Claim Missing Document
Check
Articles

Responitas dalam Kalangan Civitas Akademika UIN Ar-Raniry Terhadap Isu Perlindungan Anak Nisah, Khairun
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v3i1.1944

Abstract

This paper highlights the opinions among the academic community UIN Ar-Raniry aboutthe protection of children which recommends need for facilities for children in the working environment. This article is inspired from the increasing number of violence against children nowadaye.Provision 1 paragraph 2 of Law No. 23 of 2002 on Child Protection that referred to child protection is all activities to ensure and protect children and their rights in order to live, grow, develop, and participate optimally in accordance with the dignity of the human, as well as protection from violence and discrimination. This research is a quantitative research using a survey method. This method is applied to gather data to answer the problem.The questionnaire are given to the academic community of UIN Ar-Raniry on child protection issues obtained thatcommunity, have a high response to the protection of children who desperately wanted facilities for children in the work environment.
ANALISIS TERHADAP PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KELAS VII SMP SWASTA AL-WASHLIYAH 40 BAHAPAL KECAMATAN BANDAR HULUAN KABUPATEN SIMALUNGUN T.P 2021/2022 Sariaman Gultom; Mariah S.M Purba; Khairun Nisah
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 1 (2023): Vol 4 No. 1 April 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/kq6jb224

Abstract

Pandemi Covid - 19 memberikan dampak yang cukup besar dan dengan adanya pandemi ini mendorong pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan tentang pelaksanaan pembelajaran di Indonesia yaitu pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang mendeskripsikan segala bentuk tindakan yang dilakukan oleh subyek yang diteliti dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas. Subyek penelitian ini adalah, Guru dan siswa kelas VII SMP Swasta Al - Washliyah 40 Bahapal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas pada masa pandemi covid - 19 belum terlaksana dengan baik, peserta didik dan guru telah memiliki fasilitas - fasilitas dasar yang dibutuhkan, hal itu menggambarkan kesiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas. Pembelajaran tatap muka terbatas memiliki fleksibilitas dalam pelaksanaannya dan mampu mendorong guru untuk lebih kreatif dalam mengajar selain itu siswa dituntut untuk lebih mandiri dan termotivasi untuk lebih aktif belajar. Pembelajaran tatap muka terbatas memiliki kendala dalam pelaksanaannya yaitu kurangnya durasi waktu pembelajran dan kesulitan peserta didik memahami materi pembelajaran, kurangnya metode pembelajaran yang dilakukan guru adalah tantangan tersendiri dalam pembelajaran tatap muka terbatas
UJI EFEKTIVITAS PENGOLAHAN AIR LIMBAH TAHU DENGAN METODE FOTODEGRADASI MENGGUNAKAN FOTOKATALIS TiO2 Nisah, Khairun; Aida, Nur; Maufunna, Zarifatul
AMINA Vol. 5 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v5i2.4124

Abstract

Tahu merupakan produk makanan yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Proses pembuatan tahu menghasilkan limbah cair dari proses perebusan, pencucian dan perendaman tahu. Limbah tahumengandung senyawa organik dengan pH yang rendah (asam) dan salah satu penyumbang polutan pada perairan apabila tidak dilakukan proses pengolahan terlebih dahulu sebelum dibuang ke perairan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode fotodegradasi dengan bantuan sinar matahari dan fotokatalis TiO2 dalam mengurai polutan yang terdapat pada air limbah tahu. Adapun parameter yang diuji berupa pH, BOD, COD, TSS dan fosfat Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu massa katalis titanium dioksida (TiO2) dengan variasi 0,75 gram, 1,00 gram dan 1,50 gram dengan waktu penyinaran selama 6 jam, 7 jam dan 8 jam. Dari hasil penelitian didapat efektivitas katalis TiO2 dengan waktu 8 jam pada BOD 88,4 %, COD 82%, TSS 88,66% dan fosfat 35,0%
PEMBUATAN EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI Nafis, Raudhatun; Arfi, Febrina; Nisah, Khairun
AMINA Vol. 5 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v5i2.4127

