Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Perilaku Karyawan terhadap Kinerja Karyawan: Peran Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi Sapta Rini Widyawati
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3427

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perilaku karyawan terhadap kinerja karyawan dengan memasukkan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 327 karyawan dari sektor manufaktur dan jasa. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software AMOS, yang meliputi uji validitas, reliabilitas, goodness of fit, serta pengujian langsung dan tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku karyawan berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Kepuasan kerja memediasi secara parsial hubungan antara perilaku kerja dan kinerja. Uji bootstrapping lebih lanjut menunjukkan bahwa mediasi kepuasan kerja bersifat parsial. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan mengintegrasikan perilaku karyawan, dan kepuasan kerja dalam menjelaskan kinerja karyawan. Secara praktis, hasil penelitian menegaskan pentingnya organisasi membangun lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan psikologis, mendorong perilaku kerja positif, dan menciptakan pengalaman kerja yang memuaskan guna meningkatkan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
Inovasi Budaya Kerja: Menghubungkan Psychological Safety dengan Kinerja Berkelanjutan Sapta Rini Widyawati
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh psychological safety terhadap inovasi budaya kerja dan kinerja berkelanjutan, serta menguji peran mediasi inovasi budaya kerja dalam hubungan antara psychological safety dan kinerja berkelanjutan. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research, melibatkan 250 karyawan dari berbagai perusahaan di Bali. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Psychological Safety berpengaruh signifikan terhadap Inovasi budaya kerja dan kinerja berkelanjutan. Inovasi budaya kerja berperan sebagai mediator signifikan dalam hubungan antara psychological safety dan kinerja berkelanjutan. Hal ini berarti Psychological safety tidak hanya berdampak langsung terhadap kinerja, tetapi juga secara tidak langsung melalui pembentukan budaya kerja inovatif. Secara teoretis, penelitian ini memperluas pemahaman mengenai peran keamanan psikologis dalam mengembangkan budaya kerja yang mendorong inovasi dan keberlanjutan organisasi. Secara praktis, hasil penelitian memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu menciptakan iklim kerja yang mendukung psychological safety dan inovasi budaya kerja guna meningkatkan kinerja berkelanjutan.