Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis larutan elektrolit dalam jeruk nipis (Citrus Aurantifolia Swingle) dan Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi) sebagai penghasil energi listrik alternatif Dian Anisa Rokhmah Wati; Retno Eka Pramitasari; Ivatul Laily Kurniawati; Noer Af'idah
JUSTE (Journal of Science and Technology) Vol. 6 No. 1 (2025): JUSTE (Journal of Science and Technology)
Publisher : LLDIKTI WIlayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/2eyvz336

Abstract

Jeruk nipis dan belimbing wuluh merupakan bahan makanan yang sering digunakan dalam masakan tradisional, seperti garang asem, masakan khas Jawa Tengah. Rasa asam pada jeruk nipis dan belimbing wuluh menunjukkan bahwa di dalamnya terkandung senyawa kimia tertentu, yaitu asam sitrat (C₆H₈O₇). Asam sitrat tersebut merupakan salah satu larutan elektrolit yang dapat menghantarkan listrik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar arus listrik dari air perasan jeruk nipis dan belimbing wuluh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan membandingkan berbagai volume air perasan terhadap arus listrik yang dihasilkan. Diketahui bahwa rata-rata arus listrik selama tiga hari dari air perasan jeruk nipis dengan volume 800 mL adalah 0,46 A, volume 600 mL adalah 0,39 A, dan volume 400 mL adalah 0,29 A. Sementara itu, arus listrik dari air perasan belimbing wuluh dengan volume 800 mL adalah 0,67 A, volume 600 mL adalah 0,55 A, dan volume 400 mL adalah 0,44 A. Kesimpulannya, air perasan jeruk nipis dan belimbing wuluh mengandung larutan elektrolit lemah yang hanya sedikit dapat menghantarkan listrik. Arus listrik terbesar diperoleh pada air perasan belimbing wuluh dengan volume 800 mL.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa SMK 10 Nopember Jombang Melalui Pelatihan Mesin CNC Roughter Basuki, Basuki; Rosadi, Mohammad Munib; Minto, Minto; Pramitasari, Retno Eka; Hadi, Fajar Satriya; Wati, Dian Anisa Rokhmah
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v8i1.21644

Abstract

CNC (computerized numerical control) is which means that all movements of machine parts are moved or controlled by program commands in the form of numerical codes on a computer. CNC knowledge needs to be given from an early age in vocational high schools or vocational schools. Vocational school graduates need to master this reliable technology in order to be able to compete, because almost all industrial machines have implemented digitalization systems with the aim of efficiency. Therefore, it is necessary to provide vocational school level CNC roughter training to improve skills before entering the world of work. The service stages include preparation, implementation, evaluation and reporting stages. CNC roughter machine training is able to influence the learning outcomes of class XI students at SMK 10 November Jombang.
Pengaruh variasi kecepatan putaran spindle frais milling terhadap sifat kekasaran alumunium 6061 Firmansyah, Mochammad; Wati, Dian Anisa Rokhmah; Pramitasari, Retno Eka; Wijanarko, Nadia Parwaty
KOLECER Scientific Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/ksjme.v1i2.30720

Abstract

This research aims to determine the roughness level of a 6061 aluminium workpiece by varying the spindle rotation speed in the milling machine. The results of this study are data on surface roughness obtained through variations in spindle rotation speed during milling. This research uses experimental research methods. Methods that aim to test the effect of a variable on other variables or test the causal relationship between one variable and other variables. The results of this study are presented as roughness test results. The test results using spindle rotation n_1  = 410 rpm; n_2 = 570 rpm; n_3  = 660 rpm. The lowest roughness value occurs at spindle rotation n_3 = 660 rpm, producing an average roughness value of 0.697 µm. The highest roughness value occurs at a spindle rotation of n_1 = 410 rpm, yielding an average roughness of 2.164 µm. Testing at 660 rpm yields smoother results than at 570 rpm and 410 rpm.
Analisis perpindahan panas dan konversi energi pada sistem air conditioner tipe split Wati, Dian Anisa Rokhmah; Wasono, Jami’ul Adi
KOLECER Scientific Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/ksjme.v1i2.39518

