Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT DALAM PEMBERIAN DAN PERPANJANGAN IZIN TINGGAL TERBATAS MELALUI KANTOR IMIGRASI Kristi Wibowo, Pascalis Danny; Mastur, Anida Sri Rahayu
Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jikk.v5i1.320

Abstract

Abstract (In English). The purpose of this article is to understand the implementation of e-government in granting and adding limited stay permits through the Immigration Office. The method used is a qualitative approach, data collection through literature study, and data analysis techniques used interactive models to draw conclusions. As a result, the implementation of e-government in the granting and addition of limited residence permits through the Immigration Office is a form of excellent service in the field of immigration. Excellent service supported by professionalism, accountability, synergy, transparency, and innovation through information management. Excellent service that provides assurance in time and convenience.
STUDI KASUS EKSPLANATORI : EVALUASI PENENTUAN STATUS JABATAN DAN EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KHUSUS KEIMIGRASIAN (DIKSUSKIM) BAGI LULUSAN POLITEKNIK IMIGRASI Mastur, Anida Sri Rahayu; Putra, Meydika Pratama; Gibran, Atsil Syah; Ardiansyah, Andika
Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jikk.v7i1.569

Abstract

Penelitian ini membahas evaluasi penentuan status jabatan dan efektivitas Pendidikan Khusus Keimigrasian (Diksuskim) bagi lulusan Politeknik Imigrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus eksplanatori, yang bertujuan untuk menguraikan hubungan antara variabel-variabel dalam konteks tertentu. Hasil penelitian menunjukkan ketidakselarasan antara penempatan lulusan dengan aturan yang berlaku, efektivitas penyelenggaraan Diksuskim, dan jumlah Pejabat Imigrasi yang terbatas. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan kepada pengampu kebijakan untuk mengambil rekomendasi kebijakan yang merupakan hasil integrasi dari kedua rekomendasi yang diajukan. Rekomendasi tersebut mencakup tinjauan ulang aturan perundang-undangan terkait Politeknik Imigrasi, penyusunan pedoman teknis penempatan, dan penyederhanaan Diksuskim. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti perubahan program studi pada Politeknik Imigrasi dan peraturan terkait Pendidikan Khusus Keimigrasian. Dengan demikian, penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang fenomena kompleks terkait penempatan lulusan Politeknik Imigrasi dan efektivitas Diksuskim, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat menjadi dasar untuk perbaikan sistem pendidikan keimigrasian.
ANALISIS KELAYAKAN PEMBENTUKAN UNIT KERJA KANTOR (UKK) KANTOR IMIGRASI KELAS I TPI YOGYAKARTA : PERSPEKTIF MANAJEMEN DAN INFRASTRUKTUR Hasanah, Annisa Fadhilah; Mastur, Anida Sri Rahayu; Wirdhiningsih, Virra
TEMATICS: Technology Management and Informatics Research Journals Vol 7 No 1 (2025): TEMATICS: Technology ManagemenT and Informatics Research Journals
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/tematics.v7i1.772

Abstract

Analisis Kelayakan merupakan sebuah kegiatan untuk mengukur kelayakan suatu usaha baik usaha yang baru ataupun yang sudah berjalan demi tercapainya tujuan dari pembentukan usaha tersebut. Unit Kerja Kantor (UKK) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta di Kulon Progo sebagai sebuah usaha baru yang dibentuk oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta atas dasar kebutuhan dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta yang secara beban kerja melebihi batas dan didukung dengan pemenuhan pelayanan keimigrasian di Kabupaten Kulon Progo perlu untuk diketahui kelayakannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan subjek penelitian yang kemudian dijabarkan dalam bentuk laporan tertulis dengan memaparkan data-data yang telah didapatkan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah pembentukan UKK Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta di Kulon Progo sudah layak atau belum serta mengetahui faktor yang menghambat dalam pelaksanaan UKK Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta di Kulon Progo. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi serta dokumentasi sehingga didapatkan hasil bahwa UKK Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta di Kulon Progo mampu untuk dikatakan layak dalam aspek hukum, lingkungan, pasar dan pemasaran, teknis dan teknologi, manajemen dan sumber daya manusia serta aspek keuangan. Namun masih terdapat kendala dengan hadirnya surat dari Sekretariat Jenderal, dan permasalahan terkait keteknisan pada ruang arsip dan percetakan, selain itu juga pada ruang server yang masih kurang memadai. Terdapat juga permasalahan kesisteman terkait tidak adanya backup data dan masalah sumber daya manusia yang tidak ada kontribusi dari Pemerintah Kabupaten Kulon Progo.
IMPLEMENTASI ETIKA PELAYANAN PUBLIK DALAM MENINGKATKAN CITRA POSITIF: STUDI PADA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS TPI SEMARANG Setiawan, Agung; Mastur, Anida Sri Rahayu; Jannah, Rahmawati Nurul
Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jikk.v8i2.769

