Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA MELALUI KEPUASAN KERJA PEGAWAI BP2IP TANGERANG Romulo Edison Harahap; Yohanna Nurika
Jurnal Maritim Malahayati Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Maritim Malahayati
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Pelayaran Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.027 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh antara empat konstruk yaitu, iklim psikologis, gaya kepemimpinan, kepuasan kerja karyawan dan kinerja. Penelitian ini menyelidiki pengaruh gaya kepemimpinan pada kinerja melalui kepuasan karyawan, yang bertindak sebagai variabel mediator. Desain penelitian ini menggunakan kuesioner yang terisi dan dapat dianalisis untuk mengumpulkan data. Data dikumpulkan dari 84 karyawan di BP2IP Tangerang yang menanggapi pertanyaan tentang lingkungan kerja mereka dan dirasakan kepemimpinan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah The Statistical Package for Social Sains versi 10.0 (SPSS 10.0) dan Analisis Struktur Momen (AMOS 4.0) digunakan untuk menganalisis dala. Analisis statistik termasuk pengukuran dan model persamaan struktural (SEM). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa semua variabel bertanda positif bahwa kepuasan kerja merupakan gaya kepemimpinan sebagai prediktor dan kinerja sebagai kriteria.
Pengoptimalan dan Keefisiensian Penggunaan ECDIS pada Kapal Amirullah; Yohanna Nurika; Imam Achmad Mirza Ar Rasyid
Journal Marine Inside Vol 4. No. 2 (2022)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.941 KB) | DOI: 10.56943/ejmi.v4i2.46

Abstract

Pada kenyataan saat ini, banyaknya permasalahan pada saat bernavigasi yang tidak sesuai prosedur akan mempengaruhi kelancaran bernavigasi di atas kapal. Permasalahan ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman dalam proses bernavigasi. Namun pada dasarnya segala musibah disebabkan oleh karena human error atau kesalahan manusia. Untuk mencegah hal tersebut maka perlu dipersiapkan pengetahuan tentang penggunaan alat navigasi yang sesuai dengan prosedur bernavigasi yang benar. Penelitian kali ini dilakukan di atas kapal KM. Sabuk Nusantara 99 dengan meneliti salah satu alat navigasi yang bernama ECDIS, bagaimana cara penggunaan dan pengoperasian alat tersebut, hambatan dan permasalahan yang diperoleh setelah peneliti melakukan observasi, dan cara menyelesaikan permasalahan yang didapat. Semua akan terjawab pada penelitian ini.
PENGARUH KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI DAN PENGGUNAAN KODE ISYARAT INTERNASIONAL TERHADAP TINGKAT KESELAMATAN PELAYARAN KAPAL DI PELABUHAN Siwi Woro Herningsih; Amirullah; Vidiana Anggeranika; Yohanna Nurika
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 16 No. 2 (2022)
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v16i2.5432

Abstract

Kemampuan berkomunikasi dan penggunaan kode isyarat internasional merupakan kemampuan interaksi yang dimiliki oleh individu atau seseorang di atas kapal untuk dapat berinteraksi dan bersosialisasi dengan individu atau orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi berkomunikasi dan penggunaan kode isyarat internasional terhadap tingkat keselamatan pelayaran kapal. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Analisis data yang digunakan pendekatan struktural Equation Model (SEM) berbantuan aplikasi smart PLS. Responden dalam penelitian ini adalah 68 awak kapal yang ada di Pelabuhan Merak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan berkomunikasi terhadap tingkat keselamatan pelayaran, selain itu kemampuan penggunaan kode internasional terhadap tingkat keselamatan.
Pengaruh Kemampuan Berkomunikasi dan Penggunaan Kode Isyarat Internasional Terhadap Tingkat Keselamatan Pelayaran Kapal Di Pelabuhan Siwi Woro Herningsih; Amirullah; Vidiana Anggeranika; Yohanna Nurika
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 16 No. 2 (2022)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berkomunikasi dan penggunaan kode isyarat internasional merupakan kemampuan interaksi yang dimiliki oleh individu atau seseorang di atas kapal untuk dapat berinteraksi dan bersosialisasi dengan individu atau orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi berkomunikasi dan penggunaan kode isyarat internasional terhadap tingkat keselamatan pelayaran kapal. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Analisis data yang digunakan pendekatan struktural Equation Model (SEM) berbantuan aplikasi smart PLS. Responden dalam penelitian ini adalah 68 awak kapal yang ada di Pelabuhan Merak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan berkomunikasi terhadap tingkat keselamatan pelayaran, selain itu kemampuan penggunaan kode internasional terhadap tingkat keselamatan.
Integration of the Electronic Chart Display and Information System (ECDIS) and Automatic Radar Plotting Aid (Arpa) to Enhance Object Detection, Identification, and Tracking Amirullah Amirullah; Dwi Antoro; Henny Sutryani; Yohanna Nurika; Iman Ahmad
Jurnal Syntax Transformation Vol 6 No 12 (2025): Jurnal Syntax Transformation
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jst.v6i12.1121

