Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

MODEL SPIRITUAL GOVERNANCE MRA HUSEIN DALAM ISLAMIC CORPORATE GOVERNANCE: SINTESIS KONSEPTUAL DAN RELEVANSI IMPLEMENTATIF Sapinah, Sapinah; Abdullah, Muhammad Wahyuddin; Sumarlin, Sumarlin
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 5 No. 4 (2025): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2025)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v5i4.3801

Abstract

Penelitian ini mengkaji model Spiritual Governance yang dikembangkan oleh MRA Husein sebagai sintesis konseptual dalam Islamic Corporate Governance (ICG). Berangkat dari kritik terhadap pendekatan konvensional berbasis agency theory yang dianggap sekuler dan transaksional, Husein menawarkan kerangka tata kelola yang berakar pada nilai-nilai maqāṣid al-sharī‘ah, seperti tauhid, hisbah, mas’uliyyah, amanah, dan ihsan. Model ini mengintegrasikan dua dimensi utama: spiritual governance sebagai fondasi normatif-etik dan instrumental governance sebagai struktur teknis organisasi. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, artikel ini tidak hanya mengonfirmasi relevansi kerangka tersebut dalam memperkuat akuntabilitas vertikal dan sosial lembaga keuangan Islam, tetapi juga mengidentifikasi tantangan implementasi, seperti kurangnya standar baku dan kesulitan pengukuran indikator etis. Studi ini menyimpulkan bahwa model Husein menawarkan paradigma alternatif yang strategis dan transendental, yang dapat memperkaya praktik ICG serta memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan syariah kontemporer.
The Effect of Accounting Digitalization on Operational Efficiency and Decision Making in Companies Sapinah Sapinah; Eko Cahyo M; Hendra Saragih; Sri Imaningati
Nomico Vol. 1 No. 10 (2024): Nomico-November
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/hzcje007

Abstract

Accounting digitalization has become a trend that is increasingly adopted by companies as part of a broader digital transformation. This change is believed to improve operational efficiency and support faster and more accurate decision making. The purpose of this study is to analyze the effect of accounting digitalization on operational efficiency and corporate decision making. The method used in this research is a qualitative approach with in-depth interview and survey techniques in several companies in the trade, service and manufacturing sectors. The results showed that accounting digitalization has a significant positive impact on operational efficiency through process automation, reduction of human error, and more efficient document management. In addition, digitization also improves data access speed and accuracy of financial reports, which in turn supports more timely and data-driven decision-making. However, challenges in implementation, such as initial costs and employee resistance, are still obstacles that need to be overcome. The implications of this study suggest that companies should conduct careful planning and employee training to ensure a successful transition to a digital accounting system. This research also contributes to the literature in the field of accounting digitalization and provides insights for policies that support digital transformation in the business sector.
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS USAHA UMKM BATIK KALINCUANG NAGARI TALANG MAUR KECAMATAN MUNGKA KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Ona Guserike Afner, Synthia; Nursamsi, Nursamsi; Marta, Andrik; Syahfitra, Muhammad; Detafiano Prakasa Afner, Dendy; Yosafat Panggabean, Ehud; Sapinah, Sapinah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.%p

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui program BIMA Kemdiktisaintek dengan membentuk Mitra Batik Kalincuang di Nagari Talang Maur. Kelompok yang beranggotakan ibu rumah tangga ini diberdayakan untuk memanfaatkan limbah cair gambir sebagai pewarna alami batik, sehingga sejalan dengan konsep ekonomi hijau. Permasalahan utama mitra adalah manajemen usaha yang belum profesional, pencatatan keuangan yang belum standar, serta keterbatasan kapasitas produksi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, wawancara, sosialisasi, dan pelatihan. Pelatihan difokuskan pada dua bidang utama, yaitu peningkatan kapasitas produksi dan manajemen usaha. Pada bidang produksi, peserta dilatih teknik pencelupan dan kombinasi warna menggunakan limbah cair gambir sehingga menghasilkan batik dengan kualitas dan estetika yang lebih baik. Pada bidang manajemen usaha, peserta diperkenalkan pada struktur organisasi, konsep dasar akuntansi sederhana, perhitungan harga pokok produksi (HPP), serta pencatatan keuangan berbasis Microsoft Excel. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra dalam mengelola usaha secara lebih profesional dan terstruktur. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memperkuat fondasi manajemen UMKM Batik Kalincuang sekaligus mendukung keberlanjutan usaha ramah lingkungan di Nagari Talang Maur.
Nilai Sosial dalam Novel Luka Cita Karya Valerie Patkar (Kajian Sosiologi Sastra) Akbar, Velayati Khairiah; Sapinah, Sapinah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35881

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai sosial yang terkandung dalam novel Luka Cita karya Valerie Patkar melalui pendekatan sosiologi sastra. Fokus penelitian ini adalah mengungkap bentuk-bentuk nilai sosial yang tercermin dalam hubungan antartokoh, seperti keluarga, persahabatan, dan percintaan, serta fungsinya dalam membangun kesadaran sosial pembaca.Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis teks dan studi pustaka. Data penelitian berupa kutipan narasi maupun dialog dari novel yang mengandung nilai sosial, kemudian dianalisis untuk menemukan makna sosial yang terkandung di dalamnya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Luka Cita memuat lima nilai sosial utama, yaitu nilai kekeluargaan, solidaritas, tanggung jawab sosial, kasih sayang, dan empati. Nilai-nilai tersebut mencerminkan realitas sosial yang dialami tokoh-tokohnya, menjadi pedoman moral dalam interaksi sosial, serta memperkuat kesadaran pembaca akan pentingnya hubungan interpersonal yang dilandasi empati dan tanggung jawab.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian sosiologi sastra dan menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya mengenai nilai sosial dalam karya sastra kontemporer.
TRANSFORMASI MINDSET WIRAUSAHA DI ERA DIGITAL: STUDI PENGABDIAN PADA SISWA SMAN 11 GOWA Sitti Marlina; Sapinah Sapinah; Alfiah Nufadhilah AM Hindi; Musdalifah Musdalifah; Andi Fatmayanti
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2026): Sipissangngi Volume 6, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i2.7065

Abstract

Dalam era digital yang menuntut kreativitas dan kemandirian, penguatan mindset kewirausahaan di kalangan generasi muda menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan semangat wirausaha sejak bangku sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mentransformasi mindset kewirausahaan siswa melalui pelatihan dan pendampingan di SMAN 11 Gowa. Kegiatan dilaksanakan karena rendahnya pengetahuan dan minat siswa terhadap peluang usaha digital di wilayah perdesaan. Pelatihan dilakukan melalui sosialisasi, sesi interaktif, dan praktik pembuatan konten promosi digital. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner pre-test dan post-test berdasarkan tujuh indikator: pemahaman konsep kewirausahaan digital, kemampuan identifikasi peluang usaha, keterampilan produksi konten digital, penguasaan teknologi promosi, literasi ekonomi digital dan e-commerce, minat dan motivasi berwirausaha, serta niat berwirausaha digital. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa pada seluruh indikator setelah pelatihan. Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman konsep kewirausahaan digital dan literasi ekonomi digital & e-commerce, sedangkan yang terendah pada penguasaan teknologi promosi digital. Secara keseluruhan, rata-rata peningkatan skor mencapai 6,84%, menandakan efektivitas kegiatan dalam memperkuat entrepreneurial mindset siswa SMA. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan kewirausahaan digital bagi sekolah di wilayah perdesaan dalam menghadapi transformasi ekonomi berbasis teknologi 
Analysis of the Green Economy Framework for the Sustainability of the Halal Industry in Indonesia Sapinah Sapinah; Siradjuddin Siradjuddin; Murtiadi Awaluddin
Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Vol. 10 No. 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/pem37n31

Abstract

The halal industry is a strategic sector in Indonesia’s economy; however, its development continues to face sustainability challenges, particularly in integrating environmental considerations into the halal value chain. While the green economy paradigm has become central to sustainable development discourse, systematic efforts to integrate this framework within the Indonesian halal industry remain limited and fragmented. This study aims to analyze the systemic and conceptual integration of the green economy framework in supporting the sustainability of the halal industry in Indonesia.Using a qualitative approach, this research employs a narrative literature review of scientific articles indexed in Scopus, Web of Science, and Google Scholar from 2019–2025. Literature selection was conducted systematically based on thematic relevance, conceptual contribution, source quality, and contextual alignment with halal industry and green economy issues.The findings reveal that integrating green economy principles into the halal industry requires a multidimensional framework comprising five components: (1) green sharia value, (2) green production and clean technology, (3) sustainable halal supply chain, (4) green halal financing and investment, and (5) policy, governance, and public engagement. The model demonstrates that halal industry sustainability depends not only on sharia compliance but also on ecological efficiency, technological transformation, and collaborative governance. The study contributes theoretically by linking maqāṣid al-sharī‘ah with the green economy paradigm and provides practical guidance for developing sustainability-oriented national halal policies.
Evaluating The Marketing Strategy Of Trigona Honey Through SWOT Analysis: A Case Study Of Batu Ma’illong Forest Farmers Group: Evaluasi Strategi Pemasaran Madu Trigona Melalui Analisis SWOT: Studi Kasus Kelompok Tani Hutan Batu Ma’illong Sitti Marlina; Sapinah; Ferdian
Journal of Economic Education and Entrepreneurship Studies Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62794/je3s.v7i3.210

Abstract

Trigona honey is one of the non-timber forest products with high economic value and strong potential to be developed as a leading local commodity in Mamasa Regency. This study aims to analyze the marketing strategy of trigona honey produced by the Forest Farmer Group Batu Ma’illong in Taupe Village, Mamasa District, Mamasa Regency. The research employed a qualitative descriptive approach using SWOT analysis to identify internal and external factors affecting product marketing. The results showed that Forest Farmer Group Batu Ma’illong possesses several key strengths, including adequate production capacity, affordable product prices, the use of production technology, halal certification, and guaranteed product authenticity. However, the group still faces several challenges, particularly in marketing, capital, and cultivation skills. External factors indicate significant market opportunities due to increasing public interest in trigona honey, although business competition and economic conditions remain challenges. Based on the SWOT analysis, the business position falls within Quadrant I, indicating that an aggressive strategy should be implemented by leveraging strengths to seize market opportunities. Therefore, strengthening branding, expanding marketing networks, and utilizing digital media are recommended as the main strategies to enhance the competitiveness and sustainability of Forest Farmer Group Batu Ma’illong’s trigona honey business.