Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

The Implementation of Think Pair Share Model to Improve Mathematical Communication Ability on MTs Students Syaprila, Alma Amaliana; Amelia, Risma
(JIML) JOURNAL OF INNOVATIVE MATHEMATICS LEARNING Vol. 8 No. 3 (2025): VOLUME 8 NUMBER 3, SEPTEMBER 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jiml.v8i3.27395

Abstract

Mathematical communication ability is a crucial aspect of mathematics learning, as it enables students to express ideas, understand concepts, and solve problems systematically. This study aims to analyze the implementation of the Think Pair Share (TPS) learning model on students mathematical communication skills at Madrasah Tsanawiyah (MTs) level. The research method used is a Mixed Method with an Explanatory Sequential Design. The sample consisted of two classes: the experimental class, which used the Think Pair Share model, and the control class, which used a conventional learning model.The results showed that the mathematical communication skills of MTs students taught using the Think Pair Share model were better than those taught using a conventional model. The N-gain results also indicated that the improvement in communication skills was greater in the Think Pair Share group. This was supported by student statements in interviews, indicating that the Think Pair Share (TPS) model made learning more enjoyable and allowed more freedom in thinking, discussing, and expressing solutions. This contributed to increased communication abilities. Based on the findings, it can be concluded that the implementation of the Think Pair Share learning model results in a statistically significant improvement in students' performance compared to the conventional learning model. Accordingly, the Think Pair Share model may serve as an effective pedagogical alternative for enhancing mathematical communication skills among students at the Madrasah Tsanawiyah (MTs) level. The implementation of this model is expected to be integrated into mathematics instruction as a means of enhancing students communication skills.
Analisa Pengaruh Struktur Modal,Ukuran Perusahaan, Dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan Adhani, Ida; Amelia, Risma
Accounting Research and Business Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bhakti Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64237/arbus.v2i1.69

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of Capital Structure, Company Size, and Dividend Policy on Company Value in manufacturing companies in the food and beverages sub-sector listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2022 period. This type of data is secondary data from the financial statements of food and beverages companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2022 period. The number of samples is 11 companies from 30 companies. Sampling is carried out by purposive sampling. The analysis techniques used are Classical Assumption Test, Descriptive Statistics, Multiple Linear Regression, Coefficient of Determination (R2), t Test (Partial Test) and F Test (Simultaneous Test). The results of this study show that the Capital Structure partially has a positive and significant influence on the Company's Value, namely with a t-count value of 4.893 > t-table 2.01954 with a sig value. 0.000 < 0.05, Company Size partially has a negative and significant influence on Company Value, namely with a t-count value of -5.446 < t-table 2.01954 with a value of sig. 0.000 < 0.05, and the Dividend Policy partially does not have a significant effect on Company Value with a t-count value of 1.500 > t-table 2.01954 with a value of sig. 0.142 < 0.05. The results are simultaneously known as Capital Structure, Company Size and Dividend Policy have a significant effect on Company Value, namely with an f-count value of 48,095 > f-table 2,839 with a sig value. 0.000 < 0.05. The predictive ability of the three independent variables to Company Value is seen from the Adjust R Square value of 76.7% while the remaining 23.3% is influenced by other variables outside the research variable.
Hubungan Efikasi Diri terhadap Kemampuan mengenal Konsep Bilangan pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Negeri Pembina 1 Kota Pekanbaru Amelia, Risma; Solfiah, Yeni; Chairilsyah, Daviq
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1725

Abstract

Berdasarkan Permendikbud 137 tahun 2014 dijelaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan 6 perkembangan, yaitu moral agama, kognitif, fisik-motorik, bahasa, sosial emosional, dan seni. Perkembangan kognitif merupakan aspek yang penting dalam perkembangan anak, aspek ini berkaitan dengan kegiatan otak dalam proses berpikir. perkembangan kognitif pada anak usia dini sangat penting, dengan kemampuan kognitif anak dapat memecahkan suatu permasalahan dan mengolah perolehan belajarnya seperti pengembangan dari aspek kognitif, konsep berarti suatu rancangan banyaknya benda, lambang bilangan dan sebagainya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui efikasi diri dan mengenalkan lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina 1 Kota Pekanbaru. Metode atau pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan teknik korelasional yang bertujuan untuk menguji dua variabel. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 40 anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina 1 Kota Pekanbaru dan menggunakan teknik total sampling. Berdasarkan hasil penelitian pearson correlation bernilai rxy 0,686 dengan tingkat hubungan yang kuat. Maka dapat di simpulkan bahwa hubungan efikasi diri terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun DI TK Negeri Pembina 1 Kota Pekanbaru terdapat hubungan yang signifikan antara variabel efikasi diri terhadap variabel kemampuan mengenal konsep bilangan, artinya jika efikasi diri anak dikategorikan sangat baik maka kemampuan mengenal konsep bilangan anak dikategorikan baik.
Penerapan Pendekatan Kontekstual dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Perbandingan dan Skala terhadap Siswa SMP Agnesti, Yuni; Amelia, Risma
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2020): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i2.616

