Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

The Influence of Hybrid Learning Model on Students’ Learning Attitudes in English Subject Radjulani, Azmi; Nurwati, Andi
Journal of English Teaching and Linguistic Issues (JETLI) Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of English Teaching and Lingustic Issues (JETLI)
Publisher : English Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/jetli.v3i1.1830

Abstract

This research aims to determine the influence of the hybrid learning model on students' learning attitudes in English language learning and examine the students’ learning attitudes in English language learning using the hybrid learning model. The study utilize a mixed-methods approach with a concurrent embedded design, employing questionnaires, interviews, and documentation as data collection techniques. The result of the study indicate that the hybrid learning model in English language learning influences students’ learning attitudes, with a coefficient of determination (R-squared) value of 0.299. This implies that the hybrid learning model accounts for 29.9% of the variance in students’ learning attitudes, while the remaining 70.1% is influenced by other unexplored variables. The implementation of the hybrid learning model at MTs.N 1 Kabupaten Gorontalo takes place during the transition period from full online learning to limited face-to-face learning, where students are scheduled to come to school. Students learning attitudes in the hybrid learning model exhibit both positive and negative aspects. Additionally, there is a special class in the school where many students display positive learning attitudes. However, it should be noted that students who are not part of the special class can still possess positive learning attitudes.
A Description of English Teaching Based on Curriculum Merdeka Hikmawati, Hikmawati; Nurwati, Andi; Kadir Ismail, Abdul
ELOQUENCE : Journal of Foreign Language Vol. 3 No. 2 (2024): AUGUST
Publisher : Language Development Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/eloquence.v3i2.1806

Abstract

Background: The curriculum change from the 2013 Curriculum to the Merdeka Curriculum has brought changes to the teaching process of a subject, including the English subject. Purpose: This research aims to describe the teaching of English based on the Merdeka curriculum at SMK Negeri 1 Limboto. Method: This research aims to describe the teaching of English based on the Merdeka curriculum at SMK Negeri 1 Limboto. Results and Discussion: The results of the research showed that during four observation sessions, the teacher consistently carried out all core learning activities stages as outlined in the observation guide. Similarly, students demonstrated active participation in the learning process, including praying, answering stimulus questions, identifying expressions from the discussed topics, working in groups, completing tasks, discussing, presenting discussion results, and participating in evaluations provided by the teacher. Conclusions and Implications: In conclusion, while the implementation of the Merdeka Curriculum has been undertaken with considerable effort and knowledge, there is still room for improvement in supporting teachers to be better prepared and able to implement this curriculum effectively in their learning processes. while the implementation of the Merdeka Curriculum has been carried out with various preparations and existing knowledge, there is still room for improvement in supporting teachers to be better prepared and able to effectively implement this curriculum in their learning process, especially in terms of in-depth understanding of its characteristics, module preparation, assessment, and adjustment of supporting infrastructure. This that English teaching based on the Merdeka curriculum provides autonom and students in setting goals and the methods to achieve them.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI HITUNG CAMPURAN MENGGUNAKAN METODE DRILL DENGAN BERBANTUAN MEDIA PUZZLE DI KELAS IV Yulianti, Dewi; Andi Nurwati; Febry Rizki Susanti Kalaka
Al-mujahidah Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i1.223

