Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA BALOK HURUF UNTUK ASPEK LITERASI MENGENAL HURUF ANAK USIA DINI KELOMPOK A Debo, Maria Elenora; Dhiu, Konstantinus Dua; Juita, Angelina Kurnia
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i4.1113

Abstract

Media balok huruf aspek bahasa yang dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak dan layak digunakan dalam proses pembelajaran di TK Satap SDK Foa. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menghasilkan media balok huruf anak usia dini, tema binatang untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia dini kelompok A di TK Satap SDK Foa, (2) mengetahui kualitas hasil uji coba produk media balok huruf pada tema binatang untuk anak usia dini kelompok di TK Satap SDK Foa. Media balok huruf yang dikembangkan adalah model ADDIE. Model ini terdiri atas lima bagian yaitu: (1) analyze, 2) design, 3) development, (4) implementation, (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan media balok huruf berdasarkan hasil uji coba ahli dan anak usia dini sebagai pengguna produk adalah sebagai berikut: (1) uji coba ahli media pada kategori valid, (2) uji coba ahli materi kategori sangat valid, (3) uji coba ahli desain kategori valid, (4) uji coba kelompok kecil kategori sangat valid, (5) uji coba perorangan dengan kategori sangat valid.
PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN PINTAR ANGKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Lewa, Yohana Fransiska; Ita, Efrida Ita; Juita, Angelina Kurnia
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i3.1127

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media papan pintar angka untuk kemampuan mengenal angka pada anak usia dini. Penelitian ini dilakukan di TKK Negeri Bobou Kecamatan Bajawa. Dengan jenis penelitian pengembangan, model AIDDE. Hasil penelitan ini menunjukan bahwa: Media papan pintar angka dikembangkan untuk pembelajaran anak usia dini dengan kelayakan berdasarkan hasil uji ahli materi yang memperoleh hasil dengan presentase 80% dengan kualifikasei “sangat Valid”. Penilaian dari ahli media pembelajaran memperoleh presentase 94% dengan kualifikasi “sangat valid”, penilaian ahli desain pembelajaran memperoleh hasil dengan presentase 80% dengan kualifikasi “sangat valid”. Penilaian pada uji coba perorangan memperoleh presentase 100% dengan kulifikasi “sangat valid”, dan penilaian pada uji coba kelompok kecil memperoleh presentase 100% dengan kualifikasi “sangat valid”. Dari hasil diatas menunjukan bahwa media papan pintar angka untuk anak usia dini layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran untuk mengembangkan aspek kognitif untuk kemampuan mengenal angka pada anak usia dini 5-6 tahun.
STIMULASI PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA KONKRET DI TKK NEGERI HARAPAN BANGSA KOELODA Woga, Maria Trisanti; Juita, Angelina Kurnia
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i3.1498

Abstract

Cognitive development is the basis for the development of intelligence in early childhood. The cognitive development of a person or child is related to how indifidu can learn, pay attention, observe, and estimate. This development is related to how this is in the field of learning and thinking about the environment. To examine more deeply about the cognitive development of early childhood, we practice teaching directly in schools or PAUD institutions. According to Piaget, children actively build their own cognitive world. Children are not passive to receive information, but rather play an active role in nature to compile their knowledge about reality. Cognitive development is the basis for the development of intelligence in early childhood. The cognitive development of a person or child is related to how indifidu can learn, pay attention, observe, and estimate. This development is related to how this is in the field of learning and thinking about the environment. To examine more deeply about the cognitive development of early childhood, we practice teaching directly in schools or PAUD institutions. According to Piaget, children actively build their own cognitive world. Children are not passive to receive information, but rather play an active role in nature to compile their knowledge about reality.
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF AUD DI KOBER PEUPADO MALANUZA DENGAN MENGGUNAKAN BERBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KELAS B1 DAN B2 333 Mau Gili, Angela Marici; Juita, Angelina Kurnia
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i3.1547

