Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH METODE ROLE PLAYING TERHADAP TINGKAT SELF-AWARENESS ANAK USIA DINI Untayana, Virdania Amelinda; Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Dewi, Nurul Kusuma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 2 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i2.102356

Abstract

Kesadaran diri atau self-awareness adalah kemampuan anak untuk mengenali perasaan dan mengetahui alasan merasakan hal tersebut serta pengaruh perilakunya terhadap orang lain. Tujuan penelitian ini untuk mengukur ada atau tidaknya dampak yang ditimbulkan dari penerapan metode role playing terhadap tingkat self-awareness anak usia 4-5 tahun di TK Kristen Kerten. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian pre experiment dengan tipe desain one group pre-test post-test design. Subjek penelitian sebanyak 15 anak usia 4-5 tahun. Analisis data dengan menggunakan uji prasyarat analisis dengan uji normalitas dan uji homogenitas serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan tingkat self-awareness berkembang dalam kategori rata-rata anak sudah berkembang sesuai harapan ditunjukkan dengan kemampuan anak mampu mengungkapkan emosi diikuti ekspresi tindakan yang sesuai, anak memiliki pengendalian perasaan yang baik, anak mampu menyatakan pendapatnya, anak memiliki sikap gigih dan tidak mudah menyerah dalam menyelesaikan pekerjaannya secara mandiri, memahami dan menaati peraturan permainan, anak mampu menunjukkan rasa percaya diri dengan berani tampil di depan kelas, anak memiliki sikap mau berbagi dan menolong teman serta dapat bekerja sama dalam tugas kelompok. Sehingga tingkat self-awareness anak dikatakan meningkat.
ANALISIS KEDISIPLINAN ANAK USIA 4-5 TAHUN Saputri, Felicia Rahma; Rahmawati, Anayanti; Pudyaningtyas, Adriani Rahma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 3 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i3.117864

Abstract

Kedisiplinan pada anak usia dini adalah sikap tertib dan patuh terhadap suatu peraturan, tidak hanya peraturan tertulis, tetapi juga peraturan yang tidak tertulis. Sangat penting bagi anak untuk mengingat peraturan tertulis dan tidak tertulis. Guru dan orang tua memiliki peran dalam menerapkan kedisiplinan pada anak saat di sekolah maupun saat di rumah. Peran guru dan orang tua dilakukan melalui beragam  strategi dan metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi kedisiplinan anak usia 4-5 tahun di PAUD ABA Nurul Hidayah PK Surakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Populasi dan sampel penelitian adalah anak usia 4-5 tahun dengan jumlah 35 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik uji validitas instrumen penelitian menggunakan validitas isi dan konstruk berupa uji validitas dan reliabilitas instrumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif persentase yaitu untuk mendeskripsikan status variabel kemudian menyajikannya dalam bentuk persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedisiplinan anak usia 4-5 tahun di PAUD ABA Nurul Hidayah PK Surakarta secara umum termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan data persentase 89,75%.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PERMAINAN ESTAFET Vriegde, Muhammad Ixseas; Pudyaningtyas, Adriani Rahma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 2 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i2.108622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas permainan estafet dalam meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia 5–6 tahun. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya capaian anak dalam mengenal bentuk dasar, di mana sebagian besar masih menggunakan istilah nonbaku dan mengalami kesulitan mencocokkan bentuk dengan benda konkret. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dengan dua siklus, melibatkan 13 anak kelompok B di TK NDM Gambuhan Baluwarti, Surakarta. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif dengan triangulasi teknik serta sumber. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan: ketuntasan klasikal meningkat dari 0% pada pratindakan menjadi 31% pada siklus I, dan mencapai 92% pada siklus II. Peningkatan ini memperlihatkan bahwa permainan estafet mampu menjembatani pemahaman abstrak anak tentang geometri melalui pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan kontekstual. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi aktivitas fisik dengan stimulasi kognitif merupakan strategi efektif untuk pembelajaran PAUD serta dapat direkomendasikan sebagai alternatif metode inovatif yang mudah diterapkan guru dalam pengenalan konsep dasar matematika.
PARTISIPASI ORANG TUA DALAM PENGENALAN LIERASI DIGITAL ANAK USIA DINI Handayani, Anita; Wahyuningsih, Siti; Pudyaningtyas, Adriani Rahma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 1 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i1.102470