Abstract

Split-type air conditioning systems are widely used to meet thermal comfort requirements, particularly in tropical regions. The performance of these systems is strongly influenced by the mechanisms of heat transfer and energy conversion occurring during the refrigeration cycle. This study analysed the heat transfer processes and energy conversion mechanisms in a split-type air conditioning system under actual operating conditions. A descriptive–analytical method with a case study approach was employed, involving direct observation, measurement of operational parameters, and technical interviews. The observed parameters included refrigerant temperature and pressure, as well as the performance of the primary refrigeration components, namely the evaporator, compressor, condenser, and expansion valve. The results indicate that cooling in a split-type air conditioner is achieved by transferring thermal energy from indoor air to the outdoor environment, with the assistance of electrical energy converted into mechanical work by the compressor. Each system component was found to play an interdependent role in determining heat transfer effectiveness and overall energy conversion efficiency. Stable operating conditions of refrigerant pressure and temperature were observed to influence system performance significantly. This study provides a comprehensive understanding of the operational characteristics of split-type air conditioning systems from the perspective of heat transfer and energy conversion. It may serve as a basis for improving energy efficiency and optimising air conditioning system performance.
PENGEMBANGAN MESIN PENGISIAN MADU DENGAN PENUMATIC SYSTEM rendra tri; Retno Eka Pramitasari; Dian Anisa Rokhmahwati; Mochammad Arif Irfa'i
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v4i2.11420

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan yang terus meningkat, sektor industri, termasuk rumah industri, dituntut untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi produksinya. Terutama di sektor industri. Untuk memproduksi barang dalam jumlah besar dan dengan akurasi tinggi, industri perlu beroperasi dengan cepat dan efisien. Permintaan terhadap produk industri tidak dapat terpenuhi jika masih mengandalkan proses manual, karena sumber daya manusia memiliki keterbatasan dalam hal kapasitas kerja. Tidak hanya industri skala besar saja, namun rumah industri pun juga memerlukan proses produksi yang efisien. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengembangan dan mengetahui bagaimana kinerja alat pengisian madu. Perancangan mesin alat pengisian madu otomatis berbasis penumatic menggunakan metode R&D (research and devlopment). Serta melalui uji fungsional dan uji kelayakan dengan memberikan angket pada validator untuk mengetahui dari kinerja alat yang dirancang. Secara keseluruhan, alat dapat beroperasi dengan baik dan dapat digunakan untuk proses pengisian madu secara semi-otomatis dengan tingkat akurasi yang cukup baik, sesuai dengan tujuan dari penelitian ini. Hal ini dibuktikan melalui serangkaian pengujian yang dilakukan dengan variasi volume pengisian, yaitu mulai dari 120 ml hingga 300 ml.
PENGEMBANGAN MESIN PENGISIAN MADU DENGAN PENUMATIC SYSTEM rendra tri; Retno Eka Pramitasari; Dian Anisa Rokhmahwati; Mochammad Arif Irfa'i
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v4i2.11420