Abstract

Perkembangan kognitif adalah salah satu aspek yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Perkembangan kognitif anak usia dini adalah suatu proses berpikir berupa kemampuan untuk menghubungkan, menilai dan mempertimbangkan sesuatu. Dapat juga dimaknai sebagai kemampuan untuk memecahkan masalah atau menciptakan karya yang dihargai dalam suatu kebudayaan. Anak usia Dini adalah kelompok anak yang berusia 0-6 tahun, dimana anak dikelompok berbeda dalam proses pertumbuhan dan perkembangan yang bersifat unik, dalam arti memiliki pola pertumbuhan dan perkembangan dikatakan bahwa anak memasuki masa emas, karena anak memiliki pertumbuhan yang cepat dan pesat serta tidak dapat tergantikan di masa mendatang. Sedangkan masa emas (golden age) perkembangan anak ialah masa dimana semua aspek perkembangan dapat dengan mudah untuk di kembangkan melalui stimulasi kegiatan yang tepat pada anak sesuai tingkatan perkembangannya. Dalam hal ini perkembangan setiap anak pasti berbeda karena adanya faktor internal maupun eksternal. Jadi, anak akan mengalami pola perkembangan yang sama tetapi berbeda pada tingkatan pencapainnya. Masa usia dini merupakan masa yang sangat potensial untuk di kembangkan berbagai potensinya, maka pada masa ini saat yang tepat bagi anak untuk memperoleh stimulasi pendidikan. Hal ini di harapkan akan dapat mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak. Pentingnya guru dalam membuat atau merancang media pembelajaran merupakan alat yang dapat digunakan sebagai perantara dalam menstimulasi semua aspek perkembangan pada anak usia dini, baik dari segi aspek nilai agama dan moral anak, Aspek fisik motorik, sosial emosional, bahasa dan kognitif. penggunaan media bahan alam dalam kegiatan proses pembelajaran dapat membantu mengembangkan aspek perkembangan anak seperti motorik halus, kognitif dan kreativitas anak. Kata Kunci Anak Usia Dini, Kognitif Anak, Media Pembelajaraan*
Penerapan pupuk organik cair YGO melalui penyuluhan untuk meningkatkan produksi padi di Desa Libunio Soli, Maria Goreti; Nenu, Elisabeth; Mamo, Yuliana; Fole, Fabianus Rolando; Wani, Bernabas; Juita, Angelina Kurnia; Dolo, Fransiskus Xaverius
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jckkn.v2i4.3360

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi padi di Desa Libunio, Kecamatan Soa, melalui penerapan pupuk organik cair YGO. Petani di desa ini menghadapi masalah ketergantungan tinggi pada pupuk anorganik, kelangkaan pupuk menjelang musim tanam, dan harga pupuk yang mahal. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan penyuluhan dan demonstrasi mengenai penggunaan pupuk organik cair YGO, yang dikenal ramah lingkungan serta mampu meningkatkan kualitas tanah dan hasil panen. Metode pelaksanaan mencakup wawancara dan survei untuk memahami kondisi lapangan, dilanjutkan dengan penyuluhan kepada petani serta demonstrasi langsung tentang cara membuat dan mengaplikasikan pupuk cair YGO. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan petani terhadap manfaat dan cara penggunaan pupuk organik, serta perbaikan pada kualitas tanah dan pertumbuhan padi setelah penggunaan pupuk YGO. Keberhasilan program ini ditandai dengan peningkatan pemahaman petani dan partisipasi aktif dalam mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi pertanian berkelanjutan di Desa Libunio dan meningkatkan produktivitas padi secara signifikan.
Peningkatan pola pikir orang tua dalam pemenuhan gizi untuk pencegahan stunting di Desa Libunio Denggu, Apliana; Babo, Maria; Kolong, Desi Ratna; Bheja, Karolina; Wula, Fransiska Roslina; Wani, Bernabas; Juita, Angelina Kurnia; Dolo, Fransiskus Xaverius
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jckkn.v2i4.3372

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang masih tinggi di Desa Libunio, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, dengan 14 anak tercatat mengalami stunting. Penyebab utama adalah kurangnya pemahaman orang tua tentang pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil dan anak-anak serta keterbatasan akses ekonomi untuk mendapatkan makanan bergizi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pemenuhan gizi dalam pencegahan stunting melalui sosialisasi, pendampingan, dan pemberian makanan tambahan. Program ini dilakukan selama satu bulan, dimulai dengan wawancara untuk mengetahui tingkat pemahaman orang tua, diikuti dengan sosialisasi terkait gizi seimbang dan cara memanfaatkan bahan pangan lokal. Pendampingan intensif dilakukan untuk memonitor penerapan pola makan yang lebih baik dalam rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan orang tua tentang pentingnya gizi, serta perubahan dalam pola makan keluarga. Jumlah anak yang mengalami stunting berkurang dari 14 menjadi 7 setelah penerapan program dan pemberian makanan tambahan. Program ini diharapkan menjadi model intervensi yang berkelanjutan untuk mencegah stunting di wilayah lain.
Pelatihan musik perkusi untuk kecerdasan musikal anak usia dini di Kober Peu Pado Juita, Angelina Kurnia; Nafsia, Andi; Palu, Maria Fatima
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jckkn.v2i3.4424

