Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIME TOKEN BERBANTUAN PICTURE PUZZLE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA KELAS V SD INPRES JIPANG Aulia , Azizah; Sahabuddin , Erma Suryani; Idrus, Nur Abidah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34700

Abstract

Peserta didik pasif dalam pembelajaran karena kurang dilibatkan dalam pembelajaran akibat dari pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan yaitu: (1) untuk menggambarkan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe time token berbantuan picture puzzle terhadap hasil belajar IPA pada kelas V SD Inpres Jipang, (2) untuk menggambarkan hasil belajar IPA pada kelas V SD Inpres Jipang, dan (3) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe time token berbantuan picture puzzle terhadap hasil belajar IPA kelas V SD Inpres Jipang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis Quasi Eksperimental tipe non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas V SD Inpres Jipang, sampelnya 15 peserta didik kelas Va dan 15 peserta didik kelas Vb yang dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING COMPOSITION (CIRC) TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III UPT SPF SDN 290 TAHEBATU KABUPATEN BULUKUMBA Amalia, Rizki Nur; Idrus, Nur Abidah; Nurfaizah, Nurfaizah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36852

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan model pembelajaran cooperative integrated reading composition (CIRC) terhadap keterampilan membaca pemahaman pada mata pelajaran bahasa indonesia siswa kelas III di UPT SPF SDN 290 Tahebatu Kabupaten Bulukumba, untuk mengetahui gambaran keterampilan membaca pemahaman pada mata pelajaran bahasa indonesia siswa kelas III di UPT SPF SDN 290 Tahebatu Kabupaten Bulukumba, untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran cooperative integrated reading composition (CIRC) terhadap keterampilan membaca pemahaman pada mata pelajaran bahasa indonesia siswa kelas III di UPT SPF SDN 290 Tahebatu Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Quasi Experiment dengan tipe nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III yang meliputi siswa kelas III A dan III B. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 22 siswa kelas III A dan 22 siswa kelas III B yang dipilih dengan teknik total sampling. Data analisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian: (1) Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan model Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) yang berlangsung selama dua pertemuan menunjukkan adanya peningkatan dari setiap keterlaksanaan sintaks atau langkah model. Hal ini dipengaruhi oleh maksimalnya keterlaksanaan sintaks pertama yakni pada tahap penyajian data. Oleh karena itu, Model Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) yang diterapkan dalam proses pembelajaran kelas eksperimen pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas III UPT SPF SDN 290 Tahebatu Kabupaten Bulukumba dapat berlangsung dengan kategori sangat baik pada pertemuan kedua; (2) Hasil tes menunjukkan adanya peningkatan hasil keterampilan membaca pemahaman siswa; (3) terdapat pengaruh model pembelajaran Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) terhadap keterampilan membaca pemahaman pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas III UPT SPF SDN 290 Tahebatu.
EFEKTIVITAS METODE MONTESSORI DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I UPT SPF SD NEGERI BAWAKARAENG I KOTA MAKASSAR Idrus, Nur Abidah; Yusnadi, Yusnadi; Hajirah, Hajirah
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 6 Number 3 October 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v6i3.77597

Abstract

This research aimed to determine the effectiveness of the Montessori method in addressing beginning reading difficulties among first-grade students at UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I, Makassar City, utilizing a quantitative approach with a pre xperimental research, specifically One Group Pretest-Postest Design, involving 80 students subject. Data were collected via a beginning reading ability test and and observation sheets and analyzed by using descriptive statistic and the nonparametric Wilcoxon signed-rank test to assess the significance of effectiveness. The findings indicates a clear increase in the mean score for beginning reading ability, rising from 59,80 in the pretest to 72,26 in the posttest. The implementation of the Montessori method also improved to the very good category. Furthermore, the inferential statistical analysis yielded a p-value of <0,001(less than α=0,05), demonstrating a significant difference in students’ beginning reading ability post-intervention. The study conclude that the Montessori method is effective in improving beginning reading ability and overcoming reading difficulties.
Penerapan Literasi Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar dengan Digital Storytelling Berbasis Joyful Learning Yusuf, Faidah; Achmad, Widya Karmila Sari; Idrus, Nur Abidah
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Literasi merupakan keterampilan fundamental yang penting bagi calon guru sekolah dasar, karena mereka akan menjadi fasilitator utama dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam penguasaan literasi berbicara di kalangan mahasiswa calon guru. Literasi berbicara merupakan keterampilan penting bagi mahasiswa calon guru Sekolah Dasar (SD) dalam membangun komunikasi yang efektif dengan peserta didik. Namun, banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam mengungkapkan ide secara lisan dengan jelas, runtut, dan menarik. Digital storytelling berbasis joyful learning menjadi salah satu pendekatan inovatif yang dapat membantu meningkatkan literasi berbicara mahasiswa melalui pengalaman belajar yang menyenangkan dan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas digital storytelling berbasis joyful learning dalam meningkatkan literasi mahasiswa calon guru sekolah dasar. Fokus utama adalah pada keterampilan berbicara, serta bagaimana metode ini memengaruhi motivasi mereka dalam pembelajaran literasi. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan pendekatan pre-experimental design. Pendekatan kuantitatif diterapkan melalui Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS untuk menganalisis hubungan antara digital storytelling berbasis joyful learning dengan peningkatan literasi berbicara mahasiswa. Sementara itu, pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali lebih dalam pengalaman mahasiswa dalam menggunakan digital storytelling melalui wawancara mendalam. Analisis data kualitatif dilakukan dengan analisis tematik, yang bertujuan untuk mengidentifikasi pola dan tema utama dalam persepsi mahasiswa terkait efektivitas metode pembelajaran ini.Kata Kunci: Literacy, Digital Storytelling, Joyful Learning, Digital Learning, SmartPLS
Politeness Strategies and Diplomatic Identity: A Pragmatic Analysis of Prabowo Subianto’s UN General Assembly Speech Ratnawati, Ratnawati; Sulastri, Sulastri; Idrus, Nur Abidah
PPSDP International Journal of Education Vol. 4 No. 2 (2025): PPSDP International Journal of Education (Special Issue)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Doktor Pendidikan (PPSDP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59175/pijed.v4i2.789

Abstract

In political communication, language serves not only as a medium of communication but also as a strategic tool for diplomacy and image building. This study investigates the pragmatic politeness strategies employed by Prabowo Subianto in his United Nations General Assembly speech. This research aims to identify the types of pragmatic politeness strategies employed in his speech, uncover how these strategies reflect intercultural awareness and diplomatic intent. Guided by Searle’s (1979) speech act theory and Brown and Levinson’s (1987) politeness theory, this qualitative descriptive research analyzes the speech transcript through pragmatic analysis. The findings reveal that Prabowo utilizes four speech acts (assertive, directive, commissive, and expressive) and all politeness strategies (positive politeness, negative politeness, bald on record, and off record), such as solidarity, mitigating face threats in his speech to express solidarity, respect, and inclusivity toward a diverse global audience. These strategies reflect intercultural sensitivity by emphasizing respect, inclusivity, cooperation, aligning with the conventions of global political discourse, and achieving persuasive and diplomatic effects. Furthermore, the pragmatic functions of these strategies contribute to projecting Indonesia as a peace-oriented, collaborative, and globally responsible nation. The study highlights how pragmatic politeness in political communication serves diplomatic purposes, reinforces the role of language as a bridge in international relations. The study concludes that Prabowo’s strategic use of politeness is central to constructing Indonesia’s diplomatic identity as a collaborative and responsible global actor.