Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Training in The Application Of Literative Discipline to Develop A Literative School Environment for Teachers In Semiurban, Urban and Rural Areas in Kupang City: Pelatihan Penerapan Disiplin Literatif Untuk Mengembangkan Lingkungan Sekolah Literatif Bagi Guru-Guru Pada Wilayah Semiurban, Urban, Dan Rural Di Kota Kupang Djama, Karolus Budiman; Robot, Marselus; Margareta, Karus M; Ande, Andereas; Madu, Aleksius; Pekuwali, Dian Sari A.; Rimo, Imelda Hendriani Eku
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i3.19572

Abstract

Tujuan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah melatih guru-guru di kota Kupang menerapkan disiplin literatif agar dapat menciptakan lingkungan sekolah yang literatif. Asumsi penting bahwa rendahnya tingkat literasi siswa dan sekolah yang belum menjadi lingkungan yang literatif bagi siswa. Salah satu satu cara agar menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang literatif adalah penerapan disiplin positif yang literatif atau disiplin literatif bagi siswa yang melanggar peraturan. Disiplin literatif merupakan cara yang dilakukan untuk memberikan sanksi/hukuman positif yang literatif bagi siswa. Disiplin literatif ini, sejauh ini belum pernah dilakukan di sekolah-sekolah kita di Kota Kupang baik di wilayah semiurban, urban, maupun rural. Oleh karena itu, guru-guru yang berpartisipasi dalam pelatihan ini diharapkan dapat menjadi model penerapan disiplin literatif di sekolah masing-masing. Sasaran yang diharapkan melalui PKM adalah: (1) terlaksananya pelatihan pembuatan/perumusan disiplin literatif. (2) terlaksananya diskusi intens untuk memvalidasi model disiplin literatif. Kegiatan PKM ini diikuti oleh 21 guru SD di kota Kupang. Kegiatan PKM ini berjalan dengan baik selama 2 hari dan menghasilkan 15 bentuk disiplin literatif bagi siswa yang melanggar aturan di sekolah baik untuk kelas rendah maupun kelas tinggi. Hasil evaluasi juga menunjukan 85% peserta memahami materi yang diberikan oleh narasumber
Canva Learning Media Development Workshop for Teachers of SMPK Adisucipto Penfui Kupang: Workshop Pengembangan Media Pembelajaran Canva bagi Guru-guru SMPK Adisucipto Penfui Kupang Ch. Krisnandari Ekowati; Siprianus Suban Garak; Aleksius Madu; Imelda Hendriani Eku Rimo; Fransiska Atrik Halim
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 6 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i6.20963

Abstract

The problems found were (1) there are still teachers who have not been able to develop technology-based learning media; (2) most teachers have never had the opportunity to take part in a technology-based learning media development workshop; (3) The school's desire to improve teacher quality is very high, but is constrained by funding. So the solution provided by the PKM team was to carry out a Canva-based learning media development workshop. The methods used in this activity are lecture, discussion, question and answer, and practice. The material provided is getting to know the Canva platform, getting to know the applications that are integrated with Canva, and how to develop interesting Canva learning media. The evaluation results obtained were 58.33% of participants felt very satisfied, 41.67% of participants felt satisfied and no participants felt less satisfied or dissatisfied. These results show that PKM activities are running well.
Utilization of Historical Site Media by Teachers in Building Student Character in Junior and Senior High Schools in the Central Amanuban Sub-District Taneo, Malkisedek; Madu, Aleksius; Utomo, Susilo Setyo
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 5 No. 1 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v5i1.4853

Abstract

This community service activity aims to explore the positive impact of using historical site media in an educational context, with a focus on student character development. Training and mentoring are directed at improving teachers' skills in integrating such media into the curriculum, so that students can develop a better understanding of historical values and character. The activity method involves intensive training, mentoring, and evaluation of the impact on the success of the activity with the main target being social studies teachers in junior high schools and senior high schools in Amanuban Central District. The stages of the activity are planning, implementation, evaluation, and reflection. The results obtained show 94.5% of teachers are very satisfied with this training activity and can provide practical guidance for teachers, schools, and related parties to more effectively integrate historical site media as a learning tool that can shape students' positive character
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Kota Kupang Pada Materi Trigonometri Dengan Berbantuan Power Point Interaktif Mendes, Ivona Lydia; Samo, Damianus D.; Madu, Aleksius
Fraktal : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fractal.v6i2.16980

