Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penerapan Model Think Pair Share (TPS) untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V Ramadhani, Latifah; Idrus, Nur Abidah; Sulhadri, Yusvita
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 4, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v4i2.62255

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus, yang setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sesi. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah 16 siswa kelas V SD Negeri Bawakaraeng 2. Teknik pengumpulan data meliputi lembar observasi untuk mengukur aktivitas siswa dan tes untuk menilai keterampilan berbicara siswa. Teknik analisis data meliputi analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) efektif meningkatkan keterampilan berbicara siswa, terbukti dengan peningkatan persentase kemahiran siswa dalam keterampilan berbicara dari 68,18% pada siklus I menjadi 80,12% pada siklus II. siklus. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran juga meningkat dari 61,6% pada siklus I menjadi 88,83% pada siklus II. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SD Negeri Bawakaraeng 2. Model ini direkomendasikan untuk diterapkan di kelas lain yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Sekolah juga harus memfasilitasi pelatihan bagi guru untuk menguasai penerapan model pembelajaran inovatif seperti Think Pair Share (TPS).
PKM Pelatihan Taktik Bermain Sepakbola Pada Siswa Ekstrakurikuler di SMP PGRI Barembeng Saharullah, Saharullah; Idrus, Nur Abidah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola pertahanan ini diperlukan supaya penyerang lawan tidak mampu menguasai bola dengan baik. Teknik ini memiliki keunggulan yakni Anda dapat mematikan pergerakan lawan karena hanya fokus menjaga satu pemain saja. Kelebihan dari teknik ini Anda tidak perlu beranjak dari posisi asli ketika merebut bola dari lawan. Hal itu membuat sebuah tim akan lebih mudah mengawali serangan balik ke wilayah lawan ketika sudah menguasai bola. Untuk menjadi penyerang andal, Anda harus menguasai teknik mengoper satu-dua. Tujuannya untuk mengelabui lawan saat berada di lini pertahanan lawan. Pemain dapat menggunakan 3 bagian kakinya untuk mengoper bola, yaitu kaki bagian dalam, bagian luar dan punggungan kaki. Dalam strategi ini, ada satu pemain yang bertugas sebagai tembok. Pemain tembok tak hanya menerima umpan, ia juga harus melepaskan umpan kembali kepada sang rekan yang sebelumnya telah memberikannya umpan kepadanya. Sebagaimana yang telah kita ketahui, salah satu cabang olahraga yang dimainkan dengan berkelompok adalah sepak bola. Permainan ini membutuhkan 11 pemain dalam setiap timnya. Dalam memenangkan permainan sepak bola, maka dibutuhan kerjasama tim agar bola yang di bawa tidak direbut lawan. Walaupun dalam setiap gawang ada penjaganya, tapi pemain bek harus tetap ada sehingga bola bisa di jaga dan tidak sampai masuk kedalam gawang. Selain kombinasi di atas, jangan lupa juga gunakan teknik permaian sepak bola yang baik dalam setiap permainan seperti menahan, membawa, dan menendang bola. Dan selain itu, strategi dalam menyerang dan bertahan juga dibutuhkan dalam tim sesuai dengan kondisi masing-masing tim tersebut. Dalam