Abstract

Etika pelayanan publik memegang peranan penting dalam membentuk citra positif suatu institusi pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual bagaimana penerapan etika pelayanan publik dapat meningkatkan citra organisasi, khususnya di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berbasis studi literatur dan teori yang relevan. Analisis difokuskan pada prinsip-prinsip etika seperti kejujuran, integritas, keadilan, dan loyalitas yang dipandang sebagai elemen kunci dalam interaksi pelayanan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan etika pelayanan secara konsisten berpotensi memperkuat persepsi positif masyarakat terhadap lembaga, meningkatkan kepercayaan publik, serta menurunkan keluhan terhadap layanan. Studi ini menyimpulkan bahwa etika pelayanan bukan hanya sebagai kewajiban moral, tetapi juga strategi institusional dalam membangun reputasi dan legitimasi lembaga di mata publik.
PERAN PENYIDIK PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM PENEGAKAN HUKUM PIDANA KEIMIGRASIAN TERHADAP ORANG ASING YANG OVERSTAY DI INDONESIA Maharani, Zalfa Nada; Jannah, Rahmawati Nurul; Rahayu Mastur, Anida Sri
Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jikk.v8i2.789

Abstract

Sesuai dengan ketentuan Undang–Undang No. 6 Tahun 2011 pasal 105 menyatakan bahwa penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) keimigrasian diberi wewenang sebagai penyidik tindak pidana keimigrasian yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan. Hal ini tentu saja memberikan ruang bagi PPNS untuk melakukan segala tindak penyidikan guna mereduksi tindak pidana keimigrasian dalam hal ini kasus overstay yang banyak terjadi. Proses penyidikan terhadap pelanggaran kasus overstay ini dilakukan berdasarkan ketentuan dalam KUHAP sebagai lex generalis dan ketentuan dalam Undang-Undang tentang keimigrasian sebagai lex specialis. Tentu saja salah satu isu penyalahgunaan keimigrasian yang masih banyak terjadi yaitu penyalahgunaan izin tinggal berupa overstay yang selalu menjadi tantangan dan menimbulkan kerugian terhadap sebuah negara. Terdapat pula beberapa kendala yang dihadapi pihak penyidik dalam melakukan tindakan penyidikan overstay.
Analisis Relevansi Engagement Multi Account Media Sosial Pelayanan Publik dalam Teori Use and Gratification : Studi Kasus: Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung Bagaskara, Yudha Fernanda; Hanifah Maulidia; Anida Sri Rahayu Mastur
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10231

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong instansi pemerintah untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang efektif. Salah satu strategi yang diterapkan adalah penggunaan multi akun media sosial guna menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi engagement (keterlibatan) yang dibangun melalui multi akun media sosial pelayanan publik dengan pendekatan teori Use and Gratification, menggunakan studi kasus pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola akun dan pemohon layanan, observasi aktivitas media sosial, serta dokumentasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif utama masyarakat dalam mengakses konten imigrasi melalui media sosial meliputi pencarian informasi, kemudahan akses layanan, serta keterlibatan interaktif yang bersifat personal. Engagement yang tinggi pada masing-masing akun menunjukkan bahwa pengguna memperoleh kepuasan dari fungsi media sosial sebagai sarana pemenuhan kebutuhan informasi dan interaksi. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi multi akun, bila dikelola secara konsisten dan responsif, mampu meningkatkan kepercayaan publik serta mendukung transparansi pelayanan imigrasi. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan literatur komunikasi digital sektor publik serta rekomendasi praktis bagi instansi pemerintah dalam optimalisasi media sosial sebagai alat pelayanan dan komunikasi dua arah.
Pengembangan Game 3D Menggunakan Batik Sido Mukti dalam Sentai’s Martial Mayhem Rahayu, Anida Sri; Pratiwi, Nunik
METIK JURNAL (AKREDITASI SINTA 3) Vol. 9 No. 2 (2025): METIK Jurnal
Publisher : LPPM Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47002/zz98x012

Abstract

The main visual component of this project is the Sido Mukti batik motif, which will be used to design characters in Sentai's Martial Mayhem video game. This motif was chosen for its deep philosophical meaning and its ability to preserve regional culture through digital media. Research and Development (R&D) was the process employed, encompassing problem identification, data collection, graphic design, character implementation into a Unity-based game, and testing using black-box and System Usability Scale (SUS) approaches. Based on the test results, 14 out of 15 scenarios ran as planned, with an accuracy rate of 93.75%. The average SUS score was 68.25, or ‘sufficiently adequate,’ given by 20 respondents. Both technically and visually, the batik-themed Gold Ranger character was successfully integrated into the game. Based on these results, the addition of regional cultural elements to digital games enhances their visual appeal and serves as a useful educational tool for cultural preservation. As a result, this study significantly promotes the development of games that emphasise regional cultural values.  
Implementasi Prinsip-Prinsip Good Governance dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Paspor di Kantor Imigrasi Sagala, Jose Mario Perlambasan; Mastur, Anida Sri Rahayu; Wirdhiningsih, Virra
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1673

