Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERBEDAAN MASSAGE OLAHRAGA DAN MASSAGE SHIATSU TERHADAP PEMULIHAN KELELAHAN ATLET SOFT BALL DAN BASE BALL PORDA XI 2010 KABUPATEN BANDUNG BARAT mudjihartono, Mudjihartono
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jko-upi.v1i2.16230

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi pentingnya massage setelah melakukan aktivitas Olahraga, apalagi kalau aktivitas tersebut sangat tinggi seperti setelah melakukan pertandingan dalam cabang olahraga. Dengan dilakukannya massage diharapkan pemulihan dari kelelahan setelah beraktivitas dapat segera tercapai. Massage tesebut bisa dilakukan dengan massage olahraga dan massage shiatsu, dimana kedua massage tersebut mempunyai perbedaan dalam teknik pelaksanaannya. Berlandaskan dari penjelasan yang telah dikemukakan, penulis ingin meneliti tentang perbedaan dari kedua massage tersebut terutama pada pemulihan kelelahan setelah melakukan olahraga.Metode penelitiannya eksperimen, dengan populasi penelitiannya adalah Atlet Porda XI Kabupaten Bandung Barat Cabang Olahraga Softball Dan Baseball sebanyak 48 orang. Sampelnya sebanyak 30 orang yang berjenis kelamin laki-laki, dan terbagi menjadi 15 orang untuk massage olahraga dan 15 orang untuk massage shiatsu. Alat ukur yang digunakan yaitu tes denyut nadi. Teknik analisis data yang digunakan untuk pengujian hipotesis adalah teknik uji kesamaan dua rata-rata dua pihak dan uji kesamaan dua rata-rata skor berpasangan untuk menganalisis peningkatan setelah dilakukan treatment, dan pengujiannya pada taraf = 0,05.Hasil tes pengolahan data tes awal massage olahraga  menunjukkan jumlah data penurunan denyut nadi 950, rata-ratanya 63,33 dan simpangan bakunya 11,75. Untuk tes awal massage shiatsu  menunjukkan jumlah data penurunan denyut nadi 930, rata-ratanya 62 dan simpangan bakunya 13,2. Sedangkan tes akhir massage olahraga  menunjukkan jumlah data penurunan denyut nadi 1180, rata-ratanya 78,67 dan simpangan bakunya 9,15. Untuk tes akhir massage shiatsu menunjukkan jumlah data penurunan denyut nadi 1030, rata-ratanya 68,67 dan simpangan bakunya 13,02. Selanjutnya untuk peningkatan denyut nadi massage olahraga menunjukkan jumlah datanya 230, rata-ratanya 15,33 dan simpangan bakunya 7,43. Sedangkan untuk peningkatan denyut nadi massage shiatsu menunjukkan jumlah 100, rata-ratanya 6,67 dan simpangan bakunya 7,24.Berdasarkan analisis pengolahan data diperoleh hasil bahwa massage olahraga dan massase shiatsu memberikan pengaruh terhadap pemulihan kelelahan setelah melakukan olahraga. Dan massage olahraga memberikan pengaruh yang lebih tinggi dari pada massage shiatsu terhadap pemulihan kelelahan setelah melakukan olahraga. Jadi terdapat perbedaan antara massage olahraga dengan massage shiatsu terhadap pemulihan kelelahan setelah melakukan kegiatan olahraga.
Batting Performance Analisys of West Java Athletes Gumilar, Agus; Darajat, Jajat; Ma’mun, Amung; Nuryadi, N; Hambali, Burhan; Mudjihartono, M; Mulyana, Dadan
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 6, No 2 (2021): Opportunities from The Sport and Health Education to Improve Quality of Life
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.864 KB) | DOI: 10.17509/jpjo.v6i2.37215

