Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Keamanan Pangan: Mengenal Kandungan Zat Kimia Berbahaya pada Jajanan di Sekolah Dasar Pahlawan Tuanku Tambusai Febria, Dessyka; Syafriani, Syafriani; Afiah, Afiah; Lestari, Rizki Rahmawati; Hardianti, Sri; Ananda, Lusi Septia; Wulandari, Amelia
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dgm00m35

Abstract

Kebiasaan jajan pada anak sekolah dasar seperti dua sisi mata uang. Baik dan buruknya berjalan beriringan karena banyak kandungan zat kimia yang digunakan bertentangan dengan tubuh seperti boraks, formalin, MSG dan masih banyak zat-zat yang lain. Dilain sisi, jajanan ini diperlukan sebagai makanan tambahan anak. Keterampilan anak dalam memilih jajanan di sekolah merupakan faktor kritis untuk mendapatkan makanan yang sesuai kebutuhan dan memenuhi syarat Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa kelas 2,3 dan 4 di Sekolah Dasar Pahlawan Tuanku Tambusai mengenai kandungan zat kimia pada jajanan serta efektivitas edukasi dalam meningkatkan kesadaran mereka. Metode yang digunakan adalah observasi perilaku konsumsi jajanan dan penyuluhan edukasi keamanan pangan kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum edukasi, pengetahuan siswa mengenai zat kimia berbahaya masih rendah. Setelah dilakukan penyuluhan, terjadi peningkatan kesadaran dan pemahaman siswa dalam memilih jajanan yang lebih sehat dan aman. Sekolah juga telah menerapkan kebijakan pembatasan jenis jajanan yang dijual untuk mengurangi risiko paparan zat kimia berbahaya. Kesimpulannya, edukasi keamanan pangan sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa dalam memilih jajanan yang aman, serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari jajanan berbahayaKata kunci: edukasi, makanan jajanan, zat kimia
Hubungan Lama Konsumsi Pil KB dengan Kejadian Hipertensi pada Wanita Usia Subur (WUS) di Desa Kampar Kecamatan Kampa Nada, Qothrunnada Syam Alwat; Febria, Dessyka; Hamidi, Muhammad Nizar Syarif
World Health Digital Journal Vol. 1 No. 4 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v1i4.42

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah dari batas normal yang dikenal dengan silent killer, pencegahan hipertensi menjadi sangat penting untuk menurunkan angka kejadian hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama konsumsi pil KB dengan kejadian hipertensi pada wanita usia subur (WUS) di Desa Kampar Kecamatan Kampa. Metode penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi nya yaitu semua wanita usia subur yang menggunakan pil KB dengan jumlah sampel 77 orang yang menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan pemeriksaan tekanan darah, kemudian dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan antara lama konsumsi pil KB dengan kejadian hipertensi pada wanita usia subur (WUS) di Desa Kampar Kecamatan Kampa, dengan nilai p-value yaitu 0,019 (p<0,05). Kesimpulan: tidak ada hubungan bermakna antara lama konsumsi pil KB dengan kejadian hipertensi pada wanita usia subur (WUS)..
Pendidikan Filosofis untuk Kesadaran Ekologis : Menumbuhkan Kesadaran Moral terhadap Lingkungan di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Perpajakan Riau Hardianti, Sri; Firdaus, M; Saputra, Decky; Sumianto; Febria, Dessyka; Iqbal Firmananda, Fahmi; Zulia Jati, Putri; Indah Permatha Sari, Vigi
Journal of Social and Community Service Vol. 3 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Faculty of Engineering University of Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jestmc.v3i3.183

Abstract

This community service aims to increase environmental awareness and the formation of moral character of students at SMK Perpajakan Riau with an approach based on educational philosophy and environmental ethics. This activity involves an understanding of global and local environmental issues, as well as an introduction to environmental ethics that connects moral values ​​with responsibility towards nature. The methods used include counseling, group discussions, and environmental projects that involve students in concrete actions, such as planting trees and reducing plastic waste. Evaluation was carried out through questionnaires before and after the activity to measure changes in students' knowledge, attitudes, and commitment to the environment. The results showed a significant increase in students' understanding of environmental issues and concrete actions that can be taken to maintain sustainability. Although moral awareness of the environment increased, the greatest impact was seen in changes in students' knowledge and real actions. With this approach, it is hoped that students will not only have strong environmental knowledge, but also a character that cares and is responsible for nature. This activity reflects the integration between the theory of educational philosophy and the practice of sustainability in education.
PARADOKS BADAI PHK STARTUP: MENCAPAI SUSTAINABILITY DENGAN PENERAPAN AKUNTANSI MANAJEMEN Irfan, Andi; Febria, Dessyka; Fithriyana, Rinda
Sharing: Journal of Islamic Economics Management and Business Vol. 2 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.882 KB) | DOI: 10.31004/sharing.v2i1.14928

