Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

MENINGKATKAN PARTISIPASI BELAJAR SISWA KELAS IV DALAM PEMBELAJARAN IPAS MATERI KENAMPAKAN ALAM MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE Cindy Pobela; Andi Nurwati; Aljunaid Bakari
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.288

Abstract

Permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran sebelumnya adalah rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan menggambarkan prosedur media picture and picture dapat meningkatkan partisipasi belajar siswa dalam pembelajaran IPAS materi kenampakan alam di kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari satu kali pertemuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan setelah dilaksanakan kegiatan tindakan kelas meningkatkan partisipasi belajar siswa melalui model pembelajaran picture and picture pada materi kenampakan alam. Hal ini ditunjukan oleh partisipasi belajar siswa pada siklus I dan II yang mengalami peningkatan. Pada siklus I sebanyak 7 orang siswa yang dikategorikan memberikan partisipasi aktif dengan presentase 31% dan pada siklus II yang dikategorikan partisipasi aktif sebanyak 24 orang siswa dengan presentase 92%. Jadi meningkat 61%. Hal ini dikarenakan pada siklus II siswa sudah mulai meningkat dalam proses pembelajaran. Maka dapat disimpulkan partisipasi individual dan klasikal telah tercapai.
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA MELALUI ALAT PERAGA BERBAHAN BARANG BEKAS KELAS V Sefiawanda Mamonto; Andi Nurwati; Sabrina Najib Mohamad
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.299

Abstract

Permasalahan yang akan dibahas dalam skripsi ini (1). Rendahnya pemahaman peserta didik dalam memahami materi sistem peredaran darah manusia. (2). Minimnya penggunaan media pembelajaran sehingga peserta didik sulit memahami materi sistem peredaran darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemahaman peserta didik pada materi sistem perederan darah manusia melalui alat peraga berbahan barang bekas di kelas V SDN 4 Limboto. Alat peraga yang digunakan adalah kardus bekas, botol plastik bekas, dn selang bekas. Model penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas oleh Kemmis Mc Tagart. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas V SDN 4 Limboto yang berjumlah 22 orang. Teknik pengunpulan data dilakukan dengan cara observasi, Tes dan dokumentasi. Desain penelitian memiliki empat model yaitu: pengamatan, perencanaan, tindakan dan refleksi. Hasil penelitian menujukan alat peraga untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas V di SDN 4 Limboto dapat dilihat dari jumlah–jumlah persentase yang didapatkan. Pada saat pra siklus persentase rata-rata yakni 13,63 % sebelum melakukan tindakan, kemudian setelah melakukan tindakan pada siklus I nilai persentase rata-rata meningkat yakni, 77,27% dan meningkat lagi pada siklus II dengan nilai perentase rata-rata yakni 100% dan sudah mencapai tingkat keberhasilan yakni 75%. Maka dengan itu alat peraga dapat meningkatkan pemahaman peserta didik kelas V SDN 4 Limboto
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA INTENSIF MELALUI STRATEGI KWL (Know-Want To Know-Learned) PADA SISWA KELAS IV DI MADRASAH IBTIDAIYAH TUDI KECAMATAN MONANO Ismi S. Otoluwa; Andi Nurwati; Sitti Rahmawati Talango
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca intensif siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Tudi Kecamatan Monano melalui penerapan strategi KWL (Know-Want to Know-Learned). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Hasil observasi awal menunjukkan rendahnya kemampuan membaca intensif siswa yang ditandai dengan ketidakmampuan dalam menemukan ide pokok, menyimpulkan isi bacaan, serta menjawab pertanyaan dari teks. Melalui strategi KWL, siswa didorong untuk mengaktifkan pengetahuan awal, mengajukan pertanyaan, dan merefleksikan apa yang telah mereka pelajari dari bacaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca intensif siswa pada setiap siklus, baik dari segi pemahaman bacaan, motivasi belajar, hingga keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, strategi KWL efektif digunakan dalam meningkatkan keterampilan membaca intensif siswa di sekolah dasar.
PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEWUJUDKAN PERUBAHAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SDN 7 BOKAT KABUPATEN BUOL Sukma Ayu; Andi Nurwati; Ratna Hestiana
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 6: November 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran sentral dalam membentuk karakter peserta didik, terutama di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana guru PAI di SDN 7 Bokat, Kabupaten Buol, berperan dalam mewujudkan perubahan karakter positif pada siswa. Fokus utama adalah mengidentifikasi strategi, metode, dan pendekatan yang digunakan oleh guru PAI, serta faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi efektivitas peran tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pendidikan karakter yang lebih efektif dan relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru PAI, dan siswa serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik triangulasi untuk memastikan validitas dan reliabilitas data. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai praktik-praktik terbaik yang dilakukan oleh guru PAI dalam membentuk karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di SDN 7 Bokat memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik melalui berbagai cara. Mereka tidak hanya menyampaikan materi pelajaran secara teoritis, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam setiap aspek pembelajaran. Selain itu, guru PAI juga berperan sebagai teladan, motivator, dan fasilitator dalam mengembangkan karakter siswa. Beberapa strategi yang efektif meliputi penggunaan metode ceramah yang interaktif, diskusi kelompok, penugasan proyek yang berorientasi pada nilai-nilai agama, serta kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pembentukan karakter. Faktor-faktor pendukung yang signifikan dalam peran guru PAI meliputi dukungan dari kepala sekolah dan rekan guru, partisipasi aktif siswa, serta dukungan dari orang tua. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa hambatan, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan yang relevan, serta tantangan dalam menghadapi perbedaan latar belakang dan karakteristik siswa. Meskipun demikian, guru PAI di SDN 7 Bokat mampu mengatasi hambatan-hambatan tersebut dengan kreativitas dan dedikasi yang tinggi. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan dukungan terhadap guru PAI dalam bentuk pelatihan yang berkelanjutan, penyediaan sumber daya yang memadai, serta pengembangan kurikulum yang lebih relevan dan kontekstual. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya kerjasama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk karakter peserta didik secara holistik. Dengan demikian, diharapkan dapat terwujud generasi muda yang berakhlak mulia, beriman, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
The MATTARU: Program Pengembangan Kapasitas Guru SD dan Kurikulum Bahasa Bugis melalui Pendekatan Partisipatif Gusnawaty, Gusnawaty; Lukman, Lukman; Akhmar, Andi Muhammad; Nurwati, Andi
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i3.665

