Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

ADAPTASI SOSIAL BENTOR KONVESIONAL DI TENGAH PERSAINGAN DENGAN TRANSPORTASI ONLINE MAXIM (STUDI PENELITIAN DI AREA PANGKALAN BENTOR CITIMALL GORONTALO) Nur Indah Hasan; Sahrain Bumulo; Sainudin Latare
Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Sociology of Religion Study Program, Faculty of Social Sciences, North Sumatra State Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jisa.v8i2.26102

Abstract

This study aims to analyze the social adaptation of conventional bentor drivers at the Citimall terminal, Heledulaa Selatan Village, Gorontalo City, in facing competition with Maxim online transportation. This research employed a descriptive qualitative approach, using data collection techniques such as observation, in-depth interviews, and documentation, with informants selected purposively from conventional bentor drivers who are actively operating in the terminal area. The results indicate three forms of social adaptation undertaken by bentor drivers: active adaptation, including seeking passengers by patrolling, reducing fares, maintaining relationships with regular customers, and utilizing social media; passive adaptation, demonstrated by remaining at the terminal without innovating despite a decline in passengers; and integrative adaptation, manifested through mutual agreements with online transportation drivers regarding operational area restrictions and the implementation of a queuing system at the terminal to maintain social harmony. These findings highlight the importance of adaptation strategies for traditional drivers to sustain their livelihoods while fostering social harmony amid the competition with modern transportation.
Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tambak Udang PT. Parigi Aquakultur Prima Dalam Masyarakat Desa Sijoli Rahmadani Rahmadani; Rahmatia Rahmatia; Sainudin Latare
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4538

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi, khususnya di wilayah yang bersinggungan langsung dengan aktivitas industri. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh PT Parigi Aquakultur Prima di Desa Sijoli, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, serta menilai kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara tak berstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan dilaksanakan melalui dua bentuk utama, yaitu pelatihan kerja yang meningkatkan keterampilan teknis masyarakat dalam budidaya udang, serta pemberdayaan ekonomi pasif yang memberikan manfaat ekonomi meski belum melibatkan masyarakat secara penuh dalam proses pengambilan keputusan. Dampak pemberdayaan terlihat pada peningkatan pendapatan, berkembangnya usaha kecil, perluasan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan keuangan dan kewirausahaan, serta perubahan sosial ekonomi dalam komunitas. Namun, penelitian juga menemukan adanya keterbatasan terkait transparansi rekrutmen tenaga kerja dan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi dampak lingkungan jangka panjang. Demikian, pemberdayaan yang dilakukan perusahaan telah memberikan dampak positif, tetapi masih diperlukan penguatan partisipasi masyarakat agar manfaatnya lebih merata dan berkelanjutan.
Dampak Sosial Ekonomi Pembangunan Drainase Kota Gorontalo (Studi Penelitian Jalan Panjaitan) Sahrul Arsyad; Rauf A. Hatu; Sainudin Latare
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.5213

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak sosial dan ekonomi pembangunan drainase terhadap pedagang kaki lima dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Jalan Panjaitan, Kota Gorontalo. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposif dari kelompok pedagang kaki lima, pemilik warung kopi, rumah makan, pedagang minuman, serta aparatur kelurahan yang memahami proses pembangunan dan kondisi masyarakat setempat. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahannya diperkuat dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pembangunan, buruknya kondisi drainase menimbulkan genangan, bau tidak sedap, gangguan akses, dan menurunnya aktivitas pelanggan. Pada musim hujan, sebagian pedagang mengalami penurunan pendapatan hingga 75 persen serta menanggung risiko kerusakan lapak dan barang dagangan. Setelah pembangunan selesai, kualitas lingkungan dan aksesibilitas membaik, ruang publik kembali dimanfaatkan, dan interaksi sosial warga meningkat. Pendapatan salah satu pedagang minuman meningkat dari sekitar satu juta rupiah menjadi lebih dari dua juta rupiah per hari, meskipun terdapat kenaikan biaya operasional untuk penerangan dan pemeliharaan. Analisis menggunakan skema AGIL Talcott Parsons memperlihatkan pemulihan fungsi adaptasi, pencapaian tujuan ekonomi, integrasi sosial, dan pemeliharaan pola melalui partisipasi warga. Temuan menegaskan bahwa keberlanjutan manfaat drainase memerlukan koordinasi pemerintah, pemeliharaan rutin, pengawasan kebersihan, dan partisipasi masyarakat secara konsisten.
Dampak Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dalam Pemberdayaan Masyarakat Penerima Manfaat (Studi Penelitian di Desa Moutong Timur Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi Moutong) Silfatul Marwah A. Antau; Rauf A. Hatu; Sainudin Latare
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dalam pemberdayaan masyarakat penerima manfaat di Desa Moutong Timur, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian terdiri atas Kepala Desa dan masyarakat penerima manfaat BSPS yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program BSPS tidak hanya memberikan manfaat berupa perbaikan kualitas rumah, tetapi juga menghasilkan dampak pemberdayaan bagi masyarakat penerima manfaat. Dampak tersebut terlihat dari meningkatnya partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan rumah, tumbuhnya rasa tanggung jawab terhadap pemeliharaan hunian, serta munculnya kemandirian dalam melakukan perbaikan rumah secara swadaya setelah program selesai. Selain itu, program juga memberikan dampak sosial berupa meningkatnya kenyamanan, keamanan, dan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat hubungan sosial melalui praktik gotong royong selama proses pembangunan. Dari aspek ekonomi, bantuan yang diberikan mampu mengurangi beban pengeluaran masyarakat dalam memperbaiki rumah. Meskipun demikian, tingkat pemberdayaan yang dihasilkan belum merata pada seluruh penerima manfaat karena adanya perbedaan kemampuan ekonomi, tingkat partisipasi, dan kapasitas swadaya masyarakat. Dengan demikian, Program BSPS dapat dikatakan berkontribusi positif terhadap pemberdayaan masyarakat, namun masih memerlukan pendampingan yang berkelanjutan agar dampak pemberdayaan dapat dirasakan secara lebih merata.
Dampak Bantuan Langsung Tunai (BLT), dalam Menggerakan Ekonomi Masyarakat (Studi Penelitian di Desa Moutong Timur, Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi Moutong) Siti Mutia Dunggio; Rauf A. Hatu; Sainudin Latare
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9937