Abstract

Bunga telang adalah salah satu tanaman yang dapat dijadikan sebagai pewarna alami karna mengandung antosianin (C15H11O) yang merupakan subkelas dari flavonoid serta dapat berperan dalam memberikan warna merah, ungu, dan biru pada buah, sayuran dan bunga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ekstrak antosianin bunga telang (Clitoria ternatea L.) dapat dijadikan sebagai pewarna alami. Penelitian ini dilakukan secara metode ekstraksi maserasi. Ekstrak ditambahkan maltodekstrin pada proses pengovenan, dengan perbandingan ekstrak : maltodekstrin 5:5 dan 5:2,5 dan kemudian dihitung rendemen, total antosianin, kadar air dan uji stabilitas pewarna bunga telang. Hasil didapatkan pada masing masing perbandingan yaitu sampel 5:2,5 didapatkan rendemen 1,11%, kadar air 2,56%, total antosianin 23,31 mg/L dan stabilitas pH 3 bewarna merah yaitu 16,44 mg/L, stabilitas pada cahaya 22,28 mg/L dan stabilitas pada suhu penyimpanan yaitu suhu dingin 29,61 mg/L. Sedangkan sampel 5:5 didapatkan hasil rendemen 2,88%, kadar air 0,7%, total antosianin 18,35 mg/L dan stabilitas pH 3 bewarna merah yaitu 14,75 mg/L, stabilitas pada cahaya terang 12,65 mg/L dan stabilitas pada suhu penyimpanan yaitu suhu dingin 13,65 mg/L. Maka dapat disimpulkan bahwa perlakuan terbaik adalah pada penambahan ekstrak dan maltodekstrin 5:2,5. Penambahan maltodekstrin berpengaruh terhadap hasil yang didapatkan
PEMANFAATAN OLI BEKAS (OIL WASTE ) SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF PADA INDUSTRI Nisah, Khairun; Hilman, M. Zihni
AMINA Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v6i1.4347

Abstract

Fokus penelitian ini adalah penggunaan limbah oli bekas sebagai sumber bahan bakar alternatif untuk industri. Studi ini melihat sifat fisik, viskositas, dan nilai kalor campuran oli bekas dan solar saat digunakan. Hasilnya menunjukkan bahwa viskositas campuran oli bekas dan solar menurun dari 8,49 mm2/s menjadi 0,1 mm2/s, sementara nilai kalor meningkat dari 6157, 32 cal/g menjadi 6329,51 cal/g. Jika nilai viscositas turun, proses pembakaran menjadi lebih mudah dan semakin banyak bahan bakar yang terbakar sempurna, sehingga temperatur yang dihasilkan akan meningkat. Namun, peningkatan nilai kalor akan membuat pemompaan, penyalaan dalam burner, dan pengendalian proses industri lebih mudah. Untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja mesin di industri.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS METODE ASSET-BASED COMMUNITY-DRIVEN DEVELOPMENT (ABCD) DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH KOTORAN SAPI MENJADI BIOGAS DI ACEH BESAR Nisah, Khairun; Meutia, Meutia; Aini, Zahrul
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v8i2.57337