Abstract

Electronic Chart Display and Information System (ECDIS) and Automatic Radar Plotting Aid (ARPA) have become critical components in modern maritime navigation, contributing significantly to situational awareness, collision avoidance, and voyage planning. Despite their importance, the effectiveness of these navigational technologies depends largely on the competence of watchkeepers, the integration of system functions, and operational conditions on board. This study aims to analyze how the integration of ECDIS and ARPA enhances navigational awareness aboard KMP Jatra III, a Ro-Ro passenger vessel operating in Indonesian waters. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, onboard observations, and documentation of navigational operations. The findings indicate that the integration of ECDIS and ARPA improves decision-making by providing real-time positional accuracy, automated radar target tracking, optimized route monitoring, and early detection of collision risks through Closest Point of Approach (CPA)/Time to CPA (TCPA). However, challenges such as screen saturation, overreliance on automation, environmental interference, and limited crew proficiency reduce the overall effectiveness of the integrated system. The study concludes that while ECDIS–ARPA integration significantly enhances navigational awareness, optimal outcomes can only be achieved through continuous training, strict adherence to STCW watchkeeping standards, and reinforcement of bridge resource management (BRM) principles.
Validitas dan Reliabilitas Ujian Keahlian Pelaut Bahasa Inggris Maritim Gumay, Andesvan; Nurika, Yohanna; Herningsih, Siwi Woro; Magdalena, Susiarni
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 5 No. 2 (2022): Journal of Education and Instruction (JOEAI)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v5i2.3854

Abstract

The purpose of this research is to determine the validity and reliability of the Maritime English proficiency test organized by PUKP (Seafarer Expertise Exam) 02 Banten and its surroundings. Research method was used is descriptive analysis because it aims to explain the level of difficulty, discriminatory power, as well as the validity and reliability of exam questions for 3rd grade students at the Maritime School. The results showed that there were 43 valid exam questions in the Nautical department or about 71.66% of the total questions, with a correlation value greater than Rtable 0.1071 with a significance level of 5%. As for the Engineering department, there are 41 valid exam questions or 68.33% of the total questions, with a correlation value greater than Rtable 0.2483 with a significance level of 5%. For the reliability of the test questions in the Nautical department of 0.5968 and the Engineering department 0.6789 with an interval between 0.40 to 0.70 with moderated interpretation. Therefore, it can be concluded that the Maritime English exam questions used are quite valid and reliable. Keywords: validity, reliability, proficiency test, maritime English.
Edukasi penghijauan lingkungan pesisir laut guna menjaga lingkungan yang asri di Desa Karang Serang Siwi Woro Herningsih; Moejiono; Riyanto; Soleh Uddin; Abdul Rochman; Budi Purnomo; Nursyamsu; Alvian Demaz Peramutya; Henni Sutryani; Dwi Endah Kurniasari; Yohanna Nurika
Journal Marine Services Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/jms.v1i1.244

