Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Tematik Berdasarkan Standar Proses Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah (Studi Kasus di MIN 1 Bantul) Laelatul Badriah
LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan) Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.984 KB) | DOI: 10.21927/literasi.2018.9(2).77-89

Abstract

Education is an important pillar in creating a dignified nation's successor. Education in Indonesia has set a national education standard (SNP) that has long been applied in the education bureaucracy in Indonesia. MIN 1 Bantul is one of the Madarsah who has applied thematic learning based on the implementation of the 2013 Curriculum both in planning, implementation and evaluation. In addition, MIN 1 Bantul also includes madrasas that have implemented management in accordance with national education standards. Some important things in this study are the madrasa which tends to be the number two education, the implementation of educational standards that have not been maximized, and the fulfillment of process standards in the learning process at madrasah educational institutions.Keywords: thematic learning, madrasah management, process standards
Pendekatan Contextual Teaching And Learning (Ctl)Sebagai Upaya Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Matematika Pecahan Sederhana Di Kelas Iii Mi Maarif Sendang Kulon Progo Laelatul Badriah
LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.315 KB) | DOI: 10.21927/literasi.2014.5(1).53-66

Abstract

The background of this research is the low of student’s mathematic achievement especially on simple matter fractions third grade students at MI Maarif Sendang Kulon Progo. The Learning process is abstract. The Students don’t find the meaning of the subject matter so that it affects a perception that mathematics is difficult. One of the efforts to improve students' mathematics achievement is by applying a contextual approach. Optimally subject matter associated with real life so that students understand the learning concepts presented by teachers and find the meaning of the subject matter which is studied. The implementation of the actions is performed by two cycles of the three meetings for each cycle collaboratively. Data was collected through observation, tests, interviews, documentation, and field notes. Data analysis was done by using qualitative descriptive analysis, by giving meaning to the data which is collected and draw conclusions from that meaning. The assessment of the validity of the data is done by using the technique of triangulation of data. The results showed that learning mathematics can be said to be a simple matter fractions through contextual approach because it reflects the 7 principles of CTL and contextual learning mathematics through an approach can increase student’s achievement than class average of 67.00 increased to 78.33 .
Hubungan Kreativitas Guru dan Lingkungan Belajar terhadap Keaktifan Siswa Kelas III MIN Jejeran Bantul Tahun Ajaran 2015/2016 Laelatul Badriah; Rani Ayu Sholicha
LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.258 KB) | DOI: 10.21927/literasi.2016.7(1).24-33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kreativitas guru dan lingkungan belajar terhadap keaktifan siswa kelas III. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, sedangkan desain penelitian ini menggunakan penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru kelas III dan seluruh siswa kelas III. Teknik acak yang digunakan dalam pengambilan sampel ini adalah teknik acak sederhana (simple random sampling) dengan sistem undian. Sampel penelitian diambil sebanyak 50% dari jumlah populasi dari seluruh siswa, sehingga hasil dari pengambilan sampel tersebut sejumlah 55 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angketdan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan inferensial, dalam analisis inferensial menggunakan korelasi product moment. Untuk menguji hipotesis korelasi variabel x dan y menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kreativitas guru dan lingkungan belajar terhadap keaktifan siswa dalam kategori cukup kuat. Hasil tersebut dibuktikan dari hasil perhitungan statistik dengan koefisien korelasi dan analisis regresi, dimana terdapat korelasi antara R_(y . x_(1 ).x_2 ) sebesar 0,450 pada taraf signifikan 5% dengan sampel sebanyak 55 siswa. Nilai r hitung > nilai r tabel yaitu 0,450 > 0,266 pada taraf signifikansi 5% dengan kategori cukup kuat.
Inovasi Pembelajaran Tematik, Kendala dan Upaya Perbaikan Dalam Proses Pembelajaran Laelatul Badriah; Saiful Abibudin; Zunita .; Juliyanto .
LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan) Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1465.692 KB) | DOI: 10.21927/literasi.2019.10(1).47-55