Abstract

This research aims to improve student learning outcomes in mixed arithmetic material using the drill method with the help of class IV puzzle media at SDN 07 Limboto Bongohulawa. It is hoped that the drill method with the help of puzzle media can improve student learning outcomes. This research method uses classroom action research (PTK) which was carried out in class IV at SDN 7 Limboto, with several stages including: (1) planning stage, (2) action implementation stage, (3) observation stage, and (4) reflection stage. The subjects in this research were all class IV students with a total of 16 students. The data collection techniques used in this research are observation, tests and documentation. The data analysis technique used in this research is descriptive qualitative. The results of this research show that learning using the drill method with the help of puzzle media can improve the quality of mathematics learning in mixed arithmetic operations material, which can be seen in the increase in completeness in the pre-cycle, 18.75%, increasing in cycle I to 50% and in cycle II increasing to 87%. . Thus, student learning outcomes and analysis of observation observation sheets improve in a better direction by implementing the use of the drill method with the help of puzzle media.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN ENVIROMENTAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI PERUBAHAN KENAMPAKAN ALAM KELAS V SDN 7 LIMBOTO Hamdana, Sri Andini; Andi Nurwati; Rinaldi Datunsolang
Al-mujahidah Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i1.248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui penggunaan Model pembelajaran Environmental learning pada materi perubahan kenampakan alam. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini kelas V di SDN 7 Limboto dengan jumlah siswa laki-laki sebanyak 7 siswa dan perempuan sebanyak 12 siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis hasil tes dan analisis hasil observasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPAS materi perubahan kenampakan alam menggunakan model pembelajaran Environmental learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 7 Limboto Kabupaten Gorontalo. Hal ini ditunjukan oleh hasil belajar siswa pada siklus I dan II yang mengalami peningkatan. Pada siklus I sebanyak 11 orang siswa yang dikategorikan mencapai KKM dengan presentase 63% dan pada siklus II yang dikategorikan mencapai nilai KKM sebanyak 17 orang siswa dengan presentase 89% Jadi KKM meningkat 26%. Hal ini dikarenakan pada siklus II siswa sudah mulai meningkat dalam proses pembelajaran, sebagian besar siswa sudah berani mengemukakan pendapat, ide ataupun gagasan di depan kelas tanpa rasa malu lagi. Maka hasil belajar siswa pada siklus II sudah mencapai nilai KKM atau indikator kinerja yang ditetapkan
PENERAPAN METODE TWO STAY STRAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SDN 1 PALELE BARAT Asmiati S. Ape; Asriyati Nadjamuddin; Andi Nurwati
Al-mujahidah Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i1.249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bangun datar melalui penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dan melibatkan 14 siswa kelas IV SDN 1 Paleleh Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TSTS dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada tahap pra-siklus, hanya 2 siswa (14,28%) yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dengan rata-rata nilai sebesar 46,42%. Setelah penerapan model TSTS, ketuntasan siswa meningkat menjadi 50% pada siklus I dan mencapai 85,71% pada siklus II, dengan rata-rata nilai akhir 85,39%. Aktivitas guru dan siswa juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, masing-masing mencapai 85,71% dan 81,53% pada siklus II. Model TSTS terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa, mendorong partisipasi aktif, dan menciptakan suasana pembelajaran yang kolaboratif. Dengan demikian, model TSTS dapat dijadikan alternatif metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada pembelajaran matematika.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SOMATIC AUDITORY VISUAL INTELLECTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR INTRINSIK CERITA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Putri Ananda; Andi Nurwati; Karmila Iskandar
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerita melalui penerapan model pembelajaran Somatic Auditory Visual Intellectual pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN 21 Limboto. Permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran sebelumnya adalah rendahnya kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerita, seperti tema, tokoh dan penokohan, latar, alur, dan amanat, serta penggunaan model pembelajaran yang belum optimal dan masih bersifat konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari satu kali pertemuan. Metode pengumpulan data lembar observasi dan soal tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif data yang diperoleh dari hasil observasi dan hasil tes akan diterangkan serta disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan model SAVI. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 64,09 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 45%. Setelah tindakan pada siklus II, nilai rata-rata menjadi 86,82 dengan ketuntasan klasikal sebesar 86%. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Somatic Auditory Visual Intellectual (SAVI) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerita
MENINGKATKAN PARTISIPASI BELAJAR SISWA KELAS IV DALAM PEMBELAJARAN IPAS MATERI KENAMPAKAN ALAM MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE Cindy Pobela; Andi Nurwati; Aljunaid Bakari
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.288

Abstract

Permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran sebelumnya adalah rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan menggambarkan prosedur media picture and picture dapat meningkatkan partisipasi belajar siswa dalam pembelajaran IPAS materi kenampakan alam di kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari satu kali pertemuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan setelah dilaksanakan kegiatan tindakan kelas meningkatkan partisipasi belajar siswa melalui model pembelajaran picture and picture pada materi kenampakan alam. Hal ini ditunjukan oleh partisipasi belajar siswa pada siklus I dan II yang mengalami peningkatan. Pada siklus I sebanyak 7 orang siswa yang dikategorikan memberikan partisipasi aktif dengan presentase 31% dan pada siklus II yang dikategorikan partisipasi aktif sebanyak 24 orang siswa dengan presentase 92%. Jadi meningkat 61%. Hal ini dikarenakan pada siklus II siswa sudah mulai meningkat dalam proses pembelajaran. Maka dapat disimpulkan partisipasi individual dan klasikal telah tercapai.
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA MELALUI ALAT PERAGA BERBAHAN BARANG BEKAS KELAS V Sefiawanda Mamonto; Andi Nurwati; Sabrina Najib Mohamad
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.299

