Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

RESOR APUNG DI TUMBAK, KABUPATEN MINAHASA TENGGARA: Design with Nature Yosua S. S. Koluku; Renny Syafriny; Steven Lintong
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 12 No. 1 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor Pariwisata termasuk dalam salah satu penunjang sektor ekonomi yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, pelestarian kekayaan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada di Indonesia adalah hal yang penting untuk memajukan sektor pariwitasa yang ada. Hal ini juga terjadi di aktivitas pemerintahan yang ada di Sulawesi Utara. Dengan mengambil salah satu daerah yang ada di Sulawesi Utara, tepatnya Kabupaten Minahasa Tenggara dengan spesifikasi desa Tumbak, untuk memanfaatkan kekayaan alam yang ada pada daerah tersebut. Objek rancangan ini mengambil kawasan pantai yang ada di daerah desa Tumbak, karena beberapa area kawasan pantai yang ada belum terolah bahkan tidak tersentuh. Sehingga untuk mengoptimalisasi potensi alam yang ada di Minahasa Tenggara, dibutuhkan fasilitas objek rancagan yang ayak sekaligus dapat memperkenalkan potensi alam yang ada kepada masyarakat luas. Selain itu, dengan adanya lokasi yang dapat diolah, sehingga pemanfaatan untuk menjadi sektor pariwisata di desa Tumbak adalah dengan menghadirkan objek rancangan Resor yang memenuhi fungsi hunian serta fungsi rekreasi. Kekayaan alam yang dimiliki oleh desa Tumbak sendiri adalah faktor utama yang penting untuk menciptakan ruang tinggal dan ruang ber-rekreasi bagi masyarakat lokal maupun unternasional. Dengan pendekatan tema Design with Nature terhadap objek ranncangan akan semakin mendukung pemanfaatan sumber daya alam desa Tumbak. Dengan segala kearifan lokal yang ada pada desa Tumbak, hal ini dapat memenuhi seluruh kebutuhan penciptaan objek rancangan yang ada. Mulai dari penggunaan material bagi objek rancangan, pengolahan tapak untuk aktivitas wisata membuat nilai pariwisata yang ada di desa Tumbak semakin maju dan asri. Kata Kunci : Resor, Tumbak, Design with Nature
MALL OTOMOTIF DI MANADO: Arsitektur Kontemporer Hiskia Simbar; Pierre H. Gosal; Steven Lintong
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu kota Provinsi Sulawesi Utara adalah kota Manado yang saat ini sedang berkembang di berbagai bidang, salah satunya yaitu industri otomotif. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan jumlah kendaraan dan jumlah kepemilikan kendaraan di Kota Manado per bulannya. Beragam layanan otomotif seperti dealer otomotif, bengkel, dan retail/took hadir dan terus berkembang di kota Manado dengan tidak terkonsentrasi pada satu titik namun tersebar luas di beragam penjuru kota. Meningkatnya jumlah penggunaan kendaraan di Kota Manado, belum berbanding lurus dengan ketersediaan suatu wadah terpusat yang memfasilitasi segala keperluan masyarakat dan distributor kendaraan sendiri. Perhatian lainnya adalah kesulitan suku cadang bagi pemilik kendaraan merk luar karena diperlukan proses indent yang bisa memakan waktu berbulan-bulan.. Penerapan Arsitektur Kontemporer pada bangunan Mall Otomotif merupakan sebuah metode untuk mengekspresikan suatu wadah, yang di rancangkan dengan bentuk unik untuk menarik minat masyarakat sekitar. Dengan harapan massa yang bersangkutan dapat menampilkan juga memperlihatkan suatu kualitas tertentu dalam mengekspresikan kemajuan teknologi dengan gaya arsitektur yang leluasa. Kata Kunci: Mall, Otomotif, Kontemporer
GMIM CENTER DI TOMOHON: Arsitektur Simbolis Keyvin I. L. Rembon; Ricky M.S. Lakat; Steven Lintong
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 12 No. 4 (2023): DASENG Volume 12 Nomor 4, Oktober 2023
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gereja Masehi Injil Minahasa (GMIM) adalah sebuah denominasi Kristen Protestan yang mendalam dan sangat berpengaruh di wilayah Sulawesi Utara, Indonesia. Kebutuhan akan fasilitas rohani bagi jemaat GMIM di wilayah ini merupakan suatu aspek yang sangat penting, namun belum sepenuhnya terpenuhi. Meskipun Sinode GMIM telah menyediakan berbagai fasilitas seperti gereja, sekolah, perguruan tinggi, kantor Sinode, dan rumah sakit, pembangunan Gedung Serbaguna yang dikenal sebagai GMIM CENTER masih terabaikan. Hal ini menjadi relevan mengingat wilayah Sinode GMIM yang luas dan beragam kegiatan yang diadakan setiap tahun di tingkat Sinode. Tujuan utama penelitian ini