Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI AWAL PERENCANAAN WILAYAH KOTA MEDAN Marwazi, Arfan; Nuraini, Cut; Abdiyanto, Abdiyanto; Sugiarto, Abdi; Millanie, Feby
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 1 No. 12 (2023): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Desember 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v1i12.1078

Abstract

Kota medan sebagai lokasi penelitian dengan tujuan menentukan model perencanaan sebagai strategi pembangunan wilayah yang maksimal. Penelitian ini adalah penelitian desriptif kualitatif. Data sekunder sebagai model data yang dianalisa, selanjutnya metode yang digunakan adalah model SWOT untuk mencari solusi terhadap fenomena masalah yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model SWOT menunjukkan strategi meliputi pertama, mengoptimalkan penggunaan infrastruktur. Kedua, meningkatkan potensi yang tersedia seperti Sumber Daya Alam. Ketiga, pengembangan sektor unggulan. Keempat, optimalisasi sektor unggulan dengan memperluas lapangan kerja bersama kemitraan swasta. Kelima, optimalisasi pelayanan publik, sarana dan prasanan, kerja sama dengan pihak swasta. Keenam, penyediaan dan pemanfaatan secara optimal dari segi sarana dan prasarana untuk menanggulangi bencana alam. Ketujuh, penyediaan iklim usaha yang kondusif dan kooperatif untuk bersaing secara global. Kedelapan, peningkatan perbaikan sarana dan prasarana agar memadai serta penyuluhan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia agar mampu bersaing secara global.
RANCANGAN PENGELOLAAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KOTA PEMATANG SIANTAR Rahmadani, Dicky; Nuraini, Cut; Abdiyanto, Abdiyanto; Sugiarto, Abdi; Millanie, Feby
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 1 No. 12 (2023): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Desember 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v1i12.1079

Abstract

Sampah berfungsi sebagai tempat tinggal berbagai mikroorganisme penyebab penyakit dan juga sebagai cara untuk menyebarkan penyakit. Oleh karena itu, pengelolaan sampah sebaiknya harus di tingkatkan sehingga dampaknya berpengaruh baik bagi Kesehatan masyarakat dan lingkungan khususnya. Faktor yang mempegaruhi pengelolaan sampah meliputi pengumpulan, pengolahan, transportasi dan pemusnahan. Di kota Pematang Siantar, yang menjadi fokus dalam pengelolaan kebersihan lingkungan dari segi sampah berupa pendekatan akhir yang meliputi tahap pengumpulan, pengangkutan dan pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pada penelitian ini, diketahui bahwa kondisi TPA Pematang Siantar dalam kategori kurang layak dan membahayakan lingkungan. Penelitian ini menggunakan model deskriptif kualitatif dengan metode SWOT. Hasil penelitian menunjukkan stretegi yang dapat dilakukan yaitu meningkatkan penyediaan sarana dan prasarana pengangkutan sampah, menyediakan TPA yang layak, optimalisasi pengangkutan sampah, optimalisasi pendanaan dan kerja sama antar pemerindah daerah dan swasta pembangunan TPA dengan model Sanitary Landfill, dan mengelola sampah dengan cara yang ramah lingkungan. Untuk melakukan penelitian ini, kami menyelidiki subjek atau pelaku langsung dari pengelolaan sampah Pematangsiantar, serta faktor-faktor yang memengaruhi dan mendukung sistem pengelolaan sampah di kota tersebut. Pengelolaan sampah terintegrasi dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan warga dengan mendorong masyarakat untuk menjadi kreatif dan inovatif. Untuk memastikan Pematangsiantar menjadi kota bebas limbah, dan perlu diidentifikasi potensi serta metode kreatif lainnya untuk meningkatkan tata kelola sampah di masa depan.
MODEL SWOT DALAM MENANGGULANGI KAWASAN KUMUH DI KOTA BINJAI, SUMATERA UTARA Rangkuti, Muhammad Taufik; Nuraini, Cut; Abdiyanto, Abdiyanto; Sugiarto, Abdi; Milanie, Feby
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 1 No. 12 (2023): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Desember 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v1i12.1081

Abstract

Kawasan kumuh adalah salah satu permasalahan yang sering terjadi di hampir seluruh kota besar, salah satunya adalah kota Binjai. Kawasan kumuh terjadi akibat beberapa faktor diantaranya adalah padatnya volume bangunan, masa bangunan berdiri, lemahnya sarana, prasarana, tingkat sosial dan ekonomi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisa strategi dalam menanggulangi kawasan kumuh menggunakan model SWOT. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan strategi kekuatan yang meliputi bimbingan diperlukan peningkatan pemeliharaan dan perbaikan guna meningkatkan kesadaran masyarakat agar kawasan kumuh dapat di tanggulangi. Secara teknis langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pengawasan dan pengendalian dalam penyaluran bantuan kepada msyarakat agar sesuai dengan fungsi dan tujuan. Penyuluhan juga di perlukan untuk pemberdayaan masyarakat guna mendapatkan hasil optimal dalam memahami situasi dan kondisi kawasan kumuh. Dari segi strategi berdasarkan kelemahannya, hal utama yang harus ditingkatkan adalah kesiapan masyarakat turut serta dalam kegiatan penanggulangan Kawasan kumuh, didukung oleh pengawasan dan pengendalian program yang dilakukan seperti pembentukan KSM. Dari segi strategi peluang, hal yang harus dilakukan adalah peningkatan bimbingan, bantuan teknis dan pemerataan penyuluhan terhadap masyarakat, didukung dengan kerja sama pihak pemerintah daerah dan swasta. Strategi dari segi ancaman, hal yang harus di perhatikan adalah kesiapan masyarakat untuk membentuk organisasi kelembagaan guna mengkoordinir pengelolaan program dan pengelolaan dana dalam penanggulangan kawasan kumuh di kota Binjai.
Kebijakan Moneter Hijau, Inklusi Keuangan Digital, dan Kinerja Keuangan UMKM terhadap Pengurangan Kemiskinan Hijau di Indonesia: Analisis Empiris untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Rusiadi; Abdiyanto; Desy Surya, Elfitra; Indah Sari, Wahyu; Sitorus, Anggi Pratiwi
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 5 No. 3 (2025): Artikel Riset Nopember 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v5i3.7246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan moneter hijau dan inklusi keuangan digital terhadap kinerja keuangan UMKM serta implikasinya terhadap pengurangan kemiskinan hijau di Indonesia dalam konteks pembangunan ekonomi berkelanjutan. Kebijakan moneter hijau dipandang sebagai instrumen strategis Bank Indonesia dalam mendorong pembiayaan ramah lingkungan dan memperluas akses keuangan berkelanjutan melalui penyaluran kredit hijau. Sementara itu, inklusi keuangan digital berperan penting dalam memperkuat daya saing dan efisiensi transaksi keuangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini menggunakan data sekunder periode 2010–2024 yang bersumber dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Kementerian Koperasi dan UKM. Analisis dilakukan dengan metode Path Analysis untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel, dengan model jalur: Kebijakan Moneter Hijau ? Inklusi Keuangan Digital ? Kinerja Keuangan UMKM ? Kemiskinan Hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan moneter hijau berpengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan digital dan kinerja keuangan UMKM. Peningkatan akses digital finansial dan pembiayaan hijau mendorong perbaikan kinerja usaha yang pada akhirnya menurunkan tingkat kemiskinan hijau, yaitu bentuk kemiskinan yang muncul akibat keterbatasan akses ekonomi terhadap sumber daya dan energi berkelanjutan. Selain itu, inklusi keuangan digital terbukti menjadi variabel mediasi penting yang menghubungkan kebijakan moneter hijau dengan peningkatan kinerja keuangan UMKM dan pengentasan kemiskinan hijau. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara kebijakan moneter hijau, digitalisasi keuangan, dan pemberdayaan UMKM dapat menjadi strategi efektif untuk mencapai pembangunan ekonomi yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan di Indonesia. Kata kunci: kebijakan moneter hijau, inklusi keuangan digital, kinerja keuangan UMKM, kemiskinan hijau, pembangunan berkelanjutan.
Public Service Digital Transformation Model In Supporting The Development Of A New Suro Village, Suro Makmur District Darliansyah, Darliansyah; Abdiyanto, Abdiyanto; Rusiadi, Rusiadi; Novalina, Ade; Nazliana Nasution, Lia; Suhendi, Suhendi
International Journal of Science, Technology & Management Vol. 3 No. 6 (2022): November 2022
Publisher : Publisher Cv. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46729/ijstm.v3i6.667

Abstract

The purpose of this study is to predict the increase in development and public services in Suro Baru Village, Suro Makmur District based on the SEM model. The analytical model used in Structural Equation Modeling (SEM) . Questionnaire data analysis will be processed using the SEM method with the IBM-SPSS-AMOS program. The results of the study show that 1) technology directly has a positive influence and significant to development in Suro Baru Village, Suro Makmur District, Aceh Singkil Regency. 2) Directly, infrastructure facilities have a positive and positive influence significant to development in Suro Baru Village, Suro Makmur District, Aceh Singkil Regency. 3) The potential has no influence on public services in Suro Baru Village, Suro Makmur District, Aceh Singkil Regency. 4) Directly technology has a positive influence and significant to public services in Suro Baru Village, Suro Makmur District, Aceh Singkil Regency. 5) Directly, infrastructure facilities have a positive and positive influencesignificant to public services in Suro Baru Village, Suro Makmur District, Aceh Singkil Regency. 6) Directly the potential to have a positive and significant influence on public public services in Suro Baru Village, Suro Makmur District, Aceh Singkil Regency. 7) Indirectly technology has a positive influence and significant to public services through development in Suro Baru Village, Suro Makmur District, Aceh Singkil Regency. 8) Indirectly, infrastructure has a positive and positive influence significant to public services through development in Suro Baru Village, Suro Makmur District, Aceh Singkil Regency. 9) Indirectly the potential to have a positive and significant influence on public public services through development in Suro Baru Village, Suro Makmur District, Aceh Singkil Regency.
Analysis of Building Distribution and Conformity with The Spatial Plan of Medan City Case Study: (Land/State Property in Medan Polonia District) Yahya Naufal Hawari; Abdiyanto; Ihsan Azhari
International Journal of Society and Law Vol. 2 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : Yayasan Multidimensi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61306/ijsl.v2i3.269

Abstract

This study aims to examine the analysis of the distribution of buildings and their conformity with the spatial plan of the city of Medan. Qualitative research that must be considered is the problem and focus of the research. The focus of this research plays a very important role in guiding and directing the course of a research. Meanwhile, the data reduction obtained in the study was written or typed in the form of a detailed description. The reports are reduced, summarized, selected the main things, focused on important things, sought for themes or patterns, so field reports as raw materials are systematically prepared so that they are easier to control. The results of the research on the Medan City Regional Spatial Pattern Plan are a direction for the use of space in the Medan City area which is based on the principle of utilizing natural resources based on environmental sustainability towards sustainable development. This direction is expected to create growth and development between parts of the Medan City area that are more balanced in proportion, without disturbing the sustainability of the environment. The role of the Regional Government of Medan City in the implementation of spatial planning in the city of Medan is very important in the formulation of technical policies and the implementation of spatial planning in the city of Medan is to prepare a general spatial plan, namely the spatial plan of the city and to prepare a detailed spatial plan, namely the strategic spatial plan of the city. This plan is then outlined in the form of a regional spatial plan (RTRW) which will then be regulated in the form of regional regulations within a certain period of time.
Strategy and Handling of Slum Areas in Titi Kuning Village Arwynta Nasution; Abdiyanto; Cut Nuraini
International Journal of Society and Law Vol. 2 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : Yayasan Multidimensi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61306/ijsl.v2i3.270