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan yang terus meningkat, sektor industri, termasuk rumah industri, dituntut untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi produksinya. Terutama di sektor industri. Untuk memproduksi barang dalam jumlah besar dan dengan akurasi tinggi, industri perlu beroperasi dengan cepat dan efisien. Permintaan terhadap produk industri tidak dapat terpenuhi jika masih mengandalkan proses manual, karena sumber daya manusia memiliki keterbatasan dalam hal kapasitas kerja. Tidak hanya industri skala besar saja, namun rumah industri pun juga memerlukan proses produksi yang efisien. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengembangan dan mengetahui bagaimana kinerja alat pengisian madu. Perancangan mesin alat pengisian madu otomatis berbasis penumatic menggunakan metode R&D (research and devlopment). Serta melalui uji fungsional dan uji kelayakan dengan memberikan angket pada validator untuk mengetahui dari kinerja alat yang dirancang. Secara keseluruhan, alat dapat beroperasi dengan baik dan dapat digunakan untuk proses pengisian madu secara semi-otomatis dengan tingkat akurasi yang cukup baik, sesuai dengan tujuan dari penelitian ini. Hal ini dibuktikan melalui serangkaian pengujian yang dilakukan dengan variasi volume pengisian, yaitu mulai dari 120 ml hingga 300 ml.
Developing Science Literacy Skills at MASS Khoiriyah Hasyim Seblak through Training on the Use of Integrated STEM Student Worksheets Rochim, Roudhoutul Aulia; Af’idah, Noer; Rokhmah Wati, Dian Anisa; Mughiroh, Ainun Fitri; Yuni K, Kusnul Ciptanila; Dwinata, Anggara; Falah, Fajrul; Wulandari, Desi
Dinamis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/dinamis.v6i1.10410

Abstract

Science literacy skills are of paramount importance for students. Preliminary findings indicate that the average level of science literacy skills remains comparatively low. The utilization of integrated science worksheets is regarded as a potential solution. However, research on the impact of integrated STEM worksheets on training science literacy skills remains limited. Therefore, the objective of this study is to develop a training program to enhance science literacy skills through the implementation of integrated STEM worksheets. This study delineates the results of the science literacy skills test. The activity encompassed 30 students, who participated in a series of training sessions encompassing preparation, implementation, and evaluation. The findings indicated an enhancement in the students's science literacy test scores, with 100% of the students attaining the mastery criteria following the implementation of the integrated STEM worksheets. The present study demonstrates that the implementation of integrated STEM worksheets can enhance students' science literacy skills
PENGARUH VARIASI WAKTU FERMENTASI TERHADAP KADAR BIOETANOL CAMPURAN KULIT JERUK DAN KULIT NANAS Abdul Qodril Azizy; Dian Anisa Rokhmah Wati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Verified
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.63384