menentukan strategi yang baik, tentu setiap individu harus benar-benar paham terlebih dahulu pola pertahanan dan penyerangan sepak bola. Permasalahan di alami siswa ekstrakurikuler SMP PGRI Barembeng diatas sebagai berikut: (1) Siswa eksrakurikuler belum mengetahui taktik menyerang dalam permainan sepakbola dengan pola yang baik. (2) Siswa eksrakurikuler belum mengetahui taktik bertahan dalam permaina sepakbola dengan pola yang baik. Diharapkan melalui pelatihan ini Siswa eksrakurikuler dapat meningkatkan pengetahuan tentang taktik menyerang dan bertahan dalam permainan sepakbola. Ada 2 aspek solusi yang akan di fokuskan dalam pelatihan nantinya yaitu bagaimana siswa ekstrakurikuler SMP PGRI Barembeng mangetahui taktik menyerang dalam permainan sepakbola dan bagaimana siswa ekstrakurikuler SMP PGRI Barembeng mengetahui taktik bertahan dalam permainan sepakbola. Metode pelaksanaan pelatihan taktik menyerang dan bertahan dalam permainan sepakbola ada 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan kegiatan, observasi, evaluasi. Hasil observasi kepada siswa pada saat pelatihan taktik bermain sepakbola pada siswa ekstrakurikuler di SMP PGRI Barembeng menunjukkan hasil yang baik hal ini kemampuan pemahaman siswa meningkat mengenai taktik yang digunakan dengan kombinasi pola permainan seperti 3-5-2 dan 4-4-2, baik secara bertahan maupun menyerang yang dilaksanakan sesuai intruksi di berikan. Mampu mamahami dengan baik taktik bermain atau dasar pemikiran yang dirancang dan diterapkan dalam permainan oleh individu, kelompok atau tim untuk memenangkan pertandingan secara sportif.  
PKM Pelatihan Metode Show and Tell Berbicara pada Siswa UPT Spf SDN Kumala Idrus, Nur Abidah; Saharullah, Saharullah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada siswa salah satunya mengubah metode pembelajaran konvesional yang selama ini diterapkan. Guru setidaknya harus memiliki kreativitas dalam memilih metode pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa. Harapannya metode yang tepat akan menumbuhkan keaktifan siswa dan memberi ruang berekpresi guna meningkatkan keterampilan berbicara. Siswa dalam peningkatan keterampilan berbicara melalui metode show and tell meliputi lima komponen yaitu kelancaran, ketepatan pilihan kata (diksi), struktur kalimat, kelogisan dan komunikatif pada siswa UPT SPF SDN Kumala Hasil pelaksanaan pembelajaran keterampilan berbicara menggunakan metode show and tell berjalan sesuai dengan harapan dengan terjadinya peningkatan pengetahuan siswa, pengabdi bersama dengan guru berdiskusi mengenai tata cara pembelajaran berbicara dengan menggunakan metode show and tell. Peningkatan pengetahuan siswa dengan metode pembelajaran yang diterapkan, pengabdi menyampaikan manfaat dari metode pembelajaran tersebut dengan menggunakan gambar sebagai media dapat memudahkan siswa dalam berinspirasi sehingga dapat bercerita dengan mudah, alur ceritanya menjadi terarah. Dengan penekanan seperti itu m e m b u a t memotivasi siswa lebih aktif dalam pembelajaran
Penerapan Model Think Pair Share (TPS) untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V Ramadhani, Latifah; Idrus, Nur Abidah; Sulhadri, Yusvita
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.62283