Abstract

This research aimed to analyze the batting skill performance on softball using an application of technology. The assessment results can help the coaching process by providing empirical data and become material for evaluation and recommendations for trainers and coaches in the following coaching process. The method used in this research was a descriptive analysis survey. The samples were 21 West Java female softball athletes who were doing training concentration. The measurement of the speed impact parameter was obtained (79.94 ± 7.73) to achieve the 25.06% target achievement. The results of the parameter test on the target obtained a p-value (0.0001) 0.05. This means that the percentage of the results on this parameter had not significantly met the target. The impact time parameter obtained an average percentage of the results of (83.06 ± 8.47). The percentage of the target was 16.94%. The Tukey statistical follow-up test results showed that the impact time parameter had not shown a significant achievement with a p-value (0.0001) 0.05. It concludes that the batting performance of West Java female softball athletes had not reached the stated target. Therefore, it is recommended that the training increase based on the portion and exercise items according to the predetermined parameters.
Pengaruh Pembelajaran Permainan Bola Kecil (Permainan Bola Bakar) Terhadap Nilai Disiplin Siswa Pada Mata Pelajaran Pasca Pendidikan Jasmani Ermadinoto, Ummahatul Illiyyin Al Fath; M, Mudjihartono; Wahyudi, Arif
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 1 No 1 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.979 KB) | DOI: 10.17509/jpjo.v1i1.3658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pembelajaran permainan bola bakar terhadap nilai disiplin siswa pada mata pelajaran pasca pendidikan jasmani kelas VIII di SMP Negeri 2 Subang. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Perlakuan diberikan sebanyak 12 kali pertemuan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Subang. Sedangkan sampel penelitian ini adalah 44 siswa kelas VIII B. Instrumen yang digunakan adalah angket dan observasi. Angket yang valid sebanyak 39 butir soal dari 50 butir soal. Untuk uji reliabilitas diperoleh thitung (20,095) ≥ ttabel (2,040), yang berarti bahwa angket dinyatakan reliabel. Dari hasil pengolahan data diperoleh thitung (2,1350) ttabel (1,68), dengan demikian hipotesis nol (H0) ditolak. Maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap nilai disiplin siswa pada mata pelajaran pasca pendidikan jasmani melalui pembelajaran permainan bola kecil (permainan bola bakar) di SMP Negeri 2 Subang.
Character Establishment Through Physical Education Mudjihartono Mudjihartono; Sufyar Mudjianto; Tri Martini
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 6 No 1 (2022): MARET (ACCREDITED SINTA 3)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v6i1.21026

Abstract

This study aims to determine the impact of learning physical education (Penjas) on the formation of student character in social emotional learning. The ultimate goal of learning physical education is overall personality development, both physical, mental, emotional, social, and spiritual aspects. These aspects are carried out systematically, through participation in physical activity based on health and social norms (values, behavior, fair play, etc.). The method used in this study is an experimental method that will be carried out on UPI LabSchool Junior High School students. The instrument that will be used in this research is a social emotional competence instrument that will assess the student's character in terms of self-management, self-awareness, social awareness, relationship skills and responsible decision making. The data will be analyzed through inferential statistics using a comparison test of two averages. There are three outcomes in this research, including 1) Articles published in national journals, 2) Articles contained in international conference proceedings, 3) Intellectual Property Rights. There are two students involved in this research.
Application of Sport Education Models in Basic Movement Skills Passing Under the Volume Ball Game Hendri Munar; Ceppy Aditya; Mudjihartono Mudjihartono; Dian Budiana
Journal of Physical Education For Secondary Schools Vol 1, No 1 (2021): Improving Quality of Life Through of Physical education
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.557 KB) | DOI: 10.17509/jpess.v1i1.33136