Abstract

Proper management of livestock waste is essential in maintaining environmental balance, public health, and ecosystem sustainability, especially in rural areas that often rely on local resources. Unmanaged cow dung can be a source of soil, water, and air pollution, as well as pose health risks. Therefore, this community service aims to empower the community of Lamseunong Village, Kuta Baro, Aceh Besar, Aceh Province, by applying the Asset-Based Community-Driven Development (ABCD) method to convert cow dung waste into biogas. This program is implemented as an effort to increase local energy independence while reducing the environmental impact of livestock waste that has not been optimally managed. The method used involves active community participation in all stages, from problem analysis, planning, and construction of biogas installations to implementation and evaluation. The results of the activity show that the use of biogas not only provides a sustainable and environmentally friendly alternative energy source but also increases public awareness of the importance of waste management and environmental sustainability. Within three weeks after the biogas installation became operational, the volume of biogas produced reached an average of one cubic meter per day. This volume is sufficient to meet the cooking energy needs of one household in the village and can reduce LPG consumption by up to 70%, thus providing direct economic benefits to the community. This article concludes that the ABCD method is effective in empowering communities, increasing energy independence, and producing sustainable solutions at the village level. Pengelolaan limbah ternak yang tepat sangat penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta keberlanjutan ekosistem, terutama di wilayah pedesaan yang sering bergantung pada sumber daya lokal. Limbah kotoran sapi yang tidak dikelola dengan baik dapat menjadi sumber pencemaran tanah, air, dan udara, serta menimbulkan risiko kesehatan. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Lamseunong, Kuta Baro, Aceh Besar, Provinsi Aceh, melalui penerapan metode Asset-Based Community-Driven Development (ABCD) dalam pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi biogas. Program ini diimplementasikan sebagai upaya untuk meningkatkan kemandirian energi lokal sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari limbah ternak yang selama ini tidak dikelola dengan optimal. Metode yang digunakan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam seluruh tahapan, mulai dari analisis masalah, perencanaan, pembangunan instalasi biogas, hingga implementasi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan biogas tidak hanya menyediakan energi alternatif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah dan kelestarian lingkungan. Dalam kurun waktu tiga minggu setelah instalasi biogas beroperasi, volume biogas yang dihasilkan mencapai rata-rata satu meter kubik per hari. Volume ini cukup untuk memenuhi kebutuhan energi memasak bagi satu rumah tangga di desa dan dapat mengurangi konsumsi LPG hingga 70%, sehingga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat. Artikel ini menyimpulkan bahwa metode ABCD efektif dalam memberdayakan masyarakat, meningkatkan kemandirian energi, serta menghasilkan solusi yang berkelanjutan di tingkat desa.
EFFECT EFFECT OF ADDITION OF CHITOSAN AND GLYCEROL ON BIOPLASTICS ORIGINATED FROM MELINJO SEEDS (Gnetum gnemon) Nurraihan , Riska Putri; Kamaliah; Harahap, Diannita; Nisah, Khairun
SciencePlus Vol. 1 No. 1 (2025): SciencePlus
Publisher : Barkah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2025/sp.v1i1.259

Abstract

One solution to the plastic waste problem is to produce environmentally friendly plastic made from melinjo starch (Gnetum gnemon). The objective of this research is to determine whether bioplastic made from melinjo seeds (Gnetum gnemon) can be used as a starch-based material for producing eco-friendly plastic and to assess the impact of adding chitosan and glycerol to bioplastic derived from melinjo seeds (Gnetum gnemon). The research method employed is a qualitative and quantitative descriptive analysis of the resulting bioplastic, which consists of seven stages: starch production, bioplastic production, solubility test, swelling test, water resistance test, moisture content test, and biodegradability test. The results show that the composition with 4 grams of melinjo seed starch without the addition of chitosan and glycerol has low solubility (0%) and swelling (2.63%), high water resistance (97.37%), low moisture content (1.97%), and optimal biodegradation rate (97%). The addition of chitosan and glycerol affects the properties of bioplastic derived from melinjo seeds. This addition can increase solubility (2%), reduce the swelling percentage (1.47%), increase moisture content (3.11%), enhance water resistance (98.53%), and reduce the biodegradability percentage of bioplastic (97%).
UJI PERSAMAAN LANGMUIR DAN FREUNDLICH PADA PENYERAPAN ION LOGAM KOBALT (II) OLEH KITOSAN DARI KULIT UDANG WINDU (Penaeus monodon) Amanda, Dea; Arfi, Febrina; Nisah, Khairun
AMINA Vol. 3 No. 3 (2021): December 2021
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kitosan merupakan salah satu adsorben alami yang sangat melimpah di alam dan banyak terdapat dalam kulit luar hewan golongan Crustaceae, salah satunya seperti udang windu (Penaeus monodon). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah proses penyerapan ion logam Co (II) oleh kitosan memenuhi persamaan Langmuir dan Freundlich dan untuk mengetahui nilai daya adsorpsi maksimum ion logam Co (II) oleh kitosan yang paling sesuai dengan persamaan Langmuir dan Freundlich. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah isolasi kulit udang menjadi kitosan melalui empat tahap, yaitu deproteinisasi, dekalsifikasi, dekolorisasi dan deasetilasi. Hasil isolasi kitosan dikarakteristik dengan menggunakan Fourier Transform Infrared. Persamaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah persamaan Langmuir dan Freundlich. Untuk proses penyerapan ion logam Co (II) dilakukan dengan cara memvariasikan massa kitosan 0,1; 0,2; 0,3; 0,4 dan 0,5 g dan waktu kontak kitosan 15, 20, 25 dan 30 menit perlakuan ini dilakukan dengan penambahan ion logam Co (II) 4 ppm sebanyak 25 mL. Hasil penyerapan ion logam kobalt (II) dianalisis dengan menggunakan SSA (Spektrofotometer Serapan Atom). Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai efektivitas adsorpsi massa kitosan pada adsorpsi ion logam kobalt (II) sebesar 0,1164 mg/g, 0,1343 mg/g, 0,1464 mg/g, 0,1655 mg/g dan 0,1871 mg/g. Dan nilai efektivitas adsorpsi pada variasi waktu kontak kitosan sebesar 0,1871 mg/g 0,2027 mg/g 0,2138 mg/g dan 0,2083 mg/g. Model isoterm adsorpsi mengikuti persamaan isoterm Langmuir dan Freundlich, dengan daya adsorpsi kitosan terhadap ion logam kobalt untuk persamaan Langmuir sebesar 0,1116 mg/g dan 0,1834 mg/g serta persamaan Freundlich sebesar 5,7743 mg/g dan 5,3839 mg/g. Jadi uji persamaan isotem Langmuir dan Freundlich dapat menunjukan penyerapan ion logam kobalt (II) oleh kitosan.
KARAKTERISASI SABUN CAIR CUCI PIRING DENGAN VARIASI KONSENTRASI NaCl Arrazi, Mufham Mufakkir; Nisah, Khairun; Arfi, Febrina
AMINA Vol. 3 No. 3 (2021): December 2021
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi NaCl terhadap karakteristik sabun cuci piring, dimana NaCl berfungsi sebagai pemisah bahan sabun dengan gliserin. Variasi NaCl dalam pembuatan sabun cuci piring cair adalah 125 g: 94 g: 62,5 g: dan 31 g. Karakteristik sabun di uji dengan uji organoleptik, uji viscositas, uji pH, uji stabilitas busa serta uji densitas sabun. Pengujian organoleptik diperoleh massa NaCl 31 g berbentuk encer dibandingkan dengan massa yang lain. Hal ini juga berpengaruh pada uji viscositas sabun, sehingga NaCl dengan massa 3 g untuk nilai viscositasnya tidak sesuai dengan nilai SNI, begitu juga dengan uji densitas massa dari 3 g NaCl tidan memenuhi. Uji pH dari semua massa menghasilkan nilai pH ± 7. Uji stabilitas busa sabun dengan semua massa NaCl diperoleh sesuai dengan SNI.
ANALISIS POTENSI MEMBRAN DARI KARAGENAN PADA DESALINASI AIR SUMUR DENGAN METODE REVERSE OSMOSIS Nisah, Khairun; Nasution, Reni Silvia; Saniatissurra
AMINA Vol. 4 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v4i1.2472