Abstract

Proses pembelajaran merupakan serangkaian kegaiatan interaksi antara pendidik, peserta didik dan materi ajara yang diorganisasikan sedemikian rupa untuk mencapai tujuan pembelajaran secara maksimal. Dalam kajian ini merupakan potret pembelajaran tematik yang terjadi di salah satu madrasah ibtidaiyah yang berada di wilayah kabupaten Bantul yaitu MIN 1 Bantul, proses pembelajaran tematik terpotret dengan baik dan sangat inovatif, serta  sesuai dengan acuan pembelajaran tematik, dalam hal ini tentunya tidak lepas dengan kendala-kendala yang dihadapi oleh setiap guru kelas, akan tetapi kendala tersebut dapat diatasi dengan berbagai upaya diantaranya menggunakan keterampilan dasar mengajar yang inovatif dan fleksibel, metode dan media yang bervariasi dan inoivatif,dan menyusun perencanaan pembelajaran yang lebih flesibel, serta instrumen evaluasi yang sesuai dengan karakteristik materi dan karakteristik peserta didik.Kata Kunci: pembelajaran tematik, inovatif
KURIKULUM MERDEKA: IMPLEMENTASI DI KELAS 1 SEKOLAH DASAR Fildza Malahati Fildza; Arif Faisal Fathin; Nais Feronika; Alfiatu Rohmaniyah; Hakiki; Laelatul Badriah
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v4i2.975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kurikulum merdeka di kelas 1 SDN Babarsari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian ini dilakukan di SDN Babarsari. Informan penelitian ini adalah guru kelas 1. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semiterstruktur. Selanjutnya Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengimplementasiaan kurikulum merdeka di SDN Babarsari terdiri dari 3 bagian. Pertama, pembelajaran ditekankan pada materi esensi. Dalam hal ini guru memberikan kesempatan bagi siswa untuk mendalami materi pembelajaran secara optimal dan tidak terburu-buru. Kedua, pengembangan karakter melalui projek pancasila. Dalam hal ini guru memberikan penugasan kepada siswa dalam bentuk projek dan dikaitkan dengan salah satu karakter dalam profil pancasila. Ketiga, guru diberikan kebebasan dalam merancang, mengatur, dan mengelola kegiatan pembelajaran. Dalam hal ini guru merupakan orang yang paling tahu karakteristik peserta didiknya, maka guru harus mendesain pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik sehingga disini guru berperan sebagai fasilitator.
STRENGTHENING COMMUNITY CHARACTER AND LITERATURE IN HANDLING STUNTING THROUGH VILLAGE DIGITALIZATION IN GUWOSARI SUB-DISTRICT An-Nisa Apriani; Kana Safrina Rouzi; Mufida Awalia Putri; Yhona Paratmanitya; Defia Ifsantin Maula; Endi Rohaendy; Sukati Sukati; Laelatul Badriah; Dadang Heksaputra; Rizky Saputri
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jwd.v5i2.233

Abstract

TPA cadres' understanding toward the role of Quran literacy, Living Values Education Program (LVEP), business & economy and literacy digitization in stunting handling is still inadequate. Strengthening their literacy in handling stunting is needed to prevent stunting problems in the TPA environment. This community service activities aim to increase the understanding of TPA cadres pertainin the Quran literacy, LVEP, business, economics, and digitalization as one of the programs to strengthen community literacy in stunting control. The main activity of the workshop is in the form of training using the lecture method, question and answer, and discussion. The community service activities are carried out through three stages, namely preparation, implementation, and evaluation. The participation and enthusiasm of the TPA cadres in the activity was very good, the partner group contributed actively in the workshops on strengthening community character and literacy in handling stunting through village digitization in the Guwosari sub-district.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Film Monster University Eva Maria Ulpah; Mufida Awalia Putri; Laelatul Badriah
Indonesian Journal of Elementary Education and Teaching Innovation Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijeeti.2022.1(1).39-53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai karakter yang terdalam film monster university. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif  dengan  content analisis dan pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, observasi,  dan study pustaka. hasil penelitian, menunjukan terdapat banyak nilai-nilai pendidikan karakter, diantaranya: 1. Jujur, 2. Toleransi, 3. Disiplin, 4. Kerjakeras, 5. Kreatif, 6. Mandiri, 7. Demokrasi, 8. Rasa Ingin Tahu, 9. Menghargai prestasi, 10. Bersahabat dan komunikatif, 11. Cinta damai, 12.Gemarmembaca, 13. Peduli sosial, 14. Peduli Lingkungan,15. Tanggungjawab.Kata Kunci: Nilai-nilai pendidikan karakter, Film Monster University.
Perkembangan Kognitif Peserta Didik Dalam Proses Pembelajaran Tematik Di Madrasah Ibtidaiyah (Studi Kasus di MIN 1 Bantul) Laelatul Badriah; Khamdan Nur Andi
Indonesian Journal of Elementary Education and Teaching Innovation Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijeeti.2023.2(1).40-53

