Articles
Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Gejala Pruritus Vulvae pada Santriwati
Febria, Dessyka;
Anggraini Dhilon, Dhini;
Parasandy , Ardila;
Syafriani, Syafriani;
Rahmawati Lestari, Rizki
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v1i1.7
Pruritus Vulvae merupakan penyakit kelamin pada yang disebabkan kurang menjaga kebersihan area vulva. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan gejala Pruritus Vulvae pada Santriwati. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di pesantren Darul Mutaqen dengan jumlah sampel 90 orang, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisa data unvariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil analisa univariat diperoleh 57 responden (63,3%) memiliki sanitasi lingkungan kurang baik, dan 38 responden (42,2%) yang berkemungkinan mengalami Pruritus Vulvae. Hasil uji Chi square ada hubungan antara sanitasi lingkungan dengan gejala Pruritus Vulvae (p value =0,004). Kesimpulan adanya hubungan yang signifikan antara sanitasi lingkungan dengan gejala Pruritus Vulvae.
Gambaran Penerapan SOP Panen Pada Karyawan Pemanen Sawit Di PT. Tasma Puja
Cahyadi, Rudi;
Febria, Dessyka;
Lestari, Rizki Rahmawati
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70437/excellent.v3i2.141
Work accidents are the main challenge that affects employee safety and productivity in the palm oil plantation sector in the harvesting section which still often occurs, due to the lack of implementation of Standard Operating Procedures (SOP) for harvesting. The purpose of this study was to describe the implementation of SOP for harvesting employees, with a focus on work safety and efficiency of the harvesting process. The study used a descriptive design with a quantitative approach with a sample of 129 palm oil harvesting employees selected using a simple random sampling technique. Primary data were collected through direct observation using observation sheets that included indicators of SOP implementation. Secondary data were obtained from company documents. Data analysis was carried out univariately to describe the level of SOP implementation. The results showed that the majority of employees 69% had implemented the harvesting SOP properly, while 31% had not fully complied with the procedure. Good implementation of SOPs supports increased work safety, efficiency of the harvesting process, and productivity. It is recommended that respondents be more disciplined in implementing the harvesting SOP, including consistent use of PPE and proper implementation of work procedures at every stage of the harvesting process. Active participation in work safety training held by the company is also expected to increase awareness and understanding of the importance of working according to SOP. By complying with SOPs, employees can protect themselves from the risk of accidents, while contributing to increased work productivity and the sustainability of company operations
Relationship Between Environmental Sanitation And Flies Density Levels In The Inpres Market Bangkinang City
Rahayu, Sofi Asri;
Febria, Dessyka;
Puteri, Ade Dita
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70437/excellent.v3i2.147
According to the World Health Organization (WHO), more than 700,000 deaths are recorded every year worldwide, some of which are transmitted via fly vectors, which cause 17% of all infectious diseases. The aim of this research is to determine the relationship between environmental sanitation and the level of fly density at the Bangkinang City Presidential Market in 2023. This research is an observational research, with a cross sectional approach, the research was conducted on 25-30 November 2023. The population in this research was 58 chicken, fish and meat traders. The sampling technique was carried out by total sampling. The measuring tool used is an observation sheet and the fly density measuring tool is a flygrill. The analysis used is univariate and bivariate, processed using a computerized system. The data obtained were analyzed using the Chi-Square test. The results of the research show that there is a relationship between environmental sanitation p value = 0.002 and the level of fly density at Bangkinang Inpres Market. This research hopes that traders will pay more attention to the condition of the rubbish that is still lying around, especially vegetable traders, to throw rubbish in the right place so as not to cause flies to breed.
Hubungan intensitas pencahayaan dengan efektivitas pembelajaran di SMPN 01 Bangkinang kota
Sefti, Mulyana;
Febria, Dessyka;
Hamidi, Muhammad Nizar Syarif
KOLONI Vol. 4 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/koloni.v4i2.685
Pentingnya pencahayaan yang memadai dalam ruangan bangunan, terutama ruang kelas, sangat diperlukan untuk menjamin kelancaran berbagai aktivitas di dalamnya, terutama proses pembelajaran. Terpenuhinya pencahayaan didalam ruang kelas tentunya akan efektif pula pembelajaran untuk menuju tercapainya kualitas hasil belajar yang maksimal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara intensitas pencahayaan dengan efektivitas pembelajaran di SMPN 01 Bangkinang Kota Tahun 2024. Desain penelitian ini adalah menggunakan metode cross sectional. Penelitian dilakukan pada 12-14 Juni 2024 dengan jumlah sampel 72 responden menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lux meter. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh nilai p value (0.001) > α (0.05). Artinya ada hubungan intensitas pencahayaan dengan efektifitas pembelajaran di SMPN 01 Bangkinang Kota tahun 2024. Kesimpulan ada hubungan intensitas pencahayaan dengan efektifitas pembelajaran di SMPN 01 Bangkinang Kota tahun 2024. Bagi sekolah diharapkan kepada sekolah agar lebih memperhatikan pencahayaan yang ada di ruangan kelas siswa untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran siswa dan bagi siswa diharapkan kepada siswa/i SMPN 01 Bangkinang Kota agar lebih meningkatkan pembelajaran dirumah maupun disekolah.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Mahasiswi dengan Perilaku Pengelolaan Sampah di Rusunawa Putri Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Izzati, Nurul;
Febria, Dessyka;
Mayasari, Endang;
Juwita, Dewi Sulastri
KOLONI Vol. 4 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/koloni.v4i2.691
Sampah adalah segala sesuatu yang dibuang dan dianggap tidak bernilai lagi. Mulai dari sisa makanan hingga limbah industri. Oleh karena itu, pengelolaan sampah sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan. Persoalan sampah masih belum bisa teratasi sampai saat ini, hal ini dikarenakan adanya kaitan pola hidup dengan budaya atau kebiasaan masyarakat itu sendiri. Sampah terus dihasilkan dan selama masih ada manusia, sampah tidak akan pernah berhenti. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan mahasiswi dengan perilaku pengelolaan sampah di Rusunawa Putri Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Desain penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Hasil penelitian terdapat 54 (65,1%) responden yang memiliki pengetahuan tinggi dan terdapat 45 (54,2%) responden yang memiliki pengelolaan sampah yang baik. Kesimpulannya ada hubungan tingkat pengetahuan mahasiswi dengan perilaku pengelolaan sampah di Rusunawa Putri Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Diharapkan kepada mahasiswi untuk meningkatkan pengetahuan dan menerapkan perilaku yang baik agar dapat melakukan pengelolaan sampah yang baik.
Sosialisasi Keamanan Pangan: Mengenal Kandungan Zat Kimia Berbahaya pada Jajanan di Sekolah Dasar Pahlawan Tuanku Tambusai
Febria, Dessyka;
Syafriani, Syafriani;
Afiah, Afiah;
Lestari, Rizki Rahmawati;
Hardianti, Sri;
Ananda, Lusi Septia;
Wulandari, Amelia
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/dgm00m35
Kebiasaan jajan pada anak sekolah dasar seperti dua sisi mata uang. Baik dan buruknya berjalan beriringan karena banyak kandungan zat kimia yang digunakan bertentangan dengan tubuh seperti boraks, formalin, MSG dan masih banyak zat-zat yang lain. Dilain sisi, jajanan ini diperlukan sebagai makanan tambahan anak. Keterampilan anak dalam memilih jajanan di sekolah merupakan faktor kritis untuk mendapatkan makanan yang sesuai kebutuhan dan memenuhi syarat Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa kelas 2,3 dan 4 di Sekolah Dasar Pahlawan Tuanku Tambusai mengenai kandungan zat kimia pada jajanan serta efektivitas edukasi dalam meningkatkan kesadaran mereka. Metode yang digunakan adalah observasi perilaku konsumsi jajanan dan penyuluhan edukasi keamanan pangan kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum edukasi, pengetahuan siswa mengenai zat kimia berbahaya masih rendah. Setelah dilakukan penyuluhan, terjadi peningkatan kesadaran dan pemahaman siswa dalam memilih jajanan yang lebih sehat dan aman. Sekolah juga telah menerapkan kebijakan pembatasan jenis jajanan yang dijual untuk mengurangi risiko paparan zat kimia berbahaya. Kesimpulannya, edukasi keamanan pangan sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa dalam memilih jajanan yang aman, serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari jajanan berbahayaKata kunci: edukasi, makanan jajanan, zat kimia
Hubungan Lama Konsumsi Pil KB dengan Kejadian Hipertensi pada Wanita Usia Subur (WUS) di Desa Kampar Kecamatan Kampa
Nada, Qothrunnada Syam Alwat;
Febria, Dessyka;
Hamidi, Muhammad Nizar Syarif
World Health Digital Journal Vol. 1 No. 4 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69693/wolgitj.v1i4.42
Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah dari batas normal yang dikenal dengan silent killer, pencegahan hipertensi menjadi sangat penting untuk menurunkan angka kejadian hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama konsumsi pil KB dengan kejadian hipertensi pada wanita usia subur (WUS) di Desa Kampar Kecamatan Kampa. Metode penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi nya yaitu semua wanita usia subur yang menggunakan pil KB dengan jumlah sampel 77 orang yang menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan pemeriksaan tekanan darah, kemudian dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan antara lama konsumsi pil KB dengan kejadian hipertensi pada wanita usia subur (WUS) di Desa Kampar Kecamatan Kampa, dengan nilai p-value yaitu 0,019 (p<0,05). Kesimpulan: tidak ada hubungan bermakna antara lama konsumsi pil KB dengan kejadian hipertensi pada wanita usia subur (WUS)..
Pendidikan Filosofis untuk Kesadaran Ekologis : Menumbuhkan Kesadaran Moral terhadap Lingkungan di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Perpajakan Riau
Hardianti, Sri;
Firdaus, M;
Saputra, Decky;
Sumianto;
Febria, Dessyka;
Iqbal Firmananda, Fahmi;
Zulia Jati, Putri;
Indah Permatha Sari, Vigi
Journal of Social and Community Service Vol. 3 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Faculty of Engineering University of Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jestmc.v3i3.183
This community service aims to increase environmental awareness and the formation of moral character of students at SMK Perpajakan Riau with an approach based on educational philosophy and environmental ethics. This activity involves an understanding of global and local environmental issues, as well as an introduction to environmental ethics that connects moral values with responsibility towards nature. The methods used include counseling, group discussions, and environmental projects that involve students in concrete actions, such as planting trees and reducing plastic waste. Evaluation was carried out through questionnaires before and after the activity to measure changes in students' knowledge, attitudes, and commitment to the environment. The results showed a significant increase in students' understanding of environmental issues and concrete actions that can be taken to maintain sustainability. Although moral awareness of the environment increased, the greatest impact was seen in changes in students' knowledge and real actions. With this approach, it is hoped that students will not only have strong environmental knowledge, but also a character that cares and is responsible for nature. This activity reflects the integration between the theory of educational philosophy and the practice of sustainability in education.
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN RUMAH TANGGA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR KIRI
Febria, Dessyka;
Indrawati, Indrawati;
Hardianti, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i4.18891
Stunting atau pendek merupakan salah satu indikator status gizi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang. Stunting dapat berisiko terhadap penyakit dan kematian Salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi pada anak adalah faktor lingkungan seperti sanitasi lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah Tangga dengan Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kiri. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional untuk mempelajari dinamika korelasi antara sanitasi lingkungan rumah tangga dengan kejadian stunting dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu memiliki balita sebanyak 75 responden dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 75 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2023 di wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kiri. Berdasarkan uji chi-square didapatkan nilai p-value (0.004) sehingga terdapat hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting.
PENCEGAHAN DIARE DAN KECACINGAN DI SD NEGERI 001 SALO KECAMATAN SALO-KABUPATEN KAMPAR
Lestari, Rizki Rahmawati;
Zurrahmi, Zurrahmi;
Febria, Dessyka;
Gustiana, Erti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29516
Sekolah merupakan tempat pembelajaran akan tetapi juga dapat menjadi ancaman/permasalahan terhadap penyakit jika kebersihan lingkungan dan penanaman kebersihan diri/personal hygiene pada anak tidak dikelola dengan baik. Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar tahun 2022 menunjukkan bahwa dari 5 penyakit terbanyak pada anak, yang pertama penyakit diare, ISPA, kecacingan, batuk pilek dan kulit. Selain itu untuk menghindari ancaman dan permasalahan terhadap penyakit yang menyerang anak sekolah adalah bahwa anak sekolah perlu diberikan pembelajaran kesehatan secara mandiri sehingga anak dengan sendirinya dapat belajar tentang kesehatan. Salah satu cara untuk memberikan pembelajaran secara mandiri adalah melalui modul pembelajaran. Dengan melihat permasalahan di atas perlu dilakukan penanaman nilai-nilai perilaku di Sekolah Dasar baik pada siswa dan guru merupakan kebutuhan mutlak yang dapat dilakukan melalui pendekatan program UKS dengan pengenalan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) salah satunya melalui pemberian pengetahuan dan pemahaman tentang pencegahan diare dan kecacingan serta keterampilan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Pelaksanaan CTPS dapat diajarkan oleh guru kepada siswa dan dari siswa ke siswa yang lain melalui program dokter kecil sehingga seluruh siswa terhindar dari penyakit yang dapat dicegah dengan CTPS salah satunya adalah penyakit diare dan kecacingan. Hasil studi pendahuluan masih banyak siswa pada jam istirahat saat mau makan makanan jajanan tidak terlihat mencuci tangan terlebih dahulu, sedangkan kran cuci tangan dan airnya sudah tersedia walaupun jumlahnya belum sesuai dengan jumlah siswa serta belum terlihat adanya hand sanitizer sebagai pengganti kran air untuk cuci tangan. Disamping itu SDN 001 Salo belum adanya program dokter kecil dan siswa belum terpapar dengan materi pencegahan diare dan kecacingan.