Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM melalui Konten Promosi Menggunakan Canva di Pekanbaru Muttaqin, Muchammad Zaenal; Kumalasari, Cyintia; Syahminan, Mohammad; Rizal, Irfani; Rasyid, Tengku Wahyudi; Nabilah, Anggun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v6i1.2808

Abstract

UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Kota Pekanbaru memiliki peran signifikan dalam mendukung perekonomian lokal. Namun, tantangan dalam keterampilan pemasaran digital dan keterbatasan anggaran seringkali menghambat perkembangan UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran digital UMKM melalui pelatihan desain konten promosi menggunakan aplikasi Canva. Pelatihan ini dilaksanakan pada 13 Agustus 2024 di Rumah BUMN Kota Pekanbaru dengan peserta yang tergabung dalam kelompok UMKM Rumah BUMN Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, yang melibatkan dosen sebagai narasumber, mahasiswa sebagai fasilitator, dan praktisi Canva sebagai pendamping praktik. Kegiatan diawali dengan pretest untuk mengukur pemahaman awal peserta, dilanjutkan dengan penyampaian materi teoritis tentang pemasaran digital dan praktik langsung menggunakan Canva. Peserta diajarkan teknik pembuatan konten visual untuk keperluan promosi di platform media sosial seperti Instagram dan Facebook. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang desain konten digital, yang tercermin dari perbandingan skor pretest dan posttest. Peserta juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam pembuatan konten visual yang menarik dan konsisten. Pelatihan ini berhasil memberikan dampak positif terhadap kemampuan peserta dalam menyusun strategi pemasaran digital secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada desainer eksternal, dan meningkatkan daya saing produk di pasar digital. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi model yang efektif untuk diterapkan di berbagai komunitas UMKM lainnya sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi berbasis teknologi digital.
Peningkatan Keterampilan Berbahasa Inggris Guru Sekolah Dasar dalam Mempublikasikan Budaya Melayu Riau melalui Googleclassroom: Penguatan Keterampilan Berbahasa dalam Mempublikasikan Budaya Melayu Riau Marhamah, Marhamah; Yuliani, Sri; Nurmalinda, Nurmalinda; Kumalasari, Cyintia; Samsudin, Dafrizal; Fahrezi, Mhd Ryan; Sumardi, Sumardi
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol. 13 No. 2: August 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/berdikari.v13i2.26193

Abstract

This Community Service (PkM) activity intends to enhance the comprehension and foster teachers’ creativity and competence. Teachers require comprehensive support in English instruction, utilizing textbooks that offer contextual learning to address diverse needs and learning styles. The Emancipated Curriculum grants teachers with greater freedom in designing and executing learning processes that cater to student needs, highlighting a flexible and student-centered methodology. The PkM team organized an activity to promote Riau Malay culture via social media. This activity employed a methodical approach consisting of several stages: first, the introduction and utilization of integrated textbooks on Riau Malay culture; second, the enhancement of English language skills for the promotion of Riau Malay culture; and third, the evaluation process. The research findings indicate a notable enhancement in teachers' English language proficiency, achieving scores of 4 or 5 (High), particularly in the aspect of writing and speaking, which are interwoven with local cultural knowledge. This demonstrates a significant accomplishment of a primary objective, specifically the enhancement of teacher competence. Google Classroom has demonstrated efficacy as a platform for collaboration and the dissemination of Malay cultural materials in English. This research suggests the development of more proficient teachers capable of enhancing regional cultural diversity for a broader audience via digital technology, while also boosting students’ motivation through pertinent and engaging material
PELATIHAN MAKSIMALISASI MEDIA SOASIAL SEBAGAI SARANA DIGITAL MARKETING BAGI KELOMPOK USAHA GULA MERAH NIRA SAWIT DI KAMPUNG MEREDAN BARAT Suryanti, Nunuk; Wulandari, Fitri; Ariawan, Rezi; Kumalasari, Cyintia; Maryanti, Adelina; Rahman, Muklisur
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i7.2637-2645

Abstract

Pelatihan Maksimalisasi Media Sosial sebagai Sarana Digital Marketing bertujuan untuk meningkatkan keterampilan Kelompok Usaha Gula Merah Nira Sawit di Kampung Meredan Barat dalam mengoptimalkan media sosial sebagai alat pemasaran digital yang efektif. Program ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan angka penjualan, serta memperkenalkan produk secara lebih luas di era digital. Metode pelatihan meliputi pemaparan materi, praktik langsung, serta sesi diskusi interaktif yang berfokus pada pemanfaatan platform media sosial, khususnya TikTok, sebagai sarana promosi. Materi yang disampaikan mencakup strategi pembuatan konten kreatif, optimalisasi fitur media sosial, teknik pemasaran digital, serta cara efektif mengelola interaksi dengan pelanggan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dalam mengelola media sosial, terutama TikTok, sebagai alat pemasaran. Selain itu, pelatihan ini juga mendorong pelaku usaha untuk lebih inovatif dan aktif dalam membangun keterlibatan dengan konsumen melalui platform digital. Sebagai kesimpulan, pelatihan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan keterampilan digital marketing bagi Kelompok Usaha Gula Merah Nira Sawit. Dengan demikian, mereka dapat memperluas pasar, memperkuat daya saing, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Bedah Buku dan Pelatihan Menulis Fiksi Bagi Generasi Z di SMA IT Imam Syafii 2 Pekanbaru Kumalasari, Cyintia; Wulandari, Fitri; Idrus, Syed Abdullah Al; Andriyani, Dian; Fauziah, Nurul
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 1 (2025): October
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v7i1.24907

