p-Index From 2021 - 2026
7.065
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) Jurnal Simetris Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer) Jurnal Bina Praja JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer JURNAL ILMIAH INFORMATIKA JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI Journal of Innovation and Future Technology (IFTECH) J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan) Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Indonesian Journal of Librarianship Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat EXPLORE Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI) Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah Knowbase : International Journal of Knowledge in Database Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Data Sciences Indonesia (DSI) Jurnal Media Birokrasi JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik) Jurnal Konstituen Innovative: Journal Of Social Science Research Civitas Consecratio: Journal of Community Service and Empowerment RENATA Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Majapahit Journal of Islamic Finance dan Management Majapahit Journal of Islamic Finance dan Management Jurnal Registratie Jurnal Kecerdasan Buatan dan Teknologi Informasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Explore Jurnal Studi Pemerintahan MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Journal of Social Growth and Development Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Digital Library Service Innovation in Higher Education: : A Comparative Study of IPDN and Universiti Kebangsaan Malaysia using Diffusion of Innovation and Bibliometric Analysis Zahra Aqilah Dytihana; Mohammad Rezza Fahlevvi; Wenty Zahrati; Noordeyana Tambi
Indonesian Journal of Librarianship Indonesia Journal of Librarianship Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Department Library of Governance Institut of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/ijolib.v7i1.5950

Abstract

Background/Problem Statement: The rapid development of information technology has encouraged higher education institutions to innovate in library services, particularly through the implementation of digital libraries. However, gaps remain in service quality, levels of innovation adoption, and international collaboration among academic libraries, including those of the Institute of Home Affairs Governance (Institut Pemerintahan Dalam Negeri/IPDN) and Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Purpose: This study aims to examine the comparative innovation of digital library services at IPDN and Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) using a Diffusion of Innovation perspective to improve the quality of information services and digital literacy in higher education. Method: This research employs a qualitative approach using documentation studies supported by bibliometric analysis. Data were collected from scholarly publications, institutional reports, and documents related to the development of digital libraries at IPDN and UKM. Data analysis was conducted using a descriptive-analytical method based on Everett Rogers’ diffusion of innovation theory to examine the adoption process, innovation characteristics, and patterns of acceptance of digital library services. Result: The findings indicate that, based on five main indicators—(1) service accessibility, (2) compatibility with academic needs, (3) system complexity, (4) user adoption level, and (5) innovation sustainability—digital library services at Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) demonstrate greater advantages compared to Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). These advantages are particularly evident in broader information accessibility, higher compatibility with academic requirements, and a more significant level of innovation adoption among users. Meanwhile, IPDN shows progress in the initial implementation of innovation but still faces limitations in optimizing the utilization of digital services. In addition, the bibliometric analysis reveals a significant increase in scholarly publications related to digital libraries and digital literacy, indicating growing academic attention to these topics in a global context. Conclusion:  This study concludes that digital library services at Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) are superior to those at Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) in terms of accessibility, compatibility, and user adoption, while IPDN continues to face challenges related to system complexity and innovation sustainability. These findings contribute theoretically to the Diffusion of Innovation literature and offer practical implications for the development of digital library services in higher education.
Information Systems Analysis as a Preliminary Study for Smart Campus Development Titis Sari Putri; Mohammad Rezza Fahlevvi; Muhammad Tosan Bingamawa; Ikra Novar Rizqi; Megandaru Widhi Kawuryan
SISTEMASI Vol 15, No 6 (2026): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/stmsi.v15i6.6553

Abstract

The trend of smart campus development has increased over the past 10 years, marked by digital transformation and the implementation of IoT and big data. This trend is not limited to state and private universities; civil service universities are also participating in the development of smart campuses. Unlike state and private universities, civil service universities face limitations in internal institutional management that pose significant challenges for planning and building large projects, such as smart campuses. The smart campus development plan at the Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) is still hampered by various issues related to the management of scattered information and low use of information systems within the campus environment. Various stakeholders hold different opinions on these issues, so the nature of the problems faced remains unclear. These issues require special attention in follow-up and solution-finding, given that the implementation and use of information technology and information systems are the core of smart campus projects. This study analyzes the problem, organizes it more clearly, and identifies the root cause of the problem from scattered issues using Soft Systems Methodology (SSM) integrated with several stages of Root Cause Analysis (RCA). The identified root causes were then mapped into the smart campus dimensions: smart economy, smart society, smart environment, and smart governance. The analysis identified 27 root causes, divided into three categories: human resources, management, and policy. Of these 27 root causes, nine fall within the smart campus dimension, namely the smart economy, smart society, and smart governance subdimensions.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA SOSIALISASI PROGRAM WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI LINGKUNGAN UPPD KABUPATEN BREBES Titis Sari Putri; Mohammad Rezza Fahlevvi; Ari Apriyansa; Ranang Zulfikram; Miyosi Nur Fajri; Devid Devid; Hengki Andika Putra; Aprina Putri Sanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v2i1.2079

