PENGGUNAAN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI WARGA PELAKU USAHA WISATA DESA CILEMBER KABUPATEN BOGOR Syah, Silvana; Rambe, Delila; Sobir, Obing Zaid; Romli, Romli
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v5i2.1409

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Desa Jogjogan, Cilember, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, dengan tujuan utama untuk memberdayakan pelaku UMKM lokal melalui pemanfaatan teknologi digital marketing, khususnya Instagram. Melalui pelatihan yang diberikan, diharapkan para pelaku UMKM dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memasarkan produk secara efektif menggunakan platform digital. Metode yang digunakan mencakup survey, wawancara, dan diskusi untuk menganalisis situasi serta menentukan prioritas masalah. Pelatihan ini berfokus pada pengenalan alat digital marketing, persiapan teknis, dan praktik pembuatan konten promosi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaku UMKM memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang strategi digital marketing dan meningkatkan keterampilan dalam memanfaatkan Instagram sebagai alat promosi. Luaran dari kegiatan ini termasuk peningkatan pengetahuan bisnis pelaku UMKM, penambahan keterampilan digital marketing, serta publikasi di jurnal dan pembuatan video sebagai media promosi. Pengabdian ini diharapkan dapat mendorong perkembangan usaha lokal dan memperluas jangkauan pasar UMKM di wilayah tersebut.
Community Response to the Cultural Da’wah Practices by Muhammadiyah Preachers in Palembang City Wijaya, Idmar; Romli, Romli; Azwar, Alfi Julizun
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol. 6 No. 2 (2023): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the community's response to the practice of cultural da'wah by Dai Muhammadiyah in Palembang City. The research approach used is qualitative, descriptive-exploratory. The informants were community leaders, religious leaders, Muhammadiyah members and Muhammadiyah leaders. Data collection methods use observation, in-depth interviews, and documentation. This research concludes that first, the concept of cultural da'wah from Muhammadiyah's perspective is none other than that Muhammadiyah uses culture as a medium for da'wah, thus the concept of cultural da'wah is based on: a) friendly, b) polite, c) courteous, d) civilized, e) tolerance, f) not hate, g) educate, and h) help. Second, the implementation of Dai Muhammadiyah's cultural da'wah is principally through existing local cultural forms such as kenduri culture, thanksgiving, recitation in the community, Islamic holidays, nasyid art, the art of reading the Koran, calligraphy, martial arts, and the art of archery. Third, the public's response to the cultural da'wah practices carried out by Dai Muhammadiyah, both from community leaders, religious leaders, Muhammadiyah residents and Muhammadiyah leaders, on average they responded quite well because Dai Muhammadiyah when giving his lectures did not touch on furu'iyah issues, did not demean the congregation and seeks to educate society and Dai Muhammadiyah gives lectures based on arguments and rationality. And fourth, the reason for acceptance is because Dai Muhammadiyah is rational in the material presented, it is also based on propositions and there is rhetoric, on average the material presented is actual. For those who reject it on the grounds that if culture and religion are mixed, they are worried that syncretism will occur because preaching is firm, straightforward and clearly does not need to compromise with the culture of society, saying that what is right is right and what is false is false.
Resolving Socio-Religious Land Conflict: Heritage Preservation and Da'wah on Kemaro Island, Palembang Herison, Herison; Romli, Romli; Barkah, Qodariah; Mikail, Kiki
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2024): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to investigate the underlying factors, resolution strategies, and impediments concerning the land dispute on Kemaro Island between the Palembang City Government and the descendants of Kiai Merogan. Methodologically, this research employed a qualitative approach, utilising data collection techniques such as observation, document analysis, and interviews with key informants including descendants, government officials, and island managers, selected for their direct knowledge and involvement. Findings reveal that the conflict, stemming from government tourism development plans clashing with the descendants' historical land claims, initially escalated when development proceeded amidst ongoing litigation. However, subsequent dialogue successfully de-escalated tensions, leading to a shared vision for development. Key agreements included joint management oversight, the relinquishing of exclusive ownership claims by both parties, and a commitment to expedite the development process. The Mayor's withdrawal of legal proceedings and the family's advocacy for religious tourism were significant factors. Crucially, the proposal for an Islamic Centre, integrating religious, educational, and community functions, proved instrumental in reconciling the parties' interests. The study concludes that effective land dispute resolution in such contexts necessitates approaches that account for complex socio-cultural and religious dynamics, prioritising collective welfare and dialogue over purely legalistic frameworks.
Meningkatkan jiwa enterpreneur pada karang taruna Kelurahan Sukaraja Kecamatan Cicendo Kota Bandung Jayanti, Dwi; Maryani, Neni; Romli, Romli; Rahman R.Z, Ali; Yuniar L, Anisa
Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/ruangcendekia.v2i1.563