Abstract

Mattaru berarti “melanjutkan” dalam bahasa Bugis merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang dilatarbelakangi keterbatasan kurikulum, bahan ajar, dan kompetensi guru SD dalam pembelajaran Bahasa Bugis sebagai muatan lokal. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas profesional 35 guru dari 11 sekolah dasar di Kecamatan Barru, Sulawesi Selatan, melalui pendekatan partisipatif berbasis FGD identifikasi kebutuhan, workshop pengembangan kurikulum, dan pendampingan daring. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi guru (pemahaman dasar, penguasaan konsep, analisis-aplikatif) dengan rata-rata kenaikan skor 25-32 poin (pre-test vs post-test). Produk berupa draft kurikulum, silabus, modul ajar, dan buku guru-siswa berbasis budaya Bugis. Kegiatan ini membentuk jejaring guru dan model pendampingan berkelanjutan, mendukung pelestarian bahasa daerah serta kebijakan deep learning Kemendikbud dalam pembelajaran kontekstual dan berkarakter.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MEDIA WORDWALL PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SDN 2 LIMBOTO Afrianti Uwente; Andi Nurwati; Karmila Iskandar
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 2 Limboto pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis game interaktif, Wordwall. Masalah utama yang ditemukan adalah rendahnya motivasi dan pemahaman siswa terhadap istilah ilmiah dan struktur paragraf, di mana hanya 32% siswa yang mencapai kriteria ketuntasan pada tahap pra-siklus. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus mencakup perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: ketuntasan klasikal meningkat menjadi 64% pada siklus I dan mencapai 91% pada siklus II. Hal ini membuktikan bahwa integrasi teknologi digital dalam bentuk permainan edukatif mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan efektif bagi siswa sekolah dasar
Enhancing Compassion, Communication, And Collaboration Through the Intercultural Ukhuwah-Based English Instructional Model: Evidence from Indonesian Senior High Schools” Ali, Putri R; Nurwati, Andi; Akhmad, Zulkifli
ELITE JOURNAL Vol 7 No 2 (2025): ELITE JOURNAL: Journal of English Linguistics, Literature, and Education
Publisher : Perkumpulan Dosen dan Pengajar Bahasa Inggris Se-Indonesia (ELITE Association Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study addresses a crucial issue in 21st-century education the need to integrate Compassion, Communication, Teamwork, Empathy, and social sensitivity (CCTES) into English language learning to cultivate intercultural competence and social-emotional awareness. The research aims to examine: (1) how the Intercultural Ukhuwah-Based English Instruction (IU-ELT) model fosters students’ compassion, (2) to what extent IU-ELT affects students’ communication skills in intercultural interactions, and (3) how this model enhances students’ ability to work collaboratively. Using a quantitative pre-experimental one-group pretest-posttest design, data were collected from 23 vocational high school students through questionnaires and performance tests, analyzed using descriptive statistics, t-tests, and effect size (Cohen’s d). The findings reveal significant improvement across all variables with large effect sizes, showing IU-ELT effectively strengthens empathy, intercultural communication, and teamwork through values of ta’aruf, tafahum, ta’awun, and takaful. The study concludes that IU-ELT contributes theoretically by bridging intercultural pedagogy with spiritual-based social learning and practically by fostering character, empathy, and collaboration in English classrooms.
Students’ and Teachers’ Perceptions of Diagnostic Tests in English Language Learning: A Case Study at Vocational High School 1 Limboto Daud, Sintiya; Nurwati, Andi; Habibie , Alvons
ELITE JOURNAL Vol 8 No 1 (2026): ELITE JOURNAL: Journal of English Linguistics, Literature, and Education [ONGOING
Publisher : Perkumpulan Dosen dan Pengajar Bahasa Inggris Se-Indonesia (ELITE Association Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores students’ and teachers’ perceptions of diagnostic tests in English language learning at Vocational High School 1 Limboto, aiming to understand their roles, benefits, and implementation challenges within the Merdeka Curriculum context. Using a qualitative case study design, data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis conducted between March–May 2025. Findings reveal that teachers routinely administer diagnostic tests at the beginning of each semester to map students’ initial abilities—particularly in grammar, vocabulary, and reading—and possess a strong conceptual understanding of diagnostic assessments as tools for identifying strengths and weaknesses, grouping learners, and designing differentiated instruction. Students perceive these tests as valuable reflective tools that enhance awareness of their learning needs and support focused skill development. Implementation is effective in preparation and administration stages but suboptimal in follow-up, as grouping and remedial actions remain informal. Supporting factors include teachers’ experience, clear planning, and positive classroom environments, while constraints involve limited time and institutional support. The study contributes to the literature by contextualizing diagnostic assessment in vocational education, highlighting the gap between understanding and practice, and emphasizing the need for systematic follow-up strategies to fully leverage assessment results in improving learning outcomes.
Analyzing Teachers’ Assessment Strategies in Teaching English Lis a Isa; Enni Akhmad; Adimawati Helingo; Andi Nurwati; Jhems Richard Hasan
Journal of English Teaching and Linguistic Issues (JETLI) Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of English Teaching and Linguistic Issues (JETLI)
Publisher : English Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/jetli.v5i2.3636