Abstract

This study aims to 1) identify the existing condition of slum areas in Titi Kuning Village, Medan Johor District with 7 aspects, namely building aspects, environmental road aspects, environmental drainage aspects, drinking water availability aspects, wastewater management aspects, waste management and fire protection aspects and 2) find out the problems of flooding/inundation and building response to flooding/inundation in slum areas in Titi Kuning Village, Medan District Johor. The population in the study is Titi Kuning Village, Medan Johor District with a sample using total sampling in order to cover the entire slum area in Titi Kuning Village. Titi Kuning Lingkungan 15 Village which was applied as a sample in this study which was referred to as data analysis techniques including: Qualitative Analysis Techniques and Qualitative Analysis Techniques. The results of the study are 1) The causes of slums in Titi Kuning Village are as follows: Settlement and Socio-Economic Conditions (Titi Kuning Village has settlements with uninhabitable houses, limited access or no access to clean water and inadequate sanitation, as well as lack of public services, settlement density is not too high, with 35% rental houses and 65% self-owned houses, The average income of the population ranges from 1 to 3 million per month, mostly native, with 97% of locals and 3% of immigrants). 2) Building Response to Residential Land and Relationship with Flooding/Inundation on Land Characteristics, namely Settlements in Titi Kuning Village are located on land with waterlogging, Building responses that are not in accordance with land conditions cause further damage when it rains. This conclusion shows that the problem of slums and inundation in Titi Kuning Village is caused by various factors including socio-economic conditions, inadequate infrastructure, and lack of good planning and coordination. Handling efforts require an integrated approach from various parties.
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN PEMMAHAMAN DALAM MENGGUNAKAN IOT DI DESA SEI SEMAYANG Muda, Iskandar; Erwin, Keulana; Sembiring, Deri; Abdiyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Disiplin Ilmu
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpmasdi.v4i1.8035

Abstract

Latar Belakang Masalah: Era digitalisasi dan Society 5.0 menuntut percepatan adopsi teknologi, termasuk di tingkat pedesaan, guna meningkatkan efisiensi sektor pertanian, UMKM, dan pelayanan publik. Desa Sei Semayang, yang memiliki potensi pertanian dan keragaman UMKM, menghadapi tantangan dalam keterbatasan literasi teknologi (IoT) masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemerintah Desa Sei Semayang dalam meningkatkan pemahaman dan penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukungnya. Metode pengabdian: yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil pengabdian: menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Sei Semayang telah menjalankan perannya sebagai fasilitator dan motivator melalui program pendampingan, sosialisasi, dan penyediaan infrastruktur internet desa. Namun, tingkat pemahaman masyarakat masih bervariasi, dipengaruhi oleh faktor usia dan akses perangkat. Pemerintah desa berperan penting dalam memediasi teknologi yang mendukung smart farming dan pemasaran digital UMKM lokal. Faktor pendukung utama adalah partisipasi aktif pemuda desa, sementara hambatan utamanya adalah terbatasnya anggaran operasional untuk pelatihan intensif dan rendahnya literasi digital pada kelompok tani usia lanjut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran proaktif pemerintah desa, yang didukung kolaborasi dengan pihak akademisi atau swasta, sangat krusial dalam mempercepat transformasi digital di Desa Sei Semayang.
Analysis of Hotel Harper's Revenue Increase on the Regional Original Revenue of Medan City Edi Suprayetno; Abdiyanto Abdiyanto; Dewi Mahrani Rangkuty
Global Economics: International Journal of Economic, Social and Development Sciences Vol. 2 No. 1 (2025): March: Global Economics - International Journal of Economic, Social and Develop
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/globaleconomics.v2i1.202

Abstract

This study aims to analyse the increase in Harper Hotel revenue to Medan City's local revenue. There is a dependent variable, namely the Regional Original Revenue of Medan City, and two independent variables, namely lodging and other hotel revenue. This research uses primary data by conducting direct data searches on the management of Harper Hotel. The data analysis model in this study uses multiple linear regression. The results showed that the Lodging Revenue and Other Revenue Variables had a significant effect on Regional Original Revenue in Medan City.