Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENERAPAN METODE TWO STAY STRAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SDN 1 PALELE BARAT Asmiati S. Ape; Asriyati Nadjamuddin; Andi Nurwati
Al-mujahidah Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i1.249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bangun datar melalui penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dan melibatkan 14 siswa kelas IV SDN 1 Paleleh Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TSTS dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada tahap pra-siklus, hanya 2 siswa (14,28%) yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dengan rata-rata nilai sebesar 46,42%. Setelah penerapan model TSTS, ketuntasan siswa meningkat menjadi 50% pada siklus I dan mencapai 85,71% pada siklus II, dengan rata-rata nilai akhir 85,39%. Aktivitas guru dan siswa juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, masing-masing mencapai 85,71% dan 81,53% pada siklus II. Model TSTS terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa, mendorong partisipasi aktif, dan menciptakan suasana pembelajaran yang kolaboratif. Dengan demikian, model TSTS dapat dijadikan alternatif metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada pembelajaran matematika.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SOMATIC AUDITORY VISUAL INTELLECTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR INTRINSIK CERITA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Putri Ananda; Andi Nurwati; Karmila Iskandar
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerita melalui penerapan model pembelajaran Somatic Auditory Visual Intellectual pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN 21 Limboto. Permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran sebelumnya adalah rendahnya kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerita, seperti tema, tokoh dan penokohan, latar, alur, dan amanat, serta penggunaan model pembelajaran yang belum optimal dan masih bersifat konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari satu kali pertemuan. Metode pengumpulan data lembar observasi dan soal tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif data yang diperoleh dari hasil observasi dan hasil tes akan diterangkan serta disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan model SAVI. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 64,09 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 45%. Setelah tindakan pada siklus II, nilai rata-rata menjadi 86,82 dengan ketuntasan klasikal sebesar 86%. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Somatic Auditory Visual Intellectual (SAVI) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerita
MENINGKATKAN PARTISIPASI BELAJAR SISWA KELAS IV DALAM PEMBELAJARAN IPAS MATERI KENAMPAKAN ALAM MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE Cindy Pobela; Andi Nurwati; Aljunaid Bakari
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.288

Abstract

Permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran sebelumnya adalah rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan menggambarkan prosedur media picture and picture dapat meningkatkan partisipasi belajar siswa dalam pembelajaran IPAS materi kenampakan alam di kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari satu kali pertemuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan setelah dilaksanakan kegiatan tindakan kelas meningkatkan partisipasi belajar siswa melalui model pembelajaran picture and picture pada materi kenampakan alam. Hal ini ditunjukan oleh partisipasi belajar siswa pada siklus I dan II yang mengalami peningkatan. Pada siklus I sebanyak 7 orang siswa yang dikategorikan memberikan partisipasi aktif dengan presentase 31% dan pada siklus II yang dikategorikan partisipasi aktif sebanyak 24 orang siswa dengan presentase 92%. Jadi meningkat 61%. Hal ini dikarenakan pada siklus II siswa sudah mulai meningkat dalam proses pembelajaran. Maka dapat disimpulkan partisipasi individual dan klasikal telah tercapai.
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA MELALUI ALAT PERAGA BERBAHAN BARANG BEKAS KELAS V Sefiawanda Mamonto; Andi Nurwati; Sabrina Najib Mohamad
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.299