Abstract

This study is based on the low student learning outcomes in trigonometry material. This study aims to describe the improvement of learning outcomes of class X students of SMA Negeri 3 Kota Kupang by applying the Problem Based Learning model on trigonometry material with the help of interactive power point. This research was conducted with research procedures based on the Kemmis and Mc. Taggart model which consists of four research components, namely plan, act, observe, and reflect. The data collection techniques were observation and tests. The instruments used were teacher and student observation sheets and learning outcome test sheets. The results of this study showed that the classical student learning outcomes in cycle I were 63.33% which increased to 83.33% in cycle II. Meanwhile, the observation result of teacher activity while teaching in cycle I obtained a percentage of 93.1% seen to increase to 97,9% in cycle II and the observation result of student activity during the learning process in cycle I obtained a percentage of 86.8% increased to 95,8% in cycle II. Therefore, the application of problem-based learning model on trigonometry material with the help of interactive power point can improve the learning outcomes of students of class X SMA Negeri 3 kupang city.
Eksplorasi Etnomatematika Pada Kain Tenun Songke Manggarai Dan Integrasinya Dalam Pembelajaran Matematika Hepy, Timoteus Windy; Dominikus, Wara Sabon; Madu, Aleksius
Fraktal : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The connection between mathematics and culture is a strong foundation for enriching the mathematics learning process. Therefore, it is hoped that school mathematics learning activities can be better adapted to the cultural context of students so that mathematics can be more easily understood by students. One cultural context that can be used is the ethnomathematics of Songke Manggarai woven cloth. The type of research used in this research is qualitative research with a qualitative descriptive research method with an ethnographic approach. In this research, the instruments used were interviews and observations. Data collection techniques in this research consist of observation, interviews and documentation. The data analysis technique used in this research is the interactive model from Miles & Huberman (1994), which states that the data collection stage consists of three activities that occur simultaneously, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing/verification. Based on the results of this ethnomathematics exploration research, it can be concluded that there are mathematical concepts in the Songke Manggarai woven cloth of Golo Ronggot Village, both in the initial process and in the stages of the weaving process.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Aplikasi Android Menggunakan Power Point dan Ispring pada Materi Persamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel Kelas VII SMP Negeri 5 Lobalain Rikson Silvester Malelak; Christine Krisnandari Ekowati; Aleksius Madu
Media Sains Vol. 23 No. 2 (2023): Jurnal Media Sains
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megembangkan media pembelajaran matematika berbasis aplikasi android menggunakan Power Point dan Ispring pada materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel untuk siswa kelas VII SMP Negeri 5 Lobalain yang valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development (R&D) serta model yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Teknik dan instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif dengan subjek penelitiannya adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 5 Lobalain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan media pembelajaran yaitu valid, praktis, dan efektif. Rata-rata total kevalidan yang diperoleh berdasarkan penilaian validator adalah 4.54 dengan kategori “sangat valid”. Rata-rata total kepraktisan oleh guru adalah 4.72, rata-rata total kepraktisan oleh siswa pada uji coba kelas kecil adalah 4.98, dan kelas besar adalah 4.85 dengan kategori “sangat praktis”. Presentase ketuntasan belajar siswa pada uji coba kelas kecil sebesar 100% dengan kategori “sangat efektif” dan uji coba kelas besar sebesar 80% dengan kategori “efektif”. Dengan demikian media pembelajaran berbasis aplikasi android sangat layak digunakan dalam pembelajaran.
Eksplorasi etnomatemtaika dalam budaya "Lingko Lodok" Manggarai dan integrasinya dalam pembelajaran matematika Banera, Equilina; Dominikus, Wara Sabon; Madu, Aleksius
NOTASI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Alpatih Cahaya Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/notasi.v3i2.296

Abstract

Matematika merupakan ilmu yang memiliki kontribusi besar dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi dasar bagi pengembangan ilmu pengetahuan lainnya. Selain itu, matematika juga memiliki peran penting dalam berbagai budaya, khususnya dalam kebiasaan dan tradisi masyarakat tertentu. Oleh karena itu, matematika dan budaya saling berkaitan dan menjadi bagian penting dalam kehidupan. Penelitian ini diakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur matematika serta konsep-konsep matematika yang dapat ditemukan dalam budaya lingko Lodok . Penelitian dilaksanakan pada 12–28 Februari 2025 dengan tiga sumber. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data yang dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber. Data dianalisis menggunakan karakteristik etnomatematika yang kemudian dikaitkan dengan konsep pembelajaran matematika sekolah. Hasil penelitian di Desa Meler, Kabupaten Manggarai, menunjukkan adanya aktivitas matematika dalam budaya Lingko Lodok , seperti menghitung, mengukur, melokalisir, merencanakan, dan menjelaskan. Konsep matematika yang ditemukan meliputi penjumlahan, statistik, pengukuran, pengukuran, dan geometri. Konsep-konsep tersebut dapat dijadikan acuan dalam pengembangan perangkat pembelajaran matematika. Dalam penelitian ini, konsep geometri dipilih sebagai contoh untuk penyusunan perangkat pembelajaran
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Mahasisiwa Semester III Pendidikan Matematika Pada Materi Turunan Parsial Gadieltuati, Gadieltuati; Samo, Damianus D.; Madu, Aleksius
NOTASI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Alpatih Cahaya Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/notasi.v3i2.357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa semester III Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Nusa Cendana pada materi turunan parsial dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari enam mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kategori kemampuan komunikasi matematis tinggi, sedang, dan rendah, masing-masing sebanyak dua orang. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis mahasiswa berada pada kategori sedang. Mahasiswa dengan kemampuan tinggi mampu menjelaskan ide dan langkah penyelesaian secara logis, mahasiswa dengan kemampuan sedang cukup memahami konsep namun belum mampu menjelaskan proses secara runtut, sedangkan mahasiswa dengan kemampuan rendah masih kesulitan menghubungkan informasi dan menggunakan bahasa matematika dengan tepat. Faktor yang memengaruhi perbedaan kemampuan tersebut antara lain pemahaman konsep, penggunaan notasi dan simbol, serta kebiasaan berdiskusi. Penelitian ini menyarankan agar pembelajaran lebih menekankan komunikasi dua arah untuk melatih kemampuan mahasiswa mengemukakan ide secara sistematis dan logis.