Abstract

Desalinasi merupakan proses menghilangkan kandungan garam dari air sehingga dapat memperoleh air yang dapat dikonsumsi oleh manusia, hewan dan tumbuhan. Membran berupa lembaran tipis yang bertindak sebagai penghalang selektif antara dua fase cair, gas dan uap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja membran dari karagenan pada desalinasi air sumur menggunakan metode reverse osmosis. Penurunan kadar garam dalam air sumur diuji dengan menggunakan refraktometer. Pengolahan air sumur dengan menggunakan metode reverse osmosis dengan variasi waktu pengolahan air sumur 20, 40, 60, 80 dan 100 menit. Air sumur yang sudah di olah di uji kualitasnya dengan beberapa parameter yaitu, pH, TSS, TDS, COD, bau, rasa dan warna. Hasil pengolahan air sumur didapatkan penurunan kadar garam dari 1,3326 ke 1,3313. Didapatkan pH sebelum pengolahan dan sesudah yaitu 7,24 dan 7,63. Penurunan kadar COD dari 121 mg/L menjadi 8 mg/L. Nilai TSS yang diturunkan 133 mg/L menjadi 23 mg/L. Pengujian TDS didapatkan nilai yang sama yaitu 1 ppm. Untuk parameter warna dan bau pada air sumur sesudah pengolahan dan sebelum pengolahan tidak memiliki warna dan bau. Pada air sumur sebelum pengolahan dan sesudah pengolahan 20, 40 dan 60 menit air sumur masih memiliki rasa asin sedangkan pada waktu pengolahan 80 dan 100 menit tidak memiliki rasa asin. Hasil diatas didapatkan kesimpulan bahwa membran karagenan dapat menurunkan kadar garam dengan desalinasi menggunakan metode reverse osmosis.