Abstract

Permasalahan yang akan dibahas dalam skripsi ini (1). Rendahnya pemahaman peserta didik dalam memahami materi sistem peredaran darah manusia. (2). Minimnya penggunaan media pembelajaran sehingga peserta didik sulit memahami materi sistem peredaran darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemahaman peserta didik pada materi sistem perederan darah manusia melalui alat peraga berbahan barang bekas di kelas V SDN 4 Limboto. Alat peraga yang digunakan adalah kardus bekas, botol plastik bekas, dn selang bekas. Model penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas oleh Kemmis Mc Tagart. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas V SDN 4 Limboto yang berjumlah 22 orang. Teknik pengunpulan data dilakukan dengan cara observasi, Tes dan dokumentasi. Desain penelitian memiliki empat model yaitu: pengamatan, perencanaan, tindakan dan refleksi. Hasil penelitian menujukan alat peraga untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas V di SDN 4 Limboto dapat dilihat dari jumlah–jumlah persentase yang didapatkan. Pada saat pra siklus persentase rata-rata yakni 13,63 % sebelum melakukan tindakan, kemudian setelah melakukan tindakan pada siklus I nilai persentase rata-rata meningkat yakni, 77,27% dan meningkat lagi pada siklus II dengan nilai perentase rata-rata yakni 100% dan sudah mencapai tingkat keberhasilan yakni 75%. Maka dengan itu alat peraga dapat meningkatkan pemahaman peserta didik kelas V SDN 4 Limboto
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA INTENSIF MELALUI STRATEGI KWL (Know-Want To Know-Learned) PADA SISWA KELAS IV DI MADRASAH IBTIDAIYAH TUDI KECAMATAN MONANO Ismi S. Otoluwa; Andi Nurwati; Sitti Rahmawati Talango
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca intensif siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Tudi Kecamatan Monano melalui penerapan strategi KWL (Know-Want to Know-Learned). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Hasil observasi awal menunjukkan rendahnya kemampuan membaca intensif siswa yang ditandai dengan ketidakmampuan dalam menemukan ide pokok, menyimpulkan isi bacaan, serta menjawab pertanyaan dari teks. Melalui strategi KWL, siswa didorong untuk mengaktifkan pengetahuan awal, mengajukan pertanyaan, dan merefleksikan apa yang telah mereka pelajari dari bacaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca intensif siswa pada setiap siklus, baik dari segi pemahaman bacaan, motivasi belajar, hingga keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, strategi KWL efektif digunakan dalam meningkatkan keterampilan membaca intensif siswa di sekolah dasar.
PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEWUJUDKAN PERUBAHAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SDN 7 BOKAT KABUPATEN BUOL Sukma Ayu; Andi Nurwati; Ratna Hestiana
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 6: November 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran sentral dalam membentuk karakter peserta didik, terutama di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana guru PAI di SDN 7 Bokat, Kabupaten Buol, berperan dalam mewujudkan perubahan karakter positif pada siswa. Fokus utama adalah mengidentifikasi strategi, metode, dan pendekatan yang digunakan oleh guru PAI, serta faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi efektivitas peran tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pendidikan karakter yang lebih efektif dan relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru PAI, dan siswa serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik triangulasi untuk memastikan validitas dan reliabilitas data. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai praktik-praktik terbaik yang dilakukan oleh guru PAI dalam membentuk karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di SDN 7 Bokat memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik melalui berbagai cara. Mereka tidak hanya menyampaikan materi pelajaran secara teoritis, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam setiap aspek pembelajaran. Selain itu, guru PAI juga berperan sebagai teladan, motivator, dan fasilitator dalam mengembangkan karakter siswa. Beberapa strategi yang efektif meliputi penggunaan metode ceramah yang interaktif, diskusi kelompok, penugasan proyek yang berorientasi pada nilai-nilai agama, serta kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pembentukan karakter. Faktor-faktor pendukung yang signifikan dalam peran guru PAI meliputi dukungan dari kepala sekolah dan rekan guru, partisipasi aktif siswa, serta dukungan dari orang tua. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa hambatan, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan yang relevan, serta tantangan dalam menghadapi perbedaan latar belakang dan karakteristik siswa. Meskipun demikian, guru PAI di SDN 7 Bokat mampu mengatasi hambatan-hambatan tersebut dengan kreativitas dan dedikasi yang tinggi. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan dukungan terhadap guru PAI dalam bentuk pelatihan yang berkelanjutan, penyediaan sumber daya yang memadai, serta pengembangan kurikulum yang lebih relevan dan kontekstual. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya kerjasama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk karakter peserta didik secara holistik. Dengan demikian, diharapkan dapat terwujud generasi muda yang berakhlak mulia, beriman, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
The MATTARU: Program Pengembangan Kapasitas Guru SD dan Kurikulum Bahasa Bugis melalui Pendekatan Partisipatif Gusnawaty, Gusnawaty; Lukman, Lukman; Akhmar, Andi Muhammad; Nurwati, Andi
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i3.665