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus, yang setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sesi. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah 16 siswa kelas V SD Negeri Bawakaraeng 2. Teknik pengumpulan data meliputi lembar observasi untuk mengukur aktivitas siswa dan tes untuk menilai keterampilan berbicara siswa. Teknik analisis data meliputi analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) efektif meningkatkan keterampilan berbicara siswa, terbukti dengan peningkatan persentase kemahiran siswa dalam keterampilan berbicara dari 68,18% pada siklus I menjadi 80,12% pada siklus II. siklus. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran juga meningkat dari 61,6% pada siklus I menjadi 88,83% pada siklus II. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SD Negeri Bawakaraeng 2. Model ini direkomendasikan untuk diterapkan di kelas lain yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Sekolah juga harus memfasilitasi pelatihan bagi guru untuk menguasai penerapan model pembelajaran inovatif seperti Think Pair Share (TPS).Kata Kunci: Think Pair Share (TPS); Keahlian berbicara; Model pembelajaran.
PENERAPAN MODEL PQ4R UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS VB SDN BAWAKARAENG 2 Kurniati, Kurniati; Idrus, Nur Abidah; Sulhadri, Yusvita
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.62281

Abstract

Abstrak Salah satu hal krusial dalam pembelajaran adalah penerapan model pembelajaran yang dapat mengakomodir pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VB. Pendekatan yang digunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian yaitu 20 siswa dan 1 guru kelas VB SDN Bawakaraeng 2. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Data diperoleh dengan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis 4 tahap kegiatan yaitu: (1) Pengumpulan data, (2) Reduksi data, (3) Penyajian data dan (4) Penarikan Kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran dengan menerapkan model PQ4R. Berdasarkan data hasil penelitian pada siklus I hasil observasi guru  berada pada kategori C (72,68%), hasil observasi siswa berada pada kategori C (72,22 %) dan hasil evaluasi membaca pemahaman siswa menunjukkan kategori C (65%). Kemampuan membaca siswa meningkat pada siklus II hasil observasi guru berada pada kategori B (94,44%) hasil observasi siswa berada pada kategori B (90,27%) dan hasil membaca pemahaman siswa 90% dan berada pada kategori B. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran Preview, Question, Read, Reflect, Recite,Review (PQ4R) dapat meningkatkan proses dan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VB SDN Bawakaraeng 2. Kata Kunci: Model Pembelajaran PQ4R, Membaca Pemahaman, PTK
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Google Classroom terhadap Minat Belajar Siswa dalam Pembelajaran Matematika pada Masa Pandemi COVID-19 Idris, Asniar; Idrus, Nur Abidah; Amrah, Amrah
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v4i2.2857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan aplikasi Google Classroom dan minat belajar siswa dalam pembelajaran Matematika, serta menguji pengaruh aplikasi Google Classroom terhadap minat belajar siswa di kelas IV SD Inpres BTN Ikip 1, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimen dengan desain deskriptif dan metode regresi linear sederhana untuk mengetahui hubungan antara variabel tanpa perlakuan tertentu. Variabel independen (X) adalah penggunaan aplikasi Google Classroom, sedangkan variabel dependen (Y) adalah minat belajar siswa dalam Matematika. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas IV SD Inpres BTN Ikip 1 tahun ajaran 2021/2022, dengan sampel sebanyak 70 siswa yang dipilih melalui teknik sampling tertentu. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis melalui analisis deskriptif serta statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Google Classroom dan minat belajar siswa berada dalam kategori cukup. Selain itu, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara penggunaan Google Classroom terhadap minat belajar siswa dalam Matematika.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Wordwall Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas V SD Pada, Amir; Idrus, Nur Abidah; Salokang, Elmiani
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 4, No 4 (2025): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v4i4.74319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran wordwall terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas V UPT SPF SD Inpres Barombong 2. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dan desain penelitian menggunakan Quasi Experimental dengan tipe tipe Nonequivalent Control Group Design. Data analisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Gambaran pelaksanaan proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran wordwall selama dua kali pertemuan, keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran meningkat hingga mencapai kategori sangat baik, (2) gambaran hasil belajar pendidikan pancasila pada siswa mencapai kategori sangat tinggi, (3) Terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran wordwall terhadap hasil belajar pendidikan pancasila siswa dibuktikan dengan hasil uji hipotesis menggunakan rumus Independent Sample t-Test berbantuan IBM SPSS Statistic.
Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa di SD Inpres 12/79 Tellangkere Kabupaten Bone Rahim, Nurfa; Idrus, Nur Abidah; Raihan, Siti
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i2.41924