Abstract

Budaya literasi merupakan suatu budaya yang dapat menjadi acuan sebagai kualitas sumber daya manusia di sebuah negara. Budaya membaca Masyarakat Indonesia masih sangat rendah, meski Indonesia seringkali menjadi role model bagi negara-negara di Kawasan Asia Tenggara. Permasalahan ini dapat diatasi dengan membangun koneksi yang baik dengan generasi Z melalui bedah buku.  Kisah-kisah inspiratif dari novel kontemporer dapat membantu meningkatkan motivasi siswa dalam membaca maupun menulis. Melalui pendekatan expressivist writing, penulis mengajak generasi Z untuk mencintai membaca dan menulis fiksi melalui kisah pengalaman hidup. Setelah itu, penulis mengajak peserta didik menulis fiksi atau narrative text sebagai pemantik agar siswa memiliki motivasi menulis. Hasil yang didapat ialah sudah Sebagian besar siswi memahami teknik menulis yang baik dan benar sesuai dengan petunjuk yang disampaikan.
Tontonan Edukasi Berbasis Islami untuk Penguatan Karakter Santri MDTA Nurul Iman III: Islamic-Based Educational Movie to Strengthen Students’ Character at MDTA Nurul Iman III Kumalasari, Cyintia; Muttaqin, Muhammad Zaenal; Zaini, Abdul Kudus
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 6 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i6.6818

Abstract

Character education is the foundation for instilling good morality in children. Unfortunately, the rapid development of information technology today still cannot match the role of parents as the first teacher to educate children. In this case, the role of the family, especially parents, is very important as role models or role models that children can emulate in their environment, both at school and at home. Elementary school-age students generally like animated films or cartoons. However, not all animated films or cartoons can teach good values and strengthen character to elementary school students. The animated film Nussa and Rara was chosen because this animated film provides many examples of manners and manners towards parents and teachers as well as manners in getting along with friends. Worship education is also demonstrated without being frontal or forced to instill an understanding of the importance of worship from an early age. Watching the animated film “Nussa: The Movie” has been proven to help influence good values as character strengthening for students, especially to filter the flow of technology and information.
THE USE OF TED TALK AND GRAMMARLY TO IMPROVE STUDENTS’ SPEAKING AND WRITING ABILITY AT SMK YAPIM PEKANBARU Kumalasari, Cyintia; Marhamah, Marhamah
EXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Vol. 13 No. 1 (2024): Exposure
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/exposure.v13i1.13140

Abstract

Writing in English is still challenging and requires a strong ability in grammar. Besides, communicating ideas through the English language is still difficult for some students. This study aims to analyse the students’ perceptions through the use of the Grammarly application to help with writing skills and the TED Talk application to help improve speaking skills. The use of these applications is to help students in English skills that have grown these recent days, as well as the development of technology. Research participants include 15 students of SMKS Yapim Pekanbaru, department of Network and Computer Engineering. The research methods for the study included a questionnaire, as well as in-depth interviews that were conducted to explore the students’ perception of using TED Talk and Grammarly applications. Both applications will make students more involved in learning English, especially speaking and writing. Because of its practicality dan ease of access, the students are not difficult to use. The conclusion is that there have been some students who can write their ideas with the help of the Grammarly application and also watch TED Talk, then present them in front of the class.
The Digital Picture as Tools for Teaching Young Learners Kumalasari, Cyintia
JADEs Journal of Academia in English Education Vol 4 No 2 (2023): JADEs Journal of Academia in English Education
Publisher : Tadris Pendidikan Bahasa Inggris IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jades.v4i2.7038

Abstract

Teaching for young learners is more challenging since the characteristics of young learners are quite different from adults. Younger learners are growing up by technology and it has been integrated with their lives. They feel comfortable and confident on using it. The purpose of this study is to examine the teachers' perception on learning English through technology and to identify the challenges. This study used qualitative descriptive research to perceive the use of technology in teaching young learner including the challenges and to obtain more conclusions, the researcher made an depth interview with a teacher in one of primary school. The results of the research showed that the teachers are mostly agreeing to teach English for young learners by using technology, including digital picture, games, and songs. For the challenges, the teachers faced the lack of students' concentration and difficulties in saying some words because of mother tongue. This is happened because the students are lack of exposure to English outside classroom. To overcome these challenges, the teacher should be creative making a pleasant classroom atmosphere, actively engaging students to speak English in the classroom and do self-reflection.
Tinjauan Perilaku Anak Dibawah Umur Dalam Berkendara di Kabupaten Kampar Muttaqin, Muchammad Zaenal; Mulyani, Sri; Kumalasari, Cyintia
Pasak: Jurnal Teknik Sipil dan Bangunan Vol 1 No 1 (2023): September
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Sains Al-Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/pasak.v1i1.5597