Abstract

Terdapat permasalahan gizi di Pekon Pasir Ukir Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu salah satunya yaitu balita stunting. Faktor penyebab terjadinya stunting yaitu kemiskinan, kurangnya asupan zat gizi makro dan mikro dalam jangan panjang, pengetahuan ibu, dan pendidikan ibu. Tujuan dari program ini yaitu untuk menurunkan prevalensi permasalah balita stunting melalui program-program yang akan dijalankan yang terdiri dari lima kegitan. Kegiatan MMD (Musyawarah Mufakat Desa) menggunakan metode Group discussion, edukasi gizi menggunakan metode diskusi, ceramah dan tanya jawab, konseling gizi menggunakan metode penyuluhan dua arah, demo masak dengan metode pendekatan, pelatihan kader dengan metode ceramah, praktik dan tanya jawab. Setelah dilakukan program ini terdapat perubahan pola perilaku ibu balita dan pengatahuan ibu balita meningkat.
The Influence of Central Government Transfers and Local Own-Source Revenue on Capital Expenditure in Regional Governments Syaifullah, Akhmad; Romli, Romli
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 6 No. 5 (2025): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (November - De
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v6i5.5365

Abstract

This study aims to examine the effect of central government transfers and local own-source revenue on capital expenditure in 27 regencies and municipalities in West Java Province over the 2019–2023 period. The research employed a quantitative approach using multiple linear regression analysis, supported by statistical testing through t-test and F-test. The study used secondary data obtained from regional budget realization reports and the official website of the Directorate General of Regional Fiscal Balance, Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. The findings indicate that both central government transfers and local own-source revenue have a positive and significant effect on capital expenditure. The adjusted R-squared value of 0.742 reveals that 74.2% of the variation in capital expenditure is explained by the two independent variables. These results suggest that increased local revenue enhances fiscal capacity, enabling local governments to finance long-term development projects without relying entirely on central transfers. Furthermore, the higher coefficient of local revenue compared to that of central transfers indicates that the flypaper effect did not occur during the study period. Overall, the findings affirm that the implementation of fiscal decentralization has begun to strengthen the fiscal independence of subnational governments, particularly in making more autonomous and productive capital expenditure decisions.
The Effect of Financial Performance on Audit Opinion with Follow-Up on Audit Recommendations as a Moderating Variable (A Study on Local Governments in West Java for the Period 2019–2023) Gunarsih, Sabela Shalihati; Romli, Romli
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 6 No. 5 (2025): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (November - De
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v6i5.5366

Abstract

This study, titled The Effect of Financial Performance on Audit Opinion with Audit Recommendation Follow-Up as a Moderating Variable (A Study on Local Governments in West Java for the 2019–2023 Period), investigates the relationship between regional financial performance and audit outcomes issued by Indonesia’s Supreme Audit Board (BPK).  This study focuses on the regency and municipal governments in West Java Province as its research objects, covering the period from 2019 to 2023. Financial performance is measured using the fiscal independence ratio, financial efficiency ratio, and revenue effectiveness ratio, while the moderating role of follow-up on audit recommendations (TLRHP) is also examined. Using a quantitative-associative method, the study applies binary logistic regression with Z-Score standardization and interaction terms. The results show that fiscal independence significantly and negatively affects the likelihood of receiving an Unqualified Opinion (WTP), suggesting that greater autonomy without sufficient accountability may increase audit risk. In contrast, financial efficiency, revenue effectiveness, and TLRHP do not show significant effects, nor do they moderate the primary relationships. The overall model demonstrates moderate significance (p = 0.062) and a Nagelkerke R² of 0.202, indicating the presence of other influential factors. These findings imply that fiscal autonomy must be supported by strong internal controls and accountable governance to ensure favorable audit outcomes.
MEKANISASI PEMOTONGAN TEMPE UNTUK KERIPIK MENGGUNAKAN PISAU ROTASI Romli, Romli; Rizal, Syamsul; Widagdo, tri
AUSTENIT Vol. 3 No. 02 (2011): AUSTENIT: Oktober 2011
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1093.074 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan gizi masyarakat. Metode yang dikembangkan adalah kaji eksperimentalpada sebuah prototipe mesin pemotong tempe yang bekerja menggunakan pisau rotasi. Tujuan penelitian adalah mendapatkan data-data pengoperasian mesin, sedangkan manfaatnya adalah memberikan rekomendasi untuk pengoperasian mesin pada kondisi optimum. Variabel-variabel yang ditetapkan pada proses pemotongan tempe adalah jenis tempe bulat, putaran pisau potong n = 2850 rpm, sedang variabel bebasnya adalah tebal potongan (s) serta waktu pemotongan (t). Kondisi Optimum kinerja mesin untuk 4 variasi ketebalan adalah: - Ketebalan 0,2 mm, waktu pemotongan 3 detik dengan pemakaian daya listrik 94 Watt dengan kualitas pemotongan sedang. - Ketebalan 0,4 mm, waktu pemotongan 3 detik dengan pemakaian daya listrik 100 Watt dengan kualitas pemotongan sedang. - Ketebalan 0,6 mm, waktu pemotongan 2 detik dengan pemakaian daya listrik 114 Watt dengan kualitas pemotongan bagus. - Ketebalan 0,8 mm, waktu pemotongan 2,5 detik dengan pemakaian daya listrik 140 Watt dengan kualitas pemotongan sempurna.
PENGARUH PROSES PENGELASAN TIG TERHADAP SIFAT MEKANIS BAHAN PADUAN ALUMINIUM Romli, Romli
AUSTENIT Vol. 4 No. 01 (2012): AUSTENIT: April 2012
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.867 KB)