Abstract

Mattaru berarti “melanjutkan” dalam bahasa Bugis merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang dilatarbelakangi keterbatasan kurikulum, bahan ajar, dan kompetensi guru SD dalam pembelajaran Bahasa Bugis sebagai muatan lokal. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas profesional 35 guru dari 11 sekolah dasar di Kecamatan Barru, Sulawesi Selatan, melalui pendekatan partisipatif berbasis FGD identifikasi kebutuhan, workshop pengembangan kurikulum, dan pendampingan daring. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi guru (pemahaman dasar, penguasaan konsep, analisis-aplikatif) dengan rata-rata kenaikan skor 25-32 poin (pre-test vs post-test). Produk berupa draft kurikulum, silabus, modul ajar, dan buku guru-siswa berbasis budaya Bugis. Kegiatan ini membentuk jejaring guru dan model pendampingan berkelanjutan, mendukung pelestarian bahasa daerah serta kebijakan deep learning Kemendikbud dalam pembelajaran kontekstual dan berkarakter.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MEDIA WORDWALL PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SDN 2 LIMBOTO Afrianti Uwente; Andi Nurwati; Karmila Iskandar
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 2 Limboto pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis game interaktif, Wordwall. Masalah utama yang ditemukan adalah rendahnya motivasi dan pemahaman siswa terhadap istilah ilmiah dan struktur paragraf, di mana hanya 32% siswa yang mencapai kriteria ketuntasan pada tahap pra-siklus. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus mencakup perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: ketuntasan klasikal meningkat menjadi 64% pada siklus I dan mencapai 91% pada siklus II. Hal ini membuktikan bahwa integrasi teknologi digital dalam bentuk permainan edukatif mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan efektif bagi siswa sekolah dasar
Enhancing Compassion, Communication, And Collaboration Through the Intercultural Ukhuwah-Based English Instructional Model: Evidence from Indonesian Senior High Schools” Ali, Putri R; Nurwati, Andi; Akhmad, Zulkifli
ELITE JOURNAL Vol 7 No 2 (2025): ELITE JOURNAL: Journal of English Linguistics, Literature, and Education
Publisher : Perkumpulan Dosen dan Pengajar Bahasa Inggris Se-Indonesia (ELITE Association Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study addresses a crucial issue in 21st-century education the need to integrate Compassion, Communication, Teamwork, Empathy, and social sensitivity (CCTES) into English language learning to cultivate intercultural competence and social-emotional awareness. The research aims to examine: (1) how the Intercultural Ukhuwah-Based English Instruction (IU-ELT) model fosters students’ compassion, (2) to what extent IU-ELT affects students’ communication skills in intercultural interactions, and (3) how this model enhances students’ ability to work collaboratively. Using a quantitative pre-experimental one-group pretest-posttest design, data were collected from 23 vocational high school students through questionnaires and performance tests, analyzed using descriptive statistics, t-tests, and effect size (Cohen’s d). The findings reveal significant improvement across all variables with large effect sizes, showing IU-ELT effectively strengthens empathy, intercultural communication, and teamwork through values of ta’aruf, tafahum, ta’awun, and takaful. The study concludes that IU-ELT contributes theoretically by bridging intercultural pedagogy with spiritual-based social learning and practically by fostering character, empathy, and collaboration in English classrooms.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI PERUBAHAN WUJUD ZAT SISWA KELAS 5 SDN 11 LIMBOTO BARAT B. Kasamo, Nur Afni; Nurwati, Andi; Iskandar, Suhendra
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 5, No 2 (2025): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v5i2.16973

Abstract

Abstract This study aims to improve students' understanding of the material on changes in state of matter through the application of the inquiry learning model in grade V of SDN 11 Limboto Barat. The main problem faced is the low level of student understanding due to the use of conventional learning models that are less interesting, so students tend to be passive. To overcome this, the inquiry learning model is applied because it is able to encourage student activeness in discovering concepts through an exploratory process. The method used is Classroom Action Research (CAR) which is implemented in two cycles. Each cycle consists of the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The research instruments include observation, testing, and documentation. Data validity is tested by triangulation and checking by key informants. The results of the study show that in the pre-cycle stage, only 16% of students achieved the Minimum Completion Criteria (KKM). After the application of the inquiry model, the average score of students in cycle I increased to 80, but did not reach the overall completion target. In cycle II, with an experimental strategy, the average score increased significantly to 90 with all students achieving the KKM. These results show that the inquiry learning model is effective in improving students' understanding of the material on changes in the state of matter.Keywords: Inquiry Learning Model, Changes in the State of Matter, Concept Understanding Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi perubahan wujud zat melalui penerapan model pembelajaran inkuiri di kelas V SDN 11 Limboto Barat. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman siswa akibat penggunaan model pembelajaran konvensional yang kurang menarik, sehingga siswa cenderung pasif. Untuk mengatasi hal ini, model pembelajaran inkuiri diterapkan karena mampu mendorong keaktifan siswa dalam menemukan konsep melalui proses eksploratif. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Validitas data diuji dengan triangulasi dan pemeriksaan oleh informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pra siklus, hanya 16% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Setelah penerapan model inkuiri, nilai rata-rata siswa pada siklus I meningkat menjadi 80, namun belum mencapai target ketuntasan secara keseluruhan. Pada siklus II, dengan strategi eksperimen, nilai rata-rata meningkat signifikan menjadi 90 dengan seluruh siswa mencapai KKM. Hasil ini menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi perubahan wujud zat.KataKunci:Model Pembelajaran inquiri, Perubahan Wujud zat, Pemahaman Konsep