Abstract

Good Governance merupakan prinsip tata kelola pemerintahan yang menekankan transparansi, akuntabilitas, efektivitas, efisiensi, serta partisipasi masyarakat dalam setiap proses pelayanan publik. Dalam konteks pelayanan paspor di kantor imigrasi, implementasi prinsip-prinsip tersebut menjadi keharusan untuk mewujudkan birokrasi modern yang responsif, adil, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana prinsip-prinsip Good Governance diterapkan dalam pelayanan paspor, serta implikasinya terhadap kualitas layanan di kantor imigrasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dan studi kasus dengan menelaah jurnal, peraturan, serta dokumen kebijakan terkait pelayanan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Good Governance berimplikasi positif pada peningkatan kepastian waktu, transparansi prosedur, akuntabilitas petugas, serta penguatan kepercayaan masyarakat. Namun, tantangan masih muncul dalam bentuk keterbatasan sumber daya manusia, resistensi terhadap digitalisasi layanan, serta kendala koordinasi antar unit. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan pelayanan paspor di kantor imigrasi sangat ditentukan oleh konsistensi penerapan prinsip Good Governance sebagai landasan tata kelola pelayanan publik.
Strategi Komunikasi Imigrasi dalam Membangun Persepsi Publik terhadap Layanan Paspor di Era Digital Ghanim, Muhammad Hafiz; Mastur, Anida Sri Rahayu; Priyatno, Mas Budi
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Vol. 5 No. 3 (2025): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmh.v5i3.1643

Abstract

In the realm of public services, passport issuance has become increasingly dependent on effective communication strategies to foster positive public perception, particularly in the digital era. Misinformation, unclear service procedures, and the rise of fraudulent online accounts have underscored the need for transparent, timely, and interactive communication. This study aims to examine how immigration authorities can integrate digital platforms and two-way communication to build public trust and institutional credibility. Employing a qualitative literature review, relevant scholarly articles, books, official documents, and credible online sources were analyzed based on inclusion criteria focusing on communication strategies, public service quality, and digital engagement practices. The findings reveal that effective public communication in passport services requires: the selection of appropriate and culturally inclusive media channels, proactive and consistent information delivery, the use of interactive features such as chatbots, online complaint systems, and social media engagement, and empathetic, responsive service delivery. The integration of digital tools with symmetrical two-way communication, supported by the SERVQUAL dimensions of tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy, significantly enhances public trust and strengthens the institution’s image as transparent, professional, and citizen-oriented. This study highlights the strategic value of aligning technological innovation with human-centered communication practices to meet evolving public expectations in immigration services.
Penyelenggaraan Pelayanan Paspor Di Kantor Imigrasi Ditinjau Dari Perspektif Dynamic Governance Al-Dafi, Mohammad Fasya; Pujonggo, Seno Setyo; Mastur, Anida Sri Rahayu
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i4.985

Abstract

Transformasi global dalam governance dan administrasi publik mendorong adopsi pendekatan yang lebih dinamis dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Penelitian ini menganalisis penerapan Dynamic Governance dalam penyelenggaraan pelayanan paspor di kantor imigrasi Indonesia menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental. Lokasi penelitian ditetapkan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Jakarta Pusat dan Soekarno-Hatta dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi Dynamic Governance telah mentransformasi sistem governance tradisional menuju pendekatan yang lebih adaptif dan responsif. Ketiga dimensi utama Dynamic Governance yakni thinking ahead, thinking again, dan thinking across telah terintegrasi dalam operasional pelayanan paspor. Kapabilitas adaptif organisasi berkembang melalui mekanisme adaptasi struktural dan prosedural, sementara proses pembelajaran organisasi difasilitasi oleh infrastruktur pembelajaran yang sistematis. Kolaborasi stakeholder menciptakan ekosistem pelayanan terintegrasi dengan jaringan multi-dimensional. Evaluasi efektivitas mengindikasikan peningkatan signifikan dalam service quality dengan perbaikan pada dimensi responsiveness, reliability, assurance, empathy, dan tangibles. Faktor determinan keberhasilan meliputi kepemimpinan transformasional, budaya organisasi inovatif, kapasitas SDM, dukungan teknologi, dan regulasi fleksibel. Model optimalisasi yang dikembangkan mengintegrasikan strategic alignment, adaptive infrastructure, learning ecosystem, collaborative network, dan performance monitoring untuk memastikan sustainabilitas dan continuous improvement pelayanan paspor berkualitas.