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran yang kurang terhubung dengan kehidupan nyata, sehingga siswa kurang paham dengan pembelajaran. Penyebabnya adalah karena cara mengajar guru yang masih terlalu berpatokan pada buku pelajaran. Solusinya, peneliti menerapkan model pembelajaran pendekatan kontekstual. Pendekatan Kontekstual merupakan pendekatan dengan konsep belajar yang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan pendekatan kontesktual terhadap siswa kelas VIII SMP terhadap materi perbandingan dan skala. Sampel penelitian yaitu siswa kelas VIII A SMP Pasundan Rongga 2019/2020. Instrumen penelitian adalah soal tes berbentuk uraian dan pedoman wawancara. Penelitian mengacu pada, siswa dapat menyelesaikan soal cerita dengan langkah-langkahnya, siswa mengerjakan sesuai intruksi.Hasil analisis data wawancara, bahwa penerapan pendekatan kontekstual terhadap siswa kelas VIII SMP Pasundan Rongga masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita. This research is motivated by learning that is less connected to real life, so students lack an understanding of learning. The reason is because of the way to teach teachers who still rely too much on textbooks. The solution, researchers apply a learning model of contextual approaches. A contextual Approach is an approach to the concept of learning that links material with real life. This type of research is qualitative research. The purpose of this study was to determine the application of the contextual approach to eighth-grade students of SMP on comparison and scale material. The research sample is students of class VIII A, Pasundan Cavity 2019/2020. The instrument in this study was a test item in the form of a description and interview guidelines. Research refers to, students can solve story problems with steps, students work according to instructions. The results of the interview data analysis show that the application of the contextual approach to the eighth-grade students of Pasundan Rongga Middle School still had difficulty in completing story questions.
Faktor-Faktor Kesulitan Belajar Siswa pada Materi Perbandingan dengan Menggunakan Pendekatan Kontekstual Agnesti, Yuni; Amelia, Risma
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2021): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v10i2.664