Abstract

Salah satu tujuan terpenting dalam pengembangan material adalah menentukan apakah struktur dan sifat-sifat material optimum agar daya tahan dapat dicapai maksimum. Material komponen konstruksi dan perkakas diusahakan untuk mencapai sifat-sifat yang lebih unggul dari bahan terutama keunggulan dalam penerapan dalam berbagai kondisi operasional. Paduan aluminium harus mempunyai keunggulan terhadap beban kejut, sifat tahan korosi, mudah dipasang, mudah dibuat dan jauh lebih murah. Paduan aluminium merupakan bahan teknik yang sangat baik digunakan karena sifat yang ulet, tahan terhadap korosi dan mudah didapat. Paduan Aluminium-Tembaga dengan kandungan Cu 4,5 % memiliki sifat mekanis dan mampu mesin yang baik. Komposisi material aluminium berpengaruh besar terhadap sifat mekanik suatu material yang mengalami proses pengelasan. Dari hasil pengujian kekerasan permukaan paduan aluminium yang telah diberi proses perlakuan panas akibat proses pengelasan terjadi kenaikan harga kekerasan jika dibandingkan dengan paduan aluminium yang tidak diberi perlakuan panas. Proses yang terjadi pada paduan ini karena tidak terjadi pengaturan kembali atom akibat dari proses pendinginan.
Co-Authors Achmad Fauzi Adi, Patria Prasetio Agung Mataram Agus Hitopa Sukma Ahmad Zainuri Al-Faritzie, Hariman Alfi Julizun Azwar, Alfi Julizun Ali, Mukti Alihan Satera Amrifan Saladin Mohruni Angelia, Filda Anissa Yuniar Larasati Awansyah, Awansyah Barizki, Rezzi Nanda Dadan Sundara Dapingga, Syfa Putri Delila Rambe, Delila Dewi Rawani Diah Kusuma Pratiwi Dwi Haryanti, Dwi Dwi Jayanti Dzaky, Vicky Effendi, Sairul Eka Satria, Eka Fatoni , Zulkarnain Febianti, Aisyah Filda Angellia Firdaus Firdaus Firmansyah Firmansyah Gunarsih, Sabela Shalihati Gunawan Gunawan Hendri Chandra Herison, Herison Hidayat, M Rizky Ibrahim Fikma Edrisy Ibrahim Ibrahim Idmar Wijaya Imam Akbar, Imam Iswahyu Pranawukir Junias Robert Gultom Karmin Karmin, Karmin Kiki Mikail, Kiki Lestari, Dwi Indah Mahardini, Dzakia Fifi Mahendra, Nanda Yusril Mardiana Mardiana Marlina Maryani, Neni Mayang Riyantie, Mayang Misnan, Misnan Muvidha, Nursyafa Nanda Yusril Mahendra Obing Zaid Sobir Praja Dilla Atos Pratama, Rizki Dinar Purwanto Putra, Dicky Pratama Putri, Fenoria Qodariah Barkah Raden Budi Hendaris Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahman R.Z, Ali Ramadianti, Salsa Shabrina Rita Maria Veranika, Rita Maria Rizki Indrawan Rizkiawan, Muhammad Afif Rudi Laksono Safitri, Tami Safitri Salsabilla, Dalfinta Nadya Shebira, Hani Silvana Syah Suryana, Didi Syafei, Syafei Syaifullah, Akhmad Syamsul Rizal Taufikurrahman Taufikurrahman Utami, Nurhabibah Paramitha Eka Vicky Dzaky Cahaya Putra Widagdo, Tri Wiwi Hartika Yuniar L, Anisa Yusuf, Hambali Zara Tania Rahmadi