Abstract

This study aims to describe the classification of assessment strategies, implementation steps, and influencing factors in English language learning. Using a descriptive qualitative method, data were collected through interviews and observation with two English teachers. The results show the teacher A classifies strategies based on students’ interest through peer assessment and Kahoot, which are categorized as formative, informal, and authentic assessment. Teacher B classifies strategies based on students’ facility readiness through written tests via WhatsApp, categorized as summative and formal assessment. Teacher A implement 4 steps focusing on direct feedback, while teacher B applies 5 structured steps emphasizing vocabulary mastery. Influencing factors include time constraints that disrupt the feedback process, damage facilities such as speaker and projectors, and students’ low vocabulary mastery reduces answering speed and accuracy. Conclusion, the selection of assessment strategies is contextual and influencing by teacher pedagogical considerations and classroom conditions. Teachers are suggested to adjust strategies according to time, and students’ abilities.
PENILAIAN RANAH PSIKOMOTORIK SISWA DALAM PELAJARAN BAHASA Andi Nurwati
EDUKASIA Vol 9, No 2 (2014): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v9i2.781

Abstract

Penilaian tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar mengajar. Untuk memperoleh keterampilan  berbahasa yang baik,  maka penilaian psikomotorik  siswa dalam proses belajar mengajar perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penilaian psikomotorik  siswa dengan menggunakan  metode library research. Hasilnya menunjukkan bahwa penilaian hasil belajar psikomotor atau keterampilan harus mencakup persiapan, proses, dan produk. Ketiganya harus seimbang. Penilaian dapat dilakukan pada saat proses berlangsung yaitu pada waktu peserta didik melakukan praktik, atau sesudah proses berlangsung dengan cara mengetes peserta didik. Sebagai alternatif, tes pragmatik adalah tes untuk kompetensi psikomotorik yang ditawarkan. Tes tersebut adalah dikte,  berbicara, pemahaman parafrase, jawaban pertanyaan dan teknik cloze.Kata kunci: keterampilan berbahasa, penilaian psikomotorik, proses belajar mengajarAssessment cannot be separated from teaching and learning process. For having  good language  skills, psychomotoric  assessment  should be used. The purpose of this study was knowing the psychomotoric assessment  in language teaching. This  study  used  library  research method. The result showed that assessment of psychomotoric learning result or the  skills should  cover preparation,  process, and product. These three points dhould  be balanced. The assessment can be done when they have teaching and learning process. The appropriate  time is when students practice or after the students having learning process by testing them. As the alternatives, pragmatic test is offered. It is for measuring  the students’ psychomotoric competence. Those tests are dictation,  understanding   parafrase,  answering  question  and cloze technique. Keywords:  language skill, psychomotoric assessment, teaching and learning process