Abstract

The potential for startups to grow is not in line with the success of the startup itself. Finance is one of the problems that causes startup failure. This article examines how efforts to achieve sustainability by applying management accounting to find solutions to startup layoffs. The method used is literature study through review of research results, scientific references, online and offline literature. The result of this article is that startups can consider using an Activity Based Budgeting (ABB) approach to be able to prepare better budgets going forward. one of the causes of failure is the mismatch between the products being developed and market needs, so the application of benchmarking can be considered to rise and develop the business. Using ERP software, startups can create efficiency in work and excel in service so that business goals are achieved.
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN RUMAH TANGGA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR KIRI Febria, Dessyka; Indrawati, Indrawati; Hardianti, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.18891

Abstract

Stunting atau pendek merupakan salah satu indikator status gizi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang. Stunting dapat berisiko terhadap penyakit dan kematian Salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi pada anak adalah faktor lingkungan seperti sanitasi lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah Tangga dengan Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kiri. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional untuk mempelajari dinamika korelasi antara sanitasi lingkungan rumah tangga dengan kejadian stunting dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu memiliki balita sebanyak 75 responden dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 75 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2023 di wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kiri. Berdasarkan uji chi-square didapatkan nilai p-value (0.004) sehingga terdapat hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting.
PENCEGAHAN DIARE DAN KECACINGAN DI SD NEGERI 001 SALO KECAMATAN SALO-KABUPATEN KAMPAR Lestari, Rizki Rahmawati; Zurrahmi, Zurrahmi; Febria, Dessyka; Gustiana, Erti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29516

Abstract

Sekolah merupakan tempat pembelajaran akan tetapi juga dapat menjadi ancaman/permasalahan terhadap penyakit jika kebersihan lingkungan dan penanaman kebersihan diri/personal hygiene pada anak tidak dikelola dengan baik. Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar tahun 2022 menunjukkan bahwa dari 5 penyakit terbanyak pada anak, yang pertama penyakit diare, ISPA, kecacingan, batuk pilek dan kulit. Selain itu untuk menghindari ancaman dan permasalahan terhadap penyakit yang menyerang anak sekolah adalah bahwa anak sekolah perlu diberikan pembelajaran kesehatan secara mandiri sehingga anak dengan sendirinya dapat belajar tentang kesehatan. Salah satu cara untuk memberikan pembelajaran secara mandiri adalah melalui modul pembelajaran. Dengan melihat permasalahan di atas perlu dilakukan penanaman nilai-nilai perilaku di Sekolah Dasar baik pada siswa dan guru merupakan kebutuhan mutlak yang dapat dilakukan melalui pendekatan program UKS dengan pengenalan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) salah satunya melalui pemberian pengetahuan dan pemahaman tentang pencegahan diare dan kecacingan serta keterampilan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Pelaksanaan CTPS dapat diajarkan oleh guru kepada siswa dan dari siswa ke siswa yang lain melalui program dokter kecil sehingga seluruh siswa terhindar dari penyakit yang dapat dicegah dengan CTPS salah satunya adalah penyakit diare dan kecacingan. Hasil studi pendahuluan masih banyak siswa pada jam istirahat saat mau makan makanan jajanan tidak terlihat mencuci tangan terlebih dahulu, sedangkan kran cuci tangan dan airnya sudah tersedia walaupun jumlahnya belum sesuai dengan jumlah siswa serta belum terlihat adanya hand sanitizer sebagai pengganti kran air untuk cuci tangan. Disamping itu SDN 001 Salo belum adanya program dokter kecil dan siswa belum terpapar dengan materi pencegahan diare dan kecacingan.
PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA MENJADI BAHAN BERNILAI EKONOMI DI DESA PETAPAHAN JAYA KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR Lestari, Rizki Rahmawati; Zurrahmi, Zurrahmi; Febria, Dessyka
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42950

Abstract

Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai sebagai bagian dari institusi pendidikan mempunyai tiga kewajiban yang diemban yaitu menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Dengan program pengabdian masyarakat mandiri ini diharapkan ibu-ibu rumah tangga warga Desa Petapahan Jaya Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar mempunyai pengetahuan untuk melakukan pengolahan sampah/limbah rumah tangga yang muncul di lingkungan mereka. Lokasi pengabdian sangat strategis berhubungan dengan letak wilayah yang sangat dekat dengan kampus Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Bangkinang, dimana sampah atau limbah yang muncul dari aktivitas warga dan mahasiswa seperti banyaknya botol kemasan minuman, kertas bekas maupun sampah organik dari warung makan. Diharapkan pengetahuan dan ketrampilan yang disampaikan oleh Tim Pengabdian memberikan bekal bagi ibu-ibu PKK dalam mengelola sampah pada Tingkat dasar (pengolahan sendiri) yang pada muaranya dapat menjadi peluang usaha untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Upaya ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 81 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga dengan program unggulan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) diharapkan timbunan sampah dapat berkurang atau bahkan tidak tersisa sama sekali yang sering diistilahkan zero waste system
Environmental Health Literacy and The Hope Tree Metaphor Febria, Dessyka; Hastuty, Milda; Agustina, Rama; Yusnilasari; Ariani, Deby Utami Siska
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.4731

Abstract

This research aim to develop the concept of EHL by reflecting the wish tree metaphor in supporting interactions between government, communities, companies, and agencies to achieve the vision of environmental health. This research used a qualitative methodology with a phenomenological perspective. The community, the penghulu, the village secretary, the village midwife, as well as businesses, professionals, and peatlands specialists served as the study's informants. The peatlands where the study is being conducted is in Indonesia's Riau Province's Rokan Hilir Regency. As a result of this research, it is hoped that stakeholders will become more knowledgeable about the detrimental effects of peatlands management and that they will be able to lessen the negative effects of poor community sanitation on peatlands, protecting the environment and lowering health risks. This metaphor of the wishing tree is said to be upbeat and holding on to improvements in the quality of life in the future. This research is a reflection study that results in a wish tree metaphor that expresses the desire that stakeholders would adopt EHL successfully.
Pengukuran Validasi Skala Literasi Kesehatan Lingkungan (EHL) pada Konteks Lahan Gambut Febria, Dessyka; Yenita, Riski Novera
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No SpecialIssue (2024): Science Education, Ecotourism, Health Science
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10iSpecialIssue.7742

Abstract

This research aims to develop an Environmental Health Literacy (EHL) scale in the context of peatlands that is valid and reliable, can cover all dimensions of environmental health in peatlands, and can be applied to different locations worldwide. This research followed a scale development process to develop the measurement by collecting 53 a priori items from each of the 96 respondents. Then, a collection of items was produced through item analysis with experts. The final form (52 items) was to 96 respondents in 18 villages and two sub-districts registered in the Peat Care Village in Riau Province with the EHL scale, which have five dimensions which have been tested using focus group discussions from environmental health practitioners, environmental practitioners and academics. The scale demonstrated a four-factor construct with 50 items by explanatory factor analysis. This construct provides an excellent fit index and reliability score.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Perilaku Swamedikasi Common Cold di Desa Kualu Nenas Wilayah Kerja Puskemas Tambang Tahun 2022 Sinta, Delfia; Dessyka Febria; Elvira Harmia
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 1 No. 1 (2023): JHN: Journal of Health and Nursing, Mei 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v1i1.284

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), terjadi peningkatan masyarakat dalam menangani penyakit mereka dengan swamedikasi dengan tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker. Berdasarkan hasil survey Departemen Kesehatan RI tahun 2020, tindakan swamedikasi yang dilakukan masyarakat Indonesia meningkat dari tahun ke tahun, seperti tahun 2019 sebesar 24,1 % sedangkan tahun 2020 sebesar 65,01 %. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan masyarakat terhadap perilaku Swamedikasi Common Cold di Desa Kualu Nenas Wilayah Kerja Puskemas Tambang Tahun 2022. Populasi penelitian ini adalah  seluruh masyarakat yang berobat di Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar tahun 2022 pada  bulan Juni sebanyak  299 orang. Sampel 75 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat, diolah menggunakan sistem komputerisasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari 75 responden sebagian besar pengetahuan masyarakat kurang sebanyak 38 orang (50,7%), dan perilaku Swamedikasi Common Cold tidak mendukung sebanyak 41 orang  (54,7%). Berdasarkan uji statistik dengan uji chi-square diperoleh nilai p value = 0,003 ≤  (0,05). Berarti ada hubungan tingkat pengetahuan masyarakat terhadap perilaku Swamedikasi Common Cold di Desa Kualu Nenas Wilayah Kerja Puskemas Tambang Tahun 2022. Diharapkan petugas puskesmas untuk dapat lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, serta memberikan bimbingan dan penyuluhan terhadap masyarakat tentang Swamedikasi Common Cold.