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dengan pemanfaatan media sosial sebagai sarana kampanye dan sosialisasi. Teknik kampanye yang dilakukan dengan mengembangkan konten Instagram dan Tiktok. Penelitian ini terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Selain melalui pemanfaatan media sosial, dalam pengabdian ini juga dilakukan upaya pendataan dan validasi data pembayaran pajak door to door selama 30 hari. Tantangan yang dihadapi selama melakukan pengabdian antara lain konten yang dibuat kurang variatif dan interaksi yang terbatas dengan masyarakat baik via media social maupun langsung. Tantangan tersebut diatasi dengan melakukan perbaikan konten dengan mengembangkan konten lebih kreatif serta melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat dari rumah ke rumah membantu meningkatkan partisipasi. Media sosial terbukti menjadi alat yang ampuh ketika dipadukan dengan pendekatan langsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa media sosial efektif digunakan sebagai sarana kampanye dan sosialisasi untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan baik melalui pemanfaatan media sosial serta keterlibatan dan kesadaran publik yang lebih tinggi.
Analisis Kesiapan Infrastruktur Dalam Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Kabupaten Aceh Barat Daya AIRA SYATRA ULAYYA; MOHAMMAD REZZA FAHLEVVI; IKRA NOVAR RIZQI
JSI (Jurnal Sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol. 12 No. 2 (2025): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer dan Desain - Unsurya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v12i2.1468

Abstract

Di era digital, transformasi digital menjadi kebutuhan penting bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan administrasi dan pelayanan publik. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominsa) berperan sebagai instansi utama dalam pelaksanaan SPBE. Akan tetapi, implementasi SPBE di Kabupaten Aceh Barat Daya masih menghadapi kendala, terutama dari sisi kesiapan infrastruktur. Penelitian ini menggunakan teori e-government dari Indrajit dengan tiga dimensi: dukungan, kapasitas, dan manfaat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan keterbatasan jaringan internet, kurangnya perangkat teknologi yang memadai, serta minimnya SDM yang kompeten di bidang teknologi informasi. Selain itu, dukungan pimpinan daerah juga dinilai belum maksimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya konkret berupa peningkatan infrastruktur, penguatan kapasitas SDM, serta perencanaan anggaran yang tepat agar implementasi SPBE dapat berjalan efektif, efisien, dan berkelanjutan demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan modern.
Kerangka Konseptual Penerapan Genetic Algorithm dalam Penguatan Manajemen Risiko Bencana Pergerakan Tanah di Desa Gemulung, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon Mohammad Rezza Fahlevvi; Ikhbaluddin; Abdurohim; Muhammad Ditra Madyatama
Jurnal Konstituen Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Konstituen
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jk.v8i1.6153

Abstract

Bencana pergerakan tanah merupakan ancaman serius yang berulang di Desa Gumulung Lebak dan Gumulung Tonggoh, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, mengancam permukiman padat dan lahan pertanian produktif. Kapasitas pemerintah desa dalam manajemen risiko bencana masih sangat terbatas, terutama pada aspek identifikasi zona risiko, perencanaan jalur evakuasi, dan alokasi sumber daya darurat. Penelitian ini bertujuan mengusulkan kerangka penerapan Genetic Algorithm (GA) sebagai instrumen optimasi dalam sistem manajemen risiko bencana pergerakan tanah berbasis kapasitas pemerintah desa. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis konten terhadap literatur akademis, standar BNPB, serta kajian teoritis algoritma genetika. Hasil kajian menunjukkan bahwa GA mampu mengoptimalkan tiga komponen utama yakni pemetaan zona risiko berbasis data geospasial, penentuan jalur evakuasi optimal dengan meminimalkan jarak dan waktu tempuh, serta distribusi sumber daya darurat yang efisien. Model konseptual yang diusulkan mengintegrasikan GA dalam empat tahapan siklus manajemen bencana: mitigasi, kesiapsiagaan, respons, dan pemulihan. Faktor penghambat implementasi meliputi keterbatasan infrastruktur digital di tingkat desa, ketersediaan data geospasial yang akurat, serta kapasitas sumber daya manusia. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi pentahelix antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, perguruan tinggi, sektor swasta, dan masyarakat sebagai prasyarat keberhasilan adopsi teknologi GA dalam tata kelola bencana lokal.
Cybersecurity Maturity Assessment of Jakarta Smart City Public Service Infrastructure Using NIST CSF 2.0 Pratama, Daffa Aryasatya; Fahlevvi, Mohammad Rezza; Wulan, Puspa Ira Dewi Candra
Jurnal Studi Pemerintahan Vol 17, No 2 (2026): July 2026 (INPRESS)
Publisher : Department of Government Affairs and Administration, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jsp.v17i2.534

Abstract

Digital transformation is driving local governments to develop Smart City ecosystems to enhance public service efficiency and institutional accountability. Cybersecurity vulnerabilities in Jakarta’s governance have manifestly materialised through a series of incidents that undermine public trust in government digital services, including a 2023 breach of the JAKI application, a 2024 web defacement of the official DKI Jakarta portal, an 81 GB document leak in May 2025, and the 2024 ransomware attack on the National Data Centre that disrupted 282 government agencies. This study pursues two primary objectives: to assess the cybersecurity maturity level of Jakarta Smart City (JSC) based on the NIST Cybersecurity Framework (CSF) 2.0, and to examine its implications for advancing the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 16 (Strong Institutions), SDG 9 (Resilient Infrastructure), and SDG 11 (Sustainable Cities). The study employs a descriptive qualitative case study design, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentary analysis conducted at the Department of Communication, Information, and Statistics of DKI Jakarta Province between December 2025 and January 2026. Maturity was assessed across 22 controls spanning the six core NIST CSF 2.0 functionsGovern, Identify, Protect, Detect, Respond, and Recoverusing the Capability Maturity Model Integration (CMMI) scoring approach. The findings place Jakarta Smart City at an overall CMMI average of 3.13, within Tier 3 (Repeatable), indicating that cybersecurity policies and controls are formally documented and consistently applied. Protect scored highest at 3.60, driven by mature IAM and infrastructure resilience, while Identify and Detect scored lowest at 3.00, primarily due to the absence of explicit data flow mapping. The study concludes that advancing cybersecurity maturity contributes significantly to reliable digital public services and public trust, thereby supporting sustainable Smart City governance aligned with SDG targets.
Integrasi Big Data Dan Iot Dalam Sistem Peringatan Dini Bencana di Indonesia: : Systematic Literature Review Vivi Dwi Ardiyanti; Diva Paradiba; Javanca Sem Brian Sinaga; Mohammad Rezza Fahlevvi; Putri Berlian Aulia Rizkiyana
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v8i1.6362

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara paling rawan bencana alam di dunia, yang secara rutin menghadapi ancaman banjir, gempa bumi, tsunami, tanah longsor, dan kebakaran hutan. Integrasi teknologi Big Data dan Internet of Things (IoT) membuka peluang signifikan untuk meningkatkan kapasitas sistem peringatan dini bencana yang dikelola pemerintah. Kajian sistematis ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis literatur ilmiah yang membahas penerapan Big Data dan IoT dalam sistem peringatan dini bencana alam di Indonesia. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA, sebanyak 21 artikel ilmiah yang diterbitkan antara 2021–2023 dianalisis secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi Big Data dan IoT terbukti mampu meningkatkan akurasi deteksi dini, mempercepat diseminasi peringatan kepada masyarakat, dan memperkuat kapasitas respons pemerintah terhadap bencana. Di antara artikel yang berfokus pada satu jenis bencana spesifik, banjir paling banyak dikaji (6 artikel), diikuti gempa bumi (4 artikel), sementara tsunami, kebakaran hutan/lahan, dan tanah longsor masing-masing baru diwakili satu artikel; sekitar sepertiga artikel (8 dari 21) berupa kerangka kerja atau tinjauan bersifat umum/multi-bencana. Tantangan utama yang teridentifikasi meliputi keterbatasan infrastruktur jaringan di daerah terpencil, interoperabilitas sistem antar lembaga, pembiayaan, dan kesiapan SDM. Kajian ini merekomendasikan penguatan kolaborasi antara BMKG, BNPB, dan BPBD daerah melalui platform data terpadu berbasis IoT dan Big Data sebagai prioritas kebijakan nasional pengurangan risiko bencana.  
Co-Authors Abdurohim Abrory, Yudhistira Abubakar, Asti Astari Ade Setiawan, Farid Adiguna Ahlul Bai’at Ahmad Ali Zanki Ahmad Fikri Rahman AIRA SYATRA ULAYYA Aji Bayu Ramadhan Akbar, Mohammad Irham Alifkah, Muhammad Haerul Alwan Syarofi Anugerah, Muhammad Wahyu Anugrah, Lalu Reza Apriansya, Ari Aprina Putri Sanda Ari Apriyansa Ariandi, Wahyu Arif Abdul Rahman Sakhi Arya Pangestu Azhari SN Bahar, Ana Aulia Basnella, Rindu Belfin Aldriano Bonai Buding, Asri Deddy Zakarias Armando Ballu Devid Devid Dhita Satria Aprilliana Putra Diana Romauli Tanggo Ledeng Mandala Dimas, Muhamad Diminaka Tebai Diva Paradiba Eduardus Julio Bastian Matutina Faisal Akbar Faisal Akbar Nasution Fajar Nurmansyah Falah, Rifki Zainal Frezy Albertus Silaban Haiqal, Rif’at Dwiki Hardiansyah, Richo Hengki Andika Putra Ihcsan, Muhammad Ikhbaluddin Ikra Novar Rizqi Ikra Novar, Rizqi Ilham Pratama Irham Akbar, Mohammad Javanca Sem Brian Sinaga Joshua Faitri Ick Kastella, Tzarina Aaliyah Muzdalifah Kelana, Muhammad Azanil Kodrat Alkauzar Alda Kusuma, Kadek Agus Prasdya Indra Lalang Pratama Akhmad Putra Lelly Triatni Siregar Lina Marlina Lubis, Ahmad Rifki M.Y Divan Wanimbo Madiya, Rehuelli Mandala, Diana Romauli Tanggo Ledeng Manik, Irvan Alvharel Ginting Maulana, Achmat Megandaru Widhi Kawuryan Miyosi Nur Fajri Muaafii, Daffa Ammar Muhamad Dimas Muhammad Athaillah Akbar Iskandar Muhammad Ditra Madyatama Muhammad Reza Pahlevi Muhammad Tosan Bingamawa Munawwar, Rais Fakhri Noordeyana Tambi Nur Azizah Heriyani Putri Nurhikmah Dhita Sari Pandega, Laksmana Rajwa Pangemanan, Kristina Carlen Parhusip, Reynaldo Joy Christian Pratama, Daffa Aryasatya Pratama, Risnu Pratiwi, Annisa Dhea Purwowicaksono, Rizki Putri Berlian Aulia Rizkiyana Putrie Saridewi Ranang Zulfikram Ratih Latifah Anggraini Rezkiadi, Faqih Septiya Riris Prasetyo Rompas, Veronica Rozali Ilham Safitri, Khairunnisa Dian Salsabillah, Wanda Thalia Sekira, Selvi Septiandi Harhari, Nurfadhilah Sinaga, Eimanisura Tambi, Noordeyana Tebai, Norlince G Theresia Farica De Ganza Titis Sari Putri Tyas Wijaya, Luna Ayuning Vivi Dwi Ardiyanti Wahyu Ariandi Wenty Zahrati Widiya Yuska Wulan, Puspa Ira Dewi Candra Zahra Aqilah Dytihana Zahra Aqilah Dytihana Zahra Aqilah Dytihana Zahra Aqilah Dytihana Zahrati, Wenty Zikri Hadi Prawira