adalah merancang GMIM CENTER dengan pendekatan tema Arsitektur Simbolis, menciptakan bangunan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai karya arsitektur yang memancarkan nilai-nilai kekristenan. Penelitian ini mencari solusi bagaimana merancang GMIM CENTER yang mampu menampung berbagai kegiatan jemaat GMIM dengan tema arsitektur simbolis. Penelitian ini juga berupaya menciptakan bangunan serbaguna yang dapat memenuhi kebutuhan jemaat GMIM serta menjadi lambang kekristenan. Kendati terdapat keterbatasan sumber daya dan data, diharapkan penelitian ini akan memberikan pandangan yang berharga dalam merancang GMIM CENTER yang menjadi bagian penting dalam kehidupan jemaat GMIM di Sulawesi Utara. Kata Kunci: GMIM, Arsitektur Simbolis, Tomohon
TECHNO PARK DI TOMOHON: Implementasi Biophilic Architecture Valencia Z. G. Suawa; Julianus A. R. Sondakh; Steven Lintong
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan SDM dan IPTEK merupakan salah satu strategi untuk mengatasi masalah perekonomian antara lain dengan membuka lapangan penelitian dan pengembangan kewirausahaan dengan akses penggunaan teknologi, serta menyediakan sebuah wadah yang menawarkan berbagai pelayanan kemudian dapat memberikan akses terhadap ruang/lokasi dengan aturan yang fleksibel. Techno Park ini sendiri merupakan kawasan bangunan berkonsep edutainment (educatifentertainment) yang diperuntukan bagi pengembangan teknologi berdasarkan kepentingan bisnis. Objek ini sebagai wadah untuk pengembangan start up, inovasi produk, dan komersialisasi hasil riset teknologi, Juga dapat menjadi tempat untuk meningkatkan skill dan pengetahuan masyarakat akan bidang pendidikan dan riset, dengan akses teknologi, sehingga nantinya masyarakat dapat mengembangkan dan mengkomersialisasikan ide-ide kreatif, yang nantinya akan menjadi sebuah inovasi yang bermanfaat. Kata Kunci: Techno Park, Biophillic Architecture
IMPLEMENTASI KONSEP ARSITEKTUR ORGANIK (FRANK LLOYD WRIGHT) PADA PERANCANGAN RESORT DI DANAU MOAT Agung W. Matfiqih; Cynthia E. V. Wuisang; Steven Lintong
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 13 No. 1 (2024): DASENG Volume 13 Nomor 1, Februari 2024
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang dengan perkembangan Tempat Wisata di Bolaang Mongondow Timur yang semakin hari semakin bertambah namun banyak fasilitas yang belum tersedia di Bolaang Mongondow seperti Tempat penginapan untuk menampung para Wisatawan yang datang menjadi permasalahan saat ini di Bolaang Mongondow Timur,dengan perencanaan dan perancangan Objek Resort di Danau Moat ini dapat melengkapi Fasilitas di Bolaang Mongondow Timur. Dan juga kurangnya lapangan kerja untuk masyarakat yang ada di sekitar lokasi yaitu di desa Moat Kecamatan Modayag namun dengan adanya Objek Resort ini dapat menambah lapangan kerja untuk Masyarakat sekitar. Hasil dari objek ini adalah untuk membuat perencanaan dan perancangan Resort di Danau Moat dengan Tema Arsitektur Organik Frank Llyod Wright,dengan Tema ini Bangunan akan selaras dengan Tapak dan Tidak merusak lingkungan sekitar dan menggunakan Material Alami yang ada di sekitar. Kata Kunci: Resort di Danau Moat, Arsitektur Organik Frank Lloyd Wright.
Study of the Implementation of the Occupational Safety and Health Management System (SMK3) in Construction Work Companies in the City of Manado Leidy Magrid Rompas; Steven Lintong; Theo Kurniawan Sendow
Jurnal Multidisiplin Madani Vol. 4 No. 8 (2024): August 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/mudima.v4i8.11412

Abstract

Occupational Safety and Health (K3) is crucial for companies with high risks of workplace accidents, particularly those involved in construction work. However, many workplace accidents still occur due to inadequate implementation of the Occupational Safety and Health Management System (SMK3). This situation may be influenced by several contributing factors. A comprehensive literature review of previous studies was conducted to identify the factors contributing to the poor implementation of SMK3 in construction companies. The findings suggest that the key factors include compliance with legal regulations, commitment to K3 policies, human and environmental factors, financial constraints, and government support. Based on these findings, a study on the implementation of the Occupational Safety and Health Management System (SMK3) in construction companies in Manado is necessary