Claim Missing Document
Check
Articles

Workshop Penguatan Kultur Parenting di Era Digital untuk Meningkatkan Kualitas Pengasuhan Anak Usia Dini Fono, Yasinta Maria; Juita, Angelina Kurnia; Pare, Prisko Yanuarius Djawaria; Nafsia, Andi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17819

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola pengasuhan anak di dalam keluarga. Anak usia dini semakin terpapar pada penggunaan gawai dan media digital, yang apabila tidak didampingi secara tepat dapat berdampak pada perkembangan sosial, emosional, dan karakter anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai konsep kultur parenting di era digital, yaitu pola pengasuhan yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dengan pemanfaatan teknologi secara bijak. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKNT) Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) STKIP Citra Bakti di Kecamatan Bajawa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi melalui penyampaian materi, diskusi, serta berbagi pengalaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua tentang pola asuh yang adaptif terhadap perkembangan zaman, meningkatnya kesadaran akan pentingnya keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak, serta tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa perubahan pengetahuan, sikap, dan praktik pengasuhan, serta memperkuat sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak di era digital.
IMPLEMENTASI PARENTING TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI 4-6 TAHUN DI TK SATU ATAP LEBIJAGA Kajo, Maria Cerlina Isa; Meka, Marsianus; Juita, Angelina Kurnia; Maku, Karmelia Rosfinda Meo
Bunayya Vol 12 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v12i1.34340

Abstract

This study aims to describe the implementation of a school-based parenting program and the development of independence in children aged 4 to 6 years at the Lebijaga One Roof Kindergarten. The background of this study is based on the finding that several children are still unable to perform daily activities independently, such as putting on shoes, eating without assistance, and tidying up learning equipment. This study uses a qualitative approach with descriptive methods. The research subjects included seven children aged 4 to 6 years, the class teacher, and parents who acted as supporting informants. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. The data analysis process refers to the Miles and Huberman model, which includes the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that parenting is implemented through habituation of daily activities at school, ongoing communication between teachers and parents, and holding parenting meetings. The research findings also indicate that parenting patterns that provide opportunities for children to try to do activities independently, such as eating alone, putting on shoes, tidying up toys, and preparing learning equipment, can support the development of children's independence. On the other hand, excessive assistance from parents and inconsistent implementation of rules at home can be factors that hinder the development of children's independence.  
Utilizing Digital Parenting Apps for Modern Parenting Practices and Child Protection: The Potential of BabyCenter and Google Family Link among Parents of Young Children Angelina Kurnia Juita; Prisko Yanuarius Djawaria Pare; Abdul Halim Bin Masnan; Mallevi Agustin Nigrum; Eustakia Mogi
Smart Society Vol. 6 No. 2 (2026): Smart Society
Publisher : FOUNDAE (Foundation of Advanced Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/smartsociety.v6i2.1223

Abstract

The increasing use of digital technology in family life has transformed the way parents access parenting information and support, including in Malanuza and Bajawa, Ngada Regency. Various digital parenting apps are available to help parents obtain parenting information while supporting child protection in the digital environment. However, research on the potential use of digital parenting apps in supporting modern parenting and early childhood protection remains limited. This study aims to analyze the potential use of digital parenting apps, specifically BabyCenter and Google Family Link, in modern parenting practices and early childhood protection. The study employed a descriptive qualitative approach involving 10 young parents with young children who own smartphones. Participants were selected through purposive sampling to explore their perceptions regarding the usefulness, ease of use, and potential applications of both apps. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model. The results indicate that BabyCenter is viewed as a potential source of information on child growth and development, health, nutrition, and managing sleep patterns, as well as parenting strategies appropriate for the child’s developmental stage. Meanwhile, Google Family Link is perceived as a tool that can help parents monitor their children’s digital activities, set device usage limits, and control access to inappropriate content. These findings suggest that both apps have the potential to support parenting practices while strengthening child protection in the digital environment. The uniqueness of this study lies in its examination of the potential for using BabyCenter and Google Family Link together to support modern parenting and early childhood protection, based on perceptions of usefulness and ease of use within the framework of the Technology Acceptance Model (TAM). 
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA KARTU EMOSI UNTUK MENDUKUNG KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5–6 TAHUN DI TKK NEGERI TIBAKISA Angelina Kurnia Juita; Otavani Meno; Elisa Yunita Sada
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i3.4665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media kartu emosi dalam mendukung kemampuan sosial emosional anak usia 5–6 tahun di TKK Negeri Tibakisa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 32 anak usia 5–6 tahun yang terdiri atas 12 anak laki-laki dan 20 anak perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan sosial emosional anak belum berkembang secara merata. Sebagian anak telah mampu mengekspresikan emosi dan memahami kondisi emosional teman, sedangkan sebagian lainnya masih memerlukan pendampingan dalam mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi secara tepat. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa TKK Negeri Tibakisa belum memiliki media kartu emosi yang secara khusus digunakan untuk mendukung pembelajaran sosial emosional. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kebutuhan terhadap media visual yang sederhana, menarik, mudah digunakan, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Dengan demikian, media kartu emosi dibutuhkan sebagai media pendukung pembelajaran untuk membantu guru memberikan stimulasi sosial emosional kepada anak. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar awal untuk pengembangan, validasi, dan pengujian media kartu emosi pada penelitian selanjutnya.