Abstract

This study investigates the effect of fermentation time on the bioethanol yield derived from orange peels, pineapple peels, and their combined substrates, while also evaluating the potential utilization of fruit peel waste as a sustainable bioenergy resource. Fermentation durations of 2, 4, and 6 days were systematically examined to determine the optimal condition for maximizing bioethanol production. An experimental quantitative approach was employed under controlled laboratory conditions. The bioethanol production process comprised feedstock preparation, acid hydrolysis using hydrochloric acid (HCl), fermentation facilitated by Saccharomyces cerevisiae, and subsequent distillation at 78°C. Fermentation time was treated as the independent variable, whereas bioethanol concentration served as the dependent variable. The ethanol content was measured using a refractometer and analyzed through a descriptive quantitative framework. The results demonstrate that fermentation time significantly influences bioethanol production. The highest bioethanol concentrations were achieved at 2 days of fermentation, yielding 11% for orange peels, 12% for pineapple peels, and 15% for the mixed substrate. Prolonged fermentation led to a decline in ethanol yield, which can be attributed to reduced microbial activity and substrate depletion. Despite these findings, the resulting bioethanol did not meet the Indonesian National Standard (SNI) for fuel-grade ethanol, indicating the necessity for further purification processes and optimization of fermentation conditions, Keywords: bioethanol, orange peel, pineapple peel, fermentation time.
Pengaruh variasi elektroda dan arus pengelasan terhadap kekuatan tarik sambungan las SMAW pada stainless steel 304 Ario Ardiansyah; Basuki; Retno Eka Pramitasari; Dian Anisa Rokhmah Wati
Jurnal Ilmiah Teknologi dan Rekayasa Vol. 31 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/tr.2026.v31i2.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan elektroda E6013 dan E7016 serta variasi arus pengelasan terhadap kekuatan tarik sambungan las pada material Stainless Steel 304 yang dilas menggunakan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW). Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif dengan memvariasikan jenis elektroda dan besar arus pengelasan sebagai variabel bebas. Elektroda yang digunakan terdiri atas E6013 dan E7016 dengan variasi arus sebesar 75 A dan 80 A. Adapun variabel terikat yang diamati meliputi tegangan tarik, regangan, dan modulus elastisitas hasil pengelasan. Material uji berupa plat Stainless Steel 304 dengan ketebalan 1,8 mm yang dibuat menjadi 12 spesimen pengujian. Seluruh spesimen kemudian diuji menggunakan mesin uji tarik untuk mengetahui karakteristik mekanik sambungan las yang dihasilkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kombinasi elektroda E6013 pada arus 75 A menghasilkan performa terbaik dengan nilai tegangan tarik rata-rata sebesar 527,94 MPa dan modulus elastisitas sebesar 15.994,9 MPa. Sementara itu, pada penggunaan elektroda E7016, nilai tegangan tarik rata-rata tertinggi diperoleh pada arus 80 A sebesar 409,3 MPa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa jenis elektroda dan besar arus pengelasan memberikan pengaruh terhadap kekuatan tarik sambungan las. Peningkatan arus yang melebihi kondisi optimum cenderung menurunkan kekuatan tarik akibat bertambahnya masukan panas yang memengaruhi karakteristik daerah las dan daerah terpengaruh panas.
Co-Authors A'izzatul Khiyana Abdul Qodril Azizy Aditya Pangestu Akbar Yulpikar Afif Septian Ardiansyah Af’idah, Noer Agung Samudra Ainun Fitri Mughiroh Ali Hasbi Ramadani Amirulloh, Muhammad Aldy Anjarwati, Ani Ario Ardiansyah Basuki Basuki Basuki , Basuki Basuki BASUKI BASUKI Bayu Satriyo Daristin, Pipit Erika Desi Wulandari, Desi Dimas Yoga Arianto Dwinata, Anggara Edi Sunaryo Efita Nadine Anggraini ELLY INDAHWATI Erfan Ali Mubarok Fajar Satriya Hadi Fajar Satriya Hadi Falah, Fajrul FIRMANSYAH, MOCHAMMAD Hadi, Fajar Satriya Haryanti, Peni Hermin Arista Hidayati, Athi' Imam Sopingi Imamatul Ummah Imamatul Ummah Irfa'I, Mochmad Arif Irfa’i, Mochamad Arif Ivatul Laily Kurniawati Khabibulloh, Wildan Wahyu Khafid, Ahmad Lutfian Kusnul Ciptanila Yuni K Lia Ardiansari M Lutfi Al Akbar M Syifa Attamam M. Ikbal Sahansah Ma'rufan, Mahdi Maulana, Muhammad Alfian Rifqi Minto Minto Minto, Minto Mochamad Arif Irfa'i MOCHAMAD ARIF IRFAI Mochamad Latief Rizaldi Mochammad Arif Irfa'i Mohammad Munib Rosadi Mohammad Munib Rosadi Mubin, Fatkhur Muflihah, Nur Musfiroh, Anita MUSLIMIN IBRAHIM Nailul Izzati Noer Af'idah Nourma Ulva Kumala Devi Nugroho, Meriana Wahyu Nur Kholis Purnomo, Irfan Sufyan Adi Qomariyah, Ryzca Siti Rahma Ramadhani rendra tri Retno Eka Pramitasari Retno Eka Pramitasari Rosadi, Mohammad Munib Roudhoutul Aulia Rochim Setiawan, Saeful Supiyadi, Ahmad Syaputra, Edo Toto Supriyono, Toto Tukiran Tukiran Tukiran Tukiran Ubaidillah, Muhammad Wahyu Wasono, Jami’ul Adi Wijanarko, Nadia Parwaty