Abstract

Kondisi ekosistem pesisir di Desa Karang Serang saat ini menghadapi tantangan degradasi lingkungan yang signifikan akibat polusi, pembangunan infrastruktur, dan kurangnya ruang terbuka hijau. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memulihkan keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kesadaran masyarakat lokal mengenai pentingnya penghijauan wilayah pesisir. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi tiga tahapan utama: penyuluhan materi keilmuan, sesi diskusi interaktif, serta praktik lapangan berupa penanaman pohon dan bersih-bersih pantai secara gotong royong. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kolektif warga mengenai manfaat ekologis dan ekonomi dari vegetasi pantai, serta terlaksananya penanaman bibit pohon pelindung dan buah di area strategis. Kesimpulan dari program ini menekankan bahwa partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci dalam keberhasilan restorasi lingkungan yang berkelanjutan demi mewujudkan kawasan pesisir yang asri, sehat, dan ramah lingkungan.   The coastal ecosystem in Karang Serang Village currently faces significant environmental degradation due to pollution, infrastructure development, and a lack of green open spaces. This community service activity aims to restore ecosystem balance and increase local community awareness of the importance of coastal greening. The implementation methods used include three main stages: scientific material counseling, interactive discussion sessions, and field practice involving collective tree planting and beach cleanup. The results indicate an improvement in the community's collective understanding of the ecological and economic benefits of coastal vegetation, alongside the successful planting of shade and fruit tree seedlings in strategic areas. The conclusion of this program emphasizes that active community participation is key to successful sustainable environmental restoration to achieve a beautiful, healthy, and eco-friendly coastal area.
Penyuluhan panduan penanganan kebakaran di kapal tradisional untuk masyarakat nelayan di Pelabuhan Cituis Jaja Miharja; Yohanna Nurika; Budi Purnomo; Jusva Agus Muslim; Muhammad Irwandi Lendra Pratama; Febria Surjaman; Hendra Purnomo; Pramudyasari Nur Bintari; Ian Mochamad Sofian; Heru Maryanto; Imam Muhammad Firdaus
Journal Marine Services Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/jms.v2i1.248

Abstract

Keterampilan masyarakat nelayan di Pelabuhan Cituis, Desa Surya Bahari, Kabupaten Tangerang, dalam menangani potensi bahaya kebakaran pada kapal tradisional. Kapal nelayan tradisional di wilayah ini memiliki risiko kebakaran yang tinggi akibat penggunaan bahan bakar minyak (BBM), aktivitas memasak di atas kapal, serta kondisi mesin yang sering kali sudah tua dan tidak terawat. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya kesadaran nelayan akan prosedur keselamatan dan minimnya ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di atas kapal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan teoretis mengenai penyebab dan pencegahan kebakaran, sesi tanya jawab interaktif, serta praktik simulasi pemadaman api menggunakan APAR yang dipandu oleh para cadet mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan mengenai langkah-langkah darurat dan cara pengoperasian alat pemadam kebakaran. Melalui pelatihan ini, nelayan kini merasa lebih percaya diri dan proaktif dalam menjaga keselamatan diri serta aset kapal mereka selama beroperasi di laut.   This community service activity aims to improve the knowledge and skills of the fishing community at Cituis Port, Surya Bahari Village, Tangerang Regency, in handling potential fire hazards on traditional ships. Traditional fishing vessels in this region carry a high risk of fire due to the use of fuel oil (BBM), cooking activities on board, and the condition of engines that are often old and poorly maintained. The main problem faced is the low awareness of fishers regarding safety procedures and the minimal availability of fire extinguishers (APAR) on board. The methods used include theoretical counseling on the causes and prevention of fires, interactive Q&A sessions, and fire-fighting simulation practices using fire extinguishers guided by student cadets. The results of the activity showed a significant increase in participants' understanding of emergency steps and how to operate fire-fighting equipment. Through this training, fishers now feel more confident and proactive in maintaining their personal safety and ship assets while operating at sea.