Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

THE UTILIZATION OF CORN COB´S CRACKER AS ANTICIPATION OF HARVEST FAILURE FOR ECONOMIC IMPROVEMENT FOR FARMER IN NARIGUNUNG 1 VILLAGE, KARO REGENCY Putra, Effendy De Lux; Yuliasmi, Sri; Prasetyo, Bayu Eko; Zebua, Nilsya Febrika
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2018): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.428 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v3i2.4123

Abstract

Narigunung 1 village is one of the villages located in Tiganderket District, Karo Regency, and North Sumatra Province. The community in this village consists of 150 heads of households whereby 90% earn a living by farming. The community manages various kinds of horticulture plants, especially vegetables and fruits, i.e. corn. The Geographic Village, which is located near to (± 8 km) the bottom of Sinabung mount, causes people often get crop failures, since the hot wind released from the Sinabung mount. Especially at the dry season, since the village is far from the source of water, therefore only relies on rain drops both for daily needs and for their agricultural lands. Failure of this harvest can reduce the economic welfare level of the community in the village. This community service activity was carried out, with the aim to stimulate the farmers and the community in Narigunung 1 village to make cracker businesses as a means of improving community welfare. The activity was carried out in the form of lectures, discussions, practice of making crackers from corn cobs, dissemination of food additives that were good for health, and the distribution of modules. After this service activity, the community in Narigunung 1 has been able to make crackers by utilizing corn cob which increases the economic value of the corn cob, using a grinding machine as a transfer knowledge of science and technology in the community and gain comprehensive knowledge about additional ingredients that are good for health.
Determination of The Level of Paracetamol and Tramadol Hcl Mixture in Tablets by Chemometric Method by Fourier Transform Infrared Spectrophotometry Purba, Gratia Apulina Cindylawsa; Muchlisyam, Muchlisyam; Putra, Effendy De Lux
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i1.50283

Abstract

Fixed-dose combinations of paracetamol and tramadol HCl are effective in the treatment of moderate to severe pain. Therefore, the determination of the levels of the mixture of paracetamol and tramadol HCl is very important for the pharmaceutical industry. The purpose of this study was to determine the levels of paracetamol and tramadol HCl mixture using Fourier Transform Infrared combined with partial least square (PLS) chemometric method. This study was conducted by making a calibration model and chemometric validation of each of the five concentrations measured absorbance at specific wave numbers of paracetamol and tramadol HCl. The results of the study on PLS multivariate calibration of paracetamol and tramadol HCl with RMSECV values of 0.06279 and 0.03785, PRESS values of 0.02366 and 0.00860, and R2 values of 0.9995  0.9998, respectively. All validation parameters are within the acceptable range.  This indicates that the method can be used to accurately determine drug levels without separation
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Makanan Sehat dari Ikan Nila Untuk Pencegahan Stunting di Kecamatan Biru-Biru, Deli Serdang Prasetyo, Bayu Eko; Wahyuni*, Henny Sri; Putra, Effendy De Lux; Laila, Lia
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i1.16654

Abstract

Ikan nila adalah ikan air tawar yang memiliki kandungan protein yang tinggi, yaitu 43,76%, lemak 7,01% dan kadar abu 6,80%. Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, merupakan salah satu pusat budidaya Ikan Nila di Sumatera Utara. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Kecamatan Biru-Biru dalam mengolah ikan nila menjadi produk makanan yang sehat dan bermanfaat dalam rangka pencegahan stunting pada anak. Tim telah melakukan sosialisasi, edukasi dan pendampingan dalam mengolah ikan nila menjadi makanan berupa biskuit dan abon. Sebelum kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan, tingkat pemahaman dan minat masyarakat berada dalam rentang 70-94% sedangkan setelah kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan, tingkat pemahaman dan minat masyarakat berada dalam rentang 81-100%. Pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan terbukti meningkatkan minat dan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan Ikan nila menjadi olahan produk pangan berupa abon dan biskuit sehingga dapat menjadi solusi dalam rangka pencegahan stunting pada anak. Selain bermanfaat bagi kesehatan, olahan produk ini dapat menjadi produk usaha yang memiliki peluang daya saing yang tinggi ke depannya.
Education and Training on Mackerel Fish Processing for Stunting Prevention: Edukasi dan Pelatihan Pengolahan Ikan Kembung Selar Dalam Rangka Pencegahan Stunting Wahyuni, Henny Sri; Putra, Effendy De lux; Salim, Emil; Prasetyo, Bayu Eko; Tanaka, Gracelyn; Angelyne, Metha; Shafiyah, Miranda; Napitupulu, Pinastiara
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i3.23307