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran think pair share untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SD Inpres 12/79 Tellangkere Kabupaten Bone. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif atau Penelitian Kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari dua pertemuan dengan tahapan kegiatan perencanaan meliputi, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran TPS dan keterampilan berbicara siswa. Subjek penelitian adalah guru dan seluruh peserta didik kelas V SD yang berjumlah sebanyak 21 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pendataan dan non tes. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi guru dan peserta didik serta lembar penilaian keterampilan berbicara siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas V SD Inpres 12/79 Tellangkere Kabupaten Bone pada siklus I presentase eterampilan berbicara siswa adalah 52,6% berada da siklus II mengalami peningkatan yaitu 81,3% berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat diartikan bahwa penerapan model pembelajaran TPS dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SD Inpres 12/79 Tellangkere Kabupaten Bone. Kata Kunci: Model pembelajaran Think Pair Share, keterampilan berbicara, siswa kelas V.   
INTEGRATION OF SCHOOL HEALTH BUSINESS TRIAS AND ADIWIYATA PROGRAM TO REALIZE ENVIRONMENTALLY FRIENDLY SCHOOLS (CASE STUDIES IN SCHOOLS BANGKALA DISTRICT, JENEPONTO REGENCY) Sahabuddin, Erma Suryani; Idrus, Nur Abidah; Amrah, Amrah; Putrawan, Muh Rizah; Anggraeni K, Dwi Putri
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 6 No 3 (2024): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v6i3.1227

Abstract

This study uses a qualitative descriptive method to describe and interpret the Analysis of the Implementation of the School Health Triad (UKS) and Adiwiyata in five elementary schools in Bangkala District, Jeneponto Regency. The purposive sampling method was used to select schools, and data was collected through semi-structured interviews, observations, and documentation. This research focuses on the evaluation of the implementation and Adiwiyata based on the participation of students, parents, health agencies, teachers, and school staff. The results show that although efforts have been made, the implementation has not been optimal due to constraints such as lack of space facilities and lack of health education. Health services are still limited to activities from the health center without the active involvement of teachers. Meanwhile, the Adiwiyata program has not been fully integrated into the curriculum, but reforestation activities have been carried out with the participation of school residents and the local government. Data analysis uses qualitative descriptive techniques that include data reduction, data presentation, and conclusion drawn, by ensuring the validity of the data through triangulation methods. This study concludes that efforts for the implementation of UKS and Adiwiyata have been made, but it is still necessary to solve several obstacles to improve health and the environment in schools, such as the separation of the UKS room from other rooms is needed to be more effective, training and coaching for Supervisors is also important so that in the implementation of health counseling, the involvement of the health center is not always needed, in addition, The school is expected to become an Adiwiyata school, because the implementation is almost similar
PENGARUH KETERLIBATAN ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD TELKOM MAKASSAR IDRUS, NUR ABIDAH; MUNANDAR, ARIS; H, NURHIKMA; YAYA , YAYA; NURHIDAYAH, NURHIDAYAH
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i4.3794

Abstract

This study is an ex-post facto study which aims to determine whether there is an influence of parental involvement on the learning motivation of fifth grade students at SD Telkom Makassar. The independent variable in this study is parental involvement, while the dependent variable is student learning motivation. The population in this study were all fifth grade students at SD Telkom Makassar with a population of 84 students, while the sample was taken from a total population of 84 students. The data obtained from the research were obtained by providing a parental involvement questionnaire and a student learning motivation questionnaire. Data analysis techniques used are descriptive statistics and inferential statistics. Based on the results of descriptive statistical analysis showed that the involvement of class V parents was in the very good category, and students' learning motivation was in the very good category, while the inferential statistical analysis obtained the value of Sig. Deviation From Linearity of 0.528 is greater than 0.05. It can be concluded that there is a significant influence between parental involvement on the learning motivation of fifth grade students at SD Telkom Makassar. ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitiann ex-post facto yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterlibatan orang tua terhadap motivasi belajar siswa kelas V SD Telkom Makassar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah keterlibatan orang tua, sedangkan variabel terikatnya adalah motivasi belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Telkom Makassar dengan populasi 84 siswa, sedangkan sampelnya diambil dari jumlah populasi sebanyak 84 siswa. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan angket keterlibatan orang tua dan angket motivasi belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua kelas V dengan kategori sangat baik, dan motivasi belajar siswa berada pada kategori sangat baik sedangkan analisis statistik inferensial diperoleh nilai Sig. Deviation From Linearity sebesar 0,528 lebih besar dari 0,05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara keterlibatan orang tua terhadap motivasi belajar siswa kelas V SD Telkom Makassar.