Abstract

Literasi digital anak usia dini menjadi salah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh generasi saat ini. Kemampuan ini berkaitan dengan penggunaan serta pemanfaatan teknologi yang tepat. Untuk dapat memberikan pemahaman tersebut, perlu adanya partisipasi dari orangtua. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran tingkat partisipasi orangtua dalam pengenalan literasi digital anak usia dini. penelitian ini merupakan penelitian survei. Sampel penelitian sebanyak 44 orangtua di kelurahan wonotolo dengan teknik purposive sampling dimana pengambilan sampel menggunakan kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan satu persatu pada orangtua. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan menyajikan histogram dan persentase. Partisipasi orangtua dalam pengenalan literasi digital anak usia 5-6 tahun ini memiliki 4 indikator yaitu, (1) menyesuaikan usia anak dengan kebutuhan terhadap akses teknologi (2) memasang aplikasi yang mendukung perkembangan anak (3) melakukan kegiatan edukasi dan asistensi terhadap perangkat teknologi (4) mengajarkan anak membuat konten. berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, partisipasi orangtua dalam pengenalan literasi digital anak usia 5-6 tahun dengan rincian 4,5% (2 orangtua) berada dalam kategori tinggi, 81,8% (36 orangtua) dalam kategori sedang, 13,6% dalam kategori rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi orangtua dalam pengenalan literasi digital dalam kategori sedang. Hal tersebut dipengaruhi oleh adanya frekuensi pengenalan yang dilakukan orangtua.
Strategi Berteman Pada Anak Usia 4-5 Tahun di RA Az Zahro Joyotakan Surakarta Melisa, Melisa; Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Sholeha, Vera
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 3 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i3.103552

Abstract

Masa permulaan merupakan periode penting di mana anak-anak mulai mempelajari berbagai kemampuan dasar, termasuk kemampuan dalam membangun hubungan dengan teman sebaya. Hubungan pertemanan menjadi sarana utama bagi anak untuk belajar bersosialisasi. Untuk dapat menjalin hubungan pertemanan, anak-anak memerlukan strategi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan oleh anak usia 4-5 tahun dalam menjalin hubungan persahabatan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam terciptanya persahabatan tersebut di RA Az Zahro, Joyotakan, Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari tiga anak berusia 4-5 tahun dan dua orang guru di RA Az Zahro, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak menggunakan berbagai strategi alami dalam membangun hubungan pertemanan. Selain itu, ditemukan pula sejumlah faktor yang mendukung dan menghambat proses anak dalam menjalin hubungan sosial dengan teman sebaya.
ANALISIS PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Cahyani, Agnes Dhear Nur; Rahmawati, Anayanti; Pudyaningtyas, Adriani Rahma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 1 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i1.106837

Abstract

Perilaku prososial merupakan tindakan sukarela yang dilakukan untuk memberikan manfaat dan keuntungan bagi orang yang membutuhkan baik berupa fisik, materi, maupun psikologis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode survei yang bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran perkembangan perilaku prososial anak usia 5-6 tahun di PAUD ABA Nurul Hidayah Program Khusus Surakarta. Data dikumpulkan melalui hasil pengamatan pada kegiatan belajar dan bermain, kuesioner perilaku prososial anak usia 5-6 tahun yang diisi oleh guru kelas, dan wawancara dengan guru kelas. Dilakukan uji validitas menggunakan metode korelasi pearson dan konsultasi kepada expert judgement terhadap kuesioner tersebut. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan memaparkan hasil skor persentase dari ke lima aspek perilaku prososial dengan rincian sebagai berikut : berbagi (83%), menolong (79%), kerjasama (86%), berderma (81%), dan kejujuran (88%). Kesimpulan pada penelitian ini adalah perilaku prososial anak usia 5-6 tahun di PAUD ABA Nurul Hidayah Program Khusus Surakarta termasuk ke dalam kriteria Berkembang Sangat Baik. Adapun faktor yang mempengaruhi perilaku prososialnya yaitu sifat bawaan dan suasana hati anak, pola asuh, dan lingkungan sekolah. Sedangkan untuk kendala yang dihadapi oleh guru diantaranya sifat egosentris dan karakter anak, suasana hati yang berubah sewaktu-waktu, dan kontribusi orangtua.
ANALISIS ANGKA PARTISIPASI PAUD DI TINJAU DARI FAKTOR ORANG TUA Ristama, Enggi Ria; Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Dewi, Nurul Kusuma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 2 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i2.102299

Abstract

Angka Partisipasi Kasar PAUD (APK PAUD) merupakan alat untuk mengukur keberhasilan program pembangunan pendidikan yang diselenggarakan pada jenjang pendidikan formal anak usia dini dalam rangka memperluas kesempatan bagi penduduk di berbagai daerah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui APK PAUD Desa Kaliwuluh yang di tinjau dari faktor orang tua. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua anak usia 4-6 tahun yang berjumlah 210 dan sampel sebesar 68 responden. Sample pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling, dengan metode simple random sampling. pengambilan anggota sampel dari populasi yang dilakukan secara acak. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Uji validitas kuesioner menggunakan bantuan software IBM SPSS statistics 26. Analisis data penelitian menggunakan statistik deskriftif. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Angka partisipasi kasar PAUD di Desa Kaliwuluh sebesar 87% (2) faktor orang tua yang mempengaruhi APK PAUD meliputi: faktor lokasi sekolah 59,5%. Fator presepsi orang tua sebesar 61%, dan Faktor ekonomi keluarga sebesar 46,3%.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Anak 5-6 Tahun Melalui Media Kartu Angka Angelica Hariyanto, Novriel Alexandra; Pudyaningtyas, Adriani Rahma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 3 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i3.108851

Abstract

Pengembangan kemampuan mengenal lambang bilangan menjadi hal krusial yang perlu dikembangkan untuk anak usia dini sebagai landasan dalam memahami konsep matematika pada jenjang pendidikan selanjutnya. Namun, masih terdapat sebagain anak usia dini yang belum menguasai kemampuan tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 5-6 tahun dengan pemanfaatan media kartu angka. Metode yang dipergunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) melalui subjek sebanyak 20 anak di kelompok B. Indikator yang digunakan meliputi kemampuan menyebutkan lambang bilangan 1-10, menggunakan lambang bilangan untuk berhitung, serta mencocokkan lambang bilangan dengan bilangan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan tiga pertemuan di tiap siklus. Teknik pengumpulan data mencakup unjuk kerja, observasi, wawancara, serta dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif melalui triangualasi sumber. Hasil yang didapat menjelaskan terdapatnya peningkatan dari kemampuan mengenal lambang bilangan dari 25% pada pratindakan menjadi 55% di siklus I, serta menjadi 90% di siklus II, yang telah melampaui batas ketuntasan minimal sebesar 75%. Sehingga, media kartu angka terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 5-6 tahun.
PENEREAPAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN VERBAL LINGUISTIK ANAK Rosalia, Anisa Esti; Rasmani, Upik Elok Endang; Pudyaningtyas, Adriani Rahma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 1, No 3 (2019): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v1i3.101454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan verbal linguistik anak melalui mind mapping pada anak kelompok B TK Mojokerto 1 Kedawung Sragen tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari tiga pertemuan yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan observasi, dan refleksi dengan subjek 16 anak usia 5-6 tahun pada kelompok B pada TK tersebut. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui pemberian tugas, tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kecerdasan verbal linguistik anak pada setiap siklusnya. Data ketuntasan pada pratindakan kecerdasan anak sebesar 45,8% dan setelah dilakukan tindakan pada siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 50%, kemudian ketuntasan pada siklus II meningkat menjadi 81,25%. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa mind mapping dapat meningkatkan kecerdasan verbal linguistik pada anak.
IDENTIFIKASI KEMANDIRIAN FISIK ANAK USIA DINI PASCA PEMBELAJARAN DARING Hidayah, Aisyah Nur; Palupi, Warananingtyas; Pudyaningtyas, Adriani Rahma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 1 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i1.102466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemandirian fisik pada anak usia 5-6 tahun pasca pembelajaran daring. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Responden yang dipilih yaitu dua guru kelas dan empat wali murid. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini bersifat interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemandirian fisik anak usia 5-6 tahun di TK 02 Nglegok Kecamatan Tawangmangu masih kurang optimal dalam lima indikator dari enam indikator yang telah ditetapkan dan diadaptasi dari para ahli. Indikator yang kurang optimal pencapaiannya yaitu makan dan minum, melepas dan memakai sepatu, melepas dan mengancingkan baju, merapikan pakaian serta mandi dan ke toilet. Sedangkan indikator yang sudah tercapai secara optimal adalah mengaitkan resleting.