Abstract

Permasalahan yang akan dibahas dalam skripsi ini (1). Rendahnya pemahaman peserta didik dalam memahami materi sistem peredaran darah manusia. (2). Minimnya penggunaan media pembelajaran sehingga peserta didik sulit memahami materi sistem peredaran darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemahaman peserta didik pada materi sistem perederan darah manusia melalui alat peraga berbahan barang bekas di kelas V SDN 4 Limboto. Alat peraga yang digunakan adalah kardus bekas, botol plastik bekas, dn selang bekas. Model penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas oleh Kemmis Mc Tagart. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas V SDN 4 Limboto yang berjumlah 22 orang. Teknik pengunpulan data dilakukan dengan cara observasi, Tes dan dokumentasi. Desain penelitian memiliki empat model yaitu: pengamatan, perencanaan, tindakan dan refleksi. Hasil penelitian menujukan alat peraga untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas V di SDN 4 Limboto dapat dilihat dari jumlah–jumlah persentase yang didapatkan. Pada saat pra siklus persentase rata-rata yakni 13,63 % sebelum melakukan tindakan, kemudian setelah melakukan tindakan pada siklus I nilai persentase rata-rata meningkat yakni, 77,27% dan meningkat lagi pada siklus II dengan nilai perentase rata-rata yakni 100% dan sudah mencapai tingkat keberhasilan yakni 75%. Maka dengan itu alat peraga dapat meningkatkan pemahaman peserta didik kelas V SDN 4 Limboto
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA INTENSIF MELALUI STRATEGI KWL (Know-Want To Know-Learned) PADA SISWA KELAS IV DI MADRASAH IBTIDAIYAH TUDI KECAMATAN MONANO Ismi S. Otoluwa; Andi Nurwati; Sitti Rahmawati Talango
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca intensif siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Tudi Kecamatan Monano melalui penerapan strategi KWL (Know-Want to Know-Learned). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Hasil observasi awal menunjukkan rendahnya kemampuan membaca intensif siswa yang ditandai dengan ketidakmampuan dalam menemukan ide pokok, menyimpulkan isi bacaan, serta menjawab pertanyaan dari teks. Melalui strategi KWL, siswa didorong untuk mengaktifkan pengetahuan awal, mengajukan pertanyaan, dan merefleksikan apa yang telah mereka pelajari dari bacaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca intensif siswa pada setiap siklus, baik dari segi pemahaman bacaan, motivasi belajar, hingga keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, strategi KWL efektif digunakan dalam meningkatkan keterampilan membaca intensif siswa di sekolah dasar.
PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEWUJUDKAN PERUBAHAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SDN 7 BOKAT KABUPATEN BUOL Sukma Ayu; Andi Nurwati; Ratna Hestiana
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 6: November 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran sentral dalam membentuk karakter peserta didik, terutama di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana guru PAI di SDN 7 Bokat, Kabupaten Buol, berperan dalam mewujudkan perubahan karakter positif pada siswa. Fokus utama adalah mengidentifikasi strategi, metode, dan pendekatan yang digunakan oleh guru PAI, serta faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi efektivitas peran tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pendidikan karakter yang lebih efektif dan relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru PAI, dan siswa serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik triangulasi untuk memastikan validitas dan reliabilitas data. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai praktik-praktik terbaik yang dilakukan oleh guru PAI dalam membentuk karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di SDN 7 Bokat memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik melalui berbagai cara. Mereka tidak hanya menyampaikan materi pelajaran secara teoritis, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam setiap aspek pembelajaran. Selain itu, guru PAI juga berperan sebagai teladan, motivator, dan fasilitator dalam mengembangkan karakter siswa. Beberapa strategi yang efektif meliputi penggunaan metode ceramah yang interaktif, diskusi kelompok, penugasan proyek yang berorientasi pada nilai-nilai agama, serta kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pembentukan karakter. Faktor-faktor pendukung yang signifikan dalam peran guru PAI meliputi dukungan dari kepala sekolah dan rekan guru, partisipasi aktif siswa, serta dukungan dari orang tua. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa hambatan, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan yang relevan, serta tantangan dalam menghadapi perbedaan latar belakang dan karakteristik siswa. Meskipun demikian, guru PAI di SDN 7 Bokat mampu mengatasi hambatan-hambatan tersebut dengan kreativitas dan dedikasi yang tinggi. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan dukungan terhadap guru PAI dalam bentuk pelatihan yang berkelanjutan, penyediaan sumber daya yang memadai, serta pengembangan kurikulum yang lebih relevan dan kontekstual. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya kerjasama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk karakter peserta didik secara holistik. Dengan demikian, diharapkan dapat terwujud generasi muda yang berakhlak mulia, beriman, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa