Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : BAHAS

Wanita Batak dalam Cerpen “Tiurmaida” Karya Hasan Al Banna: Perspektif Lacanian MUHARRINA HARAHAP
BAHAS No 86 TH 39 (2013): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i86 TH 39.2403

Abstract

Melalui analisis citra diri dan identitas wanita Batak dalam cerpen “Tiurmaida” karya Hasan Al Banna melalui perspektif Lacan ini berhasil membangun konsepsi budaya dan konsepsi semantis terhadap konsep “wanita Batak”. Ternyata tidak jauh berbeda pemaknaan “wanita” dari makna asalinya dengan “wanita” dari persepsi budaya Batak. Cinta, nafsu, hasrat, kegilaan, dan penderitaan yang terdapat dalam cerpen Tiurmaida karya Hasan Al Banna tersebut hanya merupakan bagian kebudayaan dan satuan-satuan semantik yang membangun konsep bahasa yang direalisasikan terhadap cerpen tersebut secara metonimik. Kata kunci: wanita Batak dan perspektif Lacan
FILSAFAT JAWA DALAM NOVEL-NOVEL KUNTOWIJOYO Muharrina Harahap
BAHAS Vol 28, No 3 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i3.10075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguraikan filsafat Jawa dalam novel-novel Kuntowijoyo. Ketiga novel itu adalah  Pasar (P), Mantra Pejinak Ular (MPU), serta Wasripin dan Satinah (WdS).Novel-novel Kuntowijoyo ini merupakan gambaran bagi orang yang tidak mengenal  kenyataan “ada” dengan tidak menjalankan atau mencari pengetahuan, maka dari segi etikanya orang akan  memiliki budi pekerti rendah, demikian sebaliknya. Jadi,  jelaslah bahwa antara metafisika, epistemologi, dan aksiologi dalam  filsafat Jawa masing-masing tidak dapat berdiri sendiri. Ketiga  bidang itu merupakan segi yang tidak terpisahkan dalam gerak usaha manusia menuju kesempurnaan. Dapatlah dirumuskan, dengan memakai analogi filosofi Yunani, filsafat Jawa berarti cinta kesempurnaan (the love of perfection).