Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Komunikasi Pertunjukan pada Penampilan Dangdut Koplo di Argamakmur (Studi Pada Organ Tunggal Riak Danau Musik) Putri, Anes Silvia Nurmansah; Alfarabi, .; Saragih, Rasiana BR
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.4.2.1-9

Abstract

 Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sebuah peristiwa komunikasi pertunjukan yang terjadi pada penampilan dangdut koplo di Argamakmur oleh Organ Tunggal Riak Danau Musik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menggunakan Teori Akomodasi Komunikasi (Howard Giles & koleganya) dimana di dalam teori ini terdapat 4 asumsi dasar dan 3 tahapan atau cara beradaptasi berupa konvergensi, divergensi, dan akomodasi berlebihan yang digunakan untuk melihat bagaimana seseorang dapat melakukan penyesuaian interpersonal dalam sebuah interaksi komunikasi pada pertunjukan dangdut koplo di Argamakmur oleh Organ Tunggal Riak Danau Musik. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Hasil yang di dapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi pertunjukan yang terjadi pada penampilan dangdut koplo di Argamakmur oleh Organ Tunggal Riak Danau Musik, peran kunci nya ialah biduan. Serta dalam sebuah pertunjukan dangdut koplo bentuk akomodasi yang sering muncul ialah konvergensi, dimana saat pertunjukan berlangsung mereka mengesampingkan latar belakang selama terjadinya komunikasi.
Strategi Komunikasi Pemasaran Konsep Positioning Diferensiasi dan Brand Komunitas Tobo Berendo Dalam Meningkatkan Kunjungan ke Kawasan Objek Wisata Danau Dendam Tak Sudah Melalui Tradisi Neron Alfarizi, Erlan; Alfarabi; Adhrianti, Lisa
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.5.2.116-122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Strategi Komunikasi Pemasaran Komunitas Tobo Berendo Dalam Meningkatkan Kunjungan Ke Kawasan Objek Wisata Danau Dendam Tak Sudah Melalui Tradisi Neron. Penelitian ini menggunakan Teori Konsep Positioning, Difrensiasi dan Brand yang dipopulerkan oleh Herman Kertajaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purpose sampling, dan teknik pengumpulan data dengan Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan Melalui Konsep Positioning, Difrensiasi dan Brand. melalui Positioning Neron menjadi kekuatan yang dimunculkan ke masyarakat ketika berkunjung ke Objek Wisata Danau Dendam Tak Sudah itu sudah pasti berneron dan Difrensiasi memiliki suatu pembeda mempunyai Konten dan Konteks, Konten nya adalah Neron sebagai Tradisi Budaya yang ditawarkan serta Konteksnya ada Neron Gratis setiap hari minggu pagi. Brand Neron ini menjadi penanda bagi wisatawan yang berkunjung ke Danau Dendam Tak Sudah menggambarkan seberapa kokoh dan kekuatan Neron menjadi velue yang ditawarkan.
Strategi Etnis Serawai Mengubah Stigma Negatif Perambah Hutan di Desa Tebat Tenong Luar. Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu Firmansyah; Alfarabi; Suminar, Panji
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.5.2.123-130

Abstract

Jurnal ini mengungkap bagaimana pengelolaan kesan Etnis Serawai terhadap stigma negative perambah hutan yang mereka terima? Penelitian ini menggunakan pendekatan Erving Goffman pada teori dramaturgi dan kesan diri (self impression). Penelitian ini mengungkapkan bagaimana peran panggung depan dan kondisi panggung belakang Etnis Serawai mengelola kesan stigma negative perambah hutan di Desa Tebat Tenong Luar, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Hasil penelitian ini mendapatkan model Etnis Serawai mengelola kesan negative perambah hutan menjadi kesan positif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari orang atau informan yang dipilih. Hasil penelitian menyatakan Etnis Serawai memiliki peran pada panggung depan dalam mengelola kesan negative stigma perambah hutan. Selanjutnya pada panggung belakang ditemukan motif dan efek dari peran panggung depan yang mereka mainkan dalam mengelola kesan stigma negatif perambah hutan.
Makna Wilayah Pada Masyarakat Melayu Pesisir Kota Bengkulu Utami, Aldila Vidianingtyas; Alfarabi
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.5.1.11-20

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui makna wilayah yang dimiliki oleh masyarakat Melayu Pesisir Kota Bengkulu sebagai bentuk identitas diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif sebagai jenis penelitian. Penelitian ini menggunakan Teori Tindakan Sosial (Max Weber) untuk melihat Janis tindakan yang dilakukan oleh masyarakat Melayu Pesisir Kota Bengkulu dalam menunjukkan identitas budaya. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan teknik Snowball sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Hasil yang di dapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan yang dilakukan oleh masyarakat Melayu Pesisir Kota Bengkulu dalam mempertahankan wilayah termasuk dalam tindakan Rasional Instrumental karena menganggap bahwa wilayah pesisir menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menunjukkan keberadaan diri sebagai salah satu suku yang terdapat di Kota Bengkulu. Kata Kunci : Identitas, Wilayah Pesisir, Eksistensi Diri.
Media Online Lokal dalam Menerapkan Jurnalisme Pariwisata (Studi Pada Media Online Lokal Bengkulu Ekspress) Maymunah, Siti; Ardhianti, Lisa; Alfarabi
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 5 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jimik.v5i2.596

Abstract

Tourism journalism is a journalism practice that aims to report on tourist destinations in an area, both for promotion and information. The development of online media in the country is increasingly rapid, making online media ideal as the first platform for searching for information about tourist destinations in a place as well as information on available facilities and infrastructure. Bengkulu Ekspress as a pioneer of online media in Bengkulu Province has some of which are about tourism. The aim of this research is to find out how tourism journalism is implemented on the Bengkulu Ekspress online media channel. This research uses a qualitative descriptive method which describes the results of observations seen from the research object using the framing analysis method. The results of this research explain that Bengkulu Ekspress implements tourism journalism by applying a special rubric entitled Bengkulu Tourism and Culinary Tourism and the locality of the news presented by Bengkulu Ekspress.com makes news about tourist destinations more specific to the Bengkulu Province area only. Apart from that, Bengkulu Ekspress also provides information about accommodation and transportation with narratives that attract readers to imagine their travel estimates in tourism journalism reporting.
DIGITALISASI UMKM: PEMANFAATAN MEDIA SOCIAL SEBAGAI STRATEGI DIGITAL MARKETING PRODUK UMKM GUNA MENINGKATKAN BRAND AWARENESS DAN PENJUALAN PRODUK UMKM. yuliati, Yuliati; Adhrianti, Lisa; Alfarabi, Alfarabi
Bengawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.586 KB) | DOI: 10.46808/jurnal_bengawan.v2i2.55

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan kegiatan lanjutan yang menyasar pada kelompok usahawan pada masyarakat sekitar lokasi objek wisata Sungai Suci di kecamatan desa Pondok Kelapa kabupaten Bengkulu Tengah. Jika pada tahun 2019 kegiatan pengabdian berupaya untuk membimbing kelompok usahawan agar dapat memikirkan ide bagi pembuatan proposal komunikasi bisnis yang berpotensi untuk didanai. Kemudian tahun 2020 kegiatan berupa proses penyuluhan dan pembimbingan kepada usahawan agar dapat mengenal karakteristik produk Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) yang diupayakan memiliki kemasan yang layak jual dan memiliki penciri khusus untuk menunjang pariwisata daerah Sungai Suci, maka pada tahun 2021 ini kegiatan pengabdian diarahkan pada penyuluhan dan pembimbingan kepada para usahawan agar dapat memasarkan produk usaha mereka memalui pasar digital atau biasa disebut digital marketing. Dimana digital marketing dilakukan dengan memanfaatkan akun media social. Perspektif yang akan digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah komunikasi pemasaran digital (digital marketing communications). Metode pelaksanaan kegiatan yang akan diterapkan dalam pengabdian ini adalah pengenalan digital marketing berbasis media social sebagai media pemasaran produk UMKM agar dapat dikenal masyarakat secara luas sehingga UMKM mampu tetap bertahan ditengah masa pandemic. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya evaluasi pemikiran bagi jenis produk yang akan dijual, evaluasi kemasan produk UMKM yang telah dimiliki dan siap dipromosikan, serta publikasi hasil pengabdian pada jurnal pengabdian masyarakat Dharma Raflesia Universitas Bengkulu. Kata Kunci: Digital Marketing, Pariwisata Bengkulu, Digitalisasi UMKM
Manajemen Komunikasi Sebagai Upaya Menjaga Harmonisasi Kerukunan Umat Beragama Di Desa Rama Agung Bengkulu Utara Alfarabi, Alfarabi; Agustina, Putri Rizki; Putra, Delfan Eko
Jurnal Khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STAI Bumi Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37092/khabar.v6i2.918

Abstract

Socioculturally, the Rama Agung village community is generally predominantly influenced by the legacy of ancestral values, regulations, and customary laws, as well as past traditions brought and adopted from various ethnic groups. Communication will be better established when someone can see broadly and openly the contexts of tolerance in diversity. This study aims to determine the communication management carried out by the Rama Agung community in maintaining harmony between religious communities. This study uses a qualitative method. The results of the study concluded that the Harmonization that occurred in Rama Agung was maintained because of the values ??of harmony instilled by the community in inter-religious life, namely the existence of open communication between fellow believers, mutual respect for other religious celebrations and mutual respect for the rules of other religions. The communication management carried out by the Rama Agung community in maintaining harmony in inter-religious life is in accordance with the convergence and divergence approaches. The communication management carried out by the Rama Agung community uses communication that maintains feelings to realize effective communication in maintaining harmony in inter-religious life.
Analisis Bentuk Aktivitas Citizen Journalism melalui Facebook dan Instagram yang dikelola PT.Rejang Land Media Maulidia, Yesa; Alfarabi; Martadireja, Sonde
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3385

Abstract

Penelitian ini mengkaji bentuk aktivitas Citizen Journalism di platfrom media sosial yang dikelola  PT. Rejang Land Media di Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian bertujuan untuk  mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam aktivitas citizen journalism dan peran platform media sosial (Facebook, Instagram) dalam memfasilitasi citizen journalism di PT. Rejang Land Media. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teori yang digunakan Uses and Gratification Theory. Analisis menunjukkan bahwa setiap platform memiliki karakteristik unik yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan informasi dan partisipasi masyarakat Rejang Lebong. Facebook lebih berfokus pada isu politik, sosial, dan budaya lokal yang mengundang diskusi mendalam, menarik audiens dewasa, dan sering memanfaatkan bahasa daerah untuk memperkuat identitas budaya. Di sisi lain, Instagram menonjolkan visualisasi konten yang kreatif dan ringan, menarik generasi muda melalui promosi kegiatan lokal, pengembangan bakat, serta informasi pendidikan dan karier. Melalui pendekatan yang berbeda ini, PT.Rejang Land Media mampu memberikan ruang partisipasi yang sesuai bagi berbagai kelompok usia, memaksimalkan peran citizen journalism dalam meningkatkan literasi media, memperkuat interaksi sosial, serta mendorong solidaritas komunitas untuk bersama-sama menyikapi isu-isu lokal.
COMMUNICATION ORGANIZATIONAL PATTERNS TO REGIONAL DISASTER MITIGATION AFTER THE COVID-19 PANDEMIC Adhrianti, Lisa; Ayyash, Muhammad Yahya; Alfarabi, Alfarabi; Warsah, Idi; Firmansyah, Mas Agus
Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 13, No 2 (2024): December 2024
Publisher : Master of Communication Science Program, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/interaksi.13.2.387-403

Abstract

The COVID-19 pandemic, classified as a social disaster, continues to present challenges even in the post-pandemic era, especially in regions where public awareness and belief in the existence of COVID-19 remain low. This study focuses on identifying and analyzing the communication patterns employed by the Regional Disaster Management Agency (RDMA) of North Bengkulu Regency, Bengkulu Province, in mitigating the impact of the pandemic. The research aims to determine the organizational communication patterns within RDMA post-COVID-19 pandemic. A qualitative descriptive method was applied to explore the types and effectiveness of communication patterns—vertical, horizontal, and diagonal—used within the organization. The findings reveal that RDMA adopts a "wheel communication pattern" to coordinate disaster mitigation efforts, emphasizing the strategic use of digital platforms such as WhatsApp groups for instructions, reporting, and coordination among team members. This study provides insights into effective organizational communication strategies for regional disaster management and offers recommendations for future research to explore disaster mitigation efforts through digital communication channels and social media dissemination
Balancing Agricultural Development and Conservation: Community Perspectives on Land Use Challenges in Lebong Regency, Indonesia Alfarabi, Alfarabi; Yogopriyatno, Jatmiko; Sartika, Sartika; Puspitasari, Venti
Journal Public Policy Vol 11, No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpp.v11i1.10065

Abstract

This research analyzes community perspectives on agriculture, plantation, and food programs in Lebong Regency, with a particular focus on the Double Cropping Season (MT2) program. This research draws upon three interconnected theoretical frameworks: Political Ecology Framework for analyzing power relations in environmental access, Sustainable Livelihoods Approach for examining rural community adaptations, and Adaptive Co-Management Theory for analyzing collaborative natural resource management. Using a mixed-method approach, the study was conducted in seven sub-districts with 100 respondents selected through cluster random sampling. The findings reveal varying levels of community satisfaction, with satisfaction indices reaching 76 in three main sub-districts and 66 in four companion sub-districts. 78% of the community supports program continuation with noted improvements. Key implementation challenges include inequitable land ownership structures, where the majority are tenant farmers, agricultural land conversion, and land conflicts related to conservation areas that cover 69.89% of Lebong Regency. Analysis through these theoretical frameworks reveals that successful agricultural development in Lebong requires fundamental changes in power distribution, institutional support, and program implementation approaches. The research recommends establishing a multi-stakeholder governance platform, modifying the MT2 program to focus on agricultural intensification, and adopting more flexible management approaches to balance agricultural productivity with conservation needs.