Abstract

Kemiskinan dan ketimpangan ekonomi masih menjadi persoalan utama di masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Moutong Timur, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong. Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dipandang sebagai instrumen kebijakan sosial yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak BLT dalam menggerakkan ekonomi masyarakat Desa Moutong Timur serta mengkaji efektivitas mekanisme penyaluran bantuan terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, sedangkan penentuan informan dilakukan secara purposive sampling yang melibatkan pemerintah desa, penerima BLT aktif, dan mantan penerima BLT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BLT memberikan dampak positif terhadap peningkatan daya beli rumah tangga, pemenuhan kebutuhan pokok, serta penguatan aktivitas ekonomi lokal melalui peningkatan konsumsi masyarakat dan dukungan terhadap usaha kecil. Musyawarah desa dalam proses penyaluran BLT juga dinilai meningkatkan transparansi dan ketepatan sasaran penerima bantuan. Namun demikian, penelitian menemukan sejumlah kendala, terutama keterbatasan sistem pendataan dan munculnya potensi ketergantungan sebagian masyarakat terhadap bantuan pemerintah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BLT efektif sebagai stimulus ekonomi jangka pendek di tingkat desa, tetapi keberlanjutan dampaknya memerlukan pendataan yang lebih akurat, pengawasan berkelanjutan, serta penguatan program pemberdayaan ekonomi agar bantuan tidak hanya bersifat konsumtif, melainkan juga produktif.
Interaksi Sosial Mahasiswa Rantau di Asrama PPMI Sulawesi Tengah Mir’ah Azizah Nasri; Rauf A. Hatu; Sainudin Latare
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis interaksi sosial mahasiswa rantau di Asrama PPMI Sulawesi Tengah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan pola hubungan sosial antar penghuni asrama yang menunjukkan kecenderungan meningkatnya sikap individualisme dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengurus dan penghuni Asrama PPMI Sulawesi Tengah yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial mahasiswa rantau di Asrama PPMI Sulawesi Tengah berlangsung dalam bentuk pertukaran, konflik, dominasi, dan sosiabilitas sebagaimana dijelaskan dalam teori Georg Simmel. Bentuk pertukaran terlihat melalui aktivitas saling membantu dan berbagi informasi, sedangkan konflik muncul akibat perbedaan karakter, kurangnya komunikasi, dan persoalan kebersihan asrama. Dominasi tampak dalam penerapan aturan dan pembagian tugas oleh pengurus asrama, sementara sosiabilitas terlihat melalui kegiatan berkumpul dan komunikasi antar penghuni. Namun, interaksi sosial yang terjalin belum sepenuhnya melibatkan seluruh penghuni asrama. Sebagian mahasiswa cenderung menunjukkan sikap individualisme yang ditandai dengan rendahnya partisipasi dalam kegiatan bersama, terbatasnya interaksi dengan penghuni lain, lebih banyak menghabiskan waktu di ruang pribadi, serta lebih mengutamakan kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan bersama. Kondisi tersebut menyebabkan hubungan sosial antar penghuni belum terjalin secara optimal dan berpengaruh terhadap tingkat kebersamaan di lingkungan asrama. Meskipun demikian, solidaritas sosial masih ditemukan pada sebagian penghuni melalui sikap saling peduli dan membantu dalam situasi tertentu.