Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL PengaMAS

BIMBINGAN TEKNIS PRODUKSI DAGING HIGIENIS DI RUMAH POTONG HEWAN KOTA KENDARI hafid, harapin; Pancar, Fadli Ma'mun; Ananda, Siti Hadrayanti
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v7i1.6742

Abstract

Produksi daging yang terdistribusi ke masyarakat hendaknya memperhatikan prinsip higienitas daging dalam prosesnya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengenai aspek keamanan daging yang memenuhi persyaratan ASUH. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Potong Hewan kota Kendari, yang meliputi kegiatan penyuluhan, ceramah, focus group discussion dan bimbingan teknis pemeriksaan kesehatan ternak dan pemeriksaan daging. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya transfer pengetahuan kepada peserta dalam upaya meningkatkan mutu keamanan daging di RPH dan sebagai upaya mencegah penyakit yang berasal dari pangan (foodborne disease) dan zoonotic disease. Produksi daging yang higienis diharapkan dapat diterapkan disemua aspek di RPH mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan, pemeriksaan daging, karkas dan jeroan dan penanganan daging hingga sampai ke konsumen sehingga daging tersebut sesuai dengan prinsip aman, sehat, utuh dan halal.
PENGOLAHAN PAKAN TERNAK RUMINANSIA DENGAN PROBIOTIK DARI BUAH MANGGA BUSUK DI KECAMATAN KAMBU hafid, harapin; Dedu, La Ode Arfan; Ananda, Siti Hadrayanti; Pancar, Fadli Ma'mun
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v8i1.9632

Abstract

ruminansia. Penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat membantu meningkatkan pencernaan dan penyerapan nutrisi, mengurangi masalah pencernaan, serta meningkatkan kekebalan tubuh ternak. Kegiatan abdimas ini dilaksanakan di Kelurahan Mokoau kecamatan Kambu Kota Kendari. Waktunya dilaksanakan pada bulan Desember 2024 menggunakan metode penyuluhan. Alat yang digunakan dalam pembuatan probitotik adalah wadah fermentasi, pengaduk, termometer, pH meter dan saringan sedangkan bahan yang digunakan adalah buah mangga busuk, air bersih, gula, starter probiotik dan nutrisi tambahan. Proses produksi probiotik dari buah mangga busuk dimulai dengan pemilihan bahan baku yang berkualitas. Buah mangga yang sudah busuk, tetapi masih dalam kondisi layak untuk diproses, akan dipilih. Selanjutnya, buah mangga tersebut dicuci untuk menghilangkan kotoran dan mikroba patogen yang mungkin ada di permukaan. Setelah itu, buah mangga dipotong kecil-kecil untuk memudahkan proses memasak dan fermentasi. Proses memasak dilakukan dengan cara merebus potongan buah mangga dalam air bersih selama 30 menit. Setelah direbus, campuran dibiarkan mendingin hingga mencapai suhu ruangan. Pada tahap ini, penambahan starter kultur probiotik sangat penting. Starter kultur yang digunakan dapat berupa Lactobacillus spp.,. Kegiatan pengbadian ini bertujuan untuk mengembangkan metode produksi probiotik dari buah mangga busuk yang tidak hanya dapat mengurangi limbah, tetapi juga meningkatkan kesehatan dan produktivitas ruminansia. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal, kita dapat menciptakan solusi yang berkelanjutan dan ekonomis.
BIMBINGAN TEKNIS PRODUKSI DAGING HIGIENIS DI RUMAH POTONG HEWAN KOTA KENDARI hafid, harapin; Pancar, Fadli Ma'mun; Ananda, Siti Hadrayanti
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v7i1.6742

Abstract

Produksi daging yang terdistribusi ke masyarakat hendaknya memperhatikan prinsip higienitas daging dalam prosesnya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengenai aspek keamanan daging yang memenuhi persyaratan ASUH. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Potong Hewan kota Kendari, yang meliputi kegiatan penyuluhan, ceramah, focus group discussion dan bimbingan teknis pemeriksaan kesehatan ternak dan pemeriksaan daging. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya transfer pengetahuan kepada peserta dalam upaya meningkatkan mutu keamanan daging di RPH dan sebagai upaya mencegah penyakit yang berasal dari pangan (foodborne disease) dan zoonotic disease. Produksi daging yang higienis diharapkan dapat diterapkan disemua aspek di RPH mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan, pemeriksaan daging, karkas dan jeroan dan penanganan daging hingga sampai ke konsumen sehingga daging tersebut sesuai dengan prinsip aman, sehat, utuh dan halal.
EDUKASI CERDAS CARA BETERNAK AYAM BURAS YANG MENGUNTUNGKAN DAN RAMAH LINGKUNGAN Hafid, harapin; Ananda, Siti Hadrayanti; Fadilla, Zahra Jinan; Dedu, La Ode Arfan; Pancar, Fadli Mamun
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v8i2.10622

Abstract

Masyarakat di Kelurahan Anggoeya merupakan salah satu kelompok masyarakat yang gemar memelihara ternak ayam buras namun sistem pemeliharaan yang dilakukan oleh masyarakat pada umumnya masih tradisional dan  belum memadai, akibatnya produksi rendah dan mudah terserang penyakit. Kegiatan penerapan ipteks ini yang bertujuan untuk mengoptimalkan pemberdayaan potensi masyarakat di Kelurahan Anggoeya, khususnya dengan memberikan bimbingan teknis tentang cara beternak ayam buras secara intensif. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Anggoeya Kecamatan Poasia Kota Kendari pada bulan Juli 2025. Metode kegiatan yang dilakukan adalah dengan cara: (1) ceramah dan diskusi mengenai potensi, prospek dan manfaat beternak ayam buras, (2) demonstrasi dan pembimbingan pembuatan kandang ayam, cara menyusun ransum dan cara vaksinasi tetelo serta pemilihan bibit yang baik, (3) bimbingan cara beternak ayam buras, teknik pasca panen dan pemasaran, dan (4) pembentukan kelompok peternak untuk memudahkan mereka berdiskusi dalam rangka mengembangkan usaha dan mengatasi permasalahan mereka. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa materi penyuluhan yang disajikan mendapat respon positif dan cukup memuaskan dari para peserta mengingat selama ini belum pernah dilakukan kegiatan serupa. Umumnya para peserta ingin mengadopsi materi penyuluhan dan mereka sangat aktif dalam demonstrasi tentang pemilihan bibit, penyusunan ransum ternak, pencegahan penyakit, tatalaksana pemeliharaan, pembuatan kandang dan peralatan, teknik pasca panen dan cara pemasaran yang menguntungkan. Disimpulkan bahwa para khalayak sasaran yang terdiri dari para masyarakat di Kelurahan Anggoeya sangat antusias dan aktif dalam kegiatan pelatihan/bimbingan penerapan paket teknologi ayam buras (Intab). Secara umum para peserta pelatihan berkeinginan untuk menjadikan usaha beternak ayam buras sebagai mata pencaharian pokok disamping kegiatan usaha tani mereka.