Abstract

Pelanggaran lalu lintas anak dibawah umur di Bangkinang kota yang terus meningkat setiap tahunnya sangat membahayakan mereka dan pengguna jalan lainnya. Pengendara dibawah umur juga belum memiliki SIM dan tentunya hal ini sangat berbahaya, terlebih lagi secara emosional mereka belum stabil saat berkendara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelanggaran lalu lintas oleh anak dibawah umur di Bangkinang kota, untuk untuk mengetahui perilaku kepatuhan anak dibawah umur tentang keselamtan lalu lintas, dan untuk mengetahui faktor penyebab pelanggaran lalu lintas oleh anak dibawah umur di Bangkinang kota. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Bangkinang kota, penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yaitu dengan menyaring seluruh data sehingga ditemukan data baru, penting, dan mempunyai nilai dengan menggunakan data penunjang dari kuesioner dan wawancara. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder kemudian melakukan uji validitas kuesioner, uji validitas didapatkan dengan cara mengguanakan SPSS. Berdasarkan hasil pengujian validitas rtabel dengan tingkat signifikansi 0,05 atau 5% adalah 0,099. Data dapat dikatakan valid apabila nilai ????ℎ???????????????????? > 0,099 (???????????????????????? ). Adapun hasil mean tertinggi yang di dapatkan pada analisis kuesioner ini adalah telah mengendarai sepeda motor walaupun masih dibawah 17 tahun dengan mean 4,03 . Faktor penyebab pelanggaran lalu lintas oleh anak di bawah umur disebabkan oleh 2 faktor. Yaitu faktor teman sebaya, dan faktor kurangnya pemahaman terhadap keselamatan lalu lintas. Dan juga perilaku kepatuhan anak dibawah umur tentang keselamatan berlalu lintas masih sangat kurang..
The Pemanfaatan Aplikasi Powtoon Sebagai Media Pembelajaran Bagi Guru Pendidikan Anak Usia Dini Cyintia Kumalasari; Marhamah
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v2i4.900

Abstract

Implementasi kurikulum terbaru menuntut tenaga pendidik agar lebih menguasai teknologi informasi. Berbagai media pembelajaran berbasis teknologi pun bermunculan. Khususnya suatu media yang dapat menarik perhatian siswa, terutama anak usia dini. TK Islam YLPI dan TK Tahfidz YLPI menaruh perhatian besar terhadap pengenalan Bahasa Inggris kepada anak usia dini, Selain itu, TK Islam YLPI bekerjasama dengan TK Tahfidz YLPI memiliki konsep literasi digital yang bertujuan memperkenalkan indahnya budaya membaca ke peserta didik. Melalui adanya konsep literasi digital ini, tenaga pendidik membutuhkan media yang efektif untuk membuat bahan ajar. Dalam hal ini, peserta didik diajak untuk bermain sambil belajar membaca Bahasa Inggris melalui tontonan video animasi Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan pembuatan animasi sederhana kepada guru-guru Pendidikan agar memiliki keahlian yang mumpuni dalam membuat bahan ajar berbasis animasi untuk meningkatkan budaya literasi membaca siswa. Media yang digunakan yaitu aplikasi berbasis web bernama Powtoon.
Pertumbuhan Kembang Balita di Posyandu Bunga Matahari RW 08 Kelurahan Labuh Baru Timur Pekanbaru Abdul Kudus Zaini; Cyintia Kumalasari; Muhammad Zainal Muttaqin
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i4.2272

Abstract

Monitoring growth and development is an activity to detect early deviations in growth (deficient or poor nutritional status, short children), developmental deviations (delayed speaking), and mental and emotional deviations in children (impaired concentration and hyperactivity). The aim of this community service is to increase public knowledge about the normal growth and development of toddlers and increase mothers' awareness about the importance of stimulating toddler growth and development. A survey conducted by the Community Service Team on mothers with toddlers stated that posyandu officers at the East Labu Baru Health Center lacked education, especially regarding the growth and development of toddlers. The method of implementing this service was through midwife and doctor discussions, questions and answers, and weight checks on toddlers. The service was carried out at Posyandu Bunga Matahari, RW 08 Labuh Baru Timur Village. Under the target of every mother who has a toddler, it will be held every month on September 13, 2023. After the outreach activities are carried out, the participants who attend understand how to monitor the growth and development of toddlers and can monitor the ideal body weight of toddlers.