Abstract

Pengembangan seni pada anak usia dini bertujuan untuk memupuk karakter baik, kepekaan ekologis, estetika, dan empati. Musik adalah media efektif dalam pembelajaran, dan bermain alat musik perkusi dapat meningkatkan kecerdasan musikal anak usia 5-6 tahun. Pelatihan ini dilakukan di Kober Peu Pado Malanuza menggunakan alat musik dari barang bekas seperti ember, gendang, sendok kayu, dan botol. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan alat dan materi, serta tahap pelaksanaan latihan memainkan alat musik perkusi secara bertahap. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kecerdasan musikal anak-anak serta peningkatan antusiasme dan keterlibatan aktif mereka dalam setiap sesi pelatihan. Kesimpulannya, pembelajaran seni musik perkusi dapat memberikan manfaat besar dalam perkembangan musikal anak usia dini seperti meningkatkan kecerdasan musikal.
Sosialisasi sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Aimere Timur, Kecamatan Aimere Mola, Maria Enjela; Juita, Angelina Kurnia; Anu, Maria Susanti; Sandeng, Antonia Sriyanti
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jckkn.v3i1.5154

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan karena masalah gizi kronis yang ditandai dengan panjang atau tinggi anak tidak sesuai dengan usia. Berdasarkan hasil,l angka stunting di Desa Aimere Timur cukup tinggi oleh karena itu dilakukan audiensi bersama unsu-unsur terkait yang berada di Desa Aimere Timur untuk menjalankan program kerja yaitu Sosialisasi sebagai upaya pencegahan stunting. Sosialisasi ini dilakukan menggunakan metode pendekatan melalui penyuluhan yang melalui beberapa tahapan, meliputi: 1). Perencanaan dan penentuan target sasaran, 2).Pembuatan surat undangan dan pengantaran surat permohonan pemateri,3).Persiapan perlengkapan yang akan digunakan, 4).Agenda sosialisasi meliputi pemaparan pengertian stunting,penyebab stunting,pencegahan stunting, dan penanggulangan stunting. Sosialisasi ini dilakukan pada ibu hamil karena stunting yang terjadi pada balita umumnya dikarenakan kesehatan dan asupan gizi pada saat ibu hamil kurang diperhatikan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya asupan gizi dan cara mencegah stunting, serta adanya peningkatkan dalam pola makan anak yang lebih baik. Kegiatan ini berkesimpulan bahwa program sosialisasi dan penyuluhan dapat berkontribusi dalam menurunkan angka stunting didesa ini, dengan fokus pada edukasi orang tua sebagai langkah pencegahan
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIOANL ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TKK SATU ATAP LEBIJAGA Mude, Skolastika; Meka, Marsianus; Juita, Angelina Kurnia; Nafsia, Andi
Bunayya Vol 12 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v12i1.34342

Abstract

Social-emotional development in children aged 4–6 years is a crucial aspect that plays a role in their ability to interact with others, manage their emotions, and adapt to their social environment. Based on initial observations at the One-Stop Kindergarten (TKK Satu Atap) in Lebijaga, it was found that some children still experience difficulties in controlling their emotions, cooperating with peers, and complying with classroom rules. This study aims to determine the relationship between parenting styles and the social-emotional development of children aged 4–6 years. This study used a quantitative approach with a correlational design. The sample consisted of 19 children and parents, selected using a total sampling technique. Parenting style variables included authoritarian, permissive, and democratic parenting styles, while children’s social-emotional development was measured using indicators of emotional regulation, empathy, cooperation, and independence. Data were collected using questionnaires and supported by observations. Data were analyzed using the Pearson Product-Moment correlation test using SPSS. The analysis showed that the relationship between parenting styles and children’s social-emotional development was very low and did not demonstrate statistical significance. The correlation values ​​obtained were authoritarian parenting (r = 0.162; p = 0.508), permissive parenting (r = 0.100; p = 0.684), and democratic parenting (r = 0.086; p = 0.725), with a significance value greater than 0.05. These findings indicate that the social emotional development of children in this study may be influenced by other factors, such as the school environment, interactions with peers, and the role of teachers in the learning process.
PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN ASPEK BAHASA PADA ANAK USIA DINI MELALUI PROGRAM PARENTINGDI TKK NEGERI BOGENGAN Rabu, Sonia Agustin; Oka, Gde Putu Arya; Juita, Angelina Kurnia; Fono, Yasinta Maria
Bunayya Vol 12 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v12i1.34344

Abstract

This study aims to analyze parents' perceptions of early childhood language development and the factors influencing these changes through the parenting program at Bogenga State Kindergarten (TKK Negeri Bogenga). The main focus of the study is on shifts in parents' subjective views regarding their role in language stimulation, rather than simply evaluating children's developmental outcomes. The research design used was descriptive qualitative, with three parents of students aged 5-6 years old as subjects. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, which were then analyzed using the Miles and Huberman interactive model of reduction, presentation, and conclusion drawing. Data validity was ensured through a source triangulation strategy to determine the consistency of information between informants. The research findings are summarized in two main themes: positive perceptions of psychological comfort and openness of discussion through home visits compared to formal meetings at school, and indications of increased parental understanding in the practice of stimulating receptive and expressive language through immediate responses and verbal reinforcement. Observations indicated challenges in the consistency of children's focus and clarity of sentence structure that require follow-up through more structured language modeling at home.