Abstract

Mempelajari matematika dianggap sulit oleh mayoritas siswa. Solusinya, peneliti menerapkan sebuah pendekatan pembelajaran kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki faktor-faktor penyebab kesulitan siswa dalam mempelajari materi perbandingan. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan instrumen soal cerita berjumlah 3 soal. Subjek penelitian adalah 24 orang siswa yang dipilih secara purposive sampling pada salah satu SMP di Kabupaten Bandung Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes dan wawancara. Hasil penelitian kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mencapai tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa SMP Pasundan Rongga belum sepenuhnya mencapai target yang diharapkan. Siswa masih banyak yang mengalami kesulitan untuk menyelesaikan soal cerita. Kesulitan siswa yang dominan dapat dikategorikan ke dalam tiga bentuk, yaitu kurangnya pemahaman konsep, tergesa-gesa menyelesaikan soal, dan kurangnya memahami soal. Berdasarkan hasil wawancara, penyebab kesulitan tersebut karena siswa belum terbiasa diberikan soal berbentuk cerita. Soal cerita perlu lebih sering diberikan kepada siswa guna menambah pengalaman belajarnya. Learning mathematics is considered difficult by the majority of students. The solution, researchers apply a contextual learning approach. This study aims to investigate the factors that cause students' difficulties in studying comparative material. This qualitative descriptive study used three-story questions as instruments. The research subjects were 24 students who were selected by purposive sampling at one of the junior high schools in West Bandung Regency. Data collection was carried out using tests and interviews. The research results were then analyzed descriptively to achieve the research objectives. The results showed that the students of SMP Pasundan Rongga had not fully achieved the expected targets. There are still many students who have difficulty solving story questions. The students' dominant difficulties can be categorized into three forms, namely a lack of understanding of the concept, rushing to solve the problem, and a lack of understanding the problem. Based on the results of the interview, the cause of the difficulty was because students were not used to being given questions in the form of stories. Story questions need to be given to students more often in order to increase their learning experience.
MENGANALISIS KEMAMPUANKONEKSI MATEMATIS PADA MATERI BANGUN DATAR SISWA SMPN DI BANDUNG BARAT Nursafitri, Nursafitri; Handayani, Novia; Mayasari, Mayasari; Amelia, Risma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i3.175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan masalah dengan cara mengaitkan konsep. Analisis koneksi matematik ini diperoleh dari tes instrument kemampuan koneksi matematik siswa yang diberikan kepada siswa sekolah menengah pertamayang berdasarkan indikator 1) Menggunakan koneksi antar topik matematika dengan topik lain. 2) Mencari hubungan berbagai representasi atau gambaran, konsep dan prosedur. 3) Menggunakan matematika dalam bidang studi lain atau kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif-deskriptif. subjek penelitian ini adalah 21 siswa kelas VIII B salah satu SMPN di Bandung Barat . Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa yang termasuk kedalam kategori paling rendah yaitu terdapat pada indikator ke-1, Indikator ini tergolong rendah karena siswa karena siswa belum mampu menghubungkan antar gambar bangun datar ke-1 dengan gambar bangun datar ke-2, sehingga siswa kebingungan bagaimana cara menyelesaikannya, Karena siswa terbiasa menyelesaikan soal yang terdiri dari 1 topik.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Siswa SMP dengan Materi Segitiga dan Segiempat: Problem Solving Skills Fitria, Neng Fia Nisa; Hidayani, Nurul; Hendriana, Heris; Amelia, Risma
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2018): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2018)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.22 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v8i01.4728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kemampuan pemecahan masalah matematik siswa SMP yang meliputi memahami masalah, merencanakan strategi, menyelesaikan masalah dan memeriksa kembali.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-I SMP 1 Pasundan Cimahi.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes.Sedangkan teknis yang digunakan untuk menganalisis data menggunakan rata-rata dan persentase.Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematik siswa masih rendah, dilihat dari persentase menyatakan bahwa siswa belum bisa memahami masalah dan memeriksa kembali permasalahan yang diberikan oleh guru.Secara keseluruhan kemampuan pemecahan masalah siswa khususnya pada mata pelajaran matematik berada pada kualifikasi rendah. Kata Kunci:Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik The objectives of this research is to mathematical problem solving skills of students in junior high school, including understanding problems, planning strategies, solving problems and re-examining. The subject of this research is the students of class VIII-I SMP 1 Pasundan Cimahi. Technique of collecting data using test technique. While the technical used to analyze the data using the average and percentage. The results showed that students' mathematical problem solving ability is still low, seen from the percentage stated that the students can not understand the problem and re-examine the problems given by the teacher. Overall problem solving ability of students, especially on mathematics subjects are in low qualifications Keyword: Mathematics Problem Solving Skill
ANALISIS VISUAL DAN NARATIF IKLAN MARJAN 2025: STUDI PENDEKATAN AUDIENCE-CENTERED DESIGN amelia, risma
AKSA: Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol. 9 No. 1 (2025): AKSA : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia (STSRD VISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37505/aksa.v9i1.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi visual dan naratif iklan Marjan 2025 dengan pendekatan desain berpusat pada audiens (audience-centered design). Dalam konteks budaya Ramadan di Indonesia, iklan dianggap efektif bila mampu menyesuaikan pesan dan estetika dengan nilai serta preferensi audiens. Metode penelitian menggunakan analisis isi kualitatif terhadap elemen visual (sinematografi, warna, simbol) dan naratif (alur, karakter, pesan moral), serta survei terhadap 60 responden lintas generasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan Marjan membangun resonansi emosional melalui visual storytelling dan simbol budaya, dengan narasi epik yang relevan secara emosional. Strategi yang digunakan memperkuat keterikatan merek dan meningkatkan kesesuaian pesan dengan karakteristik audiens Indonesia