Abstract

Perkembangan kemampuan peserta didik dalam memahami materi yang diajarkan dalam proses pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kemampuan kognitif peserta didik. Kemampuan peserta didik dalam proses pembelajaran tematik sangat perlu memperhatikan perkembangan kognitif yang erat kaitanya dengan perkembangan dan pertumbuhan peserta didik. MIN 1 Bantul berupaya untuk menerapkan proses pembelajaran dengan memperhatikan perkembangan peserta didik. Salah satu upaya yang dilakukan adalah persiapan pembelajaran tematik di MIN 1 Bantul memperhatikan standar porses pendidikan, proses pembelajaran yang dengan berpegang pada teori perkembangan kognitif Piaget, proses pembelajaran tematik menggunakan dan memegang teori kognitif. Menurut Piaget proses pembelajaran pada usia 7-12 disebut pada tahap oprasional konkrit. Penelitian ini untuk mengetahui perkembangan kognitif dapat memberikan dampak pada kemajuan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini dalah penelitian kualitatif. Populasi penelitian ini adalah guru MIN 1 Bantul, Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa perkembangan kognitif peserta didik akan memberikan efek yang baik bagi kemajuan hasil belajar peserta didik, baik proses pembelajaran maupun hasil akhir dari hasil belajar peserta didik. Dalam hal ini, usia minimal yang distandarkan untuk bisa memulai pendidikan dasar adalah umur 7 tahun, dengan alasan kesiapan secara matang dan kognitif anak dalam menerima materi ajar telah matang.Kata Kunci: perkembangan kognitif, pembelajaran tematik, Siswa MI 
Pengaruh Strategi Pemecahan Masalah Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV Tingkat SD Badriah, Laelatul
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 5 No. 1 (2013): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v5i1.9033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran pemecahan masalah terhadap hasil belajar matematika sislt'a. Populasi dan sampel penelitian adalah 91 siswa kelas IV SD Muhammadiyah Demangan Yogyakarta. Analisis statistik yang digunakan adalah uji t-tes rumus polled varians dengan tarafsignijikan 5% Hasil analisis uji t-tes untuk hipotesis penelitian yaitu "ada pengaruh yang signijikan antara hasil belajar matematika siswa yang diberi strategi pembelajaran pemecahan masalah terhadap hasil belajar matematika siswa yang diberi strategi pembelajaran konvensional". Berdasarkan pengujian ini, Ho diterima dan Ha ditolak.
Peningkatkan Hasil Belajar Pembelajaran Tematik Melalui Media Gambar Tema Kegemaranku di Kelas II SD Negeri Margoagung Sleman Badriah, Laelatul
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 7 No. 1 (2015): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v7i1.9057

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui hasil be/ajar siswa dan kendala-kendala yang dihadapi dalam menggunakan media gambar pada pembelajaran tematik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, model Hopkins dengan dua siklus. Penelitian ini dikatakan berhasil jika 60% hasil be/ajar siswa mengalami ketuntasan yaitu dengan KKM 65 pada kompentensi yang terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran tematik dengan media gambar dapat meningkatkan hasil be/ajar siswa. Terbukti, saat penerapan media gambar pada pembelajaran tematik siswa sangat antusias sehingga dapat meningkatkan hasil be/ajar siswa. Pada siklus I prosentase ketuntasan pada pretetst ialah 56,67% (17 siswa) dan posttest sebesar 80% (24 siswa), lalu pada siklus II prosentase ketuntasan siswa mencapai 90% dengan 27 siswa yang tuntas KKM Berdasarkan hasil akhir dari penelitian ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil be/ajar siswa pada pembelajaran tematik. Artinya pembelajaran tematik dapat lebih menarik jika dalam pembelajaran digunakannya media gambar.