Abstract

Ikan selar merupakan salah satu jenis ikan air laut yang mengandung gizi yang sangat baik  meliputi air  (59%), protein (27%) dan lemak (3,3%). Ikan ini merupakan salah satu ikan yang dihasilkan oleh nelayan di Desa Pasar Baru Kecamatan Teluk Mengkudu, Sumatera Utara. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gizi dan pemanfaatan ikan selar dalam bentuk olahan makanan sehat dan bergizi untuk mencegah stunting. Pelatihan yang dilakukan menggunakan metode sosialisasi, edukasi gizi dan praktek langsung pembuatan snackbar, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat sebelum dan setelah kegiatan meningkat dari 78% menjadi 92%-100%. Berdasarkan hasil tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini terbukti memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan hasil laut sebagai solusi dalam mengatasi stunting. Kegiatan pengabdian ini tidak hanya bermanfaat dalam mencegah stunting, tetapi juga meningkatkan perekonomian dengan membuka peluang usaha lokal bagi masyarakat desa Pasar Baru
EDUKASI PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL BAGI KESEHATAN DI DESA LIANG PEMATANG KABUPATEN DELI SERDANG Putra, Effendy De Lux; Prasetyo, Bayu Eko; Wahyuni, Henny Sri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1322-1327

Abstract

Desa Liang Pematang merupakan salah satu desa yang terletak di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Desa ini terletak di daerah dataran tinggi sehingga kondisi tanah sangat subur untuk budidaya berbagai jenis tanaman, baik tanaman komoditi seperti bawang merah, sayur-sayuran, maupun buah-buahan seperti salak dan juga tanaman berkhasiat obat. Berbagai tanaman obat baik yang tumbuh secara liar atau tumbuh di pekarangan rumah tumbuh dengan subur di desa tersebut.  Namun, tingkat pengetahuan masyarakat tentang potensi pemanfaatan tanaman obat di sekitar mereka yang rendah dan ketidaktahuan akan potensi tanaman herbal yang bernilai ekonomi menyebabkan tidak adanya penggunaan tanaman tersebut. Pengabdian masyarakat dilakukan untuk memberikan edukasi dan pengetahuan kepada masyarakat tentang manfaat dan kelebihan tanaman obat sebagai obat tradisional dibandingkan dengan pengobatan secara kimia. Evaluasi pengetahuan masyarakat dilakukan dengan menggunakan kuisioner terhadap para peserta setelah kegiatan selesai. Pelaksanaan edukasi berjalan dengan baik dan masyarakat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan yang dilakukan. Hasil analisis kuisioner menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat yang dilakukan mampu menambah pengetahuan masyarakat tetang manfaat tanaman obat sebagai obat tradisional dan tidak ragu untuk memanfaatkan tanaman herbal untuk menjaga kesehatan mereka. Kesadaran akan pentingnya pengembangan tanaman herbal dapat meningkatkan animo masyarakat untuk mengembangkan tanaman tersebut sehingga dapat bernilai ekonomi dan juga meningkatkan pendapatan keluarga
EDUKASI PEMBUATAN HAND SANITIZER HERBAL UNTUK MENEKAN PENYEBARAN INFEKSI VIRUS CORONA DI DESA SEI RAMPAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Putra, Effendy De Lux; Wahyuni, Henny Sri; Yuliasmi, Sri; Prasetyo, Bayu Eko
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i3.1150-1155

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh coronavirus dan sudah menyebar hampir ke seluruh negara di dunia termasuk Indonesia. Desa Sei Rampah merupakan salah satu desa yang bertempat di Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai. Lokasi yang berdekatan dengan kota Medan menyebabkan sebaran virus corona juga terjadi di daerah ini. Pengabdian masyarakat ini bermanfaaat dalam memberikan salah satu solusi dan alternatif kepada masyarakat Desa Sei Rampah dalam menyelesaikan masalah kesehatan yang sedang mewabah. Tim akan melakukan sosialisasi dan edukasi cara pencegahan infeksi Covid-19. Disamping itu, akan disediakan hand sanitizer dengan formula sesuai standar WHO yang disiapkan oleh tim pengabdian sekaligus mengedukasi cara penggunaan dan pembuatannya sehingga dapat menstimulasi para masyarakat di Desa Sei Rampah untuk dapat membuat hand sanitizer sendiri.