Abstract

The main objective of this research is to determine the extent of implementation of sports education model on the basic movement skills of forearm pass in volleyball. The research method used was an experimental method with a pre-test and post-test control group research design. The subjects of this study were students of class VII SMPN 1 Plered Cirebon with total sample of 22 students divided into two groups, namely the experimental group and the control group. The research instrument used was a modified forearm pass accuracy test from the Braddy Volley Ball Test and documentation. The final results of this research, we could see there is an effect of the sports education model on improving learning outcome skills of forearm pass in volleyball game as the author has described above. The mean of the sports education model group has a value of 15.36 with a final score of 21.00 having a percentage difference of 70%. While the average value of the control group was 16.36 and the final score was 17.82 with a percentage difference of 59.4%. The t value is smaller than the t table, therefore the hypothesis is accepted. Thus it can be concluded that there is a significant effect on the sports education model group on the improvement of forearm pass in volleyball. Thus it can be concluded that there is a significant effect in the sports education group on the improvement of volleyball forearm pass skills.
Teacher Motivation in Teaching Physical Education During Covid-19 Pandemic Tri Martini; Mudjihartono; Agus Gumilar; Salman
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 7 No 1 (2023): MARCH (ACCREDITED SINTA 3)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v7i1.25728

Abstract

The purpose of this study was to explore the motivation of Junior High School Physical Education teachers in providing online-based Physical Education instruction in Cimahi City, Indonesia. This study used a quantitative descriptive method. The instrument was a questionnaire distributed through Google form. The population of this study were Physical Education teachers in Cimahi. The sampling technique used purposive sampling technique with the Roscoe method. The data were analyzed by quantitative descriptives in the form of percentages. The result of this study concludes that the motivation of Junior High School Physical Education teachers in providing online-based Physical Education teaching in Cimahi are 4.84% were in the high category, 12.90% were in the medium category, 75.81% were in the low category, and 6.54% were in the very low category. It concludes that the teaching motivation of Junior High School level Physical Education teachers in Cimahi, in implementing online learning, was mostly in the low category.
Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Perkembangan Afektif Kognitif Dan Psikomotor Siswa Dalam Pembelajaran Permainan Futsal Di Smpn 1 Lembang Prayogo Dwi Santoso; Mudjihartono M
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 1 No 1 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.371 KB) | DOI: 10.17509/jpjo.v1i1.3662

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengearuh media audio visual terhadap perkembangan afektif kognitif dan psikomotor siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakulikuler futsal di SMPN 1 Lembang, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 40 siswa laki-laki. Instrument yang dipakai menggunakan tes game performance assesment instrument (GPAI) dan instrumen yang mengadopsi dari Permana (2014, hlm. 37). Data diolah menggunakan program SPSS versi 22. Hasil penelitian ini adalah: 1) Terdapat peningkatan pada afektif dari kelompok kontrol 48,64% ke eksperimen 49,58%, dengan perbandingan 27,77%. 2) Terdapat peningkatan pada kognitif dari kelompok kontrol 22,07% ke eksperimen 33,47% dengan perbandingan 59,18%. 3) Terdapat peningkatan pada perkembangan psikomotor dari kelompok kontrol 17,08% ke eksperimen 19,79% dengan perbandingan 31,03%. Maka hal ini menunjukan adanya peningkatan signifikan dari hasil pembelajaran melalui media audio visual terhadap perkembangan afektif, kognitif dan psikomotor dalam pembelajaran futsal.
PENGARUH PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA KECIL TERHADAP NILAI DISIPLIN SISWA PADA MATA PELAJARAN PASCA PENDIDIKAN JASMANI Ummahatul Illiyyin Al Fath Fath Ermadinoto1; Mudjihartono M; Arif Wahyudi
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 1 No 2 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.329 KB) | DOI: 10.17509/jpjo.v1i2.5660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pembelajaran permainan bola bakar terhadap nilai disiplin siswa pada mata pelajaran pasca pendidikan jasmani kelas VIII di SMP Negeri 2 Subang. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Perlakuan diberikan sebanyak 12 kali pertemuan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Subang. Sedangkan sampel penelitian ini adalah 44 siswa kelas VIII B. Instrumen yang digunakan adalah angket dan observasi. Angket yang valid sebanyak 39 butir soal dari 50 butir soal. Untuk uji reliabilitas diperoleh thitung (20,095) ≥ ttabel (2,040), yang berarti bahwa angket dinyatakan reliabel. Dari hasil pengolahan data diperoleh thitung (2,1350) ttabel (1,68), dengan demikian hipotesis nol (H0) ditolak. Maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap nilai disiplin siswa pada mata pelajaran pasca pendidikan jasmani melalui pembelajaran permainan bola kecil (permainan bola bakar) di SMP Negeri 2 Subang.
Unlocking the Inner Drive: Exploring Intrinsic Motivation in Softball Across Genders Charisma Azizah Ibrahim; Mudjihartono Mudjihartono; Asep Sumpena; Agus Gumilar; Jajat Drajat Kusumah Negara
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 7 No 4 (2023): DECEMBER (ACCREDITED SINTA 3)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v7i4.30218

Abstract

Intrinsic motivation, which is the inner drive that motivates individuals to engage in various activities across different domains, plays a crucial role in shaping performance, especially in sports like softball. This study explores the complex interplay between gender, intrinsic motivation, and softball skills among university students. Using quantitative research methods and an ex-post facto design, this research provides valuable insights into the comparison of intrinsic motivation (interest, enjoyment, and personal challenge) and softball skills based on gender. The results reveal significant gender-based disparities in softball skills, highlighting the need for tailored interventions to promote gender equality in sports. Interestingly, despite differences in skills, the levels of intrinsic motivation encompassing interest, enjoyment, and personal challenge remain consistent across genders, emphasizing the universal appeal of intrinsic motivation in sports. Additionally, the study employed two distinct instruments: the Sport Motivation Scale (SMS) to assess intrinsic motivation and the O'Donnell Softball Test to measure softball skills. This research underscores the potential of sports programs to leverage these shared motivational factors to improve performance and engagement. It offers valuable insights into the diverse world of sports participation, providing a promising path for more inclusive and effective sports programs in the university environment, with a focus on promoting equality and excellence in sports participation.
Analisis Kualitas Hidup Siswa Sekolah Menengah Berdasarkan Aktivitas Olahraga dan Demografi Wilayah Nur Khois Jajiyah; Agus Gumilar; Mudjihartono; Burhan Hambali; Jajat Darajat Kusuma Negara
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i1.1510

Abstract

Kualitas hidup remaja dengan masalah kesehatan jangka panjang lebih buruk, terutama dalam hal keterlibatan sekolah. Kualitas hidup dan demografi regional telah menunjukkan bahwa pola migrasi dan pembangunan regional dipengaruhi oleh fasilitas perkotaan dan disamenitas. Penelitian ini mengungkap kualitas hidup remaja usia 14-19 tahun di daerah pedesaan dan kota. Survey dilakukan terhadap 334 remaja yang terdiri dari 109 pria dan 225 perempuan yang tinggal di daerah kota dan desa dengan menggunakan instrument WHOQOL- BREF. Instrumen ini dikembangkan oleh World Health Organization dan sudah di translate ke Bahasa Indonesia oleh tim dari kementrian kesehatan dan para akademisi. Instrumen ini untuk mengukur kualitas hidup seseorang yang terdiri dari 26 pertanyaan terdiri dari 4 dimensi, yaitu kesehatan fisik, hubungan sosial, psikologis, dan lingkungan. Analisis independent sampel t test dilakukan untuk melihat perbandingan kualitas hidup remaja berdasarkan demografi wilayah kota dan desa, hasilnya menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang siginifikan kualitas hidup remaja di pedesaan dan kota dengan nilai sig 0.006, dimana kualitas hidup remaja di kota dengan skor rata-rata 85.33 lebih baik daripada remaja di desa dengan skor rata-rata 80.44. Analisis kualitas hidup berdasarkan aktivitas olahraga yang melakukan aktivitas olahraga menunjukan hal yang kurang memuaskan yaitu 31% yang masuk dalam kategori baik dan sangat baik. Hal ini menjadi perhatian bagi pemerintah untuk memperhatikan lingkungan di pedesaan untuk meningkatkan kualitas hidup remaja, serta menggairahkan aktivitas olahraga